cover
Contact Name
Nurdin
Contact Email
nurdin@uindatokarama.ac.id
Phone
+6281343741632
Journal Mail Official
postgraduate@uindatokarama.ac.id
Editorial Address
Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, jln. Diponegoro No. 23 Palu, Sulawesi Tengah, 94221
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 28288564     DOI : -
Jurnal Intergrasi Manajemen Pendidikan bertujuan untuk mempublikasikan hasil hasil penelitian yang berkaitan dengan manajmen pendidikan baik pendidikan terutama manajemen pendidikan dalam kontek ke Islaman. Fokus dan scope nya yaitu manajemen pendidikan Islam, administrasi pendidikan, lembaga pendidikan, institusi pendidikan baik formal; maupun nonformal, manajemen sumberdaya pendidikan, dan manajemen infrastruktur pendidikan.
Articles 48 Documents
Peran Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Karier Tenaga Pendidik Hasanah, Ulfiatul; Nurdin, Nurdin; Pettalongi, Adawiyah; Anirah, Andi
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v2i2.2944

Abstract

Kualitas pendidikan ditentukan oleh beberapa faktor seperti kepala sekolah, tenaga pendidik, jumlah murid, kurikulum, sarana dan prasarana yang digunakan dan perangkat lainnya baik itu dalam bentuk hardware maupun software. Pembinaan dan pengembangan merupakan segala usaha dalam meningkatkan kinerja tenaga pendidik dengan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan. Dengan melihat pentingnya tenaga pendidik, maka kepala sekolah memiliki peran sentral dalam mengelola personalia, khususnya tenaga pendidik di lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam mengembangkan karier tenaga pendidik, mengetahui bentuk pengembangan karier tenaga pendidik, dan mengungkap hambatan yang dialami kepala sekolah dalam mengembangkan karier tenaga pendidik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis , yang berbasis fenomena, fakta, dan kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan. Dengan tekhnik analisis data melalui display data, reduksi data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pelaksanaan pengembangan karier yang dilakukan kepala sekolah dengan cara penyelenggaraan sistem mentor dan mengikutsertakan para tenaga pendidik dalam pelatihan-pelatihan seperti; supervisi, kursus, workshop, MGMP, KKG, seminar, dan pelatihan. secara tidak langsung dalam pengembangan karier tenaga pendidik, kepala sekolah menggunakan metode in service training/on the job training, and off the job training. Program ini dilakukan secara terus menerus, program pelatihan tersebut diselenggarakan secara formal oleh pihak sekolah dan yayasan. Peran kepala sekolah dalam mengembangkan karier tenaga pendidik yaitu kepala sekolah sebagai leader, sebagai supervisor, sebagai motivator, dan sebagai evaluator. Dari beberapa peran inilah, maka seorang kepala sekolah harus terus berusaha dengan semaksimal mungkin dalam mengembangkan dan meningkatkan prestasi lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Namun, yang menjadi hambatan kepala sekolah dalam mengembangkan karier tenaga pendidik ialah pengunduran diri tenaga pendidik, jadwal pelatihan yang tidak teratur, dan kemampuan teknologi yang rendah. Implikasi dari adanya peran kepala sekolah ternyata terbukti efektif dalam mengembangkan karier tenaga pendidik, dapat dilihat dari kinerja para guru yang semakin meningkat. Namun masih terdapat beberapa kendala kepala sekolah dalam mengembangkan karier tenaga pendidik. Adapun upaya yang dapat dilakukan kepala sekolah dalam menanggulangi kendala tersebut yaitu, dengan mengikutsertakan tenaga pendidik dalam pelatihan, workshop, dan seminar, mengadakan pelatihan-pelatihan untuk kurikulum khusus, serta mengadakan evaluasi waktu pelatihan dan pembinaan yang akan dilaksanakan kedepannya.
Upaya Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam di Man 1 Palu Pasca Bencana di Kota Palu Tahun 2018 Risman, Risman; Sidik, Sidik; Kamaruddin, Kamaruddin; Adam, Adam
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v2i2.2945

