cover
Contact Name
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Contact Email
bhakti@unm.ac.id
Phone
+6285230026044
Journal Mail Official
pjpgsd@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 27989097     DOI : https://dx.doi.org/10.70713/pjp.v4i3.52377
Core Subject : Education,
Pembelajaran di PGSD maupun di Sekolah Dasar yang membahas tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan di sekolah dasar.
Articles 439 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 105 Barru Melalui Model PBL Rostina Rostina; Zaid Zainal; Taslim Tawil
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.28623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan pemahan dan hasil belajar siswa Kelas IV SD Negeri 105 Barru terhadap materi tema 6 pembelajaran tematik IPA materi daur hidup kupu-kupu dan belalang. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari 2 siswa putra dan 6 siswi putri. Adapun model pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan lembar pengamatan dan angket, dilakukan oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) oleh guru sangat efektif diterapkan pada siswa Kelas IV, hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan proses pelaksanaan pembelajaran oleh guru dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) sebesar 20,04% dari 62,90% pada siklus I menjadi 82,94% pada siklus II. Aktifitas siswa selama pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) mengalami peningkatan sebesar 20% dari 62,18% pada siklus I menjadi 82,18% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktifitas siswa dalam pembelajaran Pembelajaran tematik IPA materi daur hidup kupu-kupu dan belalang di Kelas IV SD Negeri 105 Barru. Hasil belajar siswa Kelas IV pada materi Pembelajaran tematik IPA materi daur hidup kupu-kupu dan belalang meningkat setelah menerapkan model Problem Based Learning (PBL), hal ini ditunjukkan pada siklus I jumlah siswa yang mendapat nilai KKM 70 berjumlah 5 dari 8 orang siswa dengan nilai rata-rata 71,25. Pada siklus II jumlah siswa yang mendapat nilai KKM 70 meningkat 100% dengan nilai rata-rata 80,63. Sehingga ketuntasan klasikal mengalami peningkatan sebesar 62,50% dari 37,50% pada pra siklus meningkat menjadi 100% pada siklus II.Berdasarkan prestasi belajar tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui Model Problem Based Learning (PBL), dapat meningkatkan prestasi belajar tema 6 pembelajaran tematik IPA materi daur hidup kupu-kupu dan belalang pada siswa Kelas IV SD Negeri 105 Barru Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Tahun Ajaran 2020/2021.Kata kunci: Peningkatan; Problem Based Learning; Hasil belajar
Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Quizizz Sebagai Media Pembelajaran Pada Siswa Kelas V Grace Sarira; Andi Makkasau; Elpin Lindung
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i3.57537

Abstract

Media yang dapat mendukung pembelajaran untuk memungkinkan pembelajaran online yaitu media pembelajaran Quizizz. Dengan menggunakan aplikasi Quizizz dapat mengajarkan siswa cara belajar yang kreatif sehingga lebih mudah dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan, yaitu membaca, mempelajari, dan menelaah buku-buku dan tulisan-tulisan yang relevan dengan pembahasan dan menggunakan sampel kelas, yaitu kelas V. Menurut penelitian, aplikasi Quizzzz dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran untuk : 1) Tertangkapnya perhatian siswa pada saat menggunakan handphone atau telepon dalam proses pembelajaran, mencegah kebosanan; 2) Menyadari bahwa siswa dapat memahami masalah secara berkelompok; 3) Terlibat, baik dengan mengajukan pertanyaan tentang informasi atau dengan menganalisis dan mendokumentasikannya; 4) Ketepatan dan manajemen waktu pelajar saat menjawab soal; 5) Ketekunan siswa dalam mengerjakan soal atau ujian secara berkelompok. Dengan demikian daat menyimpulkan bahwa media Aplikasi Quizizz sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Siswa Kelas IV SD Suriana Suriana
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i2.31003

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang inovatif sesuai dengan perkembangan zaman patut dilakukan demi peningkatan mutu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 276 Latappere Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian 11 siswa kelas IV SD Negeri 276 Latappere Kabupaten Soppeng pada semester ganjil 2021/2022. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I siswa mendapatkan nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 80 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 67. Selanjutnya pada siklus II tes hasil belajar menunjukkan nilai terendah 70 dan nilai tertinggi 95 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 76. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 54,5% dan pada siklus II terjadi peningkatan yakni 81,8%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Implementasi Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Pelestarian SDA Ummi Dirgahayu Siregar; Kamaruddin Hasan; Nur Sofiatul Lailiyah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i1.30426

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah implementasi model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pelestarian sumber daya alam bisa meningkat dengan menggunakan model problem based learning di kelas IV SDN No.100319 Inpres Sitadatada. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN No.100319 Inpres Sitadatada pada semester ganjil 2021/2022 yang berjumlah 10 orang. Pemerolehan data berasal dari data observasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini bisa dilihat pada siklus I menunjukkan nilai terendah 55 dan tertinggi 80. Ketuntasan belajar pada siklus I mencapai 70% yaitu 7 dari 10 siswa dan pada Siklus II menunjukkan nilai terendah 60 dan tertinggi 95. Ketuntasan belajar siswa pada siklus II mencapai mencapai 90% yaitu 9 dari 10 siswa.Kata Kunci: Model Problem Based Learning, Hasil belajar siswa, Pelestarian Sumber Daya Alam
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV Melalui Penerapan Problem Basic Learning Suci Wulandari; Latri Aras; Muhammad Fitri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.29645

