cover
Contact Name
Prima Audia Daniel
Contact Email
abdimas.umjambi@gmail.com
Phone
+6285266766800
Journal Mail Official
abdimas.umjambi@gmail.com
Editorial Address
LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi Gedung Rektorat Lt.3 Jalan Kapten Pattimura, Simpang IV Sipin, Telanaipura, Kota Jambi, Jambi 36124.
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Abdimas UM Jambi
ISSN : -     EISSN : 30465621     DOI : https://doi.org/10.53978/jaum.v1i2
Jurnal Abdimas UM Jambi is a publication by the LPPM Muhammadiyah University of Jambi that aims to publish and circulate community service articles and writings conducted by academics, practitioners, and students. The primary objective of this journal is to inspire and benefit society through clarity of knowledge. The journal is published twice a year, in January-June and July-December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
REFLEKSI DAN PEMBINAAN PROGRAM KKN DALAM PENGEMBANGAN WEBSITE DESA LAKSAMANA UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN INFORMASI PUBLIK DAN PELAYANAN EKONOMI WARGA MELALUI PEMASARAN DIGITAL Rini Kartika Sari; Iwan Eka Putra; Oka Ediansah
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.687

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan website Desa Laksamana sebagai media informasi publik dan pemasaran digital untuk meningkatkan pelayanan ekonomi warga. Program KKN di desa ini melibatkan tahap identifikasi kebutuhan, perancangan website, pelatihan literasi digital, serta evaluasi penggunaan selama enam bulan. Hasil menunjukkan peningkatan akses informasi dengan rata-rata 150-200 pengunjung per minggu, serta kenaikanpenjualan produk hingga 35%. Website memudahkan warga mempromosikan produk dan layanan secara digital, sekaligus meningkatkan keterampilan pengelolaan teknologi. Kelebihan program terletak pada kolaborasi warga dan perangkat desa serta pelatihan yang berkelanjutan, meskipun masih ada kendala jaringan internet dan perlu pengembangan fitur konten multimedia. Hasil ini menegaskan pentingnya digitalisasi desa dalammemperkuat ekonomi lokal dan akses layanan publik dengan dukungan teknologi tepat guna.
PENINGKATAN KESADARAN SOSIAL MELALUI EDUKASI ANTI-BULLYING DAN PEMBUATAN PLANG SAMPAH DI DESA DELIMA JAYA, KECAMATAN KERINCI KANAN Indra Pratama; Faradilla Herlin; Prima Audia Daniel
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.689

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial dan kepedulian lingkungan melalui dua pendekatan utama, yaitu edukasi anti-bullying dan pembuatan plang sampah di Desa Delima Jaya, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak. Fenomena perundungan (bullying) di kalangan anak dan remaja masih sering terjadi, sementara perilaku kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan juga menjadi masalah sosial yang perlu diatasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi, penyuluhan interaktif, serta pembuatan dan pemasangan plang sampah di titik strategis desa. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta mengenai dampak negatif bullying serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat, khususnya remaja dan perangkat desa, menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi dan aksi kebersihan bersama. Program ini diharapkan menjadi langkah awal membangun budaya peduli, bersih, dan saling menghargai antarwarga di Desa Delima Jaya.
SOSIALISASI PENYULUHAN PEMBUATAN MINYAK LINEMEN DI DESA BUNSUR SEBAGAI PEMANFAATAN TANAMAN TOGA Yuli Hermawan Padli; Trie Hierdawati
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.697