Abstract

Tesis membahas tentang upaya kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di MAN 1 Palu pasca bencana di Kota Palu tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui upaya Kepala Madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di MAN 1 Palu pasca bencana di Kota Palu tahun 2018 2) mengetahui faktor pendukung dan penghambat Kepala Madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di MAN 1 Palu pasca bencana di Kota Palu tahun 2018 Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deksriptif yang memilih lokasi penelitian di MAN 1 Palu. Sebagaimana tahapannya dengan melalui observasi, permohonan izin untuk meneliti, mengambil data madrasah dan melakukan wawancara. Sumber data diperoleh dari data primer (secara langsung) yakni hasil dari fiel research (penelitian lapangan) kepada Kepala Madrasah, Wakil-wakil Kepala Madrasah, beberapa Guru dan peserta didik. Dan data sekunder (tidak langsung) berupa literatur yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan Kepala Madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di MAN 1 Palu pasca bencana di Kota Palu tahun 2018 diantaranya : (a) sebagai Educator (pendidik) diantaranya : 1) meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran, dan 2) melakukan kerjasama dalam peningkatan sumberdaya manusia (SDM); (b) sebagai manajer diantaranya: 1) menjalankan amanah sesuai visi misi madrasah, dan 2) meningkatkan soliditas dan kerjasama Kepala Madrasah bersama para guru dan tenaga kependidikan; (c) sebagai administrator yaitu melakukan pengelolaan dan penataan kembali administrasi pasca bencana (d) sebagai supervisor diantaranya : 1) membentuk tim supervisor khusus, dan 2) melakukan supervisi langsung; (e) sebagai leader (pemimpin) diantaranya : 1) memaksimalkan penggunaan sarana dan prasarana yang ada, dan 2) mengusulkan untuk pengadaan gedung ke beberapa pihak; (f) sebagai innovator diantaranya : 1) melaksanakan program peningkatan mutu, dan 2) melakukan inovasi dalam bidang kewirausahaan. dan (g) sebagai motivator : 1) memberikan motivasi untuk mengingkatkan dan meng-upgrate ilmu pengetahuan dan keterampilan Guru dan 2) meningkatkan kedisiplinan Guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan Kepala Madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di MAN 1 Palu pasca bencana di Kota Palu tahun 2018 diantaranya : (a) sebagai Educator (pendidik) diantaranya : 1) meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran, dan 2) melakukan kerjasama dalam peningkatan sumberdaya manusia (SDM); (b) sebagai manajer diantaranya: 1) menjalankan amanah sesuai visi misi madrasah, dan 2) meningkatkan soliditas dan kerjasama Kepala Madrasah bersama para guru dan tenaga kependidikan; (c) sebagai administrator yaitu melakukan pengelolaan dan penataan kembali administrasi pasca bencana (d) sebagai supervisor diantaranya : 1) membentuk tim supervisor khusus, dan 2) melakukan supervisi langsung; (e) sebagai leader (pemimpin) diantaranya : 1) memaksimalkan penggunaan sarana dan prasarana yang ada, dan 2) mengusulkan untuk pengadaan gedung ke beberapa pihak; (f) sebagai innovator diantaranya : 1) melaksanakan program peningkatan mutu, dan 2) melakukan inovasi dalam bidang kewirausahaan. dan (g) sebagai motivator : 1) memberikan motivasi untuk mengingkatkan dan meng-upgrate ilmu pengetahuan dan keterampilan Guru dan 2) meningkatkan kedisiplinan Guru. Adapun faktor pendukung dan penghambat Kepala Madrasah dalam meningkatan mutu pendidikan Islam diantaranya : (a) faktor pendukung : 1) adanya upaya dan kerjasama Kepala Madrasah bersama Guru, tenaga kependidikan, orang tua peserta didik dan lingkungan masyarakat 2) Adanya kepedulian dan kerjasama antar lembaga pendidikan. 3) kondisi lingkungan madrasah yang aman dan harmonis. (b) faktor penghambat diantaranya : 1) keterbatasan sarana dan prasarana, 2) letak geografis yang masuk zona merah, 3) bahan ajar dan media pembelajaran terbatas, faktor 4) ekonomi keluarga.
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan di SMK Negeri 1 Poso Pesisir Haryanto, Dedi; Rusdin, Rusdin; Rustina, Rustina; Markarma, A.
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v2i2.2946

