cover
Contact Name
Yogi Setiawan
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+62851733700892
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : 27752585     EISSN : 27752593     DOI : https://doi.org/10.51878/educational.v4i4
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pedidikan dan pengajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 9 Documents clear
MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA MTS WAHID HASYIM MELALUI ABSENSI SIDIK JARI DAN KOLABORASI ORANG TUA LEWAT WHATSAPP DIRMAN, DIRMAN; HARYATI, TITIK
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i2.2886

Abstract

This research aims to improve the discipline of Mts Wahid Hasyim students through fingerprint attendance and parent collaboration via WhatsApp. This research use desciptive qualitative approach. The subjects of this research were MTs Wahid Hasyim students. The techniques used in this research include observation, interviews and documentation. Informants in this research included learning managers or homeroom teachers, school principals, and student parents. It is hoped that the implementation of a fingerprint attendance system and parent collaboration via WhatsApp can be a solution to improve the discipline of MTs Wahid Hasyim students. A fingerprint attendance system can increase the accuracy and efficiency of attendance, as well as help monitor student discipline in real-time. Parental collaboration via WhatsApp can help parents monitor their child's discipline progress at school and provide support at home. Apart from that, other efforts need to be implemented to improve student discipline, such as education about the importance of discipline, instilling positive character values, giving awards, giving sanctions, and increasing communication between teachers and students. The main key to achieving good student discipline is to build good cooperation between schools, parents and students. By implementing these solutions consistently and continuously, it is hoped that the discipline of MTs Wahid Hasyim students can increase and have a positive impact on all parties. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa Mts Wahid Hasyim melalui absensi sidik jari dan kolaborasi orang tua lewat whatsapp. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa MTs Wahid Hasyim. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini mencakup pengelola pembelajaran atau wali kelas, kepala sekolah, serta wali murid. Penerapan sistem absensi sidik jari dan kolaborasi orang tua lewat WhatsApp diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kedisiplinan siswa MTs Wahid Hasyim. Sistem absensi sidik jari dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi absensi, serta membantu memantau kedisiplinan siswa secara real-time. Kolaborasi orang tua lewat WhatsApp dapat membantu orang tua dalam memantau perkembangan disiplin anaknya di sekolah dan memberikan dukungan di rumah. Selain itu, perlu diterapkan upaya lain untuk meningkatkan kedisiplinan siswa, seperti edukasi tentang pentingnya disiplin, penanaman nilai-nilai karakter positif, pemberian penghargaan, pemberian sanksi, dan peningkatan komunikasi antara guru dan siswa. Kunci utama untuk mencapai kedisiplinan siswa yang baik adalah dengan membangun kerjasama yang baik antara sekolah, orang tua, dan siswa. Dengan menerapkan solusi-solusi tersebut secara konsisten dan berkesinambungan, diharapkan kedisiplinan siswa MTs Wahid Hasyim dapat meningkat dan membawa dampak positif pada semua pihak.
PESERTA DIDIK YANG BERWAWASAN MULTIKULTURAL : STUDI LITERATUR KHAIR, MIFTAHUL; TANG, MUHAMMAD; MUBAROK, MUSLIM
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i2.2889

Abstract

This research discusses the importance of multicultural education in forming students who are broad-minded and able to contribute to creating a harmonious society. In the era of globalization, cultural diversity is a wealth that needs to be appreciated and protected. Multicultural education not only teaches students about diversity, but also equips them with the ability to interact positively with individuals from different backgrounds. Through this approach, students are expected to develop attitudes of tolerance, empathy and appreciation for differences. This article also examines various educational strategies that are effective in instilling multicultural values, such as the use of an inclusive curriculum, diverse extracurricular activities, and a school environment that supports intercultural interaction. The results of the implementation of multicultural education show that students with a multicultural outlook tend to be more able to resolve conflicts peacefully, are more creative in thinking, and have better social skills. Thus, multicultural education is an important key in building a harmonious and just society, where every individual feels valued and accepted. This article emphasizes that investment in multicultural education is an investment in a more peaceful and harmonious future. ABSTRAKPenelitian ini membahas pentingnya pendidikan multikultural dalam membentuk peserta didik yang berwawasan luas dan mampu berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang harmonis. Di era globalisasi, keberagaman budaya menjadi salah satu kekayaan yang perlu dihargai dan dijaga. Pendidikan multikultural tidak hanya mengajarkan peserta didik tentang keberagaman, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan untuk berinteraksi secara positif dengan individu dari latar belakang yang berbeda. Melalui pendekatan ini, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan sikap toleransi, empati, dan penghargaan terhadap perbedaan. Artikel ini juga mengkaji berbagai strategi pendidikan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai multikultural, seperti penggunaan kurikulum yang inklusif, kegiatan ekstrakurikuler yang beragam, serta lingkungan sekolah yang mendukung interaksi antarbudaya. Hasil dari implementasi pendidikan multikultural menunjukkan bahwa peserta didik yang berwawasan multikultural cenderung lebih mampu memecahkan konflik secara damai, lebih kreatif dalam berpikir, dan memiliki keterampilan sosial yang lebih baik. Dengan demikian, pendidikan multikultural menjadi kunci penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkeadilan, di mana setiap individu merasa dihargai dan diterima. Artikel ini menekankan bahwa investasi dalam pendidikan multikultural adalah investasi dalam masa depan yang lebih damai dan harmonis.
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN : STUDI KASUS DI RA DARUSSALAM KROYA NAFI, ZIDNI CHOIRON; SUHARTO, ABDUL WACHID BAMBANG
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i2.2890

Abstract

In the world of education, the quality of education is greatly influenced by educators. With efforts to improve the quality of educators, quality education will be achieved. To advance the quality of educational institutions, the Head of Raudhatul Athfal (RA) Darussalam Kroya has a significant role in improving the competency and quality of educators. Therefore, madrasah heads who can manage standards effectively and efficiently are needed to improve the quality of educators. This article provides an overview of how the Head of RA Darussalam Kroya manages educational institutions to create quality educators. The data collected in this research was collected through interviews and observations at the research location, using a descriptive qualitative method approach. The Head of Madrasah RA Darussalam Kroya has a human resource development strategy program that includes pedagogical, personality, professional, and social competence. Activities carried out by school principals include Discussions, further studies, PPG supervision, workshops and training. The Head of Madrasah RA Darussalam Kroya has interpreted appropriate human resource development steps to improve the competence of teachers and education staff. ABSTRAKDalam dunia pendidikan, kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh pendidik. Tanpa upaya untuk meningkatkan kualitas pendidik, kualitas pendidikan tidak akan pernah tercapai. Untuk memajukan kualitas lembaga pendidikan, seorang Kepala Raudhatul Athfal (RA) Darussalam Kroya memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidik. Oleh karena itu, dibutuhkan kepala madrasah yang memiliki kemampuan untuk mengelola standar secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas pendidik. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang cara Kepala RA Darussalam Kroya mengelola institusi pendidikan dengan tujuan menciptakan pendidik yang berkualitas. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi di lokasi penelitian, dengan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Kepala Madrasah RA Darussalam Kroya memiliki program pengembangan strategi pengembangan sumber daya manusia meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi sosial. Kegiatan yang dilakukan kepala sekolah diantaranya; Diskusi, Studi lanjut, Pengawalan PPG, Workshop dan Diklat. Kepala Madrasah RA Darussalam Kroya telah mengintepretasikan langkah-langkah pengembangan SDM yang sesuai untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
SUPERVISI AKADEMIK DENGAN COACHING MODEL TIRTA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH SETIANINGSIH, EMY; HANIF, MUH.
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i2.2891

