cover
Contact Name
Victor Novianto
Contact Email
pps@upy.ac.id
Phone
+6285713497618
Journal Mail Official
noviantoari29@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI I Sonosewu No. 117 Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan
ISSN : 2086560     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional maupun internasional dalam pembelajaran pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 309 Documents
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DENGAN METODE PEMBELAJARAN PERMAINAN JIGSAW Martini, Martini; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Martini dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPS dengan metode pembelajaran permainan jigsaw pada 21 siswa (subjek penelitian) kelas V SD Negeri Wonosari 1 Turi Sleman Tahun Pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan wawancara, observasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penerapan cooperative learning model jigsaw dapat meningkatkan: (1) motivasi belajar siswa yang ditunjukkan oleh hasil pada prasiklus, motivasi belajar siswa 62,5%, meningkat menjadi 70,83% pada siklus I dan 95,83% pada siklus II; (2) prestasi belajar IPS siswa yang dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada prasiklus naik dari 5,93, menjadi 6,75 pada siklus I, dan menjadi 7.77 pada siklus II. Untuk persentase ketuntasan belajar siswa pada prasiklus 25,8% meningkat menjadi 51,6% pada siklus I, dan meningkat 90,32% pada siklus II.Kata Kunci: cooperative learning jigsaw, prestasi, motivasi belajarThisresearch aims to improve motivation and learning achievement of IPS with jigsaw learning method on 21 students (research subjects) of class V SD Negeri Wonosari 1 Turi Sleman Lesson 2015/2016. The techniques of collecting data are by interview, observation, and test. Then, the technique of data analysis is by quantitative descriptive with percentage. The results showed that the implementation of cooperative learning jigsaw model can improve: (1) students’ learning motivation which are showed by precycle result that students’ learning motivation 62,5%, increasing to 70,83% in 1st cycle and 95,83% in 2nd cycle; (2) students’ learning achievement of IPS which can be seen from the result of research that the average of students’ learning achievement in precycle rise from 5,93, to 6.75 in 1st cycle, and 7.77 in 2nd cycle. For the percentage of students' learning mastery are 25.8% in precycle, increase to 51.6% in 1st cycle, and 90.32% in 2nd cycle.Keywords: cooperative learning jigsaw, achievement, learning motivation
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PENINGKATAN MINAT, MOTIVASI, DAN AKTIVITAS BELAJAR Siti Fathiyah, Siti Fathiyah; Much. Amien, Much. Amien
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siti Fatiyah dan Much. AmienABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan minat, motivasi, dan aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SD Negeri 4 Wates Kulon Progo Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan wawancara. Prosedur penelitian meliputi rencana, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah tehnik deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) terdapat peningkatan minat belajar siswa yang dapat dilihat dari prasiklus, siswa berkategori baik sebesar 57,14%, menjadi 71,43% di siklus I dan 92,86% di siklus II; (2) terdapat peningkatan motivasi belajar siswa yang dapat dilihat dari prasiklus, siswa berkategori baik sebesar 50%, meningkat menjadi 64,28% di siklus I dan 96.43% di siklus II; serta (3) terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa, yang dapat dilihat dari dari prasiklus, aktivitas siswa yang berkategori baik sebesar 35,71%, menjadi 67,85% di siklus I dan 85,62% di siklus II.Kata kunci: model pembelajaran CTL, minat, motivasi, aktivitas.This classroom action research aims to explain the increasing of students’ learning interest, motivation, and activity through contextual teaching and learning (CTL) learning model. The research subjects are students in grade IV A SD Negeri 4 Wates Kulon Progo 2014/2015 academic year (28 students). For collecting data uses observation, questioners, dan interview. The research procedures consist of