Abstract

Penelitian ini berkenaan dengan internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan di SMK Negeri 1 Poso Pesisir. Berkenaan dengan hal tersebut, maka uraian dalam tesis ini berangkat dari permasalahan. Pertama, nilai-nilai pendidikan multikultural apa saja yang diinternalisasikan dalam kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan di SMK Negeri 1 Poso Pesisir?. Kedua, bagaimana proses internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan di SMK Negeri 1 Poso Pesisir?. Ketiga, bagaimana hasil internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan di SMK Negeri 1 Poso Pesisir?.Menjawab masalah tersebut penulis menggunakan metode kualitatif dalam penelitian ini, dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, nilai-nilai pendidikan multikultural yang diinternalisasikan dalam kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan adalah nilai kesetaraan, nilai toleransi, nilai keadilan, nilai tanggung jawab, nilai kejujuran, nilai empati dan nilai kerja sama yang diintegrasikan ke dalam materi dan keterampilan pramuka. Kedua, Proses internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan dilakukan dengan 3 tahapan internalisasi yaitu: Tahap transformasi nilai Tahap, transaksi nilai dan Tahap transinternasisai Ketiga, hasil internalisasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan di SMK Negeri 1 Poso Pesisir sangat mendukung dalam menumbuhkan nilai-nilai pendidikan multikultural dalam diri peserta didik sehingga berdampak pada tumbuhnya sikap dan prilaku toleransi, tanggung jawab, kepedulian, dan kerja sama peserta didik di sekolah.
Peranan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Dalam Pembentukan Karakter Santri Pasca Pandemi Covid-19 di Kampus 11 Ittihadul Ummah Poso Muttaqin, Kunkun Zainal; Harun, Ubay; Ubadah, Ubadah; Erniati, Erniati
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v2i2.2947

Abstract

Pentingnya pendidikan karakter di masa sekarang bagi generasi muda. Karena masa muda bahkan di usia dinilah pendidikan karakter itu harus di kenalkan agar menjadi suatu kebiasaan di masa yang akan datang. Dalam pidatonya founding father Indonesia, Ir. Soekarno dengan lantang mengemukakan bahwa “Bangsa ini harus dibangun dengan mendahulukan pembangunan karakter (character building) karena pembangunan karakter akan membuat Indonesia menjadi bangsa yang besar, maju, dan jaya, serta bermartabat. Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan di tengah-tengah masyarakat yang berada paling depan dalam mencanangkan pendidikan nilai, baik itu nilai agama maupun nilai-nilai luhur bangsa. Sehingga dapat dikatakan bahwa saat ini pesantren menjadi sebuah lembaga yang paling efektif dalam pengembangan pendidikan karakter (akhlak) untuk peserta didik. Maka, tidak salah kalau dikatakan bahwa pendidikan karakter di pesantren lebih efektif dibandingkan pendidikan karakter di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah bagian dari rumusan masalah yaitu untuk mengetahui peranan Pondok Modern Darussalam Gontor Dalam Pembentukan Karakter Santri Pasca Pandemi Covid-19 di Kampus 11 Ittihadul Ummah Poso. Penelitian tentang Peranan Pondok Modern Darussalam Gontor dalam membentuk karakter santri ini merupakan penelitian deskriptif analitik non statistik dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus (case study). Peran sebagai lembaga pembinaan calon ulama membantu para santri untuk dapat mengembangkan nilai kepedulian, tanggung jawab serta kesabaran pada para santri sebagai bekal awal santri menjadi seorang ulama. Kesimpulan, pondok pesantren sebagai transmisi ilmu pengetahun Islam dalam membentuk karakter santri dapat menumbuhkan karakter cinta damai, toleransi dan tumbuhnya sikap saling kerjasama dalam menyelesaiakan suatu pekerjaan pada para santri.
Strategi Kebijakan Penerapan Pembelajaran Virtual Berbasis Moderasi Beragama Di SD Islam Khalifah Palu Rosmayanti, Rosmayanti; Ahmad Syahid; Adawiyah Pettalongi
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i1.2952

