Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Jurnal Penyuluhan Pembangunan, dengan nomor ISSN 2656-324X dan E-ISSN 2656-5560 adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian penyuluhan dan kegiatan pengabdian/ pemberdayaan masyarakat dan diterbitkan oleh Politeknik Pembangunan Pertanian Malang. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait penyuluhan dan pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Fokus dan ruang lingkup penyuluhan dan pengabdian masyarakat pada jurnal ini antara lain Penyuluhan, Pengabdian Masyarakat, Pembangunan Pedesaan, Komunikasi, Pemberdayaan Masyarakat, Sosiologi Pertanian/Pedesaan, dan Psikologi Sosial.
Articles
67 Documents
Minat Petani dalam Penggunaan Agensi Hayati pada Tanaman Padi di Kelompok Tani Desa Sendangrejo
Moch. Abi Abdillah;
Suhirmanto Suhirmanto;
Dwi Purnomo
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v3i2.2125
Teknologi yang direkomendasikan Kementerian Pertanian untuk mengatasi dampak negatif pestisida kimia adalah penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Salah satu komponen PHT yang dapat mengatasi serangan patogen dan juga bermanfaat sebagai organisme pengurai adalah agens hayati . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat anggota Kelompok Tani Desa Sendangrejo dalam menggunakan Agensi hayati, menganalisis faktor-faktor terkait dan menentukan strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat anggota kelompok tani dalam menggunakan agensi hayati. Sampel penilaian adalah sensus dari 32 petani. Variabel penilaian adalah faktor internal, faktor eksternal dan minat anggota KWT menggunakan agensi hayati. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan observasi. Analisis data adalah analisis deskriptif, analisis korelasi Spearman's rank dan analisis Kendall's W. Hasil penilaian mengenai kepentingan anggota KWT berada pada kategori sedang.
Perilaku Peternak tentang Silase Limbah Tebon Jagung untuk Pakan Ternak Sapi Potong Desa Kedungmaling Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Provinsi Jawa Timur
Bagastarya Yudistira Pambudi;
Sad Likah;
Nurlaili Nurlaili
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v3i2.2126
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Desa Kedungmaling ini memiliki satu Gabungan Kelompok tani yaitu Surya Sari Empat. Mereka memiliki ternak sapi potong dengan pemberian hijauan, tetapi pada musim kemarau peternak kesulitan dalam pakan hijauan tersebut. Oleh karena itu perlu diadakan kegiatan penyuluhan tentang silase tebon jagung untuk pakan ternak sapi potong. Metode yang digunakan adalah metode kaji terap dan metode analisis deskriptif tentang pengetahuan, sikap, keterampilan terhadap silase tebon jagung. Hasil dari rancangan penyuluhan mencakup sasaran sebanyak 30 orang yang tergabung dalam kelompok Surya Sari Empat. Hasil Evaluasi penyuluhan tentang pengetahuan “Tinggi” sikap peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “menerima” sedangkan keterampilan peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “ terampil”. Materi penyuluhan yang ditetapkan adalah pembuatan silase tebon jagung untuk pakan ternak sedangkan metode yang digunakan ceramah dan diskusi kelompok serta demontrasi cara, media yang digunakan dalam penyuluhan adalah video, leaflet, benda sesungguhnya.
Pengambilan Keputusan Berusahatani Tanaman Hias Petani Muda Desa Sidomulyo
Fatiha Nur Alfisyahr;
Hamyana Hamyana;
Budi Sawitri
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v4i2.2150
Fenomena regenerasi petani di beberapa wilayah menunjukkan nilai yang turun karena rendahnya minat para generasi muda dalam dunia pertanian. Hal ini bertolak belakang dengan fenomena yang terjadi di Desa Sidomulyo yang menangkap bahwa sebagain besar petani muda lebih memilih bekerja menjadi petani. Hal ini membawa harapan bahwa masih ada generasi muda yang masih ingin terjun dalam dunia pertanian. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui alasan dibalik keinginan petani muda di Desa Sidomuyo untuk bekerja menjadi petani maupun wirausahawanditinjau dari beberapa pertimbangan untuk melakukan pengambilan keputusan berusahatani tanaman hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi beberapa pertimbangan dalam pengambilan keputusan berusahatani tanaman hias oleh petani muda di Desa Sidomulyo, Kota Batu. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan pertimbangan untuk memutuskan melakukan usahatani. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil pengambilan keputusan berada dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 57% yang menyatakan bahwa ditinjau dari beberapa pertimbangan yang melatarbelakangi keputusan usahatani tanaman hias yang dilakukan, keputusan yang diambil sebagian besar karena pendapatan, budidaya, pemasaran, dukungan keluarga, dan pengaruh masyarakat.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Dinamika Kelompok di Poktan P3A Soafuti Desa Pape
Budianto Budianto;
Adrianus Woghe;
Rikardus Watu
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v4i1.2553
