cover
Contact Name
Gairah Sinulingga
Contact Email
lppm@stiembi.ac.id
Phone
+6285280000302
Journal Mail Official
lppm@stiembi.ac.id
Editorial Address
Jl. Komjen Pol. M. Jasin No. 89 Kelapa Dua Cimanggis, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia
ISSN : 20893663     EISSN : 30645034     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia (JMRBI) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan untuk memfasilitasi publikasi hasil penelitian dalam bidang manajemen dan bisnis di Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi bisnis dalam mempublikasikan temuan riset mereka serta berbagi pengetahuan dan inovasi terbaru di bidang manajemen dan bisnis. JMRBI fokus pada berbagai topik yang relevan dengan manajemen dan bisnis, termasuk namun tidak terbatas pada manajemen strategis, manajemen operasional, manajemen sumber daya manusia, pemasaran, keuangan, kewirausahaan, serta inovasi dan teknologi dalam bisnis. Jurnal ini menerima artikel penelitian empiris, tinjauan literatur, studi kasus, serta artikel konseptual yang memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu manajemen dan bisnis di Indonesia.
Articles 105 Documents
Pengaruh Rasio dan Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Indeks LQ45 Di Bursa Efek Indonesia Rosalina
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah analisis rasio yang terdiri dari Current Ratio(CR), Debt Equity Ratio (DER), Return on Equity(ROE), dan Kinerja Keuangan yang terdiri dari Earning per share(EPS) berpengaruh terhadap Harga Saham. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang masuk dalam indeks LQ45 pada tahun 2015-2016. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan purposive sampling dimana sampel dipilih atas dasar pertimbangan atau kriteria tertentu dan jumlah sampel yang didapat dalam penelitian adalah 56 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Current Ratioberpengaruh positif terhadap harga saham. (2).Debt to Equity Ratiotidak berpengaruh terhadap harga saham. (3).Return on Equitytidak berpengaruh terhadap harga saham (4).Earning per shareberpengaruh positif terhadap harga saham Kata Kunci: Current Ratio, Debt Equity Ratio, Return on Equity, Earning per share, Harga saham Abstract This study aims to test whether the ratio analysis consisting of Current Ratio (CR), Debt Equity Ratio (DER), Return on Equity (ROE), and Financial Performance consisting of Earning per share (EPS) have an effect on Stock Price. The population in this study is the company that entered in the index LQ45 in 2015-2016. The sampling technique used in this study is by purposive sampling where the sample is selected on the basis of certain considerations or criteria and the number of samples obtained in the study were 56 companies. The results showed that: (1) Current Ratio has a positive effect on stock prices. (2) .Debt to Equity Ratio does not affect the stock price. (3) .Return on Equity does not affect the stock price (4) .Earning per share has a positive effect on stock prices. Keywords: Current Ratio, Debt Equity Ratio, Return on Equity, Earning per share, Stock Price.
Analisis Kualitas Daya Tarik Destinasi Pariwisata Taman Wisata Alam Gunung Pancar Kab. Bogor Ferro Cyanida, Irene
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kawasan pelestarian alam di Indonesia yaitu Taman Wisata Alam Gunung Pancar (TWAGP) yang berada di Kabupaten Bogor. TWAGP memiliki potensi wisata alam yang hingga saat ini menjadi daerah tujuan wisata. TWAGP memiliki daya tarik seperti layanan menikmati keindahan hutan pinus dan relaksasi berendam di pemandian air panas alam. Pengunjung TWAGP meningkat dari tahun ke tahunnya. Tahun 2019 jumlah pengunjung TWAGP sebanyak 56.758 orang dan tahun 2018 meningkat menjadi 57.142 orang. Tujuan penelitian ini, yaitu : 1) Untuk mengetahui karakteristik wisatawan Taman Wisata Alam Gunung Pancar, dan 2) Untuk mengetahui kualitas daya tarik destinasi pariwisata Taman Wisata Alam Gunung Pancar . Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 orang yang mengunjungi TWAGP. Metode analisis dilakukan dengan analisis deskriptif diukur menggunakan skala interval dari 1 sampai 4, yang selanjutnya dihitung rata-ratanya dan disajikan dalam tabel. Hasil penelitian diperoleh karakteristik wisatawan TWAGP Kabupaten Bogor yaitu : paling banyak laki-laki 53 persen , paling banyak (72 persen) berusia kurang dari 35 tahun, paling banyak (46 persen) adalah pelajar/mahasiswa,. Kualitas daya tarik destinasi pariwisata Taman Wisata Alam Gunung Pancar Kabupaten Bogor dengan skala penilaian 1 sampai 4, diperoleh nilai rata-rata = 3.31 (katagori baik). Kata kunci : Destinasi Pariwisata; Taman Wisata Alam Gunung Pancar Abstract One