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas IV SD Negeri 1 Kedawung. Pembelajaran selama ini hanya berpusat pada guru dan siswa cenderung pasif, sehingga berdampak pada prestasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV melalui penerapan Problem Basic Learning.Sedangkan metode yang digunakan adalah melalui penelitian kelas.Rumusan  masalah diuraikan sebagai berikut: Bagaimana penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Kedawung. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK. Berdasarkan hasil  penelitian pada siklus 1  diperoleh data hasil belajar siswa mencapai 60% dari jumlah siswa. Hasil penelitian siklus 2, proses belajar telah mengalami peningkatan dan diperoleh data 80% siswa telah menunjukkan hasil belajar di atas KKM. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan  belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Kedawung.Kata Kunci: Problem Based Learning; Keatifan Belajar Siswa.
Penerapan Model Snowball Throwing untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN 72 Bontoloe Kabupaten Takalar Muh Rafsanjani; Lutfi B; Rosdiah Salam
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i1.43140

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan untuk mengetahui penerapan model Snowball Throwing untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SDN 72 Bontoloe Kabupaten Takalar. Fokus penelitian ini adalah penerapan model Snowball Throwing dan hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 72 Bontoloe Kabupaten Takalar yang berjumlah 23 orang pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Teknik Pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dan indikator keberhasilan .Adapun hasil penelitian yang dicapai pada siklus I aktivitas belajar siswa berada dalam kategori cukup dan pada siklus II aktivitas belajar siswa berada dalam kategori baik. Sejalan dengan hal tersebut, hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA juga mengalami peningkatan, pada siklus I berada pada kategori tidak tuntas  dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi kategori tuntas. Berdasrkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA SDN 72 Bontoloe Kabupaten Takalar telah berhasil.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Problem Based Learning Kelas IV SD N Kejambon 4 Shella Permatasari; Lukman Ali; Nur Aivi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i2.28022

Abstract

Hasil belajar dan keaktifan siswa kelas IV muatan pelajaran matematika materi Kelipatan Persekutuan Terkecil pada tahun 2020/2021 masih rendah, Untuk mencapai hasil yang optimal, guru perlu menggunakan model pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV materi kelipatan persekutuan terkecil melalui model Problem Based di SD Negeri Kejambon 4. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri Kejambon 4 tahun pelajaran 2021/2022 sejumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (tes formatif) dan non tes (observasi). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil belajar siswa mencapai 72,44 sedangkan pada siklus II rata-rata hasil belajar menjadi 81,82. Keaktifan siswa dalam pembelajaran siklus I yaitu 70,66% dan siklus II menjadi 80,40%. Oleh karena itu, penggunaan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa. Kata Kunci: Hasil Belajar, Keaktifan Siswa, Problem Based Learning
Penerapan Media Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN 3 Balangnipa Istiqama Istiqama; Hartoto Hartoto
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i3.57769

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN 3 Balangnipa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan media video pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan penerapan media video pembelajaran dengan model Kurt Lewin dengan langkah-langkah mulai dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan subjek yang berjumlah 20 siswa. Data diperoleh melalui teknik observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh peneliti, menunjukkan peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh siswa,dari siklus I dikategorikan cukup (C) dan siklus II dikategorikan baik (B). Persentase kemampuan berpikir kritis siswa, berdasarkan uraian pada siklus I dan II mengalami peningkatan meskipun belum dapat mencapai kemampuan menulis yang ideal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan media video pembelajaran secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswaKata kunci : Media video pembelajaran, kemampuan berpikir kritis siswa
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PBL PADA SISWA KELAS VI SDN TANGERANG 12. Mohamad Dzikrullah; Amir Padda; Muhammad Kadri Karim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i2.30228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah. Pada model pembelajaran (PBL) dapat meningkatkan minat kemampuan belajar dan berpikir kritis siswa, dari hasil belajar IPA , pada hasil belajar materi membuat magnet dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Tangerang 12, Kota Tangerang Provinsi Banten. Penelitian ini dilaksanakan di kelas 6A SD Negeri Tangerang 12  pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 23 orang di Kota Tangerang, Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan diperoleh skor rata-rata ketuntasan hasil belajar siswa pada pra siklus sebesar 35%.  Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Data hasil belajar siswa  diperoleh dengan memberikan tes (evaluasi), berupa konsep tentang magnet. Hasil observasi kemampuan berpikir kritis siswa yang menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu dari 40% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Dan hasil belajar siswa juga meningkat dari 43% pada siklus kesatu menjadi 87% pada siklus kedua. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dengan dimanfaatkan  penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai model pembelajaran berbasis masalah  dapat meningkatkan daya kritis keterampilan berpikir dan hasil belajar siswa.  
Peningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Melalui Model Pembelajaran PBL SD Negeri 1 Gumul Deni Dwi Nur Hidayat; Kamaruddin Hasan; Hairuddin Hairuddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas III SD Negeri 1 Gumul. Penelitian ini dilakukan di Gumul, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Gumul yang berjumlah 8 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu tes dan non tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh: (1) Nilai rata-rata hasil belajar sebelum dilakukan penelitian yaitu 70,27 dengan persentase ketuntasan belajar 42,50%, kemudian dilakukan tindakan siklus I rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 75,23 dengan persentase ketuntasan belajar 50%, dan setelah dilakukan tindakan siklus II rata-rata hasil belajar lebih meningkat menjadi 80,23 dengan persentase ketuntasan belajar 75%; (2) Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III. Hal tersebut ditunjukkan dengan persentase keterlaksanaan pembelajaran yaitu 60,60% pada siklus I dengan kriteria “tinggi” dan meningkat menjadi 75% pada siklus II dengan kriteria “sangat tinggi”. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas III Semester I di SD Negeri 1 Gumul, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah tahun pelajaran 2021/2022Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning; Hasil belajar.