cover
Contact Name
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Contact Email
bhakti@unm.ac.id
Phone
+6285230026044
Journal Mail Official
pjpgsd@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 27989097     DOI : https://dx.doi.org/10.70713/pjp.v4i3.52377
Core Subject : Education,
Pembelajaran di PGSD maupun di Sekolah Dasar yang membahas tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan di sekolah dasar.
Articles 439 Documents
Penggunaan Media Kartu Kata untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Lancar Pada Siswa Kelas II SD Negeri Tidung Kecamatan Rappocini Kota Makassar Nurjihan Nurjihan; Rahmawati Patta; Maryam Arfianty
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i2.45433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media kartu kata untuk meningkatkan kemampuan membaca lancar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah penggunaan media kartu kata untuk meningkatkan kemampuan membaca lancar pada siswa kelas II SD Negeri Tidung Kecamatan Rappocini Kota Makassar? Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Prosedur dan desain penelitian menggunakan model Kemmis dan MC Taggart meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setting penelitian meliputi subyek guru dan 26 siswa Kelas II SD Negeri Tidung Kecapamatan Rappocini Kota Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan non tes/ unjuk kerja. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan memperbaiki proses atau meningkatkan praktik pembelajaran dengan menggunakan media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca lancar siswa. Berdasarkan data yang diperoleh pada siklus I hasil observasi aktivitas mengajar guru pada kategori baik (B) dengan hasil observasi aktivitas belajar siswa berada pada kategori cukup (C) dengan hasil non tes/ unjuk kerja siswa berada pada kategori cukup (C), sedangkan pada siklus II hasil observasi aktivitas mengajar guru pada kategori baik (B) dengan hasil observasi aktivitas belajar siswa berada pada kategori baik (B) dengan hasil non tes/ unjuk kerja siswa berada pada kategori baik (B). Kesimpulan pada penelitian ini adalah penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan proses dan hasil belajar membaca lancar pada siswa kelas II SD Negeri Tidung Kecamatan Rappocini Kota Makassar.Kata Kunci: Media kartu kata, kemampuan membaca lancar
Penggunaan Media Konkret Dalam Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Nofi Tri Wahyuningsih; Ahmad Syawaluddin; Muhammad Dahlan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26836

Abstract

Rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran matematika tentang konsep dasar pecahan siswa kelas 2 SD Negeri Tambakreja 06 mendorong dilakukannya penelitian di SD Negeri Tambakreja 06 Cilacap Selatan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang konsep dasar pecahan. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa maka diperlukan media dan metode pembelajaran yang sesuai. Salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan guru adalah media konkret dengan model pembelajaran Problem Based Learning. Prosedur penelitian yang digunakan mengikuti prosedur Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 Siklus yakni Siklus I dan Siklus II dan diawali dengan kegiatan Pra siklus. Pada tiap tahap dilakukan perbaikan RPP dan media sehingga dapat diketahui persentase keberhasilan penggunaan media konkret dengan model pembelajaran Problem Based Learning.  Hasil penelitian menggunakan media konkret dengan model pembelajaran Problem Based Learning menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan.  Pada tahap pra siklus, diketahui bahwa nilai rata-rata 68 dengan prosentase Kriteria Ketuntasan Minimal masih 31,03%.  Kemudian pada siklus I diketahui bahwa nilai rata-rata siswa 79 dan prosentase Kriteria Ketuntasan Minimal meningkat menjadi 68,97%.   Pada Siklus II, nilai rata-rata meningkat lagi menjadi 86 dan prosentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal menjadi 89,65%.  Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media konkret dengan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan. Kata Kunci: Media Konkret; Problem Based Learning; Hasil Belajar Siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping Monalisa Maseru
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i2.52577

Abstract

This study aims to improve science learning outcomes by applying the mind mapping learning model. The subjects of this study were 25 students of class V SDN 2 Rantepao consisting of 11 girls and 14 boys. The study consisted of two cycles, each cycle consisting of two meetings with the time allocation for each meeting being 2 x 35 minutes. Data collection techniques using observation, interviews, and tests. Observation guidelines are used every time learning takes place, tests are used every cycle ends at every second meeting ends. The interview guide was used at the end of the cycle. Based on the results of the research, it shows that there is an increase in student learning outcomes through the application of the mind mapping model. The application of the mind mapping learning model in science learning in cycle I with a classical percentage value of 36% and in cycle II achieved a classical percentage value of 92%. The conclusion from the results of this study is that by using the mind mapping learning model on science material can improve student learning outcomes at SDN 2 Rantepao.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Siswa Kelas V SD Aisha Bella Fitri; Abdul Hafidz; Fatmawaty Fatmawaty
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i3.29986

Abstract

Penelitian ini dilatari oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas V SD, fokus masalah diuraikan sebagai berikut: bagaimana gambaran penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas V SD. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK yang meliputi Perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, test dan kajian dokumen, Teknik analisis data deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian pada siklus 1 diperoleh data 75% Langkah model telah terlaksana dengan baik, dan hasil belajar mencapai 64% dari jumlah siswa di atas KKM. Hasil penelitian siklus 2 diperoleh data 90% Langkah model terlaksana dengan baik, dan 86% hasil belajar siswa diatas KKM. Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran problem based learning secara bertahap dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD. Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran problem based learning yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas V SD. Kata Kunci: Problem Based Learning; Model Pembelajaran; Hasil Belajar
Penggunaan Metode Praktek Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Kartika Dwi Astuti; Widya Karmila Sari Achmad; Abdul Rahim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i2.29466

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum maksimalnya hasil belajar siswa di SDN 005 Waru. Ada 15 siswa dari 20 siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM (70). Adanya permasalahan tersebut, maka diadakan suatu upaya untuk meningkatkan pembelajaran agar hasil belajar siswa dapat meningkat melalui penelitian tindakan kelas. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes hasil belajar Hasil penelitian mengalami peningkatan persentase hasil belajar dan aktivitas belajar siswa yang mencapai KKM pada siklus I dan II meningkat. Guru sebaiknya menggunakan metode praktik untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Hasil Belajar; Siswa Sekolah Dasar; Metode Praktis.
Penerapan Model Pembelajaran project Based Learning(PjBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi muatan matematika di kelas I UPTD SPF SDN 222 Tonronge Andi Nurul Asmi; Faidah Yusuf
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i3.52341

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model PjBL dalam meningkatkan hasil belajar muatan Matematika siswa kelas I UPTD SPF SDN 222 Tonronge. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksakan dengan 2 siklus. Pengumpulan data mengguunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi dalam proses pembelajaran. Subjek penelitian yaitu siswa Kelas I UPTD SPF SDN 222 Tonronge berjumlah 5 siswa. Kegiatan inti dalam proses pembelajaran yang dilakukan guru menerapkan langkah-langkah model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yaitu (1) menentukan pertanyaan dasar, (2) membuat desain proyek; (3) menyusun penjadwalan; (4) memonitor kemajuan proyek; (5) penilaian hasil; (6) evaluasi pengalaman.Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus ke II. Hasil Observasi siswa pada siklus I dengan persentase 74.74% dengan kategori cukup (C) meningkat pada siklus II dengan persentase 89.89% dengan kategori baik (B). hasil tes evaluasi akhir pada siklus I dengan persentase nilai ketuntasan 36.36% dengan kategori cukup (C) meningkat pada siklus II dengan persentase nilai ketuntasan 81.81% Hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan matematika di kelas I UPTD SPF SDN 22 Tonronge
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Peserta Didik Kelas 4 Menggunakan Problem Based Learning Dwi Yuni Saptono; Rahmawati Patta; Kadarisman Kadarisman
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i1.28579