of the natural conservation areas in Indonesia is the Taman Wisata Alam Gunung Pancar (TWAGP) in Bogor Regency. TWAGP has natural tourism potential which is currently a tourist destination. TWAGP has attractions such as services to enjoy the beauty of pine forests and the relaxation of soaking in natural hot springs. TWAGP visitors increase from year to year. In 2019 the number of TWAGP visitors was 56,758 people and in 2018 it increased to 57,142 people. The objectives of this research are: 1) To determine the characteristics of tourists at the Mount Pancar Nature Tourism Park, and 2) To determine the quality of the attraction of the Mount Pancar Nature Tourism Park tourist destination. The research was carried out by distributing questionnaires to 100 people who visited TWAGP. The analysis method is carried out using descriptive analysis, measured using an interval scale from 1 to 4, the average is then calculated and presented in a table. The research results showed that the characteristics of TWAGP Bogor Regency tourists were: the majority were men, 53 percent, the majority (72 percent) were less than 35 years old, the majority (46 percent) were students. The quality of the attractiveness of the Mount Pancar Natural Tourism Park tourism destination, Bogor Regency, with an assessment scale of 1 to 4, obtained an average value = 3.31 (good category). Keywords : Tourism Destinations; Taman Wisata Alam Gunung Pancar
Dampak Kemajuan Teknologi Informasi Bagi Generasi Milenial Suryadi, Ahmad
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi melaju dengan pesatnya mendorong terjadinya perubahan perspektif sosial budaya pada generasi muda yang lebih populer sebagai para milenial (Gen Y), perkembangan teknologi menjadi momentum lahirnya era globalisasi yang juga berdampak semakin terbukanya beragam budaya-budaya bangsa secara global. Respon set yang ditampilkan oleh berbagai budaya terutama pada segmentasi milenial kini akan sama dan ini yang menjadi permasalahan serius bangsa Indonesia karena memicu degradasi budaya yang dapat membahayakan kelestarian budaya asli. Ciri khas milenial yang kreatif dan inovatif, namun sisi negatifnya materialistis, konsumtif, dan cenderung lebih mengagungkan budaya bangsa lain dari pada budaya sendiri dengan model kehidupan yang bebas, hedonis, individualistis, serta pragmatis. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan sosiologi hukum dan penerapan teori psikologi perilaku (behaviour), dengan maksud agar penelitian ini mampu menjawab apakah globalisasi informasi terhadap unsur sosial budaya bangsa lain yang diserap oleh generasi milenial akan berpengaruh pada berubahnya karakter dan perilaku mereka terhadap unsur sosial budaya nasional. Penelitian ini mengambil satu kesimpulan, bahwa efek informasi global dapat memberikan perubahan signifikan terhadap pola pandang generasi milenial, oleh karenanya sebagai generasi penerus bangsa dan penyelamat budaya bangsa, para milenial perlu dibekali dengan pemahaman dan pengimplementasian ajaran nilai-nilai Pancasila melalui pembinaan dan kaderisasi disertai upaya memperkokoh rasa nasionalisme dan menjaga kebhineka tunggal-ika-an, dengan demikian degradasi unsur sosial budaya dapat diminimalisir. Diperlukan peran pemerintah agar dapat menerapkan peraturan peraturan yang jelas dan tegas berikut sanksi-sanksinya untuk melawan penyalahgunaan internet, membuat kebijakan hukum yang tepat berkaitan dengan pesatnya kemajuan teknologi sebagaimana hukum harus dapat bersifat elastis pada permasalahan yang dihadapi sehingga degradasi budaya akan dapat dicegah. Keywords : dampak teknologi, generalisasi unsur sosial budaya, generasi milenial Kata kunci : Pengetahuan, Pra Lansia, Lansia, Kepatuhan Minum Obat, Managemen Stress, Pola Diit Abstract The rapid development of information technology encourages the occurrence of changes in socio-cultural perspective on the youth generation known as millennial (Gen Y), technological developments become the inception momentum of globalization era which influential as well the more revealing the diverse cultures around the world. The response sets performed by various cultures, especially on millennial segmentation will be the same and this is a serious problem in this country as it triggers cultural degradation that can endanger the cultural continuity in Indonesia. Millennial characteristics are creative and innovative, but the negative side of materialistic, consumptive, and tend to feel very prestigious imitate the cultures of other nations from its own culture with a free lifestyle, hedonist, individualistic, and pragmatic. This study was conducted using qualitative method through the approach of legal sociology