cover
Contact Name
-
Contact Email
afifrfauzi@ymail.com
Phone
+628990137739
Journal Mail Official
afifrfauzi@ymail.com
Editorial Address
Gg. Tempel, Karang Mulyo, Trimulyo, Kec. Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI)
ISSN : -     EISSN : 2829680X     DOI : 4(1)2025
Core Subject : Education,
JIPMI (Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) adalah jurnal yang diterbitkan di Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Jangkung. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun pada bulan Juni dan Agustus, dan Desember. Selanjutnya jurnal ini diterbitkan dalam satu versi yaitu online. Fokus jurnal ini berisi artikel penelitian mengenai: Desain kurikulum MI/SD Pembelajaran dalam MI/SD (Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama Islam, Seni, dsb) Media pembelajaran dan atau alat peraga pendidikan dalam pembelajaran di MI/SD Metode, Strategi pembelajaran di MI/SD Kompetensi Guru MI/SD Inovasi Pembelajaran/Pendidikan dalam pembelajaran di MI/SD
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2025): 2025" : 10 Documents clear
Peran Guru dalam Membangun Karakter Positif pada Peserta Didik Kelas 4 MI NU Islamiyah surayya, arini isna; Pratiwi, Shifa; Abdun Nasir, M.Pd, Muhammad Fikri
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran pengajar dalam membentuk karakter positif pada peserta didik kelas IV di MI NU Islamiyah melalui pembelajaran yang tekanan nilai dalam Pelajaran IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang meliputi wawancara mendalam, observasi partisipasi, dan pengumpulan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam membentuk karakter melalui strategi pengajaran emosional, pembentukan kebiasaan nilai-nilai agama, serta interaksi sosial yang baik di dalam kelas. Tantangan utama yang muncul adalah kejadian bullying antara peserta didik, yang ditangani melalui pendidikan pencegahan dan teladan dari guru. Penelitian ini juga menemukan bahwa pengembangan karakter yang konsisten memberikan dampak positif bagi prestasi akademik dan perilaku peserta didik, menjadikan mereka individu yang disiplin, bertanggung jawab, dan berbudi pekerti baik. Dengan Kerjasama antara sekolah, orang tua, dan Masyarakat, Pendidikan karakter di MI NU Islamiyah diharapkan memiliki pengaruh jangka panjang yang berarti bagi generasi yang akan datang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH SUKOLILO Kholissotussafaah; Fauzi, Afif Restu
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan membaca intensif siswa menggunakan model pembelajaran word square yang dapat meningkatkan pemahaman pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Sukolilo pada materi Teks Non Fiksi. Rancangan penelitian yang digunakan peneliti adalah jenis penelitian kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V A Madrasah Ibtidaiyah Sukolilo, yang berjumlah 31 siswa terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan kemampuan membaca intensif siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Sukolilo pada materi Teks Non Fiksi setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran word square dalam dua pertemuan, dimana perolehan nilai rata-rata individu pada pertemuan I adalah 73,28% dan mengalami peningkatan pada pertemuan II 77,73%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran word square dapat membuat siswa aktif dan bersemangat dalam belajar sehingga dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Sukolilo pada materi Teks Non Fiksi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL DALAM MEMEPERKUAT KARAKTER PEDULI SOSIAL SISWA MELALUI MATA PELAJARAN PPKN DI MI (MADRASAH IBTIDAIYYAH) aulia, rahma; Adha, Ardhilla Nuril; Nasir, Muhammad Fikri Abdun
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter menjadi aspek penting dalam membentuk siswa yang memiliki nilai moral dan sosial yang baik, terutama di tengah tantangan era globalisasi yang seringkali menyebabkan menurunnya rasa kepedulian sosial. Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) menawarkan pendekatan yang menghubungkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan nyata, mendorong siswa untuk aktif belajar dan menginternalisasi nilai sosial melalui pengalaman langsung. Dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di Madrasah Ibtidaiyah (MI), penerapan CTL relevan untuk memperkuat karakter peduli sosial siswa, seperti empati, toleransi, dan kerja sama. Melalui metode pembelajaran berbasis pengalaman nyata, siswa tidak hanya memahami nilai-nilai sosial secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model CTL dalam pembelajaran PPKn di MI, dengan harapan siswa dapat menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
MEMBENTUK KARAKTER DAN JIWA NASIONALIS DI ERA DIGITAL PADA SISWA SD/MI MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Rohmah, Lailiya Nur; Latihah, Inarotul; Nasir, Muhammad Fikri Abdun
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/jipmi.v4i1.163

