cover
Contact Name
Tarmizi Thalib
Contact Email
tarmizi.thalib@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6281342566230
Journal Mail Official
karakter.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program Studi Psikologi Universitas Bosowa, Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Psikologi Karakter
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 27989070     EISSN : 27985644     DOI : https://doi.org/10.56326/jpk.v2i2
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Psikologi Karakter menerbitkan artikel yang pada bidang Psikologi Klinis, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Perkembangan, Psikologi Sosial dan lain-lain. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Articles 386 Documents
Tingkat Religiusitas Ditinjau dari Faktor Demografi pada Mahasiswa Alyanda Wisyazalianty La Manggo; Sitti Syawaliyah Gismin; Arie Gunawan Hazairin Zubair
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/4f8fwb80

Abstract

Religiusitas merupakan bagian penting dalam kehidupan mahasiswa dan dipengaruhi oleh berbagai faktor demografi. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan tingkat religiusitas ditinjau dari faktor demografi pada mahasiswa beragama Islam di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif, menganalisis perbedaan religiusitas berdasarkan jenis kelamin, suku, dan keikutsertaan dalam organisasi. Tingkat religiusitas ditetapkan sebagai variabel dependen, sedangkan faktor demografi sebagai variabel independen. Instrumen penelitian berupa skala religiusitas yang disusun peneliti berdasarkan lima dimensi Glock dan Stark, yaitu keyakinan, praktik ibadah, pengalaman keagamaan, pengetahuan agama, dan konsekuensi keagamaan. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji t dua sampel independen, dan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas mahasiswa tidak berbeda signifikan berdasarkan jenis kelamin (P=0,255 > 0,05), namun berbeda berdasarkan suku (P=0,017 < 0,05) dan keterlibatan organisasi (P=0,000 < 0,05). Penelitian ini menyarankan mahasiswa untuk konsisten meningkatkan religiusitas, institusi mendukung pengembangannya, dan peneliti selanjutnya mengkaji faktor lainnya.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Komitmen Organisasi pada Gen Z di Kota Makassar Glorya Idetya Rante Tondok; Sri Hayati; Andi Muhammad Aditya
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/7c4sxv15

Abstract

Pengaruh social Comparison Terhadap Kecemderungan Perilaku On-FoMO Pada Mahasiswa Pengguna Aplikasi TikTok Di Kota Makassar Jessica Tasidjawa Tasidjawa; Titin Florentina Purwasetiawatik; Arie Gunawan Hazairin Zubair
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/npp9gg11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Social comparison terhadap kecenderungan perilaku On-FoMO pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantatif dengan jenis penelitian korelasi kausal dengan teknik survey data dikumpulkan melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa/i di Universitas Kota Makassar yang memiliki media sosial. Sampel pada penelitian sebanyak 427 responden yang kemudian dianalisis menggunakan Software JASP dan SPSS. Instrumen pengumpulan data menggunakan dua jenis instrumen yang berfokus pada media sosial yang diadptasi oleh peneliti yaitu skala On-FoMO yang dikembangkan oleh Sette dkk., (2020) dan Skala Social Media Social Comparison (SMSC) yang dikembangkan oleh Yang et al., (2018). Analisis regresi linear sederhana digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan social comparison terhadap On-FoMO dengan nilai F = 445.848 dan signifikansi 0,001 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi social comparison, semakin tinggi pula kecenderungan mahasiswa mengalami On-FoMO.   
Pengaruh Social Support terhadap Academic Burnout pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Kota Makassar Andi Ririn Ramadani; A. Nur Aulia Saudi; Andi Muhammad Aditya
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/0jt6qv51

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik, sosial, maupun psikologis yang berpotensi memicu academic burnout. Social Support dapat berperan sebagai faktor protektif dalam mengurangi risiko academic burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social support terhadap academic burnout pada mahasiswa tingkat akhir di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal. Subjek penelitian berjumlah 508 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala MPSS dengan nilai reliabilitas sebesar (0.802) dan skala MBI-SS dengan nilai reliabilitas sebesar (0.898). Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana. Telah dilakukan uji asumsi yaitu uji normalitas menggunakan nilai skwesness dan kurtosis yang menujukkan data terdistribusi normal, serta uji linearitas dengan analisis ANOVA yang menujukan hubungan antar variabel bersifat linear. Hasil uji hipotesis menujukkan adanya pengaruh signifikan social support terhadap academic burnout dengan nilai signifikan sebesat 0.000 (<0.05). maka kontribusi antara social support terhadap academic burnout sebesar 40.1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.   
Pengaruh Kualitas Tidur terhadap Stres Akademik pada Siswa Kelas X dan XI SMK SMTI Makassar Bakhitahnur Faizah; Arie Gunawan Hazairin Zubair; Naftalen Koanda
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/s8ytpa26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas tidur terhadap stres akademik pada siswa kelas X dan XI di SMK SMTI Makassar. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya beban akademik yang meliputi teori dan praktikum, yang dapat menimbulkan stres akademik dan menurunkan kualitas tidur siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional kausal. Sampel berjumlah 220 siswa berusia 14–17 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi skala stres akademik berdasarkan teori Sun dkk. (2011) dan skala kualitas tidur yang diadaptasi dari Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kualitas tidur berpengaruh signifikan terhadap stres akademik dengan nilai R² sebesar 0,430. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin buruk kualitas tidur siswa, semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami. Penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga kualitas tidur untuk mendukung kesejahteraan psikologis dan prestasi belajar siswa SMK.
Self-Regulated Learning dan Prestasi Akademik Mahasiswa Psikologi: Kajian pada Mata Kuliah Psikometri Nur Alifah Rizqina Suparman; Patmawaty Taibe; Syahrul Alim
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/2whtf692