and the application of behavioral psychology theory, it is intended that this study was able to answer whether the information globalization of foreign social-cultural elements accepted by millennial generation will have an impact on changing their character and behavior towards national socio-cultural elements. This research takes a conclusion that the effect of global information can provide significant changes to the millennial-generation viewpoint, therefore as the next nation generation and the nation's culture savior, the millennial need to be prepared with appreciation and deep understanding of Pancasila through education and regeneration with the effort to strengthen nationalism and preserve Bhinneka-Tunggal-Ika, thus the degradation of socio-cultural elements could be minimized. It takes the government's role to make strict rules and sanctions against the misuse of the internet, making appropriate legal policies related to the rapid technological advancement as the law must be adaptable in the phenomena so that cultural degradation will be prevented. Keywords: impact of technology, socio-cultural element generalization, millennial generation
Strategi Pengembangan SDM yang Efektif Rahmi
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas organisasi sangat tergantung pada mutu SDM dalam organisasi tersebut. Tuntutan ini tidak terlepas dari tantangan-tantangan ekonomi yang mengglobal, dinamis, dan kompetitif. Salah satu fungsi manajemen SDM adalah training and development. Pelatihan dan pengembangan menjadi bagian utama strategi organisasi untuk meningkatkan kinerja, kemampuan, keahlian, dan perilaku karyawan. Tetapi seringkali dalam pelaksanaan pelatihan dan pengembangan tidak efekti dan efisien. Padahal dana yang dikeluarkan tidaklah sedikit. Setelah mengikuti pelatihan dan pengembangan pun tak jarang karyawan belum mampu mengimplementasikan apa yang diperoleh ketika mengikuti pelatihan dan pengembangan terhadap pekerjaannya.. Untuk itu perlu diperhatikan hal-hal yang terkait dengan rancangan pelatihan dan pengembangan yang efektif, diantaranya dengan memperhatikan ciri-ciri, prinsipprinsip, strategi-srategi, langkah-langkah, dan komponen-komponen yang perlu diperhatikan dalam pelatihan dan pengembangan SDM. Kata kunci: SDM, pelatihan, pengembanganAbstract The quality of the organization really depends on the quality of human resources in the organization the. This demand cannot be separated from economic challenges which is global, dynamic and competitive. One of the management functions HR is training and development. Training and development become a major part of the organization's strategy to improve performance, employee abilities, skills and behavior. But often deep implementation of training and development is not effective and efficient. Even though the funds spent are not small. After following It is not uncommon for employees to lack training and development implement what is obtained when attending training and development of his work.. For this reason it is necessary to pay attention matters related to training and development design effective, including by paying attention to the characteristics, principles, strategies, steps and components that need to be considered in HR training and development. Key words: HR, training, development
Implementasi Akuntansi Pertanggungjawaban Dalam Penilaian Kinerja Manager Pusat Pendapatan Pada PT Pengerukan Indonesia Silvan, Andi
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi pertanggungjawaban merupakan suatu sistem akuntansi yang terdiri dari berbagai pusat pertanggungjawaban yang ada di perusahaan. Penerapan akuntansi pertanggungjawabanyang baik akan membantu manajemen perusahaan untuk menilai kinerja setiap pusat pertanggungjawaban dalampencapaian tujuan perusahaan. Suatu perusahaan membutuhkan sebuah unit kerja atau bagian yang berperan sebagai pusat pendapatan untuk meningkatkan pendapatan pada perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi akuntansi pertanggungjawaban sebagai penilaian kinerja manajer pusat pendapatan pada PT Pengerukan Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Objek penelitian ini adalah PT Pengerukan Indonesia khususnya Pusat Pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT Pengerukan Indonesia telah menerapkan akuntansi pertanggungjawaban. Penerapan akuntansi pertanggungjawaban dapat dilihat dari adanya pembentukan struktur organisasi,proses penyusunan target penjualan, penyusunan laporan pertanggungjawaban dan penilaian prestasi. Proses penyusunan target penjualan tidak diikuti oleh manajer pusat pendapatan secara langsung tetapi target penjualan yang telah disepakatidapat dijadikan acuan sebagai penilaian