planning, acting, observation, and reflection. Then, for analyzing data uses quantitative descriptive with percentage. The results of research are: (1) there are increasing students’ learning interest in good category from pre-cycle around 57,14%, become 71,43% in 1st cycle dan 92,86% in 2nd cycle; (2) there are increasing students’ learning motivation in good category from pre-cycle around 50%, become 64,28% in 1st cycle and 96.43% in 2nd cycle; and also (3) there are increasing students’ learning activity in good category from pre-cycle around 35,71%, become 67,85% in 1st cycle and 85,62% in 2nd cycle.Keywords: CTL learning model, learning interest, motivation, activity.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISTEM KEHIDUPAN MANUSIA MELALUI METODE KOOPERATIF TIPE STAD SISWA KELAS IXA SMP NEGERI 2 SANDEN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Muryani, Muryani
Jurnal Sosialita Vol. 8 No. 2 (2016): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muryani*ABSTRAKPeningkatan Hasil Belajar IPA Pada Sistem Kehidupan Manusia Melalui Metode Kooperatif Tipe STAD siswa Kelas IX A SMP Negeri 2 Sanden Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian tindakan ini dilaknanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP negeri 2 Sanden. Dengan tujuan penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Devisions) dapat membantu meningkatkan prestasi belajar siswa pada sistem kehidupan manusia. Penelitian dilakukan pada pelajaran IPA Biologi di kelas IX SMP N 2 Sanden tahun akademik 2014/2015. Hasil penelitian kelas ini adalah sebagai berikut. 1) Aktivitas siswa dalam belajar kelompok kondisi awal ada dua aspek yang memenuhi target yaitu: aspek menyetujui perencanaan dan aspek mencatat keputusan dan rencana yang dibuat (20%). Siklus I ada tiga aspek yang memenuhi target yaitu: aspek menyetujui perencanaan, aspek mencatat keputusan dan rencana yang dibuat, dan saling berbagi informasi penting (30%). Siklus II semua aspek sudah mencapai target yang diharapkan (100%). 2) Aktivitas siswa dalam Kegiatan Belajar Mengajar pada kondisi awal belum ada aspek yang memenuhi target (0%), Siklus I mencapai target (75%), dan Siklus II Semua aspek sudah memenuhi target (100%). 3) Nilai terendah siswa kondisi awal adalah 47, pada siklus I adalah 47, dan pada siklus II adalah 73. 4) Nilai tertinggi siswa kondisi awal adalah 80, pada siklus II adalah 100, dan pada siklus II adalah 100. 5) Ketuntasan belajar kondisi awal ada 4 siswa (14%), pada siklus I ada 17 siswa (61%), dan pada siklus II ada 26 siswa (93%). 6) Nilai rata-rata dalam pembelajaran IPA pada KD 1 kondisi awal adalah 66, pada siklus I adalah 78,5, pada siklus II menjadi 91,6.Kata kunci : Hasil belajar IPA, Sistem kehidupan manusia, dan STAD.* Muryani adalah Guru IPA SMP Negeri 2 Sanden BantulJurnal Sosialita, Vol. 8, No.2, November 2016 Muryani, Peningkatan Hasil Belajar …..308ABSTRACTThe improvement of science learning Achievement at Human life system through STAD type of cooperative Method at class IXA students of SMPN 2 Sanden in the academic year of 2014/2015. The action research was held to improve students’ science learning achievement in SMP N 2 Sanden. It aimed at improving students’ learning achievement at human life system by using STAD (Student Teams Achievement Devision) type of cooperative learning method. The research was doneduring Biology lesson in class IX of SMP N 2 Sanden in the academic year of 2014/2015.The result of the action research were: 1) In the early condition, there were two aspects reaching the taget in the students cooperative learning, they were agreeing the plan andtaking notes of decision and plans (20%). In the first cycle, there were three aspects reaching the target, they were agreeing the plan, taking notes of the decision and plans, and sharing important information (30%). In the the second cycle, all aspects could reach the expected target (100%). 2) There was no students’ activity in the teaching learning process in the early condition (0%), meanwhile it coud reach 75%, of the target in the first cycle; and it could reach all the target (100%) in the scond cycle. 