Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pencegahan Stunting Melalui Pelatihan Pembuatan Susu Kurma Sebagai Produk Unggulan di Desa Kemuning Lor Kabupaten Jember Dony Setiawan Hendyca Putra; Mochammad Choirur Roziqin; Rindiani; Heri Warsito; Sabran
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v3i1.39

Abstract

Stunting merupakan permasalahan yang semakin banyak ditemukan dinegara berkembang, termasuk Indonesia. Jawa Timur merupakan wilayah dengan prevalensi stunting yang cukup tinggi yaitu 30,2%. Kabupaten Jember menempati urutan pertama kasus stunting tertinggi di Jawa Timur sebesar 34,9%. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh pengusul di posyandu Desa Kemuning Lor didapatkan kasus stunting sebanyak 135 balita. Dibalik permasalahan di Desa Kemuning Lor Arjasa terdapat potensi positif yaitu penghasil susu sapi perah. Mayoritas pekerjaan penduduk disana adalah sebagai peternak sapi perah dan petani. Dalam satu gelas (250 ml) susu murni terkandung setidaknya sekitar 150 kalori, 8 gram protein, 9 gram lemak, 300 mg kalsium, 300 IU vitamin A, dan 98 IU vitamin D yang sangat baik untuk tumbuh kembang balita terutama balita dengan gizi buruk atau kurang di Desa Kemuning Lor. Kandungan gizi pada susu sangat baik untuk mencegah terjadinya stunting pada balita di Desa Kemuning Lor. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencegah peningkatan kejadian stunting dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan/pengolahan susu kurma kepada sasaran ibu rumah tangga sejumlah 30 orang. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh tim pengusul, antara lain: 1) sosialisasi tentang stunting dan upaya mengatasinya dalam keluarga; 2) pelatihan pembuatan/pengolahan susu kurma; 3) Pelatihan pembuatan packaging, PIRT/BPOM; 4) evaluasi dan monitoring. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mempraktikkan pembuatan susu kurma di rumah sebagai makanan tambahan atau dapat menjadi produk UMKM. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya fokus pada pencegahan stunting, tetapi juga peningkatan daya jual susu sapi Rembangan melalui inovasi dan digital marketing. Kata Kunci: Stunting, Pelatihan, Susu Kurma
PERANCANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PROJEK PADA MATAKULIAH DASAR MIKROKONTROLER Sabran; Yasser Abd, Djawad
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 5, Issue 1, Februari 2018
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendesain Modul Pembelajaran berbasis proyek pada matakuliah dasar mikrokontroller Perancangan modul akan meliputi rangkaian utama yaitu sistem minimum mikrokontroler, sedangkan modul-modul aplikasi terdiri dari 10 modul yaitu: LED, Push button, LCD, Seven Segment, Relay, Sensor LDR, Photodioda, dan Suhu dengan LM35. Sensor ultrasonik HC-SR04, Kendali motor servo, dan RTC. Perancangan alat yang direncanakan berupa rancang bangun dengan metode pengamatan langsung dengan tahap dimulai dari merancang konsep alat, membuat alat dan aplikasi, dan menguji coba alat. Hasil Penelitian meunjukan bahwa: (1) Modu-Modul hasil rancangan system mikrokontroller yang di buat dapat berkerja dengan baik. (2) Hasil analisis menujukkan bahwa unit-unit rangkaian pengontrol yang mengunakan ATmega16 sebagai unit kendali utama dapat bekerja sesuai dengan karakteristik yang diharapkan. (3) Hasil ujicoba perangkat lunak dengan menggunakan MPLAB SIM, berhasil tanpa error sehigga dapat dikoneksikan dengan rangkain uji yang dicoba. (4) Hasil pengujian juga membuktikan bahwa modul-modul yang dibuat dapat berkeja secara optimal. Disimpulkan bahwa modul-modul yang dirancang dapat digunakan dalam pemberlajaran berbasis proyek pada matakuliah dasar mikrokontroller.
PENGARUH KREDIBILITAS INFLUENCER TERHADAP MINAT BELI PADA SOCIAL MEDIA TIKTOK DENGAN HEDONISME SEBAGAI VARIABEL MODERASI Dinnur, Firman Isra; Suprapto, Heru; Sabran; Anggar Sari, Nilam; Handayani, Pinto Rukmi; Ningsih, Kartina Eka; Johansyah
Jurnal Aplikasi Manajemen & Kewirausahaan MASSARO Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Aplikasi Manajemen & Kewirausahaan MASSARO
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/massaro.v7i1.5071

