cover
Contact Name
Hendra Jaya
Contact Email
hendra.jaya@unm.ac.id
Phone
+6282336176719
Journal Mail Official
mudarris@unm.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar Parangtambung, Daeng Tata Raya, Makassar, South Sulawesi, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal MEKOM: Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 23563958     EISSN : 27217612     DOI : -
Core Subject : Engineering,
1. Teaching and Learning in TVET 2. Evaluation, Assessment, and Certification in TVET 3. Human Resources Management in TVET 4. Vocational Resources in TVET 5. Policy and Contemporary Issues in TVET
Articles 121 Documents
PENERAPAN APLIKASI SAP2000 PADA MATA KULIAH STRUKTUR BETON GEDUNG MELALUI METODE PELATIHAN PADA MAHASISWA PTSP FT UNM: PENERAPAN APLIKASI SAP2000 PADA MATA KULIAH STRUKTUR BETON GEDUNG MELALUI METODE PELATIHAN PADA MAHASISWA PTSP FT UNM Nurlita Pertiwi
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata kuliah struktur beton gedung adalah salah satu bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan perencanan struktur beton. Inovasi yang dilakukan dalam pembelajaran Struktur Beton Gedung adalah dengan menambahkan materi SAP 2000 melalui pelatihan. Tujuan penelitian ini untuk : 1) mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terhadap aplikasi SAP 2000 sebelum penerapan metode pelatihan; 2) Mengetahu tingkat pengetahuan dan keterampilan mahasiswa terhadap aplikasi SAP 2000 setelah penerapan metode pelatihan.dan 3) Mengetahui efektivitas penerapan metode pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keteranpilan mahasiswa terhadap aplikasi SAP 2000 . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Yang dilaksanakan pada bulan Maret - Agustus 2015 bertempat di Jurusan PTSP FT UNM. Sedangkan objek pada penelitian ini adalah mahasiswa yang merupakan peserta mata kuliah struktur beton gedung pada semester ganjil 2014/2015. Sampel penelitian sebanyak 20 mahasiswa yang ditarik dengan metode sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebelum dilakukan metode pelatihan, 100% mahasiswa tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan aplikasi ini. Setelah diberikan pelatihan, jumlah mahasiswa yang memiliki pengetahuan tinggi menjadi 14 orang atau 70%. Berbeda halnya dengan skor keterampilan yang sebagian besar menunjukkan kategori rendah. Metode pelatihan yang diberikan kurang efektif. Hal ini berdasarkan bahwa N-Gage yang dicapai sebagian besar pada kategori sedang dan sebagian kecil yang menunjukkan kategori tinggi.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN : EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Hasanah; Syahrul; Eka Merdekawati
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas program prakerin Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif bersifat ex post facto dengan populasi SMK 37 dan jumlah sampel 5 SMK, sedangkan populasi peserta didik 182 orang dengan jumlah sampel 65 orang dengan populasi DUDI 50 dan jumlah sampel DUDI ada 11. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling untuk SMK dan DUDI, sedangkan peserta didik dipilih secara random acak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian disimpulkan bahwa; (i) Persiapan pelaksanaan program prakerin yang dikelolah oleh pokja sudah terlaksana dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian kepada lima SMK diperoleh nilai mean berada pada kategori sangat baik;(ii) Pelaksanaan pembelajaran prakerin di industri sudah terlaksana dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian kepada lima SMK diperoleh nilai mean masuk kedalam kategori sangat baik. (iii) Tingkat kompetensi peserta didik setelah melaksaanakan prakerin sudah baik, hal ini dapat dilihat dari mean nilai yang diberikan oleh DUDI berada pada kategori sangat baik karena nilai tersebut melewati nilai KKM yang telah ditetapkan bahwa pembelajaran dapat dikatakan tuntas apabila peserta didik memperoleh nilai 75 dalam peningkatan hasil belajar khusunya pelajaran produktif; (iv) Berdasarkan indikator efektif program dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program prakerin yang dilakukan oleh SMK dengan DUDI di kota Makassar ditinjau dari keterlaksanaan seluruh komponennya sudah masuk kategori efektif.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF MELALUI PENDEKATAN CSCL (COMPUTER SUPPORTED COLLABORATIVE LEARNING) PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR : PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF MELALUI PENDEKATAN CSCL (COMPUTER SUPPORTED COLLABORATIVE LEARNING) PADA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Purnamawati; Hendra Jaya
