cover
Contact Name
Gigih Forda Nama
Contact Email
gigih@eng.unila.ac.id
Phone
+6285289774152
Journal Mail Official
gigih@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung Rectorat Building
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri
Published by Universitas Lampung
ISSN : 27220192     EISSN : 27220184     DOI : https://doi.org/10.23960/jtii.v5i2.92
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri merupakan jurnal ilmiah online yang dibuat untuk wadah publikasi artikel-artikel ilmiah dari para peneliti, perekayasa dan akademisi, sebagai tindak lanjut kebijakan Pemerintah mengenai publikasi ilmiah. Dalam jurnal ini akan dimuat artikel ilmiah dalam bentuk artikel review, hasil penelitian, hasil pengembangan teknologi dan inovasi hasil produk sebagai bentuk penerapan metode. Dewan redaksi diisi oleh Dosen, Peneliti dan Praktisi berbagai bidang ilmu Teknik dan beberapa mitra bestari yang direkrut dari luar.
Articles 70 Documents
Perhitungan gas content berdasarkan formula Kim pada seam batubara formasi Muara Enim JUniarto, Reinaldi
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v1i2.20

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki sumberdaya batubara yang besar, salah satunya berada di formasi Muara Enim, Sumatra selatan. Pemanfaatan batubara biasanya digunakan untuk menghasilkan listrik melalui kalor hasil dari pembakaran batubara peringkat tinggi. Batubara tingkat rendah dapat menghasilkan gas metana yang disebut dengan Coal Bed Methane (CBM). CBM merupakan Gas Methane yang terdapat dan terbentuk pada Batubara selama terjadi aktivitas mikrobial (biogenic) atau panas (thermogenic) dalam proses pembentukan Batubara. Guna mendapatkan kandungan gas yang besar, maka seam batubara haruslah memiliki kedalaman yang besar juga. Semakin dalam maka semakin besar kandungan CBM. Salah satu hal yang berperan besardalam cbm adalah nilai gas content (GC) dan gas in place (GIP). Guna mendapatkan nilai gas content di perlukan perhitungan metode kim dengan menggunakan data proksimat batubara. Kemudian dilakukan perhitungan rumus Mavor Nelson untuk mendapatkan Gas in place dilokasi penelitian. Berdasarkan perhitungan formula kim dan rumus Mavor Nelson gas content sebesar 47-122,2 scf/ton dan gas in place sebesar 1628752 hingga 5987457 m3. berdasarkan penilaian gas content lokasi penelitian berpotensi sebagai pengembangan Coal Bed Methane.
Penggunaan Ekstrak Biji Kelor sebagai Biokoagulan pada Pengolahan Limbah Cair Laundry Hermida, Lilis; Agustian, Joni; Kurniasari, Bela
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v2i2.35

Abstract

Limbah cair laundry seringkali dibuang ke badan air tanpa diolah terlebih dahulu sehingga semakin lama dapat mencemari lingkungan. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan limbah cair laundry  dengan menggunakan biokoagulan ekstrak biji kelor.  Biokoagulan ekstrak biji kelor diperoleh dengan cara mengekstraksi biji kelor menggunakan larutan NaCl 1 M. Pengolahan limbah cair laundry  dilakukan secara batch dengan cara mencampurkan berbagai dosis (20-160 ml/L) ekstrak biji kelor ke dalam 100 ml limbah cair laundry . Analisa pH, turbidity, COD dan fosfat pada limbah cair laundry  dilakukan sebelum dan sesudah pengolahan.   Dari hasil penelitian diperoleh bahwa semakin tinggi dosis biokoagulan semakin rendah pH limbah cair laundry .  Turbidity menurun dari 561 NTU hingga 56 NTU apabila dosis ditingkatkan dari 20 hingga 80 ml/L, tetapi apabila dosis ditingkatkan lagi angka turbidity menjadi naik. Semakin tinggi dosis koagulan semakin rendah angka COD. Kandungan fosfat menurun dari 1,724 mg/L ke 0,836 mg/L apabila dosis biokoagulan dinaikan dari 20 hingga 40 ml/L, tetapi kandungan fosfat meningkat apabila dosis biokoagulan ditingkatkan lebih lanjut.
Pengaruh Temperatur Air Terhadap pH Dan TDS Hasil Ekstraksi Kopi Arabika Gayo Vabylita, Maria Fransisca; Haviz, Muhammad; Hutagaol, Adarson Wasborn; Andrian, Tevi Emiliana; Sari, Lufita
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i1.71

