Articles
439 Documents
Pengaruh Penggunaan Media Block Dienes Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II SD Negeri 2 Maddukkelleng Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo
ayudiah nurhalisa agus;
Andi Makkasau;
Syamsiah D
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i3.43173
Penelitian dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran penggunaan media block dienes pada mata pelajaran matematika materi operasi hitung bilangan kelas II sekolah dasar; (2) Gambaran hasil belajar matematika materi operasi hitung bilangan kelas II sekolah dasar, dan (3) Pengaruh penggunaan media block dienes terhadap hasil belajar matematika siswa Kelas II sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yakni Quasi Eksperimen Design dengan menggunakan dua subjek yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perhitungan pengujian hipotesis menggunakan bantuan program IBM SPSS Statistic Versi 21. Proses pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Pemberian tes berupa pretest dan posttest untuk setiap subjek. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yang terdiri dari uji hipotesis Independent Sample t-test dengan membandingkan posttest siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji Independent Sample t-test memperoleh nilai probabilitas lebih kecil dari nilai taraf kesalahan, sehingga ditolak dan diterima. Hasil yang diperoleh adalah terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan dimana nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) Gambaran penggunaan media block dienes terlaksana dengan sangat baik berdasarkan persentase setiap pertemuan; 2) Hasil belajar matematika siswa setelah penggunaan media block dienes pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan berdasarkan nilai rata-rata posttest yang lebih tinggi dari nilai rata- rata pretest; 3) Media block dienes berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Bambamone
Muhammad Yusuf;
Zaid Zainal;
Yusmira Yusmira
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i1.30531
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar melalui penerapan model Problem Based Learning pada siswa kelas IV SDN Bambamone Kecamatan Pasangkayu. Rendahnya hasil belajar peserta didik disebabkan oleh penerapan metode pembelajaran yang konvensional dan sifat individual siswa yang mengakibatkan pembelajaran hanya berjalan satu arah.Oleh karena itu, diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat mengatasi masalah tersebut.Penelitian ini diadakan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Metode penelitan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SDN Bambamone Kecamatan Pasangkayu.Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa siswa kelas IV SDN Bambamone Kecamatan Pasangkayu meningkat hasil belajarnya.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IV SDN Bambamone Kecamatan Pasangkayu. Kata kunci: Problem Based Learning; Hasil Belajar Siswa
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Powerpoint Interaktif
Ayu Juliastrid. A;
Bastiana Bastiana
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i3.57823
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IV khususnya pada mata pelajaran PPKn. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan media Powerpoint interaktif pada siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Antang I. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun subjek penelitiannya adalah guru dan siswa kelas IV, dengan jumlah siswa 27 orang terdiri dari 15 orang perempuan dan 12 orang laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada aktivitas guru dan siswa serta nilai hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn. Adapun pencapaian pada siklus I, aktivitas guru dan siswa berada pada kategori cukup, sedangkan pada pencapaian siklus II, aktivitas guru dan siswa berada pada kategori baik. Tes hasil belajar PPKn siswa pada siklus I berada pada kategori cukup, sedangkan pada siklus II berada pada kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Powerpoint interaktif dapat meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Antang I.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IV UPTD SD Negeri 107 Barru Melalui Model Problem Based Learning
Rospiti Rospiti;
Hamzah Pagarra;
Dwi Pita Reski
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i1.30524