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kredibilitas Influencer yang mencakup keahlian, daya tarik dan kepercayaan terhadap minat beli dengan hedonisme sebagai variabel moderasi. Responden dalam studi ini adalah sebanyak 226 sampel yang berstatus mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kutai Kartanegara sebanyak yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Alat analisis data yang digunakan adalah metode SEM dengan bantuan perangkat lunak Smart PLS versi 4. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa aspek kepercayaan dan keahlian Influencer tidak mempengaruhi minat beli. Sementara itu, daya tarik Influencer serta faktor hedonisme memiliki dampak signifikan terhadap minat beli. Namun, hedonisme tidak berfungsi sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara kepercayaan, keahlian, dan daya tarik dengan minat beli.
Local Wisdom Policy and Islamic Education: Exploring Values in the Wiwit Padi Ceremony Meilina; Sabran; Atika Muliyandari; Habib Anwar Al Anshori
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i1.794

Abstract

This study examines the values of Islamic education in each stage of the Wiwit Padi Tradition. Qualitative research methods with a descriptive approach are used in this study. Data collection techniques used include interviews, observations, and documentation. To ensure the validity of the data, this study uses source and technique triangulation. Data analysis involves the stages of data condensation, data presentation, and conclusion. The results of the study indicate that there are Islamic educational values ​​that include Aqidah, which provides for belief in Allah SWT as the giver of life, Gratitude, which is reflected in the Wiwit Padi Tradition through sharing food and harvests, and Community (social) which is reflected in this tradition as a means to strengthen social relations between farmers in Purwobinangun Hamlet, which includes cooperation, discussion, and eating together. The implications of this study suggest that integrating Islamic educational values into local traditions like Wiwit Padi can foster a more profound sense of community and moral responsibility. It also emphasizes the importance of maintaining cultural practices that align with Islamic teachings, which can enhance social cohesion and character-building in rural communities.
the THE EFFECT OF WORK DISCIPLINE ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT THE REGIONAL DISASTER MANAGEMENT AGENCY (BPBD) OF TOLITOLI REGENCY: THE EFFECT OF WORK DISCIPLINE ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT THE REGIONAL DISASTER MANAGEMENT AGENCY (BPBD) OF TOLITOLI REGENCY Sabran
Jurnal Actual Organization Of Economic Vol. 5 No. 03 (2024): Jurnal Actual Organization Of Economic (JAGO-E)
Publisher : LPPM STIE Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted to determine the Influence of Work Discipline on Employee Performance at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Tolitoli Regency. The type of research uses quantitative descriptive, with the sample determination technique used Nonprobality Sampling (saturated sample). The data collection method uses observation, interviews, questionnaires, and documentation. The analysis method used is a simple linear regression test. From the results of the study, it was concluded that the results of the Work Discipline hypothesis test had a significant influence on Employee Performance at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Tolitoli Regency. This means that the better the Work Discipline for Employee Performance at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Tolitoli Regency, the better the Employee Performance will be. This is proven by a calculation of 17,114 > a table of 2,048 and a significant value of 0.000 < 0.005. So the hypothesis states "There is a significant influence of work discipline on employee performance at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Tolitoli Regency". Keyword : Work Discipline, Employee Performance
The The Impact of the existence of PT. Esaputlii Main Initiative for the economy of the people of Lingadan Village, Dakopemean District, Tolitoli Regency: Dampak Keberadaan PT. Esaputlii Prakarsa Utama Bagi Perekonomian Masyarakat Sabran; Masri Arfandi; Mirandi
Journal Actual Organization of Economic Vol. 6 No. 01 (2025): Journal Actual Organization Of Economic (JAGO-E)
Publisher : LPPM STIE Mujahidin Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Dampak Keberadaan PT. Esaputlii Prakarsa Utama bagi perekonomian masyarakat Desa Lingadan Kecamatan Dakopemean Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah primer yaitu data yang diperoleh lansung dari lapangan melalui informan. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Untuk teknik analisis data dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan berdirinya PT. Esaputlii Prakarsa Utama memberikan keuntungan dan perubahan terhadap kondisi perekonomian bagi masyarakat Desa Lingadan. Karena menambah dan membuka lapangan pekerjaan.
A Wirausaha Baru: Menganalisis Potensi Usaha Menggunakan Analisis SWOT: Wirausaha Baru: Menganalisis Potensi Usaha Menggunakan Analisis SWOT Sabran
Jurnal Pengabdian Masyarakat (PAKDIMAS) Vol. 2 No. 02 (2025): PAKDIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : LPPM STIE Mujahidin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan calon wirausahawan baru dalam menganalisis potensi usaha melalui penerapan metode analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Pelatihan dilaksanakan pada kelompok masyarakat produktif, pelaku UMKM pemula yang memiliki minat untuk memulai usaha mikro dan kecil. Metode pelaksanaan meliputi mengenalkan konsep kewirausahaan, pelatihan menggunakan analisis SWOT dalam rencana usaha yang akan dijalankan, pendampingan penyusunan rencana usaha, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Pelatihan wirausaha baru melalui penerapan metode analisis SWOT dapat dikatakan efektif untuk meningkatkan kemampuan bagi para wirausaha baru untuk merumuskan ide usaha apa yang kemudian akan dijalankan dan menyadari potensi internal maupun eksternal usahanya. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga mebentuk mindset wirausaha yang strategis dalam menghadapi tantangan usaha. Harapanya kedepan dapat dibuat kembali kegiatan serupa yang mengarah pada pendampingan intensif terkait aspek manajemen keuangan dan pemasaran digital serta dari keseluruhan hasil analisis SWOT yang di rumuskan, dengan harapan dapat mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri dan adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis yang lebih berkembang di Kabupaten Tolitoli.
EFEKTIVITAS TEKNOLOGI ALAT TENUN OTOMATIS DITINJAU DARI PERSPEKTIF PELUANG USAHA BAGI SISWA SMK Yasser A. Djawad; Sabran; Hendra Jaya
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 6, Issue 1, Februari 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan pengetahuan mengenai teknik/metode menenun dengan menggunakan alat tenun terotomatisasi, (2) meningkatkan keterampilan dalam menggunakan alat tenun terotomatisasi, (3) meningkatkan keterampilan merangkai alat tenun terotomatisasi, (4) meningkatkan keterampilan dalam melakukan perbaikan terhadap bagian komponen alat tenun terotomatisasi jika terjadi kendala, (5) meningkatkan keterampilan mengoperasikan alat tenun terotomatisasi, (6) mampu mendesain corak baru sesuai dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai budaya (makna corak sarung dari segi filosofis); (7) mengurangi waktu proses pembuatan sarung, (8) meningkatkan pengetahuan manajerial pemasaran produk tenun lipa sabbe berbasis IT (Toko Online); Objek sasaran adalah kelompok usaha tenun Desa Pambusuang, Kabupaten Polman. Metode yang digunakan dalam penyampaian materi menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, sedangkan penerapan menggunakan metode demonstrasi. Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahap yaitu: (1) Kegiatan diawali dengan penjajagan lokasi yang dilakukan pada saat pembuatan proposal, (2) persiapan awal penyiapan kelompok pengrajin sarung sutera, (2) identifikasi peralatan yang akan digunakan,(3) menetapkan motif sutera yang akan diterapkan, (4) pengadaan bahan dan alat penunjang pelatihan (5) pelaksanaan kegiatan (6) pendampingan kegiatan. Penilaian dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan PKM terhadap Pelaksanaan pelatihan dan kualifikasi Narasumber diperoleh penilaian dengan rerata skor 4,8 dengan kriteria sangat Baik. Guru dan sekolah berharap pengusaha tekstil, terutama batik, mempunyai kesadaran bekerja sama membina siswa SMK. Agar tak bergantung pada industri dan untuk menaikkan nilai jual batik dan tenun, siswa kriya tekstil mempelajari mata pelajaran busana sebagai muatan lokal. Harapannya, siswa memiliki keterampilan mengolah tenun dan batik dan berwirausaha mulai dari hulu ke hilir.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN VOKASIONAL UNTUK MENUMBUHKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MEMODIFIKASI PERALATAN PERTANIAN PADA LAHAN TERABATAS (TERASSERING) Badaruddin; Hendra Jaya; Sabran
