cover
Contact Name
Hendra Jaya
Contact Email
hendra.jaya@unm.ac.id
Phone
+6282336176719
Journal Mail Official
mudarris@unm.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar Parangtambung, Daeng Tata Raya, Makassar, South Sulawesi, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal MEKOM: Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 23563958     EISSN : 27217612     DOI : -
Core Subject : Engineering,
1. Teaching and Learning in TVET 2. Evaluation, Assessment, and Certification in TVET 3. Human Resources Management in TVET 4. Vocational Resources in TVET 5. Policy and Contemporary Issues in TVET
Articles 121 Documents
ANALISIS PERBEDAAN FITTING FACTOR ANTARA POLA SONNY DAN POLA PRAKTIS PADA JAS WANITA Irmayanti
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 4, Issue 2, Agustus 2017
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Busana memiliki peranan penting bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Busana bukan hanya sekedar mengenakan pakaian, akan tetapi pilihan busana yang tepat dapat menjadikan penampilan seseorang menjadi sangat mengesankan. Baik atau tidaknya busana yang dikenakan dibadan seseorang (kup) sangat dipengaruhi oleh kebenaran pola itu sendiri. Pola dasar sistem “Sonny” merupakan pola dasar yang biasa digunakan dalam pembuatan jas wanita, sedangkan pola dasar praktis merupakan pola dasar yang telah dimodifikasi dari penggabungan beberapa pola dasar yang telah ada. Penelitian ini bertujuan untuk menguji signifikansi perbedaan fitting factor hasil jadi pembuatan jas wanita yang menggunakan pola sistem sonny dan praktis. Metode penelitian yang digunakan secara kuantitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan t test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada fitting factor hasil jadi pembuatan jas wanita antara yang menggunakan pola sistem Sonny dengan pola sistem Praktis.
PENGEMBANGAN MEDIA AJAR PADA MATA KULIAH PENGANTAR PENDIDIKAN KEJURUAN Sapto Haryoko; Hendra Jaya
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 4, Issue 2, Agustus 2017
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui tahapan pengembangan Media ajar pada mata kuliah Pengantar Pendidikan Kejuruan di Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika FT Universitas Negeri Makassar, (2) untuk mengetahui kelayakan Media ajar pada mata kuliah pengantar Pendidikan Kejuruan di Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika di FT Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and development) yang bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan suatu produk. Desain pengembangan mengacu pada model pengembangan instruksional dari Atwi Suparman yang terdiri dari 3 tahap yaitu: tahap mengidentifikasi, tahap mengembangkan, dan tahap evaluasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan pendidikan teknik elektronika, dosen ahli desain dan dosen ahli konten. Instrumen penelitian menggunakan metode wawancara. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah pengembangan Media ajar mata kuliah Pengantar Pendidikan Kejuruan memberikan output berupa buku ajar mata kuliah Pengantar Pendidikan Kejuruan. Hasil validasi pada ahli desain mendapat rata-rata sebesar 3,72 di nyatakan dalam kategori baik (Layak). Hasil validasi pada ahli konten mendapat rata-rata sebesar 2,87 di nyatakan dalam kategori cukup baik (Layak). Berdasarkan hasil validasi dan revisi, dapat diketahui bahwa Media ajar berupa buku ajar mata kuliah Pengantar Pendidikan Kejuruan dikatakan layak, untuk itu disarankan Media ajar ini dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran mata kuliah Pengantar Pendidikan Kejuruan.
MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA KELAS XI TEKNIK TENAGA LISTRIK SMK NEGERI 3 MAKASAR DALAM MELILIT KUMPARAN MOTOR LISTRIK MELELUI PRAKTIKUM INDIVIDU Janarti
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 5, Issue 1, Februari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dan meningkatkan aktivitas dalam proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TITL SMK Negeri 3 Makassar semester tiga (tidak datar) tahun akademik 2017/2018 sebanyak 28 siswa. Implementasi penelitian dilakukan melalui dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatif untuk kegiatan observasi dan sikap siswa, sedangkan analisis data kuantitatif untuk tes harian (post-test) dan tes kinerja. Dari hasil analisis data lembar observasi aktivitas siswa pada siklus I menunjukkan bahwa siswa selalu aktif meminta 34,38%, selalu dijawab oleh 43,75% aktif, selalu-on respons 34,38%, selalu berwirausaha sebesar 40,63%, 75% selalu serius, selalu mampu menyimpulkan pada 65,63%, dan yang selalu mampu menyelesaikan tugas tepat waktu sebesar 71,88%. Dari hasil analisis nilai-nilai sikap, tes harian (post-test) dan skor tes kinerja diperoleh pada penguasaan kompetensi rata-rata siklus I sebesar 71 dengan persentase 71,87%. Selanjutnya, penerapan siklus kedua dari aspek tindakan dari aktivitas yang diamati siswa menemukan bahwa siswa selalu aktif meminta meningkat menjadi 59,38%, selalu pada penjawaban meningkat menjadi 68,75%, selalu aktif merespons meningkat menjadi 78,13%, wirausaha selalu naik menjadi 81,25%, selalu ada peningkatan serius menjadi 93,75%, selalu mampu menyimpulkan meningkat menjadi 90,63%, dan selalu mampu menyelesaikan tugas tepat waktu meningkat menjadi 84,38%. Sementara nilai rata-rata kompetensi pada siklus kedua meningkat menjadi 76 dengan persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 90,62%. Dengan demikian, analisis data pada kedua siklus menunjukkan bahwa peningkatan nilai rata-rata kompetensi siswa pada koil melilit listrik motor. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk melakukan kerja praktek secara individual karena peningkatan kompetensi siswa yang dibungkus motor listrik sangat signifikan.
PERAN MINAT KERJA DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK Sulistianingsih AS.; Mojibur Rohman; Zaudah Cyly Arrum Dalu, M
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 5, Issue 2, Agustus 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan kerja adalah upaya menyiapkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kesiapan kerja sangat penting dimiliki oleh seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), karena siswa SMK merupakan harapan masyarakat untuk menjadi lulusan yang mempunyai kompetensi sesuai bidang keahliannya. Seiring dengan kebutuhan industri yang semakin meningkat serta kemajuan teknologi yang pesat, semakin menuntut proses yang serba cepat namun tepat. Tuntutan dunia industri tersebut mengharuskan dunia pendidikan untuk membekali para siswa agar saat lulus nanti sudah siap menghadapi dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan kerja siswa dan variabel mana yang lebih dominan memberikan kontibusi terhadap kesiapan kerja siswa SMK di Malang. Variabel bebas yang diteliti adalah minat kerja dan prestasi belajar kejuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Paket Keahlian Teknik Gambar Bangunan yang telah melaksanakan Prakerin. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan ada kontribusi positif antara minat kerja dan prestasi belajar kejuruan terhadap kesiapan kerja siswa. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah minat kerja sebagai tinjauan dari variabel soft skill memberikan kontribusi yang lebih kecil dibandingkan kontribusi prestasi belajar kejuruan sebagai tinjauan dari variabel hard skill.
