cover
Contact Name
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Contact Email
bhakti@unm.ac.id
Phone
+6285230026044
Journal Mail Official
pjpgsd@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 27989097     DOI : https://dx.doi.org/10.70713/pjp.v4i3.52377
Core Subject : Education,
Pembelajaran di PGSD maupun di Sekolah Dasar yang membahas tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan di sekolah dasar.
Articles 439 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Ipas Siswa Kelas V Menggunakan Model Pembelajaran Inquiri Irma Awaliyah Jamal; Hotimah Hotimah; Nur'Alfillailah Nur'Alfillailah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i2.56892

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa kelas V. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS siswa Kelas V menggunakan model pembelajaran Inquiri materi cahaya dan bunyi siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada proses dan hasil belajar IPAS materi cahaya dan bunyi siswa kelas V menggunakan model pembelajaran Inquiri. Metode pengumpulan data yang diterapkan mencakup observasi, tes, dan dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri dari guru kelas dan 16 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi aktivitas guru dalam proses pembelajaran dari segi observasi berada pada tingkat baik (B), sementara aktivitas siswa berada pada tingkat cukup (C), dan hasil tes belajar menunjukkan kualifikasi kurang (K). Sedangkan pada siklus kedua, hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana kualifikasi aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran mencapai tingkat baik (B), dan hasil tes belajar juga berada pada tingkat baik (B). Kesimpulan pada penelitian ini adalah model pembelajaran Inquiri dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS siswa kelas V.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPS Siswa Kelas IV SDN Telukan 02 Dhika Woronitalia; Widya Kamila Sari Achmad; Irfan Mus
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i3.30302

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa dalam muatan pelajaran IPS materi jenis-jenis pekerjaan. Hal ini dibuktikan dengan ketercapaian hasil belajar siswa 50 % dari 12 siswa belum mencapai nilai ketuntasan minimal yang ditetapkan yaitu 70. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah: (1) mengetahui proses pembelajaran IPS dengan model Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah), untuk meningkatkan pemahaman terkait dengan materi jenis-jenis pekerjaan dan (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SDN Telukan 02 terkait dengan materi jenis-jenis pekerjaan dengan model Problem Based Learning. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Telukan 02 yang terdiri dari 12 orang siswa. Hasil penelitian menggunakan model Problem Based Learning menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Pada siklus pertama nilai rata-rata siswa mencapai 75 atau sebanyak 67% siswa mencapai nilai ketuntasan yang diterapkan. Dan pada siklus 2 mengalami peningkatan kembali yaitu nilai rata-rata yang diperoleh adalah 86 atau 83% siswa mencapai ketuntasan minimal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi jenis-jenis pekerjaan. Kata Kunci: Model Pembelajaran; Problem Based Learning; Jenis-Jenis Pekerjaan; Hasil Belajar
Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Faiza M Ahmad; Amrah Amrah; Muh. Kadri Karim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.28850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDN Letawa. Hal ini disebabkan karena pembelajaran yang lebih berpusat pada guru (teacher centered) sehingga hasil belajar siswa kurang memuaskan. Oleh karena itu, peneliti menerapkan model pembelajaran Problem Based Learnng agar siswa terbiasa belajar secara aktif, menyenangkan dan memberikan pengaruh besar pada penguasaan materi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keakifan belajar siswa kelas IV SDN Letawa yang berjumlah 22 orang melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Hasil dari pelaksanaan tindakan menunjukan bahwa keaktifan belajar meningkat. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa tiap siklus selalu meningkat dalam kegiatan pembelajaran yakni siklus I dalam kategori cukup dan siklus II dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tes siklus I siswa yang tuntas 13 dari 22 siswa, tuntas klasikal 59,09%. Pada siklus II siswa yang tuntas  19 siswa dari 22 siswa, tuntas klasikal 86,36%. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara berkala dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa di kelas IVA SDN Letawa.Kata Kunci: Keaktifan Belajar Siswa, Problem Based Learning, Model Pembelajaran
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Problem Based Learning Di Sekolah Dasar Muh Ilham Sijaya
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i3.52477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana karakter dibentuk melalui pembelajaran. penelitian yang dilakukan di UPT SD Negeri 15 Turatea khusus nya di kelas 5 dengan jumlah siswa sebanyyak 24 siswa. Pendidikan karakter menjadi tren di seluruh dunia. Hal ini disebabkan oleh perkembangan zaman, sehingga dikhawatirkan akan hilang nilai-nilai karakter suatu masyarakat, khususnya nilai-nilai karakter lokal suatu masyarakat. Artikel ini mengulas penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti terkait implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran berbasis proyek. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, yaitu dengan mengumpulkan artikel-artikel yang berkaitan dengan topik penelitian, yang kemudian ditelaah dan kemudian dikelompokkan berdasarkan jenis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih belum banyak penelitian yang mengimplementasikan pendidikan karakter melalui pembelajaran berbasis masalahKata Kunci: problem based learning, pendidikan karakter
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Patmawati, Patmawati; Faisal, Muh; Kartini, Kartini
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62091