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji agar bisa mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika kelompok tani P3A Soafuti Desa Pape, Kecamatan Bajawa. Penelitian ini dilakukan di Desa Pape Kecamatan Bajawa dengan waktu pelaksanaan kegiatannya yang dimulai dari bulan November 2022 sampai Desember 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode studi kasus (Case Study) yaitu penelitian yang dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam. Metode penentuan jumlah sampel menggunakan sampel acak distratafikasi (Proportionate Stratified Random Sampling ). Jumlah responden yang diambil adalah sebanyak 29 orang petani Soafuti. Pengambilan sampel dalam menentukan orang (nama anggota) dengan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung, observasi, penyebaran kuesioner dan pencatatan. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur, tingkat pendidikan, lama bergabung dalam kelompok tani sangat berpengaruh terhadap dinamika kelompok tani di poktan Soafuti Desa Pape. Kata kunci—Dinamika Kelompok, Kelompok Tani, Faktor – faktor,
Respon Petani Terhadap Teknologi Pengolahan Lahan Budidaya Cabai di Desa Golo Pua, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat
Marsianus Suryadi;
Sad Likah;
Laurensius Halu
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v4i2.2648
ABSTRACTThis study aims to determine the response of farmers to chili cultivation land processing technology in Golo Pua Village, Kuwus District, West Manggarai Regency. This type of research is a survey. Data collection techniques through questionnaires and observation. The survey results showed that the pretest results for 30 respondents obtained the lowest score was 3 and the highest score was 12, those who had high category knowledge were 6 respondents, moderate category knowledge were 22 respondents, low category knowledge was 1 respondent and very low category knowledge was 1 respondent. The percentage of pre-test knowledge is 52.35%. The results of the post test showed that the lowest score was 11 and the highest score was 17, 21 respondents had very high category knowledge, 9 respondents had high category knowledge. The percentage of post test knowledge is 85.29%. This means that counseling about chili cultivation land processing technology is able to increase respondents' knowledge. Based on the results of observations using the skills observation sheet, it was obtained by respondents with high skills as many as 30 people with a percentage of the skill aspect of chili farmers of 93.61%.
Persepsi Petani Terhadap Sistem Pertanian Terpadu di Kecamatam Tugu Kabupaten Trenggalek
Muhammad Khoirul Hikam;
Ugik Romadi;
Sutoyo Sutoyo
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v4i2.2712
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik dengan persepsi petani terhadap sistem pertanian terpadu di Kabupaten Tugu, menyusun rancangan penyuluhan tentang penerapan sistem pertanian terpadu dalam usahatani di Kabupaten Tugu, dan mengetahui peningkatan pengetahuan petani tentang penerapan sistem pertanian terpadu di Kabupaten Tugu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan rumus slovin kemudian dilakukan proportionate stratified random sampling untuk mengetahui jumlah proporsi sampel. Analisis tersebut menggunakan analisis peringkat spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara karakteristik petani dan persepsi petani terhadap sistem pertanian terpadu. Semakin tinggi pendapatan, semakin tinggi pendidikan, dan semakin banyak sumber informasi akan memberikan persepsi positif kepada petani tentang sistem pertanian terpadu. Petani memandang bahwa sistem pertanian terpadu dapat meningkatkan produktivitas, meningkatkan nilai tambah, meminimalisir input bahan kimia, dan ramah lingkungan. Program penyuluhan selanjutnya harus menyasar petani yang memiliki karakteristik sesuai dengan hasil kajian. Serta material yang diangkat sesuai kebutuhan dan sejalan dengan hasil preferensi petani di daerah sekitar.
Tingkat Adopsi Petani Terhadap Penerapan Inovasi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi di Desa Palesangger Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan
Like Cesnowaty;
Ferdianto Budi;
Desai Maharani Agustini
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v4i2.2748
Salah satu strategi yang diterapkan untuk mencapai produktivitas usahatani padi adalah penerapan inovasi teknologi yang disesuaikan dengan lokasi atau sumberdaya pertanian suatu lokasi tertentu. Teknik pertanian ini dapat diimplementasikan secara inovatif dan dinamis dengan menggunakan metode Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana adopsi pengelolaan tanaman padi terpadu oleh petani di Desa Palesangger Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mensurvei 48 petani di Desa Palesangger. Tingkat adopsi petani diukur menggunakan Skala Guttman dan dikategorikan dalam kategori rendah, sedang, atau tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua komponen teknis dalam metode padi PTT diterapkan oleh petani. Tingkat adopsi terhadap penerapan inovasi PTT padi yaitu 42,29% yang tergolong rendah dan dari 10 komponen teknologi yang ada dalam PTT penerapan tertinggi adalah pada komponen penggunaan varietas unggul bermutu sebanyak 77,08 % dan penerapan terendah adalah komponen pengaturan jarak tanam 14,58%.