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik menjadi dasar pelaksanaan penelitian ini.  Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan minat dan hasil belajar bahasa Indonesia materi gagasan pokok paragraf kelas 4 SD Negeri Kedungsari 2 menggunakan model problem based learning. Metode penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan PTK meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, test dan kajian dokumen, Ada 2 jenis analisis data yaitu kualitatif berupa lembar observasi dan angket, kuantitatif berupa hasil penilaian evaluasi pembelajaran. Peningkatan hasil belajar terlihat dari nilai rata-rata tiap siklus yaitu pada pra penelitian nilai rata-rata hanya mencapai 57, pada siklus 1 menjadi 70,5, pada siklus 2 mencapai 85, dan pada siklus 3 telah mencapai 93. Prosentase pencapaian KKM mulai dari pra penelitian hanya mencapai 10%, kemudiana pada siklus 1 mencapai 45%, pada siklus 2 mencapai 85%, dan pada siklus 3 telah mencapai 100%. Berdasarkan data mulai dari siklus 1, siklus 2, dan siklus 3 dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SD Negeri Kedungsari 2. Kata Kunci: Problem Based Learning; Hasil Belajar; Gagasan Pokok. 
Penerapan Pendekatan TaRL untuk Mengingkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VB di SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 Naimah Naimah; Nurhaedah Nurhaedah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i2.62213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Pendekatan TaRL terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VB di SD Negeri Unggulan Mongisidi 1. Subjek penelitian ini adalah 37 siswa kelas VB SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pada Siklus I, hasil pengamatan menunjukkan Rata-rata hasil belajar siswa dari skor dasar 73,65 ke siklus I meningkat sebesar 7,43 poin menjadi 81,08. Pada siklus II meningkat sebesar 1,89 poin menjadi 82,97 dan pada siklus III meningkat sebesar 2,57 poin menjadi 85,54. Secara keseluruhan peningkatan rata-rata hasil belajar dari skor dasar ke siklus III mengalami peningkatan sebesar 16,14%. Persentase ketuntasan siswa secara individu dan klasikal pada skor dasar yaitu 45,95% pada siklus I meningkat sebesar 21,62% menjadi 67,57%, pada siklus II meningkat sebesar 16,21% menjadi 83,78% dan pada siklus III kembali mengalami peningatan sebesar 10,81% menjadi 94,59%. Rata-rata aktifitas guru pada siklus I adalah 57,15% dengan kategori cukup, pada siklus II meningkat menjadi 70% dengan kategori baik dan pada siklus III meningkat menjadi 88,58% dengan kategori amat baik. Rata-rata aktivitas siswa pada siklus I adalah 58,57 dengan kategori cukup, pada siklus II meningkat menjadi 74,29% dengan kategori baik dan pada siklus III meningkat menjadi 92,86% dengan kategori amat baik.
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Desilia Dwi Andini; Widya Karmila Sari Achmad; Irfan Mus
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i2.29455

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik dalam muatan pelajaran IPA materi rangkaian listrik. Hal ini dibuktikan dengan ketercapaian hasil belajar peserta didik 54 % dari 11 peserta didik belum mencapai nilai ketuntasan minimal yang ditetapkan yaitu 70. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah : (1) mengetahui proses pembelajaran IPA dengan model Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah), untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terkait dengan materi rangkaian listrik (2) mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VI SD Negeri 3 Wanadri terkait dengan materi rangkaian listrik dengan model Problem Based Learning. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SD Negeri  3 Wanadri yang terdiri dari 11 orang peserta didik. Hasil penelitian menggunakan metode Problem Based Learning menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan dengan dua siklus. Pada siklus pertama nilai rata-rata peserta didik mencapai 76 atau sebanyak 63% peserta didik mencapai nilai ketuntasan yang diterapkan. Dan pada siklus 2 mengalami peningkatan kembali yaitu nilai rata-rata yang diperoleh adalah 85 atau 81% peserta didik mencapai ketuntasan minimal.Teknik dan analisis data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik yang berasal dari hasil tes tertulis dan hasil produk dalam pembelajaran IPA materi rangkaian listrik. Sedangkan data kualitatif berupa hasil observasi keterampilan guru dan aktivitas peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik materi rangkaian listrik. Kata Kunci: Problem Based Learnin; Hasil Belaja; IPA.
Pengaruh Penggunaan Media Gambar Seri terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek Pada Siswa Kelas IV SD Inpres BTN IKIP 1 Kota Makassar Nur Azirah; Muh Faisal; Latri Latri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i3.30970

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan media gambar seri, gambaran kemampuan menulis cerita pendek siswa dan apakah ada pengaruh penggunaan media gambar seri terhadap kemampuan menulis cerita pendek pada siswa kelas IV SD Inpres BTN IKIP 1 Kota Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimental. Dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Inpres BTN IKIP 1 Kota Makassar, sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV A berjumlah 32 siswa dan IV B berjumlah 32 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, Tes dan Dokumentasi. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes kemampuan menulis cerita pendek berupa pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan melakukan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yang terdiri dari uji hipotesis menggunakan uji independent T-test. Hasil analisis statistik inferensial diperoleh nilai P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media gambar seri terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas IV SD Inpres BTN IKIPI Kota Makassar. Kata kunci : Media gambar seri, Kemampuan menulis cerita pendek