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VB UPT SPF SD INPRES BTN IKIP 1 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SPF SD INPRES BTN IKIP 1 Makassar pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 guru kelas dan 29 siswa kelas VB. Rancangan tindakan pada penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observsi, dan refleksi. Hasil observasi aktivitas mengajar guru dan siswa pada siklus 1 berada pada kategori cukup (C) dan pada siklus II mengalami peningkatan sehingga sudah mencapai indikator yang telah ditetapkan yaitu ≥ 76% dengan kualifikasi baik (B). Adapun hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan persentase keberhasilan belajar dan diperoleh hasil belajar pada siklus I sebesar 65,51% berada pada kategori cukup (C) dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 86,20% dan berada pada kategori baik (B). Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita Subtema 2 Perubahan Lingkungan.
Peningkatan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Mawaddah, Nur
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.57956

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan belajar yang masih di alami oleh siswa, yakni rendahnya kemandirian belajar mereka selama pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian belajar siswa melalui penerapan model pebelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran tematik di kelas VI-A SD Negeri 24 Salemba. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VI-A SD Negeri 24 Salemba sebanyak 23 orang. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus kemandirian belajar siswa berada pada kategori rendah dengan rata-rata hanya sebesar 60%. Pada siklus I terjadi sedikit peningkatan kemandirian belajar siswa menjadi 65%. Kemudian pada siklus II kembali terjadi peningkatan yang signifikan pada kemandirian nbelajar siswa menjadi 80%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada kemandirian belajar siswa di kelas VI-A SD Negeri 24 Salemba melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR Aprilia, Mega; Musi, Muhammad Akil; Mirnawati, Mirnawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran PKN Kelas V SDN Bawakaraeng III Kota Makassar melalui penggunaan model pembelajaran gambar dan gambar berbantuan media puzzle.Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Ada total dua puluh siswa kelas empat yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini dibagi menjadi dua siklus, dengan dua pertemuan yang terjadi pada setiap siklusnya. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKN, subjek penelitian diberi perlakuan pada setiap siklusnya dengan penerapan model pembelajaran picture and picture berbantuan media puzzle. Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) pemanfaatan model pembelajaran gambar dan pembelajaran gambar berbantuan media puzzle mengikuti prosedur pelaksanaan pembelajaran yang telah ditentukan. (2) mencapai peningkatan IPK pada ujian awal sebesar 65,5% dengan tetap mempertahankan tingkat ketuntasan belajar sebesar 40%. Siklus awal menghasilkan rata-rata nilai sebesar 70,95% yang menunjukkan tingkat ketuntasan belajar sebesar 60%. Siklus selanjutnya menghasilkan rata-rata nilai sebesar 83,1% dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 85%. (3) Meningkatkan prestasi akademik siswa dari penilaian awal hingga siklus.
Efektivitas Penggunaan Media Audio Visual Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Raoda, Rihlah Ayu; Yusnadi, Yusnadi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.57586

Abstract

Penggabungan media audio visual sebagai alat pembelajaran dan penerapan paradigma pembelajaran berbasis masalah (PBL) telah menarik minat yang signifikan dalam bidang pendidikan. Tujuan dari metode ini adalah untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pendidikan dan pada akhirnya meningkatkan kinerja akademik mereka. Artikel ini mengkaji temuan penelitian yang memanfaatkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk mengevaluasi efektivitas bahan pembelajaran audio visual dalam meningkatkan prestasi akademik siswa. Temuan awal dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman dan antusiasme siswa sebelum terlibat dengan materi audio visual. Namun demikian, bukti konklusif menunjukkan peningkatan substansial dalam pemahaman, ingatan, dan keterlibatan siswa setelah penggunaan media. Analisis data lebih lanjut membuktikan peningkatan hasil evaluasi dan tanggapan siswa yang positif terhadap media audio-visual. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran berbasis masalah meningkatkan hasil belajar siswa dan mendorong pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Esai ini meningkatkan pemahaman praktis dan teoritis tentang peran penting media audio visual dalam lingkungan pendidikan.
Penerapan Model Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V Ramadhani, Latifah; Idrus, Nur Abidah; Sulhadri, Yusvita
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62283

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, yang setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sesi. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 16 siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng 2. Teknik pengumpulan data meliputi lembar observasi untuk mengukur aktivitas siswa dan tes untuk menilai keterampilan berbicara siswa. Teknik analisis data meliputi analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) efektif meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terbukti dengan peningkatan persentase kemahiran siswa dalam keterampilan berbicara dari 68,18% pada siklus I menjadi 80,12% pada siklus II. siklus. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran juga meningkat dari 61,6% pada siklus I menjadi 88,83% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri Bawakaraeng 2. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan di kelas lain yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Sekolah juga harus memfasilitasi pelatihan bagi guru untuk menguasai penerapan model pembelajaran inovatif seperti Think Pair Share (TPS).Kata Kunci: Think Pair Share (TPS); Keahlian berbicara; Model pembelajaran.
Meningkatkan Keaktifan Siswa Melalui Model Project Based Learning dengan Pendekatan TPACK MY, Nurfadila; Ardiansyah, Muh; Sarbani, Andi Adriani
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.52502

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya tingkat keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan  keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model project based learning dengan pendekatan TPACK. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan model model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus yang melibatkan 33 peserta didik kelas VB di SDI BTN IKIP I. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Data dianalisis dengan metode reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I tingkat keaktifan peserta didik masih pada kategori rendah dengan persentase 39,39% sedangkan pada siklus II keaktifan belajar siswa meningkat menjadi kategori sedang dengan persentase 60,61%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Model project based learning dengan pendekatan TPACK secara efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran.