cover
Contact Name
Arum Pratiwi
Contact Email
jppm@polbangtanmalang.ac.id
Phone
+628563337447
Journal Mail Official
jppm@polbangtanmalang.ac.id
Editorial Address
Jalan Dr Cipto 144A, Bedali-Lawang Malang, Lawang, Jawa Timur, Indonesia 65200
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan Pembangunan
ISSN : 2656324X     EISSN : 26565560     DOI : https://doi.org/10.34145/jppm.v4i2
Jurnal Penyuluhan Pembangunan, dengan nomor ISSN 2656-324X dan E-ISSN 2656-5560 adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian penyuluhan dan kegiatan pengabdian/ pemberdayaan masyarakat dan diterbitkan oleh Politeknik Pembangunan Pertanian Malang. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait penyuluhan dan pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Fokus dan ruang lingkup penyuluhan dan pengabdian masyarakat pada jurnal ini antara lain Penyuluhan, Pengabdian Masyarakat, Pembangunan Pedesaan, Komunikasi, Pemberdayaan Masyarakat, Sosiologi Pertanian/Pedesaan, dan Psikologi Sosial.
Articles 86 Documents
Pemanfaatan Serasah Jagung dengan Penambahan Tanaman Kirinyuh Sebagai Pupuk Organik pada Pertumbuhan Jagung Manis di Kota Batu Raga Sefinda Putra; Acep Hariri; Niken Rani Wandansari
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i1.2984

Abstract

Produktivitas jagung manis yang dihasilkan petani tersebut masih rendah Ketersediaan pupuk subsidi yang dari dulu hingga sekarang semakin menurun dan juga pupuk non subsidi yang memiliki harga mahal. Salah satu potensi yaitu limbah serasah jagung manis dengan penambahan tanaman kirinyuh sebagai pupuk organik. Kandungan unsur hara N pada serasah jagung sebanyak 0,90%, pada bagian daun jagung sebanyak 1,49%, dan pada bagian kelobot jagung terdapat 0,30%. Sedangkan, Hasil pengujian pupuk dari bahan dasar kirinyuh diketahui bahwa kandungan hara yaitu; N: 0,145 %, P: 2,07 % dan K: 0,45 %. sehingga pupuk organik yang dihasilkan dapat optimal meningkatkan produksi. Penelitian ini menggunakan metode RAK dengan 4 perlakuan yaitu P0 (100 pupuk anorganik), P1 (10 ton/ha + 75% pupuk anorganik), P2 (20 ton/ha + 50% pupuk anorganik), P3 (30 ton/ha + 25% pupuk anorganik). Terdapat 6 ulangan dan metode pengacakan terdapat 24 satuan percoban. parameter pengamatan meliputi; tinggi tanaman, diameter batang, muncul bunga jantan, berat buah kelobot, berat buah tanpa kelobot, dan kadar kemanisan buah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan yang terbaik pada dosis 30 ton/ha yang memberikan perbedaan nyyata terhadap perlakuan dengan dosis lainnya.
Strategi Penguatan Petani Milenial Melalui Budidaya Microgreens di Desa Cipayung Regita Fatya Azzahra; Muhammad Iqbal Nurulhaq; Leonard Dharmawan
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i1.3246

Abstract

Kehadiran generasi muda petani binaan Kementerian Pertanian menjadi salah satu pilihan untuk mempercepat proses regenerasi petani. Pertanian perkotaan menjadi suatu upaya pencegahan adanya kesenjangan antara produksi bahan pangan dan laju pertumbuhan penduduk. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi, dan masalah yang ada di dalam petani milenial Desa Cipayung serta merumuskan strategi penguatan kelompok dan menyusun program pengembangan usahatani kelompok dengan menggunakan pendekatan kualiatif deskriptif serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang bisa diterapkan antara lain manfaatkan bimbingan dari penyuluh pertanian lapang untuk mengoptimalkan penggunaan lahan dan sumber daya alam yang tersedia, serta menerapkan praktik-praktik pertanian terbaik, mengoptimalkan anggota petani milenial untuk produksi microgreens agar bisa memenuhi kebutuhan pasar
Evaluasi Pemanfaatan Kartu Tani 2023 pada Kelompok Tani Sukaresmi Tani Mandiri di Desa Cipayung Bogor Aura Assahra Mahadiva; Muhammad Iqbal Nurulhaq; Leonard Dharmawan
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i2.3250