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Mengetahui bagaimana mengembangkan model pembelajaran kolaboratif melalui pendekatan CSCL(Computer Supported Collaborative Learning) pada FT- UNM; (2) Mengetahui bagaimana desain model pembelajaran kolaboratif melalui pendekatan CSCL; (3) Mengetahui bagaimana hasil pengembangan pembelajaran kolaboratif melalui pendekatan CSCL telah memenuhi kriteria valid, praktis, efektif, dan efisien. Penelitian yang direncanakan merupakan penelitian dan pengembangan pendidikan (educational research and development). Sesuai dengan pengertiannya bahwa penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk. Model pembelajaran computer supported collaborative learning (CSCL) merupakan bagian dari fungsi pembelajaran dengan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Model pembelajaran CSCL merupakan kombinasi model pembelajaran kooperatif dan penggunaan komputer serta internet sebagai media dalam pembelajarannya. Dengan teknologi yang semakin canggih,individu-individu yang berada pada lokasi yang berjauhan memungkinkan untuk berkolaborasi secara on-line. Penelitian di bidang Computer Supported Collaborative Learning atau biasa disebut dengan CSCL ini, memberikan sebuah pengalaman baru bahwa Blog merupakan salah satu model yang dapat digunakan untuk meningkatkan kolaborasi di dalam pembelajaran. Pemanfaatnya di dalam peningkatan kolaborasi dalam pembelajaran memberikan suatu masukan bahwa Blog memang baik bila diintegrasikan ke dalam pembelajaran. Seperti halnya pada penelitian ini, yang dapat disimpulkan bahwa Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam memanfaatkan Blog memberikan hubungan yang baik terhadap peningkatan kolaborasi antara Dosen dan mahasiswa. Pemanfaatan Blog ini memberikan kemudahan bagi Dosen dan mahasiswa untuk berbagi informasi serta berinteraksi baik itu secara personal ataupun kelompok/general. Kegiatan kolaborasi pun tidak hanya terjadi di lingkungan kampus saja tetapi kapan saja dan dimana saja. Efektivitas dan efisiensi penggunaan Blog sebagai media CSCL dengan beberapa indikator diperoleh penilaian Sangat Efektif dan Sangat Baik.
PEMANFAATAN BUAH PARE MENJADI TEPUNG CAMPURAN LULUR UNTUK PERAWATAN TUBUH SEBAGAI BAHAN DASAR YANG DIGUNAKAN PADA MAHASISWI PKK FT-UNM: PEMANFAATAN BUAH PARE MENJADI TEPUNG CAMPURAN LULUR UNTUK PERAWATAN TUBUH SEBAGAI BAHAN DASAR YANG DIGUNAKAN PADA MAHASISWI PKK FT-UNM Rika Riwayani
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

campuran Paresa scrub dengan aplikasi langsung ke kulit / tubuh 2) untuk mengetahui hasil sehingga scrub bagian dengan aplikasi langsung ke kulit / tubuh 3)Menentukan hasil ofscrubsparethethreetypes aplikasi ofskin. Teknik pengumpulan datamenggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis teknik data yang menggunakan dis analisis deskriptif kuantitatif data. Studi ini menyimpulkan bahwa proses pembuatan pare herbal dilakukan secara tradisional dengan menggunakan ingredientssuch alam sebagai buah pare, yang telah disortir dan dikeringkan kemudian Smoot hed oleh usinggren derandsieved untuk produceã tepung semak belukar sementara membuat cara scrub sparea pencampuran tepung dengan krim asli pare scrub thenstir sampai tercampur dan padat dan lastinserted intoa disegel wadah plastik. Ini studyuses panelis tswere 3 orang withthe tingkat penerimaan panelis untuk scrub pare istilah yang paling dominantin dari aspek warna, aroma, dan tekstur produk dengan proporsi tepung scrub Parepare 30% And 70% scrub cream asli, Karena Memiliki yang terbaik kriteria tubuh scrub dengan tajam aroma wangi whichis Dianggap sengatan, bau asam, tidak menyebabkan pusing dan mual. Sienna berwarna, slooks scrub dengan coklat dan memiliki viskositas yang issufficiently padat, sangat sedikit padat, lembab, lembut dan lembut. Memiliki diadakan percobaan dengan menambahkan daun pertandingan, jahe dan ubi hal resultin lebih baik dari warna dan aroma
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ANTIKORUPSI BERBASIS MEDIA KARTU PADA SISWA PRA-VOKASIONAL: PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ANTIKORUPSI BERBASIS MEDIA KARTU PADA SISWA PRA-VOKASIONAL Lu'mu; Mustamin
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui Bagaimana mengembangkan model pembelajaran Antikorupsi Berbasis Media Kartu Untuk Menanamkan Nilai-Nilai Kejujuran Sejak Usia Dini Pada Siswa SMP; 2) mengetahui bagaimana desain model pembelajaran Antikorupsi Berbasis Media Kartu Untuk Menanamkan Nilai-Nilai Kejujuran Sejak Usia Dini Pada Siswa SMP. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Pengembangan perangkat lunak yang berupa model pembelajaran yang menggunakan permainan kartu untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pembelajaran korupsi ini dilaksanakan dengan pendekatan engineering dimana tahapannya adalah: analisis, desain, implementasi, dan evaluasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari instrumen analisis kebutuhan, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil lembar analisis kebutuhan, lembar ahli materi, dan ahli media. Pengembangan media kartu anti korupsi sebagai media pembelajaran melalui tiga tahapan antara lain : a) analysis dengan menganalisis kebutuhan, analisis karakteristik,analisis materi, serta analisis tujuan. b) design yaitu merancang konsep, merancang perangkat pengembangan, membuat rancangan produk, dan revisi dan validasi produk. c) development yaitu memproduksi produk sampai finishing. Desain model pembelajaran anti korupsi menggunakan kartu sebagai media pembelajaran ditambah dengan aplikasi berbasis mobile yang mendukung permainan kartu. Perangkat lunak dirancang dengan tujuan untuk mempermudah permainan. Mencari kunci jawaban dengan mudah tanpa harus menggunakan buku panduan dalam bentuk hardcopy. Berdasarkan hasil penilaian diperoleh rerata skor penilaian sangat valid baik oleh Ahli Media dan Ahli Materi.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENATAAN GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BERBASIS KOMPETENSI Butsiarah; Husain Syam; Hasanah Nur
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 4, Issue 2, Agustus 2017
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan dalam mengembangkan sistem informasi penataan guru SMK berbasis kompetensi studi kasus di Kabupaten Luwu Utara dan mengetahui kevalidan, kepraktisan serta keefektifan dari hasil pengembangan sistem informasi penataan guru SMK berbasis kompetensi untuk menata guru SMK sesuai dengan kompetensikeahlian. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan System Development Life Cycle (SDLC) yaitu Waterfall. Prosedur pengembangan sistem dimulai dari tahap analisis, tahap kedua desain, tahap ketiga pembuatan kode, tahap keempat pengujian dan tahap kelima pemeliharaan. Jenis data yangdikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif yang terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik analisa data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dari perhitungan persentase serta melihat kriteria rentang presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi penataan guru SMK berbasis kompetensi berada pada kategori valid, sehingga layak digunakan untuk uji coba lapangan terhadap responden sebagai pengguna. Selanjutnya, kepraktisan dan keefektifan sistem pada saat ujicoba lapanganberada pada kategori sangatpraktis dan sangat efektif sehingga layak digunakan dalam menganalisis kebutuhan guru SMK sesuai dengan kompetensi keahlian pada setiap sekolah.