Abstract

Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan jenis vegetasi yang secara mandiri dibudidayakan oleh rumah tangga untuk dimanfaatkan sebagai sarana pengobatan tradisional berbasis bahan alam. Keberadaan tanaman ini memiliki nilai strategis karena sifatnya yang relatif aman, ekonomis, serta mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di wilayah desa bunsur. Meskipun sebagian besar keluarga di desa tersebut telah mengusahakan berbagai jenis TOGA di lingkungan tempat tinggalnya, tingkat pemanfaatan serta pengolahannya masih belum mencapai potensi optimal yang harusnya dapat di wujudkan. Aktivitas sosialisasi, penyuluhan, serta optimalisasi pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di susun secara sistematis sebagai instrumen edukatif bagi masyarakat dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan terkait pengelolaan serta pemanfaatan TOGA. Warga desa bunsur memperoleh pembinaan komperhensif yang mencakup tahap pengenalan, pengolahan, hingga penerapan TOGA dalam konteks kehidupan sehari-hari. Implementasi program tersebut direalisasikan pada tanggal 3 September 2025. Tujuan dilaksanakan program kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pembuatan minyak linemen yang digunakan sebagai minyak gosok. Selanjutnya dilakukannya sosialisasi dari pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan TOGA, sehingga dapat dijadikan obat sendiri maupun dijual dalam bentuk lain sebagai sember ekonomi keluarga. Kata kunci: TOGA, obat, herbal
PENGELOLAAN MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMA TERAPI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PERTIWI, SIAK Arel Rutama; Arniwita; Ermaini
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.700

Abstract

Minyak jelantah adalah salah satu permasalahan lingkungan yang sering di abaikan terutama akibat pembuangan yang tidak tepat. Minyak jelantah dapat mencemari tanah dan udara, serta dapat menimbulkan dampak yang tidak baik bagi kesehatan,.program pengabdian masyarakat ini untuk mengedukasi warga desa 1 pertiwi, tentang bahaya nya minyak jelantah serta memberikan pelatihan dalam pemanfaatanya menjadi lilin aroma terapi.kegiatan yang dilakukan meliputi workshop terkait bahaya nya minyak jelantah bagi tubuh dan lingkungan sekitar serta pengelolaan minyak jelantah hingga menjadi sebuah produk berupa lilin aroma terapi. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap limbah rumah tangga dan peluang usaha berbasis bahan ramah lingkungan. Kalau dikelola secara berkelanjutan, kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga sekaligus mendukung kemandirian ekonomi keluarga. Indonesia baru mampu mengexspor minyak jelanta rata-rata 140.000 ton pertahun padahal RI mempunyai potensi yang sangat besar untuk menambah expor nya di perkirakan jumlah minyak goreng pangan yang bisa terkonfersi menjadi munyak jelantah adalah sekitar 10%. Potensi minyak jelantah yang dapat di hasilkan di indnesia sangat besar, hampir 1 juta kilo liter pertahun atau lebih tepat nya 933,200 kil liter pertahun temuan tersebut berdasarkan study yang di lakukan lembaga think tank traction energy asia besarnya potensi minyak jelantah tersebut bisa di jadikan bahan baku bahan bakar nabati atau biofuel yang mendorong ekonomi sirkular potensi pendapatan tersebut 714.296,6 kilo liter dapat berasal dari industri pengelolahan malakanan.sedangkan sisa nya 218.871,7 dapat berasal dari perhotelan, restoran, dan café. Sumber: https://share.google/Nt8u4tYk3m9wnnga6 https://share.google/He5b2snd56aLmKKHA Permasalahan yang di hadapi masyarakat pertiwi belum ada nya pengetahuan rendah nya keterampilan teknis, belim tumbuh nya semangat kewirausahaan di kalangan ibu rumah tangga sebagai potensi utama pelaku pengelolaan limbah rumah tangga. Oleh sebab itu kegitan pengabdian masyarakat ini di arahkan untuk menjawab persoalan persoalan persoalan tersebut secara konfehensif. Kata kunci: minyak jelantah, lilin aroma terapi, pemberdayaan mayarakat,limbah
PENDIRIAN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) BERBASIS KOLABORASI MELALUI PROGRAM PENGABDIAN DI DESA SIMPANG PERAK JAYA KABUPATEN SIAK Eka Zalkan Perkasa; Asrini; Abd Halim
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.708