Abstract

Kartu Tani merupakan salah program pemerintah yang bertujuan untuk mendukung petani agar dapat mencapai kesejahteraan perekonomian. Program Kartu Tani dilaksanakan dengan memberikan harga subsidi pada pupuk yang dapat dibeli oleh petani yang tergabung dalam kelompok tani dan mengikuti kegiatan RDKK. Namun, Program Kartu Tani masih belum berjalan secara optimal. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi program Kartu Tani dari segi pengimpementasian Kartu Tani, pemanfaatan Kartu Tani berdasarkan asas 6 tepat dan kaitan karakteristik dengan pemanfaatan Kartu Tani pada Poktan Sukaresmi Tani Mandiri dengan melakukan wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada Poktan Sukaresmi Tani Mandiri hanya 17 dari 36 anggota yang aktif memanfaatkan Kartu Tani.
Pengembangan Konten Kreatif Media Sosial dalam Peningkatan Marketing Lembah Gunung Sari (LGS) di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang Hendro Prasetyo; Setiyo Yuli Handono; Anis Trianawati
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i1.3275

Abstract

Wisata Lembah Gunung Sari (LGS) Desa Kucur, Dau, Kabupaten Malang memiliki masalah dalam promosi wisata seacara digital. Sumber daya manusia (SDM) untuk melakukan digital marketing atau menjadi content creator di media sosial masih terbatas, terbukti minimnya penggunaan media sosial dalam digital marketing. Pengabdian masyarakat telah dilakukan dengan tujuan: (1) mengidentifikasi potensi SDM atau pengelola LGS dalam mengembangkan jumlah wisatawan atau tamu, (2) memberikan pelatihan creative content di Media sosial dalam Peningkatan Marketing. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan di LGS Desa Kucur Kabupaten Malang, dengan metode pelaksanaan FGD (Focus Group Discussion) dan pelatihan. Luaran pengabdian masyarakat ini adalah (1) pengelola LGS akan lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas marketing atau jumlah wisatawan sehingga mampu meningkatkan pendapatan, (2) Diseminasi ilmu pengetahuan dan ketrampilan melalui video di YouTube, dan seminar nasional serta penulisan artikel dalam jurnal pengabdian masyarakat.
Pemetaan Lahan Perhutanan Sosial Secara Partisipatif di Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan Menggerejo, Kabupaten Kulon Progo Wiyono Wiyono; Probo Santoso; Rochmad Hidayat; Silvi Nur Oktalina; Prasetyo Nugroho; Eko Prasetyo; Singgih Utomo; Puji Lestari; Ahdiar Fikri Maulana; Agus Ngadianto
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i1.3423

Abstract

Perhutanan Sosial merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani hutan dalam melaksanakan program perhutanan sosial adalah belum memiliki peta lahan andil masing-masing petani. Sementara itu, keberadaan peta tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya konflik antar petani dan sebagai dasar perencanan pengelolaan kawasan hutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu kelompok tani hutan kemsyarakatan (HKm) dalam membuat peta lahan andil yang akurat dan diakui semua pihak. Kegiatan dilaksanakan di kelompok tani HKm Menggerejo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Tahapan kegiatan adalah sebagai berikut: 1) Koordinasi dengan pengurus kelompok tani untuk merencanakan kegiatan pengukuran lapangan; 2) Pengukuran batas lahan andil dilakukan secara partisipatif dengan menggunakan alat GPS; 3) Pengolahan data menjadi peta dilakukan dengan software Quantun GIS (QGIS); 4) Validasi hasil peta dilakukan oleh pengurus kelompok tani untuk memastikan kesesuaian peta dengan kondisi lapangan; 5) Penyerahan peta kepada pengurus kelompok tani. Berdasarkan hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Implementasi program perhutanan sosial perlu didukung oleh parapihak untuk menjamin tercapainya tujuan program; 2) Proses pembuatan peta lahan andil harus dilakukan secara partisipatif untuk menjamin validitas peta dan pengakuan parapihak; 3) Peta lahan andil dapat dipergunakan sebagai instrumen resolusi konflik lahan dan dasar perencanaan program perhutanan sosial di tingkat tapak oleh kelompok tani hutan; 4) Proses pemetaan lahan andil menghadapi beberapa kendala yang perlu penyelesaian jangka pendek dan jangka panjang.
Pelatihan Budidaya Tanaman Stevia Rebaudiana Pada Pekarangan Rumah Di KWT Bougenville Kabupaten Magelang Muhammad Yusril Rahman; Rizky Devanda Oktaviansyah; Zakki Habib Ahmaddani; Endah Puspitojati; Nur Rohmah Lufti A'yuni
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i1.3429