Abstract

This research aims to explore the concept of TIRTA coaching model, its implementation in academic supervision, its impact on the quality of learning and the challenges that may be faced in implementing this model and also provide solutions to increase the effectiveness of TIRTA coaching model to improve the quality of learning. The research was conducted using a descriptive qualitative research method using a phenomenological approach to get a clear picture of the application of the TIRTA coaching model in improving the quality of learning in schools. This research uses primary and secondary data sources, namely the results of interviews and observations as well as documentation studies. The research was carried out at SMA Negeri 1 Kampung Laut which was led by the principal who came from the first class of driving teachers and had received training and implemented the TIRTA coaching model in academic supervision at the school. The research results show that academic supervision using the TIRTA coaching model can be an innovative strategy to improve the quality of learning in schools. Academic supervision carried out through a guidance process from the coach or principal to the coachee or teacher through the TIRTA conversation flow is able to make teachers comfortable in identifying their shortcomings and potential so that they can be maximized in improving the quality of learning in the classroom. It is hoped that the results of this research can become a reference for school principals and teachers in carrying out academic supervision activities so that more teachers and school principals understand the true purpose of academic supervision, which in turn will result in more and more implementing academic supervision using the TIRTA coaching model and can feel the benefits in improving quality. learning at school. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep coaching model TIRTA, implementasinya dalam supervisi akademik, dampaknya terhadap kualitas pembelajaran serta tantangan yang mungkin dihadapi dalam menerapkan model ini dan juga memberikan solusi untuk meningkatkan efektivitas coaching model TIRTA untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai penerapan coaching model TIRTA dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder yaitu dari hasil wawancara dan observasi serta studi dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kampung Laut yang dipimpin oleh kepala sekolah yang berasal dari guru penggerak angkatan I dan telah mendapatkan pelatihan dan menerapkan coaching model TIRTA dalam supervisi akademik di sekolah. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dengan coaching model TIRTA dapat menjadi strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Supervisi akademik yang dilakukan melalui proses bimbingan dari coach atau kepala sekolah terhadap coachee atau guru melalui alur percakapan TIRTA mampu membuat guru nyaman dalam mengidentifikasi kekurangan dan potensi yang dimiliki untuk dapat dimaksimalkan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan kegiatan supervisi akademik sehingga semakin banyak guru dan kepala sekolah yang memahami tujuan sebenarnya dari supervisi akademik yang pada akhirnya semakin banyak yang menerapkan supervisi akademik dengan coaching model TIRTA dan dapat merasakan manfaatnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
STRATEGI MENINGKATKAN MUTU DAN DAYA SAING MADRASAH MELALUI PROGRAM UNGGULAN DI MA NU 01 LIMPUNG SRIANAH, SRIANAH; HARYATI, TITIK; MIYONO, NOOR
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i2.2958

Abstract

Educational institutions have an important role in organizing programs to realize educational goals. This program cannot be separated from the role of the school/madrasah principal as the leader of an educational institution. Each leadership has its own strategy for improving the quality of the institution it leads. Quality and competitiveness are related to each other. MA NU 01 Limpung, which is a science and skills-based madrasah, has two superior programs, namely life skills and volleyball extracurriculars which can improve the quality and competitiveness of the madrasah. This research is descriptive qualitative research. The sampling technique used is a purposive sampling technique. Data collection techniques through interviews, observation and documentation studies. Next, the data is analyzed through data reduction, data presentation, and verification or drawing conclusions. Test the validity of the data using the data triangulation method. The research results prove that MA NU 01 Limpung is synonymous with its life skills program and is an attraction for prospective new students. Meanwhile, extracurricular volleyball has resulted in championship achievements in every volleyball competition. This shows that the strategy for improving the quality and competitiveness of the MA NU 01 Limpung madrasah against other schools is through superior non-academic programs, namely life skills and volleyball extracurriculars. ABSTRAKLembaga pendidikan mempunyai peran penting dalam menyelenggarakan program untuk mewujudkan tujuan pendidikan. Program tersebut tidak lepas dari peran kepala sekolah/madrasah sebagai pemimpin sebuah lembaga pendidikan. Setiap kepemimpinan mempunyai strategi sendiri dalam meningkatkan mutu lembaga yang dipimpinnya. Mutu dan daya saing saling berkaitan satu sama lain. MA NU 01 Limpung yang merupakan madrasah berbasis keilmuan dan skill mempunyai dua program unggulan yaitu life skill dan ekstrakurikuler bola voli yang dapat meningkatkan mutu dan daya saing madrasah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling purposive. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data,dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian membuktikan bahwa MA NU 01 Limpung identik dengan program life skill-nya dan menjadi daya tarik bagi calon peserta didik baru. Sedangkan, ekstrakurikuler bola voli telah membuahkan hasil prestasi kejuaraan dalam setiap ajang perlombaan bola voli. Hal tersebut menunjukkan bahwa strategi dalam meningkatkan mutu dan daya saing madrasah MA NU 01 Limpung terhadap sekolah lain adalah melalui program unggulan non akademik yaitu life skill dan ekstrakurikuler bola voli.
PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN TELAAH REVOLUSI MENTAL DALAM KONTEKS PENDIDIKAN ISLAM FIRDAUS, ANDRIAN
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i2.3013