Abstract

Program Pengabdian Universitas Muhammadiyah di Desa Simpang Perak Jaya muncul sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan agama nonformal yang lebih terstruktur bagi anak-anak. Melalui pendekatan kolaboratif, dirintislah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an, akhlak, dan pembiasaan ibadah dasar. Proses pelaksanaan melibatkan perangkat desa, pengurus masjid, pondok pesantren, tokoh agama, donatur, dan masyarakat setempat. Hasil dari kerja sama ini antara lain pembentukan struktur pengelola, terselenggaranya kegiatan perdana, serta tumbuhnya antusiasme masyarakat. Kolaborasi multipihak terbukti mampu memperkuat literasi Qur’ani sekaligus menanamkan nilai-nilai religius kepada anak. Ke depan, TPQ diharapkan menjadi model penguatan pendidikan agama berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain. Konsep kolaborasi multipihak ini kemudian dirumuskan sebagai gerakan “Sinergi Qur’ani”, yakni upaya bersama pemerintah desa, pesantren tahfidz, masjid, donatur, dan masyarakat untuk membangun generasi Qur’ani secara terpadu.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM DAGUSIBU PENGGUNAAN OBAT YANG TEPAT DI KELURAHAN TELAGA SAM - SAM Lola Oktarisa; Nurdin Nurdin; Siswoyo Siswoyo
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.709

Abstract

Program Dagusibu adalah singkatan dari dapatkan, gunakan, simpan dan buang obat. Program ini sebuah edukasi kesehatan tujuannya untuk meningkatkan pemahaman mayarakat cara menggunakan obat-obatan dengan benar dan aman. Pelaksanaan program tersebut melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan interaktif, hingga berdiskusi dengan masyarakat. Kegiatan program kerja ini dilaksanakan sebanyak dua kali, dengan fokus utama pada edukasi tentang bagaimana memperoleh obat yang benar, cara penggunaan obat yang sesuai anjuran, penyimpanan obat agar tetap aman, serta prosedur pembuangan obat yang sudah tidak layak pakai. Hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat RT 02 RW 03, di Kelurahan Telaga Sam Sam, Kecamatan Kandis meningkat terkait pengelolaan obat yang benar. Program ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran dan perilaku yang lebih bijak dalam penggunaan obat, sehingga diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan dalam penggunaan obat dan membantu meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
MEMBENTUK PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN SISWA SD N 002 LUBUK JERING KECAMATAN SUNGAI MANDAU: Membentuk Perilaku Ramah Lingkungan Terhadap Siswa Siswi SD N 02 Lubuk Jering Dengan Melakukan Pendekatan Melalui Sosialisasi Serta Praktek Pemilahan Sampah Yang Berkelanjutan Yuli Aryanti; Riko Kurniawan
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.710

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi isu lingkungan yang perlu mendapat perhatian sejak usia dini. Memberikan edukasi pengelohan sampah dalam membentuk perilaku ramah lingkungan pada siswa SDN 002 Lubuk Jering Kecamatan Sungai Mandau dilatarbelangi oleh rendahnya kesadaran pengelolaan sampah yang berdampak negatif terhadap kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, observasi, serta praktik partisipatif dengan media edukasi berupa poster, miniatur kotak sampah, kegiatan daur ulang sederhana, dan pembuatan plang penguraian sampah. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas IV B melalui tahap sosialisasi, penyediaan sarana, pelatihan, praktik, evaluasi, serta apresiasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai jenis sampah (organik, anorganik, dan B3), waktu penguraian sampah, serta keterampilan memilah dan mengelola sampah secara kreatif. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi melalui partisipasi aktif dalam tanya jawab, kuis, dan praktik langsung. Kesimpulannya, edukasi sampah terbukti efektif dalam menanamkan perilaku ramah lingkungan sejak dini, yang berdampak pada terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan indah. Dukungan pihak sekolah serta orang tua sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan perilaku positif ini.
UMKM BERBASIS LINGKUNGAN:PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SALAK UNTUK PRODUKSI TEH HERBAL DESA BANJAR SEMINAI KABUPATEN SIAK: UMKM DI DESA BANJAR SEMINAI,KABUPATEN SIAK,RIAU Agri Fina Alamanda; Hendra Kurniawan; Novi Peramasari; Rika Neldawaty
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.721