Abstract

Tanaman Stevia rebaudiana Bertoni M merupakan salah satu tanaman sumber pemanis alami yang memiliki potensi besar dalam industri kesehatan dan makanan. Kandungan steviosida pada daun stevia membuatnya 300 kali lebih manis dibandingkan gula tebu, namun tetap rendah kalori, sehingga cocok digunakan sebagai pengganti gula, khususnya bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin mengurangi asupan kalori. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Pagersari, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Bougenville diberikan pelatihan budidaya stevia menggunakan polybag. ini berapa kata Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para peserta dalam membudidayakan tanaman stevia, termasuk teknik penanaman, perawatan, pemangkasan, dan pengendalian hama secara ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk mendukung perekonomian keluarga. Metode pelatihan yang diterapkan meliputi penyuluhan materi dasar melalui presentasi menggunakan media PowerPoint, praktik langsung penanaman dengan polybag, serta pendampingan dalam teknik pemeliharaan yang efektif. Sebanyak 15 peserta mengikuti pelatihan ini, dan mereka diberikan 20 bibit tanaman stevia untuk praktik penanaman di pekarangan rumah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti pelatihan dan mampu memahami serta menguasai teknik budidaya stevia dengan baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat mengoptimalkan potensi pekarangan rumah mereka untuk membudidayakan stevia sebagai alternatif pemanis alami yang bernilai ekonomi, sekaligus mendukung kebutuhan pasar pemanis alami yang terus meningkat.
Pendampingan Kawasan Urban dalam Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Di Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Darmawan Saptadi; Setiyo Yuli Handono; Hafida Ruminar; Riyanti Isaskar; Kiki Fibrianto; Arie Srihardyastutie; Uzay Luluasa; Mohamad Bahaudin; Poppay Dwi Anggaraini; Yuliana Putri Rizky Vindiani; Hikmatus Sofa Rahmadia; Fauziah Hasanah
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i1.3508

Abstract

Permasalahan lingkungan limbah perkotaan ditengah arus urbanisasi menjadi pembahasan utama dalam beberapa tahun terakhir. Pada dasarnya, jumlah limbah yang dihasilkan bisa meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dalam sebuah wilayah. Kecamatan Lowokwaru merupakan salah satu kecamatan berpenduduk terpadat di Kota Malang dengan jumlah 12 kelurahan. Kelurahan Lowokwaru merupakan kelurahan yang dalam periode 2019-2021 mengalami peningkatan jumlah TPS dan terbanyak dibanding 4 kelurahan lainnya di Kota Malang dengan total 17 TPS (BPS Kota Malang, 2023). Melalui kegiatan ini, inovasi dalam memanfaatkan limbah organic menjadi Eco-Enzyme dan Bio-Waste sangatlah potensial untuk dikelola menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis, melihat banyaknya limbah organik sisa sayuran dan buah-buahan yang belum terkelola dengan baik oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada rentang waktu Bulan Juli - September 2023. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan PRA (Partisipatif Rural Appraisal) dan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Materi yang disampaikan diantaranya pemilahan sampah, kompos, eco-enzym, bio-waste, sabun cair dan sabun padat. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi dari kegiatan yang sudah dilakukan dapat menyelesaikan permasalahan yang terdapat di kelurahan Lowokwaru serta perubahan pola pikir warga terhadap sampah dan lingkungan. Dengan dilakukannya kegiatan tersebut, diharapkan Kelurahan Lowokwaru dapat mendukung keberlanjutan pengolahan sampah menjadi produk yang lebih bernilai.
Penyuluhan Tentang Inovasi Digester Drum Berlapis Ter pada Biogas Skala Rumah Tangga di Kelompok Tani Dewi Ratih III Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang Arman Arman; Yudi Rustandi; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v5i2.106