kinerja manajer pusat pendapatan dan dibentuknya struktur organisasi juga untuk mempermudah manajemen dalam melakukan pengawasan terhadap setiap bidang yang ada terutama pada pusat pendapatan mengenai tercapainya atau tidak tercapainya target penjualan selama 2010-2021. Kata kunci: Akuntansi Pertanggungjawaban, Pusat Pendapatan, Penilaian Kinerja. Abstract Responsibility accounting is an accounting system that consists of various responsibility centers in the company. The application of good responsibility accounting will help company management to assess the performance of each responsibility center in achieving company goals. A company needs a work unit or section that acts as a revenue center to increase revenue for the company. The purpose of this study was to determine the implementation of responsibility accounting as a performance appraisal of revenue center managers at PT Pengerukan Indonesia. This research is a type of qualitative research using descriptive analytical method. The object of this research is PT Pengerukan Indonesia, especially the Revenue Center. The results of this study indicate that PT Pengerukan Indonesia has implemented responsibility accounting. The application of responsibility accounting can be seen from the formation of organizational structure, the process of preparing sales targets, preparing accountability reports and evaluating achievements. The process of setting sales targets is not followed by the revenue center manager directly, but the sales targets that have been agreed upon can be used as a reference as a performance appraisal of the revenue center manager and the formation of an organizational structure as well as to facilitate management in supervising each existing field, especially in the revenue center regarding the achievement or failure to achieve sales targets for 2010-2021. Keywords: Responsibility Accounting, Revenue Center, Performance Assessment.
Analisis Rasio Liquiditas, Rasio Profitabilitas dan Rasio Aktivitas dalam Menilai Kinerja Keuangan pada PT Mayora Indah Tbk, Jakarta Rosalina; Nugroho, Ageng; Wulandhari, Otti
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditulis oleh Rosalina, Ageng Nugroho dan Otti Wulandhari, dengan judul “Analisis Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas dan Rasio Aktivitas Dalam Menilai Kinerja Keuangan Pada PT Mayora Indah Tbk, Jakarta”. Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi dan data berupa penjelasan lebih tentang rasio likuiditas (rasio lancar dan rasio kas), rasio profitabilitas (margin laba kotor dan laba bersih) dan rasio aktivitas (rasio perputaran persediaan dan rasio hari penagihan persediaan) dapat digunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan dan Mendapatkan informasi dan data dari hasil olahan data seberapa besar rasio Likuiditas, rasio Profitabilitas dan rasio Aktivitas dapat digunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dan verifikatif pada perusahaan, yaitu dengan cara menganalisis data-data laporan keuangan untuk menentukan seberapa baik kinerja keuangan perusahaan yang diteliti sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai penilaian terhadap kinerja perusahaan. Data yang diteliti bersifat kuantitatif, yaitu diperoleh dengan penelitian pustaka dan dokumentasi melalui situs resmi. Kata Kunci: Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas, Rasio Aktivitas, Menilai Kinerja Keuangan. ABSTRACK This research was written by Rosalina, Ageng Nugroho and Otti Wulandhari, with the title "Analysis of Liquidity Ratios, Profitability Ratios and Activity Ratios in Assessing Financial Performance at PT Mayora Indah Tbk, Jakarta". This study aims to obtain information and data in the form of a more detailed explanation of liquidity ratios (current ratio and cash ratio), profitability ratios (gross profit margin and net profit) and activity ratios (inventory turnover ratio and inventory collection days ratio) which can be used to assess financial performance. company and Obtain information and data from the results of data processing how big the ratio of Liquidity, Profitability ratio and Activity ratio can be used to assess the company's financial performance. This research was conducted using descriptive and verification methods for companies, namely by analyzing financial statement data to determine how well the company's financial performance is being studied so that it can provide a clear picture of the assessment of company performance. The data studied is quantitative, namely obtained by library research and documentation through the official website. Keywords: Liquidity Ratios, Profitability Ratios, Activity Ratios, Assessing Financial Performance.