Abstract

Kopi merupakan salah satu minuman yang banyak digemari di dunia. Minuman kopi disiapkan dengan berbagai metode brewing salah satunya yaitu kopi tubruk. Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh dalam ekstraksi minuman kopi, salah satunya yaitu temperatur air yang digunakan pada proses brewing. Temperatur air mempengaruhi karakteristik dari minuman kopi yang dihasilkan yaitu pH dan TDS. Penelitian ini dilakukan mengetahui pengaruh temperatur dilakukan variasi suhu 75,85,95oC dengan jenis kopi arabika Aceh Gayo. Dari hasil penelitian diketahui bahwa temperatur air terbaik pada proses brewing kopi yaitu pada temperatur 95oC dengan nilai pH yang dihasilkan yaitu 4,80 dan nilai TDS yaitu 3507 ppm.Angeloni, G., Guerrini, L., Masella, P., Bellumori, M., Daluiso, S., Parenti, A., Innocenti, M. (2019). What kind of coffee do you drink? An investigation on effects of eight 829 different extraction methods. Food Research International, 116, 1327–1335. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2018.10.022Da Silva Portela, C., de Almeida, I. F., Mori, A. L. B., Yamashita, F., de Toledo Benassi, M. (2021). Brewing conditions impact on the composition and characteristics of cold brew Arabica and Robusta coffee beverages. Lwt, 143, 111090.Eltri, A. P., Simanjuntak, E. A., Saputra, M. G., Haviz, M., Akbar, M. R., Nandini, N. P. A., Darni, Y. (2022). Pengaruh Waktu Blooming Dan Massa Air Terhadap pH, TDS, Dan EC Pada Kopi Robusta Liwa Lampung dengan Metode Aeropress. Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII), 3(1).Farah, A. (2012). Coffee Constituents. In Y.-F. Chu (Ed.), Coffee: Emerging health effects and disease prevention (Primera ed, pp. 21–58). John Wiley Sons.Gloess, A. N., Schönbächler, B., Klopprogge, B., D’Ambrosio, L., Chatelain, K., Bongartz, A.,  Yeretzian, C. (2013). Comparison of nine common coffee extraction methods: Instrumental and sensory analysis. European Food Research and Technology, 236(4), 607–627. https://doi.org/10.1007/s00217-013-1917-xMartauli, E. D. (2018). Analysis of coffee production in Indonesia. JASc (Journal of Agribusiness Sciences), 1(2), 112-120.Michelman, J., Carlsen, Z. (2018). The New Rules of Coffee: A Modern Guide for Everyone. Ten Speed Press.Parenti, A., Guerrini, L., Masella, P., Spinelli, S., Calamai, L., Spugnoli, P. (2014). Comparison of espresso coffee brewing techniques. Journal of Food Engineering, 121(1), 112–117. https://doi.org/10.1016/j.jfoodeng.2013.08.031Panggabean, I. E. (2011). Buku pintar kopi. AgroMedia.Prasetyo, A., Rahmanto, A. N., Putra, M. H. A. (2019). Simulasi Pembuatan Kopi Berdasarkan Metode Penyeduhan Manual Brewing. In Seminar Informatika Aplikatif Polinema (pp. 334-338).Rahardjo, P. (2012). Kopi. Penebar Swadaya Grup.Rao, N. Z., Fuller, M., Grim, M. D. (2020). Physiochemical characteristics of hot and cold brew coffee chemistry: The effects of roast level and brewing temperature on compound extraction. Foods, 9(7), 902.Santos, J. R., Lopo, M., Rangel, A. O. S. S., Lopes, J. A. (2016). Exploiting near infrared spectroscopy as an analytical tool for on-line monitoring of acidity during coffee roasting. Food Control, 60, 408–415. https://doi.org/10.1016/j.foodcont.2015.08.007Siahaan, J. A. (2008). Analisis daya saing komoditas kopi arabika indonesia di pasar internasional. Skripsi. Program Studi Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.Wicaksono, D. P., Lionardo, A., Halim, A. (2021). Faktor-Faktor Peningkatan Ekspor Kopi Indonesia Ke Mesir Tahun 2015-2020 (Doctoral dissertation, Sriwijaya University).
Analisis Seismisitas dan Mekanisme Fokus Sesar Sumatera: Studi Kasus Segmen Semangko dan Selat Sunda Kurniawan, Andri; Wibowo, Rahmat Catur; Nurrochman, Arsy; Zaenudin, Ahmad; Wibowo, Adhi; Destawan, Ridho; Hanif, Irfan
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i2.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seismisitas dan mekanisme fokus di wilayah Sesar Semangko dan Sesar Sunda, yang terletak di daerah aktif tektonik Indonesia. Dengan merelokasi 1,464 gempa bumi dari tahun 2010 hingga 2023, kami menemukan pola distribusi gempa yang lebih terfokus, terutama di sekitar Sesar Semangko. Nilai RMSCT rendah dan Conditional Number (CN) dalam rentang 59–80 menunjukkan stabilitas dan akurasi hasil. Dua kluster gempa teridentifikasi, satu di Teluk Semangko dan satu di bagian selatan, yang mendorong analisis lebih lanjut menggunakan inversi momen tensor. Hasil inversi menunjukkan dominasi aktivitas tektonik dengan proporsi 67,2% untuk Double-Couple (DC) dan 32,8% untuk Compensated Linear Vector Dipole (CLVD), serta mengonfirmasi tipe sesar sebagai strike-slip dengan arah 350°, kemiringan 55°, dan rake 179°. Penyelidikan stres prinsipal menunjukkan adanya kesamaan mekanisme antara segmen Semangko dan Sunda, yang memperlihatkan arah regangan yang halus. Temuan ini memperdalam pemahaman mengenai interaksi sesar aktif di Indonesia dan implikasinya terhadap keselamatan masyarakat. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi lebih dalam dinamika seismik di wilayah ini.
Sistem Produksi Bersih dan Terintegrasi Untuk Pengolahan Kopi Lampung untuk Meningkatkan Daya Saing dan Mutu Produk Harun, Suryadiwansa; Hamni, Arinal; Ibrahim, Gusri Akhyar; Burhanuddin, Yanuar
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v2i1.29