Abstract

Mental Revolution is interpreted as a change in mindset in national life. Mental revolution does not simply rely on good intentions, but must take into account structural changes in societal interactions. In the realm of Islamic education, mental revolution must consider the structure of meaning, domination and legitimacy. These three things condition the mindset of Islamic education practitioners, the Islamic Education System, and the structure of Islamic education institutions themselves. The orientation of change as a result of implementing the mental revolution must be shown in the form of improving educational services for the welfare of society. Islamic educational institutions are expected to be able to explain injustice, arbitrariness and enable people to view, feel, think and act more rationally and wisely. ABSTRAKRevolusi Mental dimaknai sebagai sebuah perubahan mindset (pola pikir) didalam kehidupan berbangsa. Revolusi mental tidak cukup mengandalkan niat baik, namun harus memperhitungkan perubahan struktural dalam interaksi masyarakat. Di ranah pendidikan Islam, revolusi mental harus mempertimbangkan struktur pemaknaan, dominasi, dan legitimasi. Ketiga hal ini mengkondisikan pola pikir pelaku pendidikan Islam, Sistem Pendidikan Islam, dan struktur lembaga pendidikan Islam itu sendiri. Orientasi perubahan sebagai dampak dari implementasi revolusi mental harus ditunjukkan dengan wujud berupa peningkatan pelayanan pendidikan demi kesejahteraan masyarakat. Lembaga Pendidikan Islam diharapkan mampu mengurai tentang ketidakadilan, kesewenangan dan membuat manusia dalam memandang, merasa, berfikir, dan bertindak secara lebih rasional dan bijaksana.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMK NU TULIS MELALUI PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN DIASTUTIK, DAFI; HARYATI, TITIK
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i2.3014

Abstract

This research aims to determine the school's strategy in improving the quality of learning at Nu Tulis Vocational School through learning media training. This research uses a qualitative approach with survey techniques to collect data obtained through observation, interviews and documentation at SMK NU Tulis. The results of this research: Management of teacher resources to improve quality at NU Vocational School: planning, organizing, implementing and supervising teachers by the principal. This program includes integrated general and extracurricular education and is based on educational quality. This involves preparing human resources or teachers for its implementation and allocating facilities and infrastructure to assist deeper understanding. The implementation of teacher resources to improve the quality of education is carried out based on planning, monitoring and evaluation guidelines. Implementation of the program includes habituation, namely applying theory and then application (connectionism). Education includes daily stages carried out independently by each teacher, weekly evaluations carried out formally, and semester assessments based on weekly, monthly, mid-semester and end-of-semester grades. School principals should continuously evaluate teacher performance and send teachers more often to attend seminars and training held by the government on the use of science and technology. This aims to ensure that teachers not only teach conventionally, but are also able to teach in a more creative and innovative way. Apart from that, improving the quality of school facilities and infrastructure also needs to be done. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Sekolah dalam meningkatan mutu pembelajaran di SMK Nu Tulis melalui pelatihan media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik survei untuk mengumpulkan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SMK NU Tulis. Hasil penelitian ini Pengelolaan sumber daya guru untuk meningkatkan mutu di SMK NU Tulis pada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan oleh kepala sekolah terhadap guru. Program ini mencakup pendidikan umum dan ekstrakurikuler yang terintegrasi dan berbasis mutu pendidikan. Ini melibatkan persiapan sumber daya manusia atau para pengajar dalam pelaksanaannya dan pengalokasian sarana dan prasarana untuk membantu pemahaman yang lebih mendalam. Pelaksanaan sumber daya guru untuk meningkatkan mutu pendidikan dilakukan berdasarkan panduan perencanaan, pengawasan, dan evaluasi. Pelaksanaan program meliputi pembiasaan, yaitu penerapan teori lalu aplikasi (connectionism). Pendidikan mencakup tahapan harian yang dilakukan secara mandiri oleh tiap pengajar, evaluasi mingguan yang dilakukan secara formal, dan penilaian per semester yang didasarkan pada nilai mingguan, bulanan, tengah semester, dan akhir semester. Kepala sekolah sebaiknya terus menerus mengevaluasi kinerja guru dan lebih sering mengirim guru untuk mengikuti seminar dan pelatihan yang diadakan pemerintah tentang pemanfaatan IPTEK. Hal ini bertujuan agar para guru tidak hanya mengajar secara konvensional, tetapi juga mampu mengajar dengan cara yang lebih kreatif dan inovatif. Selain itu, peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah juga perlu dilakukan.
MANAJEMEN PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBENTUKAN MORAL SISWA TASIJAWA, RISKI; PATTIPEILUHU, KRISLINA; YAAS, ELISABETH
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i2.3015