Pengembangan Kewirausahaan Pemuda di Era Digital Octavia, Santi; Eko Prasetio, Aris; Lestari Putri Lubis, Amanda
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini sangat penting membangun karakter bisnis atau entrepreneurship generasi muda. Agar mereka memiliki kesadaran mengubah budaya kerja 'mencari kerja' menjadi budaya 'menciptakan kerja dan lapangan kerja'. Generasi muda sebagai sebagai calon pemimpin bangsa harus tampil sebagai sumber daya berkualitas, di samping memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi. Salah satunya, tentu dibangun melalui karakter entrepreneurship dengan menumbuh-kembangkan wirausaha baru kreatif yang inovatif berbasis digital.Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kualitatifuntuk mengkaji permasalahan implementasi pada saat penelitian ini dilakukan. Hal ini merupakan pengamatan terhadap perilaku kewirausahaan di kalangan pemuda , dengan menggunakan model Entrepreneur Attitude Orientation (EAO).Digunakan sebagai pengembangan rumusan Isu Kebijakan meliputi AsumsiKebijakan. Untuk membangun asumsi-asumsi strategis dalam penyusunan kebijakan digunakan metode SAST (Strategic Asumption Surfacing and Testing).Instrumen penelitian lain yang digunakan untuk mempertajam analisis menggunakan SWOT. Diperlukan langkah strategis dalam bentuk kajian kewirausahaan pemuda yang diharapkan membantu mewujudkan Wirausaha Muda padaera digital saat ini. Kata kunci : Kewirausahaan, Pemuda, Era Digital, SWOT, SAST. Abstraction In today's digital era, it is very important to build the business character or entrepreneurship of the younger generation. So that they have the awareness of changing the work culture of 'looking for work' into a culture of 'creating jobs and employment'. The younger generation as prospective leaders of the nation must appear as quality resources, in addition to having a high sense of social responsibility. One of them, of course, is built through the character of entrepreneurship by cultivating new innovative digital-based creative entrepreneurs. This research uses Qualitative Descriptive Method to examine implementation problems at the time this research was conducted. This is an observation of entrepreneurial behavior among youth, using the Entrepreneur Attitude Orientation (EAO) model. Used as a development of Policy Issue formulation including Policy Assumptions. To build strategic assumptions in policy formulation, the SAST method (Strategic Asumption Surfacing and Testing).Another research instrument used to sharpen the analysis is using SWOT. Strategic steps are needed in the form of youth entrepreneurship studies which are expected to help realize Young Entrepreneurs in the current digital era. Keywords: Entrepreneurship, Youth, Digital Age, SWOT, SAST.
KUALITAS PRODUK DAN CITRA MEREK PENGARUHNYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA STRIDER DI STRIDER BIKE JAKARTA BARAT Sulastiono, Pudjo; Dachi, Anugerah; Usman, M. Husni
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan informasi berupa penjelasan yang lebih mendalam tentang pengaruh kualitas produk serta citra merek terhadap keputusan pembelian, dan untuk memperoleh hasil dari olahan data tentang seberapa besar pengaruh kualitas produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif, sampel yang digunakan adalah pembeli sepeda dengan ukuran sampel sebanyak 100 responden, menggunakan teknik random sampling. Persamaan linier berganda adalah Y = 2,861 + 0,400 (X1) + 0,531(X2). Sedangkan Berdasarkan hasil uji t, masing- masing variabel diperoleh T hitung untuk kualitas produk (X1) sebesar 4,069 > 1,184, dan nilai T hitung citra merek (X2) sebesar 6,221 > 1,184. Diperoleh bahwa nilai T hitung lebih besar dari T tabel. Maka kualitas produk (X1) dan citra merek (X2) berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) di Strider Bike Jakarta Barat. Diperoleh nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 79,60%, membuktikan bahwa Kualitas Produk dan Citra Merek secara simultan berpengaruh sebesar 79% terhadap Keputusan Pembelian. Kata kunci : Keputusan Pembelian, Kualitas Produk, Citra Merek.