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Padat dari Feses Sapi di Kelompok Tani Tani Maju Desa Duren, Trenggalek
Suhardi Hardi;
Gunawan Gunawan;
Titik Amrih Rahayu
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v4i1.2766
Penyuluhan merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku utama, seperti petani ataupun peternak. Salah satu `topik dalam penyuluhan mengenai unsur pemanfaatan limbah, terutama limbah peternakan sapi. Limbah ternak sebagai hasil akhir dari usaha peternakan berpotensi untuk dikelola menjadi pupuk organik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rancangan penyuluhan serta mengetahui tingkatpengetahuan, keterampilan, dan sikap petani dalam pembuatan pupuk organik padat dari feses sapi di Desa Duren Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek. Metode penelitian yang digunakan adalah study literatur dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah dalam menyusun rancangan penyuluhan pembuatan pupuk organik padat dari feses sapi di kelompok tani Tani Maju Desa Duren Kecamatan Tugu dengan materi Pemanfaatan dan Pembuatan Pupuk Organik Padat dari Feses Sapi. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi cara guna memberi praktik dan pengalaman praktis dengan menggunakan media dan benda sesungguhnya. Hasil eva a) tingkat pengetahuan petani dari hasil kuesioner post test mencapai 63% yang berarti tergolong kategori tinggi; b) tingkat keterampilan petani menunjukkan bahwa hasil dari kuesioner post test memperoleh presentase sebesar 54% yang berarti tergolong kategori tinggi; dan c) tingkat sikap petani dari hasil kuesioner post test sebesar 63% yang berarti tergolong kategori tinggi.
Perilaku Petani Dalam Penggunaan Pupuk Organik Pada Tanaman Padi
Eka Nuari Indarwati;
Miftakhul Arifin;
Andi Prayoga
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v4i2.2901
AbstractResearch on farmer behavior in using organic fertilizer on rice plants was carried out in Kalitinggar Kidul Village, Padamara District, Purbalingga Regency, from October to December 2022 with the aim of knowing farmer behavior in using organic fertilizer on rice plants. The research was conducted using survey techniques and qualitative descriptive analysis. The determination of the sample locations was carried out purposively with the consideration that Kalitinggar Kidul Village is the village with the lowest rice production in Padamara District, besides that the Kalitinggar Kidul Village area has natural conditions that are very potential for organic rice cultivation. The sample of farmer groups was carried out purposively with the consideration that the two member farmer groups had carried out organic rice cultivation and had cattle, both cows and goats. The population consisted of 128 farmers from two farmer groups, namely the Eko Waluyo Farmer Group with 78 farmers, and Dwi Waluyo with 50 farmers. The number of respondents as a sample of 33 farmers was determined by proportional random sampling from 2 farmer groups. Data collection techniques used in this study using questionnaires, interviews and observations. Data were analyzed by descriptive quantitative. The results showed that 1) the knowledge aspect of farmer behavior in the use of organic fertilizer in lowland rice plants was included in the ignorant category with an achievement score of 77.61%, 2) the attitude aspect of farmer behavior in the use of organic fertilizer in lowland rice plants was included in the agree category with an achievement score of 84.17%, and 3) the skill aspect of farmer behavior in using organic fertilizer in lowland rice plants was included in the unskilled category with an achievement score of 67.92%.
Rancangan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Bokashi dari Kotoran Sapi Perah di Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang
Atik Rubiati;
Budianto Budianto;
Budi Sawitri
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34145/jppm.v4i2.2958
Sektor pertanian memiliki peranan strategis dalam perekonomian nasional karena mayoritas penduduk di indonesia terutama Desa Tawangsari memiliki mata pencaharian utama sebagai petani. Dalam kegiatan usahatani masyarakat Desa Tawangsari masih menggunakan sistem pertanian konvensional sehingga kondisi kesuburan tanah tergolong rendah. Desa Tawangsari juga memiliki potensi limbah kotoran sapi perah yang dapat dimanfaatkan sebagai pembuatan pupuk bokashi. Tujuan kajian ini untuk menyusun rancangan penyuluhan dan mengetahui peningkatan pengetahuan, sikap dan tingkat keterampilan petani tentang pembuatan pupuk bokashi dari kotoran sapi perah di Desa Tawangsari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif persentase yang bertujuan untuk mengetahui persentase dari hasil kuesioner yang telah terkumpul. Data dari kuesioner kajian ini merupakan data kuantitatif yang dianalisis secara deskriptif persentase dengan perhitungan data menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Hasil evaluasi penyuluhan, yaitu a) peningkatan pengetahuan petani dari hasil kuesioner pre test memperoleh persentase sebesar 40% dan hasil dari kuesioner post test sebesar 83% yang berarti tergolong kategori sangat tinggi; b) tingkat keterampilan petani menunjukkan bahwa hasil dari kuesioner post test memperoleh persentase sebesar 74% yang berarti tergolong kategori tinggi; c) peningkatan sikap petani dari hasil kuesioner pre-test memperoleh persentase sebesar 35% dan hasil dari kuesioner post test sebesar 77% yang berarti tergolong kategori tinggi.