Abstract

Transformasi era digital membawa tantangan dan peluang baru dalam membangun karakter dan semangat nasionalisme pada siswa SD/MI Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memainkan peran penting dalam menanamkan nilai-nilai cinta tan ah air, kebangsaan, dan tanggung jawab sosial di tengah derasnya arus teknologi dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran PPKn yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai tersebut pada siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan telaah pustaka. Temuan menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital secara tepat, integrasi nilai-nilai nasionalisme dalam kurikulum, serta dukungan aktif dari guru dan orang tua merupakan elemen penting keberhasilan pembelajaran PPKn. Di samping itu, kegiatan berbasis proyek seperti simulasi musyawarah, pembuatan konten digital bertema kebangsaan, dan kunjungan virtual ke situs-situs sejarah terbukti mampu memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, inovasi dalam pembelajaran PPKn di era digital dapat menjadi solusi strategis untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat dan jiwa nasionalis.
INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE STORY TELLING PADA KETERAMPILAN BERCERITA SISWA KELAS 5 DI MI MATHOLIUL FALAH BUNGO retno_radianto; Ferriana Diean Haq
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/jipmi.v4i1.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode storytelling dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi bercerita di MI Matholiul Falah Bungo. Dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, dan penilaian performa bercerita siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling meningkatkan keterampilan bercerita siswa dari segi struktur, ekspresi, dan kelancaran. Pada siklus pertama, rata-rata skor keterampilan siswa adalah 65, sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 85. Selain itu, metode ini juga meningkatkan partisipasi aktif siswa, pada akhir penelitian. Suasana pembelajaran pun menjadi lebih interaktif, dengan siswa lebih antusias mengikuti proses belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa metode storytelling efektif sebagai inovasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk materi bercerita. Disarankan agar guru menggunakan pendekatan ini untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Dengan pendekatan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), penelitian ini dilakukan di kelas 5 MI Matholiul Falah Bungo.
Penerapan Model Kooperatif TGT Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran PPKn Terhadap Siswa Kelas IV di MI NU Raudlatus Shibyan 02 KUDUS Meydella Umrotunnikmah; Lu’lu’ul Khusnah; Muhammad Fikri Abdun Nasir
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/w2pbw149