Analisis Rasio Keuangan Untuk Memprediksi Kondisi Finansial Distress Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Budi Saputro, Firdaus
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan keuangan menyebabkan kebangkrutan. Kebanyakan model kesulitan keuangan sebenarnya mengandalkan data kebangkrutan, yang lebih mudah diperoleh. Tujuan penelitian ini untuk menguji rasio keuangan yang mempengaruhi kondisi financial distress suatu perusahaan. Sampel penelitian ini terdiri dari 24 perusahaan distress dan 37 perusahaan non-distress yang dipilih secara purposive sampling. Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio margin keuntungan (laba bersih/penjualan bersih), rasio leverage keuangan (kewajiban lancar/total aset), rasio likuiditas (aset lancar/kewajiban lancar) dan pertumbuhan (pendapatan bersih/pertumbuhan total aset) merupakan variabel yang signifikan terhadap menentukan perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. Kata Kunci: financial distress, rasio keuangan, kebangkrutan. Abstract Financial distress precedes bankruptcy. Most financial distress models actually rely on bankruptcy data, which is easier to obtain. The purpose of this research to examine financial ratios that affect financial distress condition of a firm. The sample of this research consist of 24 distress firms and 37 non-distress firms, chosen by purposive sampling. The statistic method which is used to test on the research hypothesis is logistic regression. The result show that profit margin ratio (net income/net sales), financial leverage ratio (current liabilities/total assets), liquidity ratio (current assets/current liabilities) and growth (net income/total assets growth) is a significant variable to determine of financial distress firms. Keywords: financial distress, financial ratios, bankruptcy.
Pengaruh Kemudahan Penggunaan dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Nasabah Membuka Rekening Aplikasi BCA Mobile (Study kasus PT Bank Central Asia KCP Margonda Sutardi
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan dan kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah dalam membuka rekening melalui aplikasi BCA Mobile di PT Bank Central Asia KCP Margonda. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survey, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada nasabah yang telah membuka rekening melalui aplikasi BCA Mobile. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk melihat pengaruh variabel independen, yaitu kemudahan penggunaan dan kualitas layanan, terhadap variabel dependen, yaitu kepuasan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan kualitas layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Kemudahan penggunaan aplikasi BCA Mobile membuat nasabah merasa nyaman dan tidak mengalami kesulitan dalam proses pembukaan rekening, sementara kualitas layanan yang baik, seperti responsivitas dan kehandalan aplikasi, meningkatkan kepuasan nasabah secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa bank perlu terus meningkatkan fitur dan layanan pada aplikasi BCA Mobile untuk menjaga dan meningkatkan kepuasan nasabah. Kata kunci: Penggunaan, Kualitas Layanan, Kepuasan Nasabah Abstract This study aims to analyze the effect of ease of use and service quality on customer satisfaction in opening an account through the BCA Mobile application at PT Bank Central Asia KCP Margonda. The research method used is quantitative with a survey approach, where data is collected through questionnaires distributed to customers who have opened accounts through the BCA Mobile application. The data analysis technique used is multiple linear regression to see the effect of independent variables, namely ease of use and service quality, on the dependent variable, namely customer satisfaction. The results of the study indicate that ease of use and service quality have a positive and significant effect on customer satisfaction. The ease of use of the BCA Mobile application makes customers feel comfortable and do not experience difficulties in the account opening process, while good service quality, such as responsiveness and reliability of the application, increases overall customer satisfaction. This study implies that banks need to continue to improve the features and services on the BCA Mobile application to maintain and increase customer satisfaction. Keywords: Usage, Service Quality, Customer Satisfaction

Page 7 of 11 | Total Record : 105