Abstract

Education from the perspective of children's moral formation can be interpreted as a process of consolidating values and ethics in children through teaching, practice, and experience. This is an attraction for Angkasa Silas Papare School as a school that prioritizes the formation of students' morals, striving to be able to strengthen values and ethics in each student. To realize the consolidation of good values and ethics, various programs that have been established to support moral development are implemented, one of which is the character space program. This study aims to explore the management of character education programs as an effective strategy in shaping students' morals. Research data was collected through observation, interviews, and analysis. Data analysis was carried out using a qualitative approach, which was presented in a descriptive manner. The results of the study show that the strengthening of students' morals through values and ethics tends to support the formation of morals which can be seen in student discipline in various activities including the habit of shaking hands when entering the school environment in an orderly and neat manner, caring for others, and responsibility in participating in socialization and maintaining health. However, effective character education program management in shaping students' morals involves several important stages, namely careful planning, proper organization, consistent implementation, and periodic evaluation. ABSTRAKPendidikan dari perspektif pembentukan moral anak dapat diartikan sebagai suatu proses pemantapan nilai dan etika dalam diri anak melalui pengajaran, latihan, dan pengalaman. Hal ini menjadi daya tarik bagi sekolah angkasa silas papare sebagai sekolah yang mengedepankan pembentukan moral siswa berupaya agar dapat memantapkan nilai dan etika dalam diri setiap siswa. Untuk mewujudkan pemantapan nilai dan etika yang baik maka dilaksanakan berbagai program yang telah ditetapkan demi mendukung pengembangan moral, salah satunya adalah program angkasa berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manajemen program pendidikan karakter sebagai strategi efektif dalam pembentukan moral siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, yang disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemantapan moral siswa melalui nilai dan etika cenderung mendukung pembentukan moral yang terlihat dalam kedisiplinan siswa pada berbagai kegiatan diantaranya kebiasaan bersalaman saat masuk lingkungan sekolah dengan tertib dan rapi, peduli kasih terhadap sesama, serta tanggung jawab dalam mengikuti sosialisasi dan menjaga kesehatan. Namun, manajemen program pendidikan karakter yang efektif dalam pembentukan moral siswa melibatkan beberapa tahapan penting, yaitu perencanaan yang matang, pengorganisasian yang tepat, pelaksanaan yang konsisten, dan evaluasi secara berkala.
PENERAPAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MAN 5 TASIKMALAYA TRISNAWATI, TRISNAWATI
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i2.3058

Abstract

This research aims to determine the implementation/application of transformational leadership style in improving teacher performance at the MA level. The madrasa head as the leader has a lot of influence on the sustainability of the quality of education in the madrasa. Teachers as educators have an important role in communicating and providing services to students. The method used in this research is qualitative by collecting data through several techniques such as interviews, documentation and field observations. The collected data is then reduced according to the research focus, analyzed and conclusions drawn. The research results show that the transformational leadership of the principal at MAN 5 Tasikmalaya shows a positive impact on teacher behavior and performance. By implementing transformational leadership values, teacher motivation to improve competence and professionalism increases by being included in various routine madrasa activities, giving teachers the opportunity to express opinions and directing teachers in their work has a positive impact on teacher behavior. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi/penerapan gaya kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kinerja guru di jenjang MA. Kepala madrasah selaku pemimpin memberikan banyak pengaruh terhadap keberlangsungan mutu pendidikan di madrasah. Guru sebagai pendidik memiliki peran penting dalam berkomunikasi dan memberikan pelayanan pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan mengumpulkan data melalui beberapa teknik seperti wawancara, dokumentasi serta observasi lapangan. Data yang terkumpul selanjutnya di reduksi sesuai dengan fokus penelitian, dianalisa dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah di MAN 5 Tasikmalaya menunjukan dampak positif pada perilaku dan kinerja guru. Dengan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan transformasional, motivasi guru untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme meningkat dengan diikutsertakan dalam berbagai kegiatan rutin madrasah, pemberian kesempatan pada guru untuk berpendapat dan mengarahkan guru dalam bekerja memberikan dampak positif terhadap perilaku guru.

Page 1 of 1 | Total Record : 9