Abstract

Permasalahan utama UKM kopi Lampung adalah rantai produksinya panjang, mesin atau peralatan pengolahannya masih konvensional dan tidak ramah lingkungan. Akibatnya, produk kopi yang dihasilkan berkualitas rendah, yaitu biji kopi memiliki kadar air hanya 18%, banyak pecah, tidak bersih dan tidak seragam. Juga energi fosil dan bahan bakar kayu dominan digunakan dalam lini produksi kopi sehingga tidak ramah lingkungan. Konsep produksi bersih dan sistem terpadu pengolahan kopi Lampung diterapkan, guna menjadikan industri kopi Lampung sebagai penghasil produk kopi berkualitas dan berdaya saing tinggi, serta ramah lingkungan. Penerapan konsep ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu pertama membuat model sistem produksi kopi. Tahap kedua menerapkan model ke dalam lini pengolahan kopi. Tahap terakhir mengevaluasi model yang telah diterapkan melalui penelitian untuk menyempurnakan model sistem produksi kopi. Sistem produksikopi Lampung telah diterapkan dan diperoleh hasil yaitu biji kopi dapat dikeringkan hingga kadar air 12,5% dengan waktu pengeringan sekitar 30 jam dan biji kopi yang dikupas tidak pecah. Biji kopi yang dihasilkan berukuran seragam dan bersih. Selain itu, limbah kopi dapat diubah menjadi energi panas melalui reaktor gasifikasi, yang suhunya sekitar 500°C dan alirannya terus menerus, sehingga dapat digunakan untuk mengeringkan dan memanggang biji kopi. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan kualitas biji kopi sehingga UKM kopi diharapkan memiliki posisi tawar dan daya saing yang lebih baik dalam perdagangan kopi guna meningkatkan perekonomiannya. Selain itu, substitusi bahan bakar fosil dan kayu bakar menjadi energi panas yang berasal dari gasifikasi limbah kopi berpotensi menurunkan biaya produksi dan menciptakan kelestarian lingkungan.
Pengaruh Kadar Air terhadap Yield Minyak Atsiri Daun Kayu Putih (Melaleuca leucadendra L.) dengan Metode Hydro-Steam Distillation Prayoga, Rian Adi; Taharuddin, Taharuddin; Haviz, Muhammad
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v3i2.51