Abstract

Persoalan moderasi beragama bukan sekedar urusan atau kepentingan orang per orang, melainkan urusan dan kepentingan setiap kelompok dan umat, kepentingan negara dan masyarakat. Lebih-lebih dewasa ini ketika aneka ide telah masuk ke rumah kita tanpa izin dan aneka kelompok yang ekstrim atau lawannya telah menampakkan wajahnya disertai dalih-dalih agama yang penafsirannya sangat jauh dari hakikat Islam. Memang semua pihak mengakui pentingnya moderasi, tetapi apa makna, tujuan dan bagaimana menerapkan serta mewujudkannya tidak jarang kabur bagi sementara kita. Oleh karena itu perlu diketahui strategi kebijakan dan respon guru serta peserta didik terhadap penerapan pembelajaran virtual berbasis moderasi beragama di SD Islam Khalifah Palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitia kualitatif. Hasil penelitian ini sebagai berikut: strategi kebijakan penerapan pembelajaran virtual berbasis moderasi beragama di SD Islam Khalifah Palu mencakup: strategi pengembangan sumber daya manusia, strategi pengelolaan pembelajaran virtual, strategi pengelolaan pembiayaan dan strategi pengembangan sarana dan prasarana. Respon guru terhadap kebijakan pembelajaran virtual yaitu: pembelajaran virtual membutuhkan persiapan yang lebih dibandingkan dengan pembelajaran offline, materi pelajaran yang telah disiapkan dapat digunakan berulang-ulang, guru menjadi lebih kreatif dalam mendesain pembelajaran, pembelajaran guru menjadi lebih menarik dan mengandung nilai sosial-keagamaan serta pengelolaan hasil belajar menjadi lebih mudah dan orang tua dapat mengetahui tentang prestasi dan kelemahan anaknya. Sedangkan respon peserta didik: peserta didik termotivasi mengikuti kegiatan pembelajaran, mengenalkan nilai-nilai moderasi beragama dan membentuk karakter, peserta didik merasa senang dalam belajar dan menjadi lebih aktif dalam belajar
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meciptakan Budaya Belajar Yang Inklusif Di Lingkungan Sekolah Dasar SDIT Al Fahmi Kota Palu Bahrurruzi, Ahmad Saiful; Mohamad Idhan; Muhammad Jabir; Mohammad Djamil M Nur
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i1.2953

Abstract

Penelitian ini membahas Kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis dalam menciptakan budaya sekolah yang inklusif di sekolah SDIT Al Fahmi kota palu, dengan fokus penelitian Bagaimana pola kepemimpinan demokratis kepala sekolah dasar islam terpadu Al-Fahmi Kota palu dan Bagaimana upaya kepala sekola dalam membangun budaya sekolah yang inklusif?, Apa saja factor factor pendukun dan penghambat dalam membagun budaya sekolah yang inklusif?, Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kulaitatif, dengan tehknik pengumpulan data, observasi wawancara dan dokumentasi.Adapun hasil penelitian adalah kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis dapat menciptakan budaya sekolah yang inklusif dengan memperkuat kompetensi guru, melengkapai kegiatan ekstrakurikuler sekolah ,menjalin hubungan yang efektif,mengadakan rapat, menjadi suri tauladan yang baik .Beberapa kendala yang dihadapi berupa kurangnya fasilitas prasarana yang mana jumlah murid yang setiap tahunnya selalu bertambah, akan tetapi sekarang masih tahap pembangunan dan perluasan lahan, Adapun Faktor pendukung kepala sekolah dalam membangun budaya sekolah yang inklusif di sekolah dasar islam terpadu al fahmi menunjukkan bahwa beberapa guru yang selalu mematuhi aturan sekolah seperti kedisiplinan hal ini juga berpengaruh pada pada budaya sekolah yang baik dan harmonis Saran dalam penelitian ini diharapkan guru tetap menjaga kekompakan dalam melaksanakan peraturan yang ada khususnya peraturan yang bersentuhan dalam kenyamanan dan keharmonisan dalam melaksanakan tugas agar tetap terciptanya budaya sekolah yang inklusif.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Akademik Berbasis Digital Di Sekolah Dasar Islam (SDI) Khalifah Palu Toonao, Zulkifli; Nurdin, Nurdin; Ahmad Syahid
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i1.2954