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 7, Issue 2, Agustus 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan vokasional merupakan bagian dari konsep keterampilan hidup (life skills) dalam sistem persekolahan. Selama ini keterampilan vokasional lebih banyak diberikan pada Sekolah Menengah Kejuruan, sedangkan bagi remaja seperti tidak begitu penting. Keterampilan vokasional pada remaja dapat diberikan melalui pelajaran keterampilan. pembelajaran berbasis potensi lokal dapat diselenggarakan melalui tiga cara, yaitu pengintegrasian dalam kajian yang relevan, muatan lokal, dan keterampilan yang berorientasi pada pembuatan hasil karya yang ditunjang oleh pengetahuan, sikap, keterampilan, dan produk yang dihasilkan dalam hal ini inovasi dalam bidang pertanian. Peroses modifikasi alat pemotong padi kelompok Remaja Desa Pala’e kabupaten Sinjai dapat dilihat pada penjelasan berikut ini: Modifikasi Alat Pemotong Padi: a) Menyiapkan Alat berupa Kunci dan perkakas; b) Menyiapkan bahan berupa desain penyangga batang padi (Hal ini didesain agar batang padi tidak berhamburan); c) Menyiapkan bahan berupa pisau piringan bulat (Didesain khusus untuk memotong batang padi). Berdasarkan kegiatan diperoleh bahwa warga remaja desa Pala’e dapat menggunakan hasil pelatihan dan keterampilan dengan sangat baik. Hal ini dilihat melalui tahapan dalam merencanakan hingga menghasilkan hasil produk yang layak dipasarkan, kemampuan mengidentifikasi alat yang akan dimodifikasi. Kegiatan pendampingan yang dilaksanakan pada remaja Desa Pala’e adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian berwirusaha bagi remaja desa Pala’e dalam memodifikasi alat pemotong padi telah berjalan secara optimal. Melalui proses pelatihan dan mengedepankan pendekatan diskusi dalam megidentifikasi dan membantu mengatasi masalah yang dihadapi remaja desa Palae. Dengan peran pendamping sebagai fasilitator, dan motivator memudahkan warga kelompok remaja desa Palae dalam merencanakan usaha. Sebagai fasilitator, pendamping memberikan berbagai macam informasi yang dibutuhkan dan sesuai dengankebutuhan remaja dalam menjalankan usaha yang digeluti. Sebagai motivator, pendamping memberikan dorongan motivasi untuk menumbuhkan jiwa berwirausaha kepada remaja desa Palae. Dengan pemanfaatan hasil pelatihan keterampilan oleh warga kelompok remaja dan peran pendamping memberikan dampak pada kehidupan warga kelompok remaja khususnya dalam kemandirian usaha, hal demikian dapat ditunjukkan perubahan sikap dan perilaku seperti percaya diri, berani mengambil resiko, berjiwa kepemimpinan dan bertanggung jawab. Mampu mengelola sendiri usaha, menjalin kemitraan usaha dan bahkan membuka peluang pekerjaan baru bagi masyarakat yang berada disekitarnya. Disamping itu terdapat peningkatan aspek ekonomi dan aspek status sosial. Peningkatan ekonomi yang dimaksud adalah peningkatan pendapatan.
EVALUASI KEBIJAKAN DAN PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM: TINJAUAN KONSEPTUAL DAN PRAKTIS Izzah, Nailal; Sabran; Sri Susmiyati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13027

Abstract

Evaluation in Islamic education plays a crucial role in improving educational quality; however, its implementation is often limited to measuring students’ cognitive learning outcomes and has not been optimally used to assess educational policies and learning processes comprehensively. This study aims to analyze the role, methods, and models of evaluation in Islamic education, particularly in the context of policy evaluation and learning practices. The research employs a qualitative approach using library research by examining relevant scientific literature such as journal articles, books, and academic publications. Data were collected through documentation techniques and analyzed using descriptive-analytical methods.The results indicate that evaluation in Islamic education has a strategic function not only in measuring learning outcomes but also in assessing policy effectiveness, learning processes, and overall educational quality. Evaluation models such as CIPP (Context, Input, Process, Product), Goal-Oriented Evaluation, and Responsive Evaluation provide complementary perspectives in evaluating educational programs and policies. Furthermore, evaluation in Islamic education emphasizes a holistic approach that includes cognitive, affective, and behavioral aspects of learners. Therefore, evaluation should be conducted systematically, contextually, and continuously to support the improvement of Islamic education quality.