Abstract

Rendahnya kemampuan self-regulated learning mahasiswa Psikologi dalam mengelola proses belajarnya berdampak pada rendahnya prestasi akademik, terutama pada mata kuliah Psikometri yang menuntut kemampuan analisis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-regulated learning terhadap prestasi akademik mahasiswa psikologi dalam pembelajaran Psikometri di Universitas Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis statistik inferensial. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 368 responden. Pengukuran variabel self-regulated learning diukur dengan skala berdasarkan teori Zimmerman (1989), sedangkan prestasi akademik diukur melalui nilai mata kuliah Psikometri. Analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai (p = 0.000, p < 0.05), artinya terdapat pengaruh self-regulated learning terhadap prestasi akademik mahasiswa psikologi dalam pembelajaran Psikometri di Universitas Kota Makassar. Diketahui nilai R Square pada self-regulated learning memberikan nilai kotribusi sebesar 12,6% terhadap prestasi akademik, sedangkan 87,4% dipengaruhi oleh faktor lain selain variabel yang diteliti.  
Comparative Direction dan Self-Deception Mahasiswa di Kota Makassar: Studi Perbandingan Dipa Restu Febriyanti; Patmawaty Taibe; Sri Hayati
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/b4x12722

Abstract

Self-Deception merupakan mekanisme psikologis yang muncul ketika individu menghadapi situasi yang mengancam, salah satunya melalui perbandingan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan Perceived Abilities berdasarkan Comparative Direction antara Upward Comparison dan Downward Comparison pada mahasiswa di Kota Makassar, serta menganalisis perbedaan Self-Deception berdasarkan kelompok Comparative Direction. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain between subject design. Partisipan berjumlah 94 mahasiswa (50 upward dan 44 downward). Comparative Direction diukur menggunakan Perceived Abilities Scale, sedangkan Self-Deception menggunakan The Prospective Paradigm. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada Perceived Abilities, t(92) = 2.947, p = 0.004, d = 0.609, di mana Downward Comparison (M = 4.114) lebih tinggi dibanding Upward Comparison (M = 4.060). Analisis Self-Deception menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan, t(92) = -0.513, p = 0.609, d = -0.106. Kesimpulannya, Comparative Direction belum cukup kuat memicu Self-Deception, sehingga faktor lain seperti motivasi dan ancaman harga diri lebih berperan.  
Kajian Perbedaan Sikap Terhadap Pernikahan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Tingkat Pendidikan pada Dewasa Awal yang belum Menikah di Kota Makassar Mayzura Rhezkydiagita Citra Awalia; Arie Gunawan Hazairin Zubair; Hasniar Ambo Radde
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/c6x6ka63

Abstract

Sikap terhadap pernikahan dipahami sebagai pandangan subjektif individu terhadap institusi pernikahan heteroseksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan sikap terhadap pernikahan berdasarkan jenis kelamin dan tingkat pendidikan pada individu dewasa awal yang belum menikah di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian berjumlah 531 responden dengan kriteria sampel laki-laki dan Perempuan dewasa awal yang belum menikah dan berdomisili di Kota Makassar. Instrumen pengumpulan data menggunakan General Attitudes Toward Marriage Scale (GAMS) yang dikembangkan oleh Syakilah Saputri Rizal (2024) dari alat ukur Stacey S. Park dan Lee A. Rosen (2013), dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,880. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam sikap terhadap pernikahan berdasarkan jenis kelamin. Namun, ditemukan adanya perbedaan signifikan berdasarkan tingkat pendidikan, yang menegaskan bahwa pendidikan berkontribusi dalam membentuk pandangan individu terhadap institusi pernikahan.
Hubungan antara Regulasi Emosi dan Literasi Kesehatan Mental pada Mahasiswa di Kota Makassar Hiqma Davina Andinie; Andi Muhammad Aditya
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/sbh3kc77

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan mahasiswa karena memengaruhi kemampuan beradaptasi, mengelola emosi, dan menghadapi tuntutan akademik. Meningkatnya permasalahan kesehatan mental di kalangan mahasiswa menuntut pemahaman yang baik mengenai regulasi emosi dan literasi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara regulasi emosi dan literasi kesehatan mental pada mahasiswa perguruan tinggi di kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 360 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) dan Mental Health Knowledge Questionnaire (MHKQ), kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan data berdistribusi normal, hubungan antarvariabel bersifat linear, serta terdapat hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dan literasi kesehatan mental (r = 0,281; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan regulasi emosi berkontribusi terhadap peningkatan literasi kesehatan mental mahasiswa secara keseluruhan.
Analisis Korelasi Tingkat Anxiety dengan Perilaku Self-Harm pada Dewasa Awal di Kota Makassar Astiar Astiar; Andi Muhammad Aditya; Naftalen Koanda
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2026
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/1kddf410

Abstract

Masa dewasa awal merupakan fase perkembangan yang penuh tantangan, di mana individu menghadapi transisi menuju kemandirian, tuntutan akademik, tekanan sosial, serta ketidakpastian masa depan yang dapat memicu munculnya kecemasan (anxiety). Ketidakmampuan mengelola anxiety secara adaptif sering kali mendorong individu mencari cara pelampiasan negatif, salah satunya melalui perilaku self-harm. Perilaku maladaptif ini dipahami sebagai mekanisme koping maladaptif untuk meredakan tekanan emosional namun justru menimbulkan risiko fisik hingga psikologis jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat anxiety dengan perilaku self-harm pada dewasa awal di kota Makassar. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan sebanyak 408 individu dewasa awal yang menjadi responden pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Anxiety berhubungan positif terhadap self-harm (p = 0,000; p <0,05). Dengan demikian, arah hubungan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat anxiety yang dimiliki individu dewasa awal, maka semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk melakukan perilaku self-harm.