Abstract

Desa Banjar Seminai, Kabupaten Siak, Riau, memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM berbasis lingkungan. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan limbah kulit salak untuk produksi teh herbal. Kulit salak yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk teh herbal dari kulit salak dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Banjar Seminai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif, dengan melibatkan masyarakat lokal dalam proses pengembangan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit salak dapat diolah menjadi teh herbal yang memiliki khasiat sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan anti-bakteri. Proses pengolahan kulit salak menjadi teh herbal meliputi tahap pengumpulan, pembersihan, pengeringan, dan penggilingan. Produk teh herbal yang dihasilkan memiliki rasa yang enak dan aroma yang khas.Pemanfaatan limbah kulit salak untuk produksi teh herbal dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Banjar Seminai dan mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh limbah kulit salak. Selain itu, produk teh herbal yang dihasilkan juga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mengonsumsi produk herbal yang alami dan sehat. Kata kunci: UMKM, lingkungan, kulit salak, teh herbal, Desa Banjar Seminai
EFEKTIFITAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ADAT DI DESA DWI KARYA BAKTI, KABUPATEN MUARO BUNGO Indy rahmahdillah; Citra Rahmatia; Amelia Retno Eka Putri; Dewi Yunita Widiarti
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.725

Abstract

Komunitas Suku Anak Dalam (SAD) merupakan kelompok masyarakat adat yang memiliki karakteristik budaya lokal, berskala kecil, tertutup, tertinggal, homogen, serta berpola hidup berpencar dan berpindah-pindah. Upaya pemberdayaan yang dilaksanakan oleh instansi terkait, seperti Kementerian Sosial dan Dinas Peternakan, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat kemandirian, serta mengintegrasikan komunitas SAD ke dalam kehidupan sosial yang lebih inklusif tanpa mengabaikan identitas budaya mereka. Program pemberdayaan melalui bantuan sosial berupa ternak ayam dan ikan di Desa Dwi Karya Bakti, Kabupaten Muaro Bungo, dirancang untuk mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi dan pengembangan keterampilan masyarakat dalam bidang peternakan. Meskipun demikian, pelaksanaan program menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan sumber daya, minimnya pengetahuan teknis, kesulitan akses pasar, serta rendahnya motivasi dan perubahan pola pikir masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa secara langsung dalam proses pemberdayaan, memberikan kesempatan bagi mereka untuk memahami kondisi sosial-ekonomi masyarakat serta memperoleh pengalaman praktis dalam penerapan solusi berbasis komunitas. Secara keseluruhan, program pemberdayaan SAD di Jambi melalui bantuan sosial dan peternakan menunjukkan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun masih memerlukan strategi berkelanjutan untuk mengatasi tantangan yang ada.
PEMBUATAN SIRUP NIPAH ( NYPA FRUTICANS ) DI KAWASAN MANGROVE PANGKAL BABU Putri Setya Ningsih; Citra Rahmatia; Riko Kurniawan
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v3i1.726

Abstract

Buah nipah (Nypa fruticans) merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang banyak dijumpai di kawasan mangrove dan memiliki potensi ekonomi tinggi apabila diolah dengan tepat. Namun, masyarakat pesisir umumnya belum memiliki keterampilan dalam mengolah buah nipah menjadi produk bernilai jual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga Desa Pangkal Babu, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mengolah buah nipah menjadi sirup siap konsumsi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan langsung, dan evaluasi hasil. Proses pembuatan sirup dilakukan melalui tahapan sortasi buah, perebusan, penghancuran, penyaringan, pemasakan dengan penambahan gula dan air (perbandingan 1:1:2), serta pengemasan produk akhir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu menghasilkan sirup buah nipah dengan warna kuning keemasan, aroma khas, serta cita rasa yang disukai oleh 85% panelis. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha baru berbasis sumber daya lokal. Secara keseluruhan, pelatihan pembuatan sirup buah nipah ini penting karena menjadi langkah awal dalam pengembangan ekonomi kreatif berkelanjutan di kawasan pesisir sekaligus mendorong upaya pelestarian ekosistem mangrove.