Abstract

Untuk menjadikan pembelajaran PPKn lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa, guru perlu menerapkan model pembelajaran yang beragam. Guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa. Di samping itu, sarana dan prasarana yang ada harus dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan siswa selama proses pembelajaran. Guru juga perlu menggunakan desain, strategi pembelajaran, dan media yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada siswa kelas IV di MI NU Raudlatus Shibyan 02 Kudus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada siswa kelas IV di MI NU Raudlatus Shibyan 02 Kudus dengan menggunakan model pembelajaran TGT yang diterapkan oleh peneliti dalam materi hak dan kewajiban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta meningkatkan hasil belajar PPKn siswa secara signifikan. Siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model kooperatif TGT efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn pada siswa kelas IV di MI NU Raudlatus Shibyan 02 Kudus.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA IPAS MATERI PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN KELAS IV MI Sari, Cindi Ratna; Jiwanjaya, Yoga
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/aba8vj50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar mata pelajaran IPAS pada materi Perkembangbiakan Tumbuhan di kelas IV MI Sirojul Huda. Rancangan penelitian yang digunakan peneliti adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode pre eksperimen. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Agustus 2024. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Sirojul Huda yang berjumlah 18 siswa terdiri dari 11 perempuan dan 7 laki-laki. Pengumpulan data motivasi belajar dilakukan dengan angket dan data hasil belajar dilakukan dengan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan antara hasil belajar dan motivasi belajar pada mata pelajaran IPAS materi perkembangbiakan tumbuhan kelas IV MI Sirojul Huda setelah perlakuan dengan model Problem Based Learning. Pada hasil belajar, rata-rata hasil belajar sebelum perlakuan didapatkan nilai 41,67 menjadi 77,78 setelah diberikan perlakuan. Sedangkan pada motivasi belajar,didapatkan rata-rata motivasi sebelum perlakuan 72,61 dengan kategori cukup menjadi kategori kuat dengan nilai 91,83 setelah perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning efektif terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa kelas IV MI Sirojul Huda pada mata pelajaran IPAS materi perkembangbiakan tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar mata pelajaran IPAS pada materi Perkembangbiakan Tumbuhan di kelas IV MI Sirojul Huda. Rancangan penelitian yang digunakan peneliti adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode pre eksperimen. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Agustus 2024. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Sirojul Huda yang berjumlah 18 siswa terdiri dari 11 perempuan dan 7 laki-laki. Pengumpulan data motivasi belajar dilakukan dengan angket dan data hasil belajar dilakukan dengan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan antara hasil belajar dan motivasi belajar pada mata pelajaran IPAS materi perkembangbiakan tumbuhan kelas IV MI Sirojul Huda setelah perlakuan dengan model Problem Based Learning. Pada hasil belajar, rata-rata hasil belajar sebelum perlakuan didapatkan nilai 41,67 menjadi 77,78 setelah diberikan perlakuan. Sedangkan pada motivasi belajar,didapatkan rata-rata motivasi sebelum perlakuan 72,61 dengan kategori cukup menjadi kategori kuat dengan nilai 91,83 setelah perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning efektif terhadap hasil belajar dan motivasi belajar siswa kelas IV MI Sirojul Huda pada mata pelajaran IPAS materi perkembangbiakan tumbuhan.
PENGARUH ALAT PERAGA KARTU DENGAN MODEL MAKE A MATCH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS II MI MIFTAHUL FALAH Ayu Shofiyatul Awwalina
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/vebxhb59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh alat peraga kartu dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match yang dapat meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas II Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi kalimat tanya. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode Quasi Eksperimen. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah, yang berjumlah 15 siswa terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan motivasi belajar siswa kelas II Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah pada materi kalimat tanya setelah dilaksanakan pembelajaran menggunakan alat peraga kartu dengan model pembelajaran Make A Match, dimana perolehan nilai rata-rata sebelum pembelajaran adalah 30,133 dan mengalami peningkatan setelah dilakukannya pembelajaran yaitu nilai rata-rata menjadi 34. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga kartu dengan model pembelajaran Make A Match dapat membuat siswa aktif dan bersemangat dalam belajar sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas II Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Falah pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi kalimat tanya.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games and Tournament Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas II MI Miftahul Falah Wotan FITRIYANI, NOFIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/fsaxxr96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penerapan Model Pembelajaran Team Games and Tournament terhadap peningkatan hasil belajar pendidikan pancasila siswa kelas II MI Miftahul Falah Wotan. Rancangan penelitian yang digunakan penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II MI Miftahul Falah Wotan, yang berjumlah 15 siswa terdiri dari 9 siswa perempuan dan 6 siswa laki-laki. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas II MI Miftahul Falah setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model Team Games and Tournament dalam dua pertemuan, dimana perolehan nilai rata-rata individu pada pertemuan I adalah 62,67 dan mengalami peningkatan pada pertemuan II 94,40. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Games and Tournamentdapat membuat siswa aktif dan bersemangat dalam belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II MI Miftahul Falah.
PENERAPAN METODE SCAFFOLDING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV MIN 1 PATI Istiqomah; Fauzi, Afif Restu
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2025): 2025
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63915/239hkx48

Abstract

Hasil penelitian dari data yang didapat oleh peneliti, adalah sebelum diterapkannya metode Scaffolding, kemandirian belajar peserta didik sangatlah minim terbukti dengan presentase kumulatif dari hasil angket. Dengan presentase indikator jawaban “selalu” mendapatkan 27,4%, indikator jawaban “sering” mendapatkan 22,3%, indikator jawaban “kadang” mendapatkan 26,3% dan jawaban “tidak pernah” mendapatkan 21%. Kemandirian belajar peserta didik terbukti meningkat setelah diterapkannya metode Scaffolding yakni dari hasil angket yang diberikan kepada siswa dengan presentase indikator jawaban “selalu” mendapatkan 58,5%, indikator jawaban “sering” mendapatkan 27,2%, indikator jawaban “kadang” mendapatkan 11,2% dan jawaban “tidak pernah” mendapatkan 3,8%. Keterkaitan dari hasil peningkatan kemandirian belajar peserta didik dengan penerapan metode Scaffolding diuji dengan analisis Uji-T, dimana mendapatkan hasil yang signifikan

Page 1 of 1 | Total Record : 10