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan merinci langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning dan mengetahui adanya peningkatan keterampilan proses dan hasil belajar IPA Materi Macam-macam Gaya siswa kelas IV UPTD SD 107 Barru kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian dilakukan di Kelas IV UPTD SD Negeri 107 Barru Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan tahun Pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis komparatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitan menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan berbantuan media puzle dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil analisis keterampilan proses pada pra siklus hanya 4 siswa (44,4%), siklus I meningkat menjadi 6 siswa siswa (66,6%), dan pada siklus II meningkat menjadi 9 siswa (100%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Baesed Learning berbantuan media puzle dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA materi Macam-macam Gaya siswa kelas IV UPTD SD Negeri 107 Barru Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan tahun Pelajaran 2020/2021Kata Kunci: Problem Based Learning, Hasil Belajar, IPA
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas I SD Negeri 3 Melinggih
Luh Komang Resnawati;
Rosdiah Salam;
Taslim Tawil
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i1.30912
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika pada siswa kelas 1 SD Negeri 3 Melinggih, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar Pada Tahun Pelajaran 2021/2022, setelah diterapkan metode pembebelajaran Problem Based Learning (PBL). Berdasarkan data dan analisis yang telah dilakukan hasil dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 3 Melinggih Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase jumlah siswa yang nilainya di atas KKM, dari data awal (prasiklus) sebelum diterapkannya model pembelajaran Problem based learning (PBL) dari 20 orang siswa terdapat sebanyak 6 siswa atau persentasenya (30%) yang sudah mencapai KKM dan siswa belum mencapai ketuntasan (KKM) yaitu 14 siswa atau persentasenya (70%). Sedangkan pada siklus I setelah diterapkannya model pembelajaran Problem based learning (PBL) dari 20 siswa kelas I SD Negeri 3 Melinggih yang memiliki nilai yang mencapai KKM 65 sebanyak 15 siswa atau persentasenya (75%) dan siswa belum mencapai ketuntasan yaitu 5 siswa atau persentasenya (25%). Kemudian pada siklus II dari 20 siswa kelas I SD Negeri 3 Melinggih yang memiliki nilai yang mencapai KKM 65 sebanyak 20 siswa dengan persentase (100%). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 3 Melinggih Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas IV SD Negeri 033 Suruang, Kabupaten Polewali Mandar
Miftahul Jannah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i1.52889
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika. Adapun rumusan masalahnya bagaimanakah penerapan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika di kelas IV SD Negeri 033 Suruang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika di kelas IV SD Negeri 033 Suruang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Fokus penelitian adalah penerapan model pembelajaran berbasis masalah dan hasil belajar siswa. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas IV SD Negeri 033 Suruangyang berjumlah 24 orang pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang dicapai pada siklus I yaitu berada pada kategori cukup dan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika di kelas IV SD Negeri 033 Suruang, Kabupaten Polewali Mandar.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model PBL Pada Siswa Kelas 4 Di SD Negeri 3 Bangunsari
Tri Wahyuni;
Nurhaedah Arifin;
Rosdiana Ndau
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i3.30543
Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika dengan menerapkan model Problem Based Learning. Metode penelitian ini mengacu pada Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 4 semester 1 SD Negeri 3 Bangunsari pada tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa 16 orang yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, tes hasil belajar siswa dan dokumentasi. Adapun data dianalisis menggunakan analisis diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis pada masing-masing siklus dari hasil evaluasi terhadap siswa setelah menerapkan model PBL dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan terhadap hasil belajar siswa yang terlihat nilai rata-rata siswa pada pratindakan adalah 63,75 dengan presentase ketuntasan sebesar 37,5% menjadi 78 dan presentase ketuntasan sebesar 87,5% pada siklus II. Dengan demikian penggunaan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika. Kata Kunci: Hasil Belajar; Problem Based Learning.
Perbandingan Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Proses Sains Biologi yang dibelajarkan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Inkuiri Terstruktur
NP Sriwulandari Alam
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i1.21581
ABSTRACT This research is a quasi-experimental which aims to discover the comparison of critical thinking skills and biological science process skills taught by utilizing guided inquiry learning model and structured inquiry. The independent variable in this study is the application of guided inquiry learning model and structured inquiry while the dependent variable is the critical thinking skills and science process skills of students on Environmental Change material. The study was conducted at SMAN 2 Soppeng. The population were all students of grade X MIA at SMAN 2 Soppeng which consisted of 5 classes. The research samples were selected and chosen 2 classes by using random sampling technique. The classes obtained were class X MIA 1 as the experimental class I which was taught with a guided inquiry learning model with a total of 34 students and class X MIA 2 as an experimental class II which was taught by using a structured inquiry model with a total of 34 students. The data collection method employed a written test in the form of description questions for critical thinking skills based on the critical thinking skills indicators while for science process skills used observation sheets. The research data were collected by giving tests before and after learning and analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics. The Mancova test inferential statistics was used to test the difference hypothesis. The results of the study reveal that there are differences in critical thinking skills and biological science process skills taught by utilizing guided inquiry learning model and structured inquiry. The critical thinking skills and science process skills taught by utilizing guided inquiry model are higher than those taught by utilizing structured inquiry model.Keywords: guided inquiry learning model, structured inquiry model, critical thinking skills, science process skills ABSTRAK Penelitian ini adalah eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui adanya perbandingan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains biologi yang dibelajarkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan inkuiri terstruktur. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan inkuiri terstruktur sedangkan variabel terikat adalah keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains peserta didik pada materi perubahan lingkungan. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Soppeng. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 2 Soppeng yang terdiri dari 5 kelas. Sampel penelitian dipilih 2 kelas secara random sampling yaitu kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen I yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan jumlah peserta didik 34 orang dan kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen II yang dibelajarkan dengan model inkuiri terstruktur dengan jumlah peserta didik 34 orang. Metode pengambilan data yaitu dengan menggunakan tes tertulis berupa soal uraian untuk keterampilan berpikir kritis sesuai dengan indikator keterampilan berpikir kritis sedangkan untuk keterampilan proses sains menggunakan lembar obervasi. Data penelitian dikumpulkan dengan pemberian test sebelum dan sesudah pembelajaran dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik inferensial uji mancova digunakan untuk menguji hipotesis perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains biologi yang dibelajarkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan inkuiri terstruktur. Keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing lebih tinggi dari pada yang dibelajarkan dengan model inkuiri terstruktur.Kata kunci : model pembelajaran inkuiri terbimbing, model inkuiri terstruktur, keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains
Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa Muatan Pelajaran IPA Melalui Model Pembelajaran Experiential Learninng
Fitriana Al Sabaah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i3.52448
The purpose of this study was to determine the application of the Experientnial Learning model in increasing the activeness of science learning of grade V students at SD Negeri 03 Bongas. The type of research used is class action research. The implementation of this research through a process consisting of four stages, namely planning, action, observation, and reflection. This research procedure was carried out in two cycles, namely the first cycle and the second cycle. Each cycle consists of 2 meetings. In this study, the subjects in this study were grade V students with a total of 28 students consisting of 12 male students and 16 female students. Data collection in this study was carried out by observation and documentation. The data analysis technique for the learning process observation sheet was carried out by calculating the percentage of the class average. Based on the results of the study, it can be concluded to answer the question that the Experiential Learning model can increase the activeness of science learning of fifth grade students of SD Negeri 03 Bongas. The results showed that student learning activeness in science subject content increased after the Experiential Learning model was applied in class V. This is indicated by an increase in the average percentage of students' learning activeness in class V. This is indicated by an increase in the average percentage of observations of student activeness in pre-action of 58.02%, in cycle I to 70% and increased again in cycle II to 83.57%.
Implementasi E-Lkpd Berbasis Problem Based Learning Guna Meningkatkan Keaktifan Pembelajaran Tematik Kelas II
Kiki Indah Pratiwi;
Hamzah Pagarra;
Zusanti Zusanti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i1.27942
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar serta keaktifan peserta didik kelas II di Sekolah Dasar Tegalsari 13 Kota Tegal melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan dukungan media Liveworksheet. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan subjek peserta didik kelas II yang berjumlah 9 peserta didik dengan teknik pengumpulan data berupa tes dan non tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh (1) pada saat dilakukan tindakan siklus I rata-rata hasil belajar 55,54 dengan kriterika cukup rendah, dan setelah dilakukan tindakan siklus II rata-rata hasil belajar dan keaktifan peserta didik lebih meningkat menjadi 80,57 dengan kriteria tinggi; (2) Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan menggunakan media Liveworksheet dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II dan meningkatkan keaktifan peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan media Liveworksheet dapat meningkatkan hasil belajar serta keaktifan peserta didik kelas II Semester 1 di Sekolah Dasar Negeri Tegalsari 13 Kota Tegal.