3) The lowest score was 47 in the early condition; 47 in the first cycle; and 73 in the second cycle.4) The highest score was 80 in the early condition, 100 in the first cycle, and 100 in the cecond cycle. 5) There were 4 students (14%) in the earlycondition; 17 students (61%) in the first cycle, and 26 students (93%) in the second cycle who could reach the minimum score (KKM). 6) The average score of science subject at Basic competence 1 was 66 in the early condition, 78,5 in the first cycle, 91,6 in second cycle.Keywords: Improvement, Learning Achievement, Human life system, STAD Type Cooperative.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN MEDIA MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA TENTANG BANGUN RUANG Sartinah, Sartinah
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SartinahABSTRAKPenelitian Tindakan kelas ini dilakukan pada bulan Januari sampai denganbulan Mei 2021 di SD Negeri Kaliharjo. Subjek penelitian adalah hasilbelajar peserta didik kelas V SD Negeri Kaliharjo tahun pelajaran2020/2021 yang berjumlah 19 anak. Penelitian dilakukan denganmenggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklusdan tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu menentukan perencanaantindakan, melaksanakan tindakan, melakukan pengamatan hasil tindakandan melakukan refleksi dari hasil pengamatan. Setiap siklus menerapanmodel discovery learning dengan media model untuk meningkatkanpembelajaran matematika tentang bangun ruang. Hasil penelitianmenunjukkan proses pembelajaran berjalan kondusif, proses pembelajaranmencapai 94,50%.Rata-rata hasil ulangan 87,63 dengan ketuntasan belajar100%.Kata kunci: Discovery Learning, Media Model, Bangun RuangThis classroom action research was conducted from January to May 2021at SD Negeri Kaliharjo (Kaliharjo State Elementary School). Subjectsinvolve learning outcomes of 19 Fifth Graders at SD Negeri Kaliharjo in2020/2021. The research was carried out by using classroom actionresearch method consisting of two cycles with four stages at each cycles,i.e. planning, acting, observing, and reflection. Each cycle implementeddiscovery learning model using model media to improve mathematicslearning on solid figures. Result showed that learning process conducivelyrun; learning process achieved 94.50%. The average test result was 87.63with learning mastery of 100%.Keywords: Discovery Learning, Model Media, Solid Figure
PENINGKATAN MINAT, KREATIVITAS, DAN PRESTASI BELAJAR MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING Sulastri, Sulastri; Tarto, Tarto
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulastri dan TartoABSTRAKTujuan penelitian ini untuk meningkatkan minat, kreativitas, dan prestasibelajar IPS peserta didik melalui model Project Based Learning.Subjekpenelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik SMP Hamong PuteraSleman yang berjumlah 29 orang. Penelitian ini merupakan penelitiantindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan,pengamatan, refleksi. Teknik pengumpulan menggunakan observasi, angket(kuesioner), dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis denganmetode deskriptif kuantitatif dengan persentase.Kriteria keberhasilan adalahkriteria ketuntasan minimal (KKM) diperoleh 80% peserta didik denganKKM ≥75. Hasil penelitian menunjukkan,bahwa penerapan model ProjectBased Learning dapat meningkatkan: (1) minat belajar peserta didikmencapai 34.48% di prasiklus, menjadi 51,72% di siklus I, dan 79,31% disiklus II.(2) kreativitas belajar peserta didik di siklus I (31.03%)peningkatan dari 27,5% di prasiklus, menjadi 62,06% di siklus I (93%) disiklus II. (3) prestasi belajar IPS prasiklus 63,65 dengan ketuntasan 27,58%.Di siklus I prestasi belajar 72,65 ketuntasan menjadi 62,06%. Pada siklus IIprestasi belajar IPS (79,51%), ketuntasan 100%.Indikator keberhasilan PTKyang ditetapkan yaitu minimal 75% peserta didik memiliki minat,kreativitas, dan prestasi belajar dengan kriteria baik, tercapai di siklus II.Kata kunci: Minat, Kreativitas, Prestasi Belajar, dan Model Project BasedLearning.The purposes of this research are to improve interest, creativity and socialscience learning achievement of students in Junior High School HamongPutera Sleman through Project Based Learning Model. This research is aclassroom action research with 2 cycles, consists