Abstract

Biogas merupakan sumber energi terbaru dan penting sebagai substitusi unggul dan mampu menyumbangkan pengaruh untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar rumah tangga dengan pemanfaatan limbah kotoran sapi. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku peternak dalam pengetahuan dan sikap terhadap inovasi di-gester drum berlapis ter pada pembuatan biogas skala rumah tangga. Menyusun rancangan penyuluhan tentang inovasi digester drum berlapis ter pada pembuatan biogas skala rumah tangga dan mendeskripsikan hasil evaluasi perilaku peternak tentang inovasi digester drum berlapis ter. Kajian ini dilakukan di Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang dengan menggunakan 15 responden yang ditentukan melalui sampel jenuh. Materi penyuluhan tentang inovasi digester drum berlapis ter pada pembuatan biogas skala rumah tangga. Metode penyuluhan menggunakan demonstrasi hasil, ce-ramah, dan diskusi kelompok. Media yang digunakan dalam penyuluhan adalah folder, video tutorial, powerpoint dan benda sesungguhnya. Pengumpulan data melalui penyeb-aran kuesioner hasil post test. Hasil kajian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat pengetahuan peternak tergolong sedang dengan persentase 68,42%. 2) Tingkat sikap peternak tergo-long positifdengan persentase 74,51%.
Efektivitas Metode Penyuluhan Kaji Terap Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan Peternak dalam Pembuatan Silase Tebon Jagung di Desa Kedungmaling Bagastarya Yudistira Pambudi; Sad Likah; Nurlaili
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v5i1.117

Abstract

Pemanfaatan limbah tebon jagung sebagai silase merupakan inovasi penting dalam menghadapi isu global kekurangan pakan ternak, terutama pada musim kemarau dan di wilayah dengan keterbatasan lahan hijauan seperti Mojokerto. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis perilaku peternak yang meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memanfaatkan silase limbah tebon jagung sebagai pakan ternak sapi potong di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Oleh karena itu perlu diadakan kegiatan penyuluhan tentang silase tebon jagung untuk pakan ternak sapi potong. Metode yang digunakan adalah metode kaji terap dan metode analisis deskriptif tentang pengetahuan, sikap, keterampilan terhadap silase tebon jagung. Hasil dari rancangan penyuluhan mencakup sasaran sebanyak 30 orang yang tergabung dalam kelompok Surya Sari Empat. Hasil Evaluasi penyuluhan tentang pengetahuan “Tinggi” sikap peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “menerima” sedangkan keterampilan peternak dalam pembuatan silase tebon jagung adalah “terampil”. Materi penyuluhan yang ditetapkan adalah pembuatan silase tebon jagung untuk pakan ternak sedangkan metode yang digunakan ceramah dan diskusi kelompok serta demonstrasi cara, media yang digunakan dalam penyuluhan adalah video, leaflet, benda sesungguhnya.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Adopsi Inovasi Alat Pemetik Buah Manggis Portabel Tipe Teleskopik Dona Wahyu Dainingsih; Abdul Farid; Dwi Purnomo
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v5i2.588

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani dalam penerapan alat pemetik buah manggis portabel tipe teleskopik. Penelitian dilakukan di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pada bulan Maret sampai dengan Mei 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuesioner tertutup dengan alat pengukuran skala Likert pada 68 petani responden. Data disajikan dalam bentuk tabulasi, dan pengaruh faktor internal dan eksternal petani terhadap peluang adopsi alat pemetik buah manggis portabel tipe teleskopik dianalisis dengan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian faktor internal petani menunjukkan pengaruh positif terhadap peluang adopsi alat pemetik buah manggis portabel tipe teleskopik adalah variabel pendidikan formal petani, sedangkan faktor eksternal berpengaruh positif adalah variabel materi penyuluhan dan media penyuluhan. Faktor eksternal berpengaruh negatif adalah variabel media penyuluhan. Variabel-variabeel lainnya yaitu umur petani, lama berusahatani, dan luas lahan usahatani tidak berpengaruh terhadap peluang adopsi alat pemetik buah manggis portabel tipe teleskopik.