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Penerapan Sistem Informasi Manajemen Akademik Berbasis Digital di Sekolah Dasar Islam (SDI) Khalifah Palu” penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah yaitu Bagaimana penerapan sistem informasi manajemen akademik berbasis digital di Sekolah Dasar Islam (SDI) Khalifah Palu? dan Bagaimana dampak dari penerapan sistem informasi manajemen akademik berbasis digital di Sekolah Dasar Islam (SDI) Khalifah Palu? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi manajemen akademik berbasis digital di Sekolah Dasar Islam (SDI) Khalifah Palu dilaksanakan dengan memanfaatkan/menggunakan beberapa aplikasi yang dibuat oleh KEMENDIKBUDRISTEK yaitu: (1). Aplikasi DAPODIK (data pokok pendidikan) yang digunakan untuk mengatur berbagai data akademik Sekolah Dasar Islam (SDI) Khalifah Palu dan aplikasi E-Raport yang digunakan untuk mengelola berbagai nilai hasil belajar peserta didik, (2). Website PPDB yang digunakan untuk mengelola kegiatan pendaftaran peserta didik baru. Kemudian untuk mendapatkan data yang akurat dan valid, maka tim pelaksana atau admin sekolah melakukan berbagai tahapan pemrosesan data yang meliputi tiga tahapan yaitu pengumpulan data, pengolahan data dan penyimpanan data. Adapun implikasi dari penerapan sistem informasi manajemen akademik berbasis digital di Sekolah Dasar Islam (SDI) Khalifah Palu antara lain yaitu (1). Bagi kepala sekolah berdampak pada mudahnya untuk melihat dan melakukan pengawasan atas berbagai data sekolah guna memperoleh informasi dalam pengambilan keputusan, (2). Bagi guru kegiatan tersebut berdampak pada lebih efektif dan efesien dalam melakukan pengelolaan nilai peserta didik, (3). Bagi tata usaha dampak positif yang dirasakan antara lain memudahkan dalam melakukan pengelolaan data akademik sekolah dan meningkatnya kerjasama antara semua unit kerja yang ada di sekolah, (4). Bagi peserta didik penggunaan sistem informasi manajemen akademik di sekolah berdampak pada mudahnya melihat nilai hasil belajar sehingga akan meningkatkan motivasi belajar, (5). Bagi orang tua dari calon peserta didik baru bahwa pemanfaatan website PPDB berdampak pada mudahnya dalam melakukan pendaftaran peserta didik baru karena cukup menggunakan leptop atau HP dan akses jaringan internet, maka secara otomatis bisa dapat mengisi formulir yang telah tersedia pada form PPDB.
Supervisi Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Kompetensi Mengajar Guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Palu Rahmah, Nurul Aulya; Sagaf S. Pettalongi; Rustina, Rustina
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i1.2955

Abstract

Tesis ini berkenaan dengan “Supervisi Kepala Madrasah dalam mengembangkan kompetensi mengajar guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Palu”. Adapun yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pelaksanaan supervisi Kepala Madrasah dalam mengembangkan kompetensi mengajar guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Palu (2) Apa faktor pendukung dan penghambat supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi pedagogik mengajar guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Palu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Selanjutnya analisis lapangan yang dimaksud adalah bersifat induktif guna mengetahui penelitian secara umum maupun secara khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Pelaksanaan supervisi Kepala Madrasah dalam mengembangkan kompetensi mengajar guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Palu yaitu melakukan pembinaan dan pengembangan kurikulum, perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran serta pengembangan sumber daya guru di sekolah. (2). Faktor pendukung dan penghambat supervisi kepala madrasah dalam mengembangkan kompetensi pedagogik mengajar guru PAI di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Palu yaitu terjalinnya silaturrahmi yang baik, komunikasi yang baik ketika didalam madrasah maupun diluar madrasah, kesiapan mental guru, tertibnya kondisi di dalam kelas ketika sedang berlangsung proses pembelajaran. Faktor penghambat terlaksananya supervisi adalah kurangnya kesadaran guru, adanya masalah pribadi pada guru tersebut. Implikasi penelitian ini adalah menyarankan yaitu agar kepala madrasah memahami dan mencari informasi-informasi seputar model-model pelaksanaan supervisi dan mencoba untuk mengambil dan menerapkan beberapa model yang dirasa mampu untuk dijalankan nantinya.
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol Ramly, Ramly; Adawiyah Pettalongi; Rustina, Rustina; Mohammad Djamil M Nur
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i1.2956