of four stages; planning,implementation, observation, and reflection by using collaborator (IPSteacher). Research subject students which are of 29 students. Datacollecting technique use observation, questionnaire, test anddocumentation. The data analyzed using technique is descriptivequantitative with procentase.Achievement criteria is minimal completenesscriteria (KKM) that gotten by 80% students with KKM ≥75. The results ofthis research are: (1) incrase students interest, shown by the increase34.48% at precycle, increase to be 51,72% at cycles I, and 79,31% atcycles II. (2) increase creativity at cycles I to be 31.03%, form 27,5% atprecycle to be 62,06% at cycles I, and 93% at cycles II. (3) increaselearning achievement at precycle test of 63,65 with indicated 27,58%.Students’ learning achievement improve 72,65 at cycle I with indicated bystudents learning mastery percentage of 62,06%. At cycles II, students’ Sulastri adalah Alumni Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, PascasarjanaUniversitas PGRI Yogyakarta dan Tarto adalah Dosen Program Pascasarjana UniversitasPGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 17, No.1, Maret 2022 Sulastri dan Tarto, Peningkatan Minat…24learning achievement are79,51% and improve to be 100%. The researchindicator determined are as follows,minimum 75% students has interest,creativity, and learning achievement with high criteria in learning socialscience had been achieved in cycles II.Keywords: interest, creativity, learning achievement, Project Based Learning
PENINGKATAN MINAT, KEAKTIFAN, DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE Tinursani, Deni; Salamah, Salamah
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deni Tinursani dan SalamahABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan minat, keaktifan,dan hasil belajar Sosiologi melalui model pembelajaranthink pair sharepada peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Sedayu tahun pelajaran2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjekdalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI yang berjumlah 32 orang.dengan prosedur umum meliputi tahapan planning, acting, observing, danreflecting. Adapun metode pengambilan data dengan observasi, angket,dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapenerapan think pair share dapat meningkatkan minat, keaktifan, dan hasilbelajar Sosiologi pada peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dibuktikandengan peningkatan minat belajar yang pada tahap prasiklus sebesar 0%menjadi 3,137% pada siklus 1, kemudian pada siklus 2 menjadi 78,13%dengan kategori minimal baik; peningkatan keaktifan belajar yang padatahap prasiklus sebesar 0% menjadi 40,63% pada siklus 1, kemudianmeningkat menjadi 90,63% dengan kategori minimal baik pada siklus 2;dan peningkatan hasil belajar yang pada tahap prasiklus sebesar 12,50%menjadi 59,38% pada siklus 1, kemudian meningkat menjadi 100% padasiklus 2.Kata Kunci: Minat belajar, keaktifan belajar, hasil belajar, think pairshareThis study aims to explain increasing interest, activity, and learningoutcomes of Sociology through the think pair share learning model in classXI students of SMA Negeri 1 Sedayu for the 2019/2020 school year. Thisresearch is a classroom action research. The subjects in this study wereclass XI students, totaling 32 people. with general procedures covering thestages of planning, acting, observing, and reflecting. The data collectionmethod is observation, questionnaires, documentation, and learningoutcomes tests. The results of this study indicate that the application ofthink pair share can increase the interest, activity, and learning outcomesof Sociology in students. This increase can be proven by an increase ininterest in learning which at the pre-cycle stage was 0% to 3.137% in cycle1, then in cycle 2 it became 78.13% with a minimum category of good;increased activitystudy which at the pre-cycle stage was 0% to 40.63% incycle 1, then increased to 90.63% with a minimum category of good incycle 2; and an increase in learning outcomes at the pre-cycle stage by12.50% to 59.38% in cycle 1, then increasing to 100% in cycle 2.Keywords: In
PENINGKATAN MOTIVASI, KINERJA DAN KEPEMIMPINAN EFEKTIF KEPALA SEKOLAH MELALUI PENYUSUNAN PROGRAM SUPERVISI DENGAN PENDEKATAN INTERAKTIF Mundiharto, Mundiharto; Novianto, Victor
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mundiharto dan Victor NoviantoABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi kepala sekolah,kinerja, dan kepemimpinan efektif kepala sekolah melalui penyusunanprogram supervisi dengan pendekatan interaktif bagi Kepala Sekolah. Jenispenelitian merupakan penelitian tindakan sekolah. Subjek dalam penelitianini kepala sekolah di gugus Balecatur Sleman. Tahapan dalam penelitian inimeliputi empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi danrefleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan pedomanobservasi. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatifdengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan melakukansupervisi dengan pendekatan interaktif mampu meningkatkan motivasikerja, dari (28,57%) setelah peneliti melakukan supervisi secara interaktifmeningkat menjadi 57,14% dan pada siklus II meningkat menjadi 100%;Kinerja kepala sekolah meningkat melalui kegiatan supervisi denganpendekatan interaktif, dari (28,57%) meningkat 57,14% pada siklus I danpada siklus II meningkat 85,71%); dengan melakukan supervisi denganpendekatan interaktif mampu meningkatkan kepemimpinan kepala sekolah,dari 28,57%, meningkat 71.42% pada siklus I dan pada siklus IImeningkat menjadi 100% .Kata kunci : motivasi kerja, kinerja , dan kepemimpinan kepala sekolahThis study aims to improve the motivation of school principals, principals'performance and effective leadership of school principals through thepreparation of supervision programs with an interactive approach forPrincipals. This type of research is a school action research. The subjectsin this study were the school principals in the Balecatur cluster in Sleman.The stages in this study include four stages, namely planning,implementation, observation and reflection. Data collection techniques inthis study used a questionnaire and observation guidelines. Data analysistechniques using quantitative descriptive methods with percentages. Theresults showed that by supervising an interactive approach could increasework motivation, from 28.57% increased 57.14 % and increased to 100%;Principal performance improved through supervision activities with aninteractive approach, from 28.57% increased 57.14% and increased85.71%; by supervising with an interactive approach can improve theleadership of principals, from 28.57% increasing 71.42% and increased to100%.Keywords: work motivation, performance, and leadership of schoolprincipals
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PPKN Raharjo, Raharjo
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RaharjoABSTRAKLatar belakang penelitian ini adalah berdasarkan observasi nampak bahwakeaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran masih kurang. Hal ituditunjukkan dari 36 siswa, 25 siswa atau 69,44% masih kurang seriuskarena sebagian besar siswa tidak mengumpulkan tugas yang diberikan.Dalam memperhatikan penjelasan dari guru, keaktifan dalammenanggapi pertanyaan dari guru atau mengajukan pertanyaan kepadaguru pada saat proses pembelajaran berlangsung. Dengan kata lain yangaktif dalam pembelajaran hanya sebanyak 11 siswa atau 30,56 %. Tujuanpenelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajarPPKn menggunakan model pembelajaran Project Based Learning padasiswa kelas X TPB SMKN 1 Sedayu Negeri 1 Tahun Pelajaran 2020/2021.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yangdilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus dilaksanakandalam 4 (empat) tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan danrefleksi. Hasil penelitian dari masing-masing siklus meningkat.Berdasarkan hasil pengamatan siklus II diperoleh rata-rata motivasi 81,25%(meningkat 20,83% dari siklus 1 yaitu 60,42%) dan hasil belajar adalah82,5 (meningkat 12,5 % dari siklus 1 yaitu 70) dari 36 siswa yangmendapat nilai 70 terdapat 7 siswa, 75-87 terdapat 16 siswa, rentang 88-100 terdapat 13 siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah melaluipenggunaan model pembelajaran Project Based Learning dapatmeningkatkan hasil belajar kelas X TPB SMKN 1 Sedayu Tahun Pelajaran2020/2021.Kata