cover
Contact Name
Yogi Setiawan
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+62851733700892
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : 27752585     EISSN : 27752593     DOI : https://doi.org/10.51878/educational.v4i4
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pedidikan dan pengajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 36 Documents clear
SANTUN BERBAHASA DAN SIKAP TOLERANSI SEBAGAI CERMIN NILAI PANCASILA Virenna, Rachel; Meccabelfa, Nesha; Romansza, Hana Kameliana; Safarizkyra, Taqya Adisty; Tiatri, Sri
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9425

Abstract

In Indonesian society, Pancasila serves as the foundation, principle, and guideline for behavior and conduct. The values of Pancasila—such as humanity, unity, and social justice—should be reflected in the daily lives of Indonesians, including through the use of polite language and attitudes of tolerance toward others. This study aims to examine the values of Pancasila, particularly those related to politeness and tolerance, in order to foster a harmonious nation amid the diversity of Indonesian society. This research employs a literature review method by collecting, analyzing, and synthesizing various credible and relevant sources related to the topic. The study is expected to raise awareness of the importance of strengthening national character through the practical implementation of Pancasila values—especially in promoting polite speech and tolerance within various social settings such as family, school, and community. The findings of this research indicate that politeness in language and attitudes of tolerance are two essential and complementary aspects in shaping a harmonious social life. Moreover, strong digital literacy can help individuals think critically, act ethically, and remain emotionally balanced in interactions. Consequently, politeness and tolerance should not only be upheld in real-life situations but also become integral parts of responsible behavior in digital media environments. ABSTRAK Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, Pancasila merupakan dasar, prinsip dan pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan, persatuan, keadilan sosial harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari pada masyarakat Indonesia, salah satunya dalam penggunaan bahasa yang santun dan sikap toleransi antar sesama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pancasila khususnya pada nilai sopan santun dan toleransi sehingga menciptakan bangsa yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan, menelaah, dan mensintesiskan berbagai sumber literatur yang kredibel dan relevan dengan topik. Kajian ini diharapkan dapat membangun kesadaran betapa pentingnya penguatan karakter bangsa melalui wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam menerapkan dan mendidik supaya bertutur kata yang santun serta memiliki sikap toleransi di berbagai lingkungan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sopan santun dalam berbahasa dan sikap toleransi merupakan dua hal penting yang saling melengkapi dalam membentuk kehidupan sosial yang harmonis. Literasi digital yang baik akan membantu masyarakat untuk berpikir kritis, beretika, dan tidak mudah terbawa emosi saat berinteraksi. Dengan begitu, sopan santun dan toleransi tidak hanya hidup dalam kehidupan nyata, tetapi juga menjadi bagian dari perilaku bermedia yang bertanggung jawab.
DINAMIKA KETERLIBATAN GRANPARENTING DALAM PROSES PEMBELAJARAN ANAK TUNAGRAHITA DI SLB Azzahro, Yasmin; Fatihah, Nailah Amalia; Nabilah, Hibatun; Maharani, Anggita
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9426

Abstract

Children with intellectual disabilities face significant intellectual and adaptive barriers that require intensive support in the learning process to achieve independence. The phenomenon of grandparenting emerges as a crucial support mechanism when parents have limited time, but the dynamics of their involvement in the context of special education are still rarely explored in depth. This study aims to analyze the dynamics of the role