Abstract

Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol, dalam hal ini kami mengangkat judul tersebut guna mengetahui bagaimana manajemen supervisi dan evaluasi pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol serta bagaimana peran pengawas Madrasah dalam implementasi supervisi dan evaluasi di Kementerian Agama Kabupaten Buol ? Penelitian ini mengunakan metode kualitatif,dengan mengunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Manajemen supervisi dan evaluasi pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol berawal dari proses perencanaan dengan pertemuan diawal tahun atas koordinasi dengan kepala seksi pendidikan Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol serta melakukan penyusunan jadwal pelaksanaan supervisi, melakukan penyusnan program kegiatan supervisi agar pelaksanaan dapat terarah dengan baik sesuai dengan langkah-langkah yang dibuat oleh pengawas dan pengawas juga harus melakukan kerjasama dengan pihak Madrasah agar kegiatan supervisi berjalan dengan baik. Kemudian pada pelaksanaannya pengawas melakukan monitoring pada setiap Madrasah dilakukan setiap semester dan setiap akhir tahun sehingga untuk melakukan pengawasan pada Madrasah Kabupaten Buol dilakukan oleh pengawas setiap bulannya. Selanjutnya kegiatan supervisi tentu ada tujuan dan sasaran sehingga dengan melakukan supervisi untuk mengetahui kemajuan Madrasah serta membantu mengembangkan profesional guru agar setiap saat dapat melakukan pengambangan diri serta mau berinovasi terhadap pendidikan. 2) Peran pengawas Madrasah dalam implementasi supervisi dan evaluasi di Kementerian Agama Kabupaten Buol dilaksanakan dengan melakukan pemantauan, pembinaan, pembimbingan, penilaian dan pelatihan secara profesional kepada Madrasah dan memberi program untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Buol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Manajemen supervisi dan evaluasi pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol berawal dari proses perencanaan dengan pertemuan diawal tahun atas koordinasi dengan kepala seksi pendidikan Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol serta melakukan penyusunan jadwal pelaksanaan supervisi, melakukan penyusnan program kegiatan supervisi agar pelaksanaan dapat terarah dengan baik sesuai dengan langkah-langkah yang dibuat oleh pengawas dan pengawas juga harus melakukan kerjasama dengan pihak Madrasah agar kegiatan supervisi berjalan dengan baik. Kemudian pada pelaksanaannya pengawas melakukan monitoring pada setiap Madrasah dilakukan setiap semester dan setiap akhir tahun sehingga untuk melakukan pengawasan pada Madrasah Kabupaten Buol dilakukan oleh pengawas setiap bulannya. Selanjutnya kegiatan supervisi tentu ada tujuan dan sasaran sehingga dengan melakukan supervisi untuk mengetahui kemajuan Madrasah serta membantu mengembangkan profesional guru agar setiap saat dapat melakukan pengambangan diri serta mau berinovasi terhadap pendidikan. 2) Peran pengawas Madrasah dalam implementasi supervisi dan evaluasi di Kementerian Agama Kabupaten Buol dilaksanakan dengan melakukan pemantauan, pembinaan, pembimbingan, penilaian dan pelatihan secara profesional kepada Madrasah dan memberi program untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Buol.
Analisis Penjaminan Mutu Internal Sekolah di SMP Islam Terpadu Al-Fahmi Kota Palu Aziz, Farid Abdul; Askar, Askar; Hamka, Hamka
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i1.2957

Abstract

Penelitian ini mengangkat tema analisis penjaminan mutu internal sekolah di SMPIT Al-Fahmi kota Palu. Uraian dalam tesis ini berlatar belakang dari permasalahan bagaimana proses penjaminan mutu internal yang ada di SMPIT Al-Fahmi kota Palu mulai dari mekanisme penetapan standar mutu internal, proses implementasi standar mutu dan juga bagaimana proses evaluasinya. Untuk menjawab permasalahan tersebut penelitan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan teknik pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) SMPIT Al Fahmi merupakan salah satu unit sekolah yang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Al-Fahmi Palu yang dimana lembaga tersebut terafiliasi dengan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia yang dimana pada praktiknya yayasan dan SMPIT Al-Fahmi Palu menerapkan standar mutu JSIT sebagai tambahan daripada standar mutu pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai acuan kualitas atau mutu pendidikan nasional. Jadi, yayasan dan SMPIT Alfahmi tidak menentukan standar mutu tambahan setelah SNP terpenuhi sendiri akan tetapi hanya bertindak sebagai aplikator dari setiap standar mutu yang telah ditetapkan oleh JSIT Indonesia. (2) Selanjutnya, dalam proses implementasi standar mutu kekhasan dalam menjamin kualitas pendidikan SMPIT Al-Fahmi mengaplikasikan standar pendidik dan tenaga pendidikan bersama standar kurikulum sekolah Islam terpadu yang menjadi objek kajian penelitian ini dari sebelas standar mutu kekhasan JSIT Indonesia. Dimana standar pendidik dan tenaga kependidikan tersebut ditambah dengan dasar-dasar keislaman, mulai dari proses perekrutan sampai dengan proses pengajaran dan pembelajaran yang mana hal tersebut juga didukung oleh manajemen kurikulum sekolah islam terpadu. (3) Proses evaluasi dari setiap standar JSIT Indonesia tersebut dilakukan oleh unsur pimpinan sekolah dan yayasan Al-Fahmi kota Palu sebagai representasi dari JSIT Indonesia dimulai dari proses maanajemen dan perumusan program kerja dalam satu tahun kalender pendidikan, monitoring dalam pelaksanaan dan kinerja setiap unsur yang terlibat didalamnya dan evaluasi program yang dapat menetukan keberhasilan atau kegagalannya sehingga dapat diperbaiki dan ditingkatkan lagi.