Kunci:, Project Based Learning, Motivasi dan Hasil BelajarThe background of this study is based on the observation done that showsthe result lack of students’ activeness in involving the class. It is shownfrom 36 students there are 25 of them or 69,44 % are not seriously joiningthe class by not submitting the task given. It is also happened in respondingand questioning teachers’ explanation. It is only 11 students or 30,56%who are active. The aim of this study is to improve students’ motivationand learning result of PPKn subject in topic Wawasan Nusantara inNKRI context using Project based learning for students of X TPB classof Smkn 1 Sedayu in year 2021. It is a classroom action research done intwo cycles conducting in 4 steps namely planning, action, observation andreflection. The finding shows that each cycle improves. The result ofobservation in cycle II gained the average of motivation 81,28% from60,42% in cycle I (improve 20,83%) and result of learning 82,5 ( improve12,5% from 70 in cycle I). From 36 stidents there are 7 students got 70, 16students got 75-87 and 13 got 88-100. The conclusion from this study is thatimplementing PjBL can improve the learning result of of PPKn usingProject based learning for students of X TPB class of Smkn 1 Sedayu inyear 2021Key words Project Based Learning motivation learning result
PENINGKATAN MOTIVASI, KREATIVITAS, DAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE BELAJAR E-LEARNING Wulandari, Septia; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Septia Wulandari dan KodiranABSTRAKPenelitan ini bertujuan untuk meningkatkan Motivasi, Kreativitas, danPrestasi Belajar IPS Melalui Metode Belajar E-Learning. Subjekpenelitian tindakan kelas ini, siswa kelas VII 2 Taman Dewasa JetisYogyakarta yang berjumlah 26 siswa, dan obyek penelitianya adalah matapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Teknik Pengumpulan data yangdigunakan dengan teknik dokumentasi, observasi, test dan angket. Teknikanalisi data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Kesimpulan daripeneltiian ini adalah penerapan model pembelajaran E-Learning dapatmeningkatkan motivasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Padapra penelitian motivasi siswa yang berkategori baik menacapai 11,5%,kemudian pada siklus I meningkat menjadi 50% dan meningkat kembalipada siklus II yaitu 80,1% dan dapat meningkatkan kreatifitas belajar siswadengan data pra penelitian yang berkatagori baik 7,7%, menjadi 46,1%pada siklus I, dan meningkat kembali 84,6% pada siklus II, serta dapatmeningkatakan Prestasi Belajar siswa dari pra penelitian 30,8%, menjadi61,5% pad siklus I, dan meningkat kembali 84,6% pada siklus II,Kata kunci:Motivasi, Kreativitas, dan PresatasiThis research aims to improve Social Sciences Motivation, Creativity, andLearning Achievement through E-Learning. This research was conducted atJetis Yogyakarta Adult Park Middle School from July to September 2018.The subject of this class action research, students of class VII 2 Jetis JuniorHigh School in Yogyakarta, amounting to 26 students, and the researchobject were Social Sciences subjects. Data collection techniques used withdocumentation techniques, observation, tests and questionnaires. The dataanalysis technique used is quantitative descriptive.The conclusion of thisstudy is the application of the E-Learning learning model can increasemotivation in learning Social Sciences. In the pre-study motivation of goodcategorized students reached 11.5%, then in the first cycle increased to50% and increased again in the second cycle of 80, 1% and can increasestudent achievement from pre-study 30.8%, to 61.5% in the first cycle, andincrease again 84.6% in the second cycle, and can increase studentlearning creativity with pre-research data that is categorized as good 7 ,7%, to 46.1% in the first cycle, and increased again by 84.6% in the secondcycle.Keywords: Motivation, Precision, and Creativity
NILAI KEARIFAN LOKAL PADA PELESTARIAN LINGKUNGAN TELAGA RANJENG KABUPATEN BREBES Adhi Nugraha, Ahmad Hutama; Novianto, Victor