ANALISIS USABILITAS MENGGUNAKAN USE QUESTIONNAIRE PADA SISTEM INFORMASI SMK NEGERI 3 MAKASSAR Edi Suhardi Rahman; Dyah Vitalocca
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 5, Issue 1, Februari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada suatu sekolah tentunya tidak lepas dari suatu sistem informasi. Namun jika dieavluasi dalam penggunaannya masih ada pengguna yang belum mengetahui dengan benar manfaat yang dihasilkan dan kemudahan pengguna sistem informasi tersebut, sehingga berpengaruh terhadap sikap pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana tingkat usabilitas sistem informasi yang ada di SMK Negeri 3 Makassar dengan menggunakan variabel, usefulness, ease of use, ease of learning, dan satisfaction dengan masing-masing indikator. Alat analisis yang digunakan adalah SPSS dan Microsoft Exel untuk menganalisis variabel-variabel tersebut, dengan jumlah responden sebanyak 86 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ke empat variabel yang digunakan dalam pengukuran usability diperoleh hasil dengan tingkat kelayakan untuk variabel usefulness sebesar 84,9%, ease of use sebesar 84,5% dengan kategori sangat berguna, variabel ease of learning dengan persentase 85,5% berada pada kategori sangat mudah dipelajari dan variabel satisfaction dengan persentase 85,3% dengan kategori sangat puas untuk digunakan. Hasil analisis usability secara keseluruhan diperoleh nilai persentase 84,9% dengan ketagori sangat layak.
PERANCANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PROJEK PADA MATAKULIAH DASAR MIKROKONTROLER Sabran; Yasser Abd, Djawad
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 5, Issue 1, Februari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendesain Modul Pembelajaran berbasis proyek pada matakuliah dasar mikrokontroller Perancangan modul akan meliputi rangkaian utama yaitu sistem minimum mikrokontroler, sedangkan modul-modul aplikasi terdiri dari 10 modul yaitu: LED, Push button, LCD, Seven Segment, Relay, Sensor LDR, Photodioda, dan Suhu dengan LM35. Sensor ultrasonik HC-SR04, Kendali motor servo, dan RTC. Perancangan alat yang direncanakan berupa rancang bangun dengan metode pengamatan langsung dengan tahap dimulai dari merancang konsep alat, membuat alat dan aplikasi, dan menguji coba alat. Hasil Penelitian meunjukan bahwa: (1) Modu-Modul hasil rancangan system mikrokontroller yang di buat dapat berkerja dengan baik. (2) Hasil analisis menujukkan bahwa unit-unit rangkaian pengontrol yang mengunakan ATmega16 sebagai unit kendali utama dapat bekerja sesuai dengan karakteristik yang diharapkan. (3) Hasil ujicoba perangkat lunak dengan menggunakan MPLAB SIM, berhasil tanpa error sehigga dapat dikoneksikan dengan rangkain uji yang dicoba. (4) Hasil pengujian juga membuktikan bahwa modul-modul yang dibuat dapat berkeja secara optimal. Disimpulkan bahwa modul-modul yang dirancang dapat digunakan dalam pemberlajaran berbasis proyek pada matakuliah dasar mikrokontroller.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DATA DOSEN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR BERBASIS WEB Dyah Vitalocca; Edi Suhardi Rahman; A. Pattapari Uleng
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 5, Issue 1, Februari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem informasi yang akan mengelola data dosen pada Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Makassar. Sistem informasi ini dibuat berbasis web dengan menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D). metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah melalui teknik wawancara dan angket untuk mendapatkan analisis awal perancangan sistem yang akan dibangun. Model pengembangan yang digunakan adalah model prototype dengan empat tahapan yang dimulai dari (1) pengumpulan kebutuhan, (2) proses desain yang cepat, (3) membangun prototype, (4) evaluasi dan perbaikan. Perancangan sistem informasi data dosen berbasis web dapat memberikan pelayanan optimal kepada dosen sehingga data-data atau berkas dosen bisa dikelola dengan baik.
MENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR KIMIA (REDOKS) SISWA KELAS XII TKR SMK NEGERI 1 SUMARORONG MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN MATERI BERBASIS KONTEKSTUAL Kristina Banne
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 5, Issue 1, Februari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang difokuskan untuk memperbaikan praktek pembelajaran yang kurang efektif dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) melalui materi berbasis kontekstual pada materi pokok Reaksi Reduksi dan Oksidasi (Redoks). Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Sumarorong pada kelas XI jurusan Otomotif dengan jumlah Siswa sebanyak 24 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui hasil observasi oleh seorang pengamat dan tes hasil belajar siswa, kemudian dianalisis secara kualitatif (rumus percentage of agreement (R) dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan materi yang berbasis kontekstual dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar Siswa. Berdasarkan indikator yang ditetapkan bahwa keaktivan Siswa dalam proses pembelajaran dikatakan baik jika pensentase reliabilitas yang dicapai 75 %, sedangkan dalam penelitian ini mulai dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan dan berhasil mencapai 86% pada siklus II. Sementara berdasarkan analisis ketuntasan belajar Siswasecara klasikal dapat dicapai dengan persentase 83,34% Siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
KAJIAN DESKRIPTIF PERBANDINGAN MODEL PENGUJIAN PAPER BASED TEST DAN COMPUTER BASED TEST (Tinjauan dari aspek psikometrik, konteks dan suasana, serta psikologi pengguna) Iwan Suhardi
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 5, Issue 2, Agustus 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini berlatarbelakang pesatnya penetrasi penggunaan model pengujian berbasis komputer menggantikan model pengujian berbasis kertas. Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Indonesia saat ini menggunakan 2 (dua) macam media pengujian yaitu menggunakan media kertas dan media komputer. UN dengan menggunakan kertas dikenal istilah UNKP, yaitu Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil. UN dengan mengunakan media komputer dikenal dengan istilah UNBK, yaitu Ujian Nasional Berbasis Komputer. Penyelenggara UN mengasumsikan bahwa suatu butir soal yang dituliskan pada media kertas mempunyai tingkat kesukaran yang sama ketika butir soal tersebut ditampilkan pada layar monitor komputer. Dengan asumsi tersebut, maka model pengujian UNBK dan UNKP dianggap sebagai model pengujian yang setara. Tulisan ini mengkaji perbandingan antara model pengujianPaper Based Test(PBT) dan Computer Based Test(CBT) secara deskriptif. Metode penelitian ini bersifat studi literatur. Perbandingan dilihat dari berbagai sudut pandang meliputi aspek persamaan dan perbedaannya ditinjau dari sudut pandang aspek psikometrik, konteks dan suasana, kebutuhan fasilitas, dan psikologis pengguna.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS STEM DI SMK UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI Anita Candra Dewi; Chaerunnisa S. Lamasitudju; Hendra Jaya
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 9, Issue 2, Agustus 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis STEM dapat memfasilitasi siswa SMK bagaimana mereka dapat belajar secara bermakna. Kegiatan PkM ini dilakukan secara offline dengan metode ceramah, modeling, tanya jawab/diskusi, tugas proyek, dan presentasi. Metode Ceramah:Pembelajaran elektronika dasar dengan pendekatan teori-konseptual STEM. Pemodelan: Mempraktikkan proyek STEM yang dapat dibuat dalam pembelajaran elektronika dasar di SMK. Kegiatan PkM yang diikuti peserta dalam hal ini guru sangat antusias, berjalanlancar, dan dapat meningkatkan pemahaman literasi dan numerasi. Guru SMK dapat menjadikan pembelajaran STEM dalam konteks elektronika dasar sebagai alternatif pembelajaran khususnya mata pelajaran produktif di kelas. Program Kemitraan Masyarakatmampu menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh guru SMK, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk tugas guru dan pengembangan karir (83,33%), Memperoleh tambahan atau pendalaman konsep di bidang kajian dan pengembangan modul (75 %), Strategi atau model yang digunakan dalam kegiatan ini selaras atau sesuai dengan tuntutan/harapan guru (83,33%), guru mampu menerima secara komprehensif dari materi yang telah disampaikan dalam kegiatan (66,67%) , guru mampu memahami STEM secara utuh (80%), Guru mampu menyelenggarakan pembelajaran produktif di sekolah dengan STEM (91,67%), dan kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara berkala (95%).

Page 8 of 13 | Total Record : 121