Abstract

Kayu putih (Melaleuca leucadendra L.) merupakan salah satu dari 12 bahan  potensial untuk diolah menjadi minyak atsiri dengan peluang komoditi ekspor yang tinggi. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi minyak kayu putih, maka perlu dilakukan usaha untuk menaikan yield dan mutu minyak sesuai dengan SNI. Salah satu caranya adalah memperbaiki kondisi operasi agar proses distilasi dapat menghasilkan yield yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh kadar air bahan daun kayu putih terhadap yield yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen langsung.  Variabel berubah adalah kadar air bahan dari perlakuan keringangin (0, 24, 48, 72 dan 240 jam). Kemudian dilakukan pengujian meliputi uji GC-MS (Gas Chromatography-Mass Spectometry). Hasil penelitian menunjukkan yield tertinggi adalah perlakuan keringangin 24 jam yaitu 0,5840% dengan kadar air 35,12%.
Pengaruh Waktu Terhadap Karakteristik Zeolit Sintesis Daun Bambu (Gigantochloa Atter) Menggunakan Metode Hidrotermal dan Aplikasinya Terhadap Penyerapan Ion Logam Mn2+ Ulandari, Rizki; Muis, Lince; Suryadri, Hadistya
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v5i1.90

Abstract

Zeolit adalah material porus dengan struktur kristal yang unik, yang memiliki kemampuan penyerapan baik terhadap berbagai jenis molekul. Daun bambu dipilih sebagai bahan baku yang ketersediaannya yang melimpah dan ramah lingkungan. Metode hidrotermal digunakan untuk mensintesis zeolit dari daun bambu dengan menggabungkan daun bambu dengan reagen NaOH. Variasi waktu sintesis dilakukan untuk mempelajari pengaruhnya terhadap karakteristik zeolite yang dihasilkan dengan variasi 2 jam, 4 jam, dan 6 jam. Berdasarkan uji XRD menunjukkan bahwa pada ZGA/Al-A1 dari data difaktogram menghasilkan zeolit mesolite, pada ZGA/Al-A2 dari data difaktogram menghasilkan zeolit 4A, dan pada ZGA/Al-A3 dari data difaktogram menghasilkan zeolit sodalit. Kapasitas adsorpsi ZGA/Al-A3 yaitu yaitu 24,92 mg/g dan efesiensi adsorpsi ZGA/Al-A3 yaitu sebesar 99,69 %. Hal ini menunjukkan bahwa zeolit dari daun bambu dapat dijadikan sebagai adsorben pada penyerapan ion logam Mn2+.
Preparasi dan karakterisasi mikrokristalin selulosa dari limbah ubi kayu Lismeri, Lia
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v1i1.11

Abstract

Batang ubi kayu merupakan salah satu kekayaan hayati Indonesia, terutama di Provinsi Lampung yang memiliki kadar selulosa sebesar 39,29%. Besarnya kandungan selulosa tersebut membuat batang ubi kayu berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku mikrokristalin selulosa (MCC). Pembuatan mikrokristalin selulosa terdiri dari empat tahap yaitu, prahidrolisis, delignifikasi, bleaching dan hidrolisis asam. Tahap prahidrolisis dilakukan dengan merendam batang ubi kayu di dalam aquadest. Tahap delignifikasi menggunakan larutan Natrium Sulfit (Na2SO3) 20%, selanjutnya tahap bleaching dengan menggunakan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2) 2% dan tahap hidrolisis asam menggunakan larutan HCl dengan konsentrasi 1,5N, 2N, 2,5N dan 3N. Kemudian dilakukan analisis α-selulosa untuk mengetahui kadar kemurnian selulosa dan dikarakterisasi dengan uji FTIR, SEM dan XRD. Dari hasil analisis didapatkan kadar kemurnian selulosa sebesar 99,68% dan analisis XRD didapatkan kristalinitas sebesar 78,12% dengan menggunakan larutan HCl dengan konsentrasi 3N.
Analisis Zona mengandung Hidrokarbon dan Elektrofaseis pada Formasi Kujung I, Cekungan Jawa Timur Kumalasari, Isti Nur; Winardhie, Ignatius Sonny; Wibowo, Rahmat Catur; Dewanto, Ordas
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i1.59

Abstract

Reservoir karbonat berkontribusi lebih adri 50% untuk menghasilkan minyak dan gas bumi. Maka dari itu, karakterisasi reservoir pada batuan karbonat penting untuk dilakukan. Untuk meningkatkan keakuratan hasil karakterisasi reservoir diperlukan integrasi dari beberapa data yang tersedia. Pada penelitian ini karakterisasi reservoir dilakukan dengan menggunakan data sumur dan data seismic pada lapangan “X” Formasi Kujung I, Cekungan Jawa Timur. Hasil analisis data sumur menunjukkan keberadaan zona target mengandung hidrokarbon pada kedalaman 4635-4714 ft (sumur IN-1), 4617-4684 ft (sumur IN-2). Sedangkan, hasil analisis pada sumur IN-3 tidak ditemukan keberadaan hidrokarbon. Hal ini diperkuat dengan hasil analisis peta struktur waktu yang menunjukkan sumur IN-1 dan IN-2 berada pada struktur tinggian, sedangkan sumur IN-2 berada pada struktur rendah. Analisis elektrofasies bentuk kurva gamma ray pada sumur IN-1 dan IN-2 adalah cylindrical, sedangkan bentuk log gamma ray pada sumur IN-3 adalah bell shape. Hasil analisis elektrofasies dan interpretasi reflektor data seismic mengindikasikan bahwa, lapisan karbonat pada sumur IN-1 dan IN-2 diasosiasikan dengan pertumbuhan karbonat keep-up, puncak dari karbonat hidup dan terjaga di dekat permukaan air laut yang dangkal. Sedangkan, lapisan karbonat di area sumur IN-3 diasosiasikan dengan pertumbuhan karbonat give up.
Pengaruh Temperatur Gelatinisasi dan Penguat Selulosa Batang Sorgum Terhadap karakteristik Fisik dan Mekanik Bioplastik Darni, Yuli; Utama, Swarna Dharma; Haviz, Muhammad; Lismeri, Lia; Utami, Herti
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i2.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu gelatinisasi campuran pati sorgum dengan gliserol, kitosan, dan batang sorgum terhadap karakteristik bioplastik sehingga dihasilkan bioplastik yang memiliki sifat mekanik dan sifat fisik yang menyerupai plastic komersial LDPE. Pada penelitian ini bioplastik dibuat dengan mencampurkan pati sorgum yang ditepungkan, kitosan sebagai biopolimer dan penguat menggunakan batang sorgum dengan variasi konsentrasi penguat (0,4, 0,6, 0,8, dan 1 gram), ukuran pati dan kitosan lolos ayakan 200 mesh dan waktu pengadukan 30 menit. Pada penelitian ini juga dilakukan variasi temperatur gelatinisasi pada 80 ˚C, 85 ˚C, dan 90 ˚C, konsentrasi plasticizer gliserol yang digunakan 20% berat dari berat total. Hasil penelitian yang terbaik diperoleh yaitu kuat tarik 8,34 MPa, pemanjangan 25,87%, dan modulus young 32,22 MPa, Penyerapan air 47%, densitas 1,57 g/ml, spectrum FTIR terdapat gugus O-H, C-H, C≡C dan N-H