Jurnal Sosialita Vol. 17 No. 1 (2022): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ahmad Hutama Adhi Nugraha dan Victor NoviantoABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menjelaskan kondisi dan proses penerapannilai kearifan lokal untuk melestarikan lingkungan serta menentukanfaktor pendukung dan penghambat proses penerapan nilai kearifan lokalpada pelestarian lingkungan di Telaga Ranjeng Kabupaten Brebes.Metode penelitian adalah metode penelitian kualitatif. Teknik analisis dataadalah analisis data kualitatif model Miles dan Huberman yang terdiri atasreduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa: 1) kondisi kearifan lokal sekitar Telaga RanjengDesa Pandansari berupa: (a) pengetahuan masyarakat yang berupa ilmutiten; (b) nilai yang berkembang adalah nilai kebersamaan, kepatuhan,kemufakatan, dan kepeduliaan antarsesama dan lingkugan alam; (c) etikadan moral yang mewujud dalam sikap perilkau arif lingkungan; (d) normatentang larangan mengambil ikan yang ada di Telaga Ranjeng; (e) tradisiratiban yang dimaknai sebagai kesadaran masyarakat Pandansari agarjangan meninggalkan musyawarah untuk mencapai mufakat dan jugasebagai media silaturahmi. 2) Proses penerapan kearifan lokal padapelestarian lingkungan Telaga Ranjeng: (a) mitos ikan keramat yangmasih dipercaya sampai sekarang dan berfungsi untuk melestarikan ikanyang ada di Telaga Ranjeng; (b) mitos tentang air Telaga Ranjeng yangdipercaya oleh masyarakat luar desa memiliki tuah untuk pertanian.Masyarakat adat memiliki ilmu titen air telaga, jika airnya surut makamasyarakat mengalami kesulitan dalam usaha, seperti pertanian dansebaliknya; (c) tradisi ratiban yang dilakukan dengan tujuan meminta agarselamat dari musibah yang mengancam lewat perantara tempat yangdianggap keramat. 3) Faktor pendukung dan penghambat prosespenerapan nilai kearifan lokal pada pelestarian lingkungan TelagaRanjeng terdiri dari faktor internal (kondisi lingkungan yang memadai)dan faktor eksternal (partisipasi masyarakat dan pemangku kebijakan).Kata kunci: Nilai kearifan lokal, pelestarian lingkungan, dan TelagaRanjeng.The aims of this research are to explain conditions and the process ofapplying local wisdom values to environmental preservation then todetermine the supporting and inhibiting factors for applying local wisdomvalues to environmental preservation in Telaga Ranjeng Regency Brebes.The research method is a qualitative research method. The technique ofanalysis data is qualitative data analysis of Miles and Huberman modelswhich consists of data reduction, data presentation, and conclusiondrawing. The results show that: 1) the conditions of local wisdom aroundTelaga Ranjeng, Pandansari Village: (a) community knowledge in the Ahmad Hutama Adhi Nugraha dan adalah Mahasiswa Program Pascasarjana. VictorNovianto adalah Dosen Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial ProgramPascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 17, No.1, Maret 2022 Ahmad HAN dan Victor N, Nilai Kearifan…112form of titen knowledge; (b) the developing values are togetherness,obedience, consensus, and concern for each other and with surroundingnatural environment; (c) ethics and morals wich manifesting in anenvironmentally wise; (d) norms of prohibiting against to fish in TelagaRanjeng; (e) ratiban tradition is interpreted as the awareness ofPandansari community for never leave the word of musyawarah to reachconsensus and also as a medium of gathering. 2) The process of applyinglocal wisdom to environmental preservation of Telaga Ranjeng: (a) themyth of sacred fish that is still believed and it serves to preserve the fish inTelaga Ranjeng; (b) the myth of the water of Telaga Ranjeng that isbelieved benefits for agriculture. The indigenous peoples has titenknowledge by the outsiders about Telaga Ranjeng water, if the waterreceded so the community has difficulties in business, such as agricultureand vise versa; (c) the tradition the of ratiban is carried out for requestingthe safe conditions through the intermediary of a place the consideredsacred place. 3) The supporting and inhibiting factors of the process ofapplying local wisdom values to preserve Telaga Ranjeng environmentconsist of internal (adeguately enviromental condition) and externalfactors (commuities and goverment participation).Keywords: Local wisdom value, environmental preservation, and TelagaRanjeng.