EKSPLORASI GAYA BELAJAR MAHASISWA DAN KEMAMPUAN MENGKONSEPSI GAMBAR TEKNIK Muhammad Rais
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 4, Issue 2, Agustus 2017
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi karaktersitik gaya belajar mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah Gambar Teknik, 2) menguji pengaruh gaya belajar terhadap kemampuan mengkonsepsi gambar teknik. Desain penelitian adalah pra eksperimen yang dilakukan terhadap 40 orang mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian angkatan 2016. Instrumen penelitian menggunakan Kolb Learning Style Inventory (KLSI) yang terdiri dari empat dimensi, yaitu gaya belajar diverging, converging, assimilator, dan accommodating. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar mahasiswa terdiri dari 4 (10%) diverging, 12 (30%) converging, 6 (15%) assimilator, dan 18 (45%) accommodating. Dengan demikian, gaya belajar didominasi oleh accommodating dan converging. Penelitian juga menunjukkan bahwa gaya belajar memiliki pengaruh yang signifikan dalam memberikan kemampuan mengkonsepsi gambar teknik.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA SISTEM BAHAN BAKAR MOTOR DIESEL UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PADA KOMPETENSI SISTEM INJEKSI BAHAN BAKAR DIESEL Eko Budi Utomo; Dwi Widjanarko; Winarno Dwi Rahardjo
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 4, Issue 2, Agustus 2017
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kevalidan dan keefektifan multimedia pembelajaran sistem injeksi bahan bakar motor diesel. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development / R&D dengan model pengembangan 4D model yang terdiri dari tahap Define (pendefinisian), tahap Design (perancangan), tahap Develop (pengembangan), disseminate (penyebaran). Uji coba produk dilakukan dengan desain eksperimen (before-after) yaitu dengan cara membandingkan hasil belajar sebelum dan sesudah memakai multimedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan sangat valid yang didasarkan pada penilaian dari validator ahli media dan valid berdasarkan penilaian ahli materi. Multimedia sistem injeksi bahan bakar motor diesel juga efektif diterapkan sebagai media dalam pembelajaran dengan hasil rata-rata belajar siswa (post-test) sebesar 78,92 lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa (pre-test) sebesar 48,06. Hal ini terbukti dari hasil uji t bahwa ada perbedaan hasil belajar yang signifikan sebelum dan setelah menggunakan multimedia tersebut.
LATFORM E-LEARNING KELASE METODE UNTUK PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Riana T. Mangesa; Yusuf Mappeasse
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 4, Issue 2, Agustus 2017
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Platform e-learning kelase di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat memberikan banyak kemudahan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menginovasi pembelajaran dalam mengunakan metode belajar platform e-learning kelase, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif, yaitu mendeskripsikan efektivitas pelaksanaan pembelajaran di SMKN. Penelitian kualitatif, mengacu Sugiyono (2009) bahwa instrumen utamanya adalah peneliti sendiri, ditambah instrumen lembar observasi berupa chek lis, dokumentasi. Metode ini untuk mendeskripsikan data kelompok belajar yang dibentuk dalam satu kelas, sehingga tidak mengisolasi individu kedalam variabel, tetapi memandangnya sebagai satu kesatuan yang bertujuan menggambarkan tentang efektivitas pelaksanaan pembelajaran platform e-learning kelase. Hasil penelitian adalah pembelajaran efektif karena pelaksanaan platform e-learning kelase, dapat menginovasi guru dalam proses belajar sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR POKOK BAHASAN PERTUMBUHAN TANAMAN DENGAN METODE PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SISWA KELAS X SMK BALLA KABUPATEN MAMASA Elisaberth Rambulangi
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 4, Issue 2, Agustus 2017
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan subjek subjek pertumbuhan tanaman kelas Biologi X SMK Balla. Penelitian tindakan dilakukan dalam dua siklus, siklus pertama dan siklus kedua. Populasi dan sampel penelitian ini, semua siswa kelas X sebanyak 18 orang. Data diambil dari hasil uji formatif, baik pada siklus I maupun siklus II. Teknik analisis data yang dilakukan bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan pembelajaran pada siklus I sangat rendah hanya 28% dan 72% tidak lengkap. Kemudian setelah melalui pembelajaran kontekstual di kebun percobaan, pelaksanaan siklus kedua, menunjukkan perbaikan yang signifikan, yaitu 83,3% siswa yang menerima selesai dan sisanya 16,7% belum lengkap, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual metode untuk meningkatkan hasil belajar subjek subjek pertumbuhan tanaman kelas Biologi X SMK Balla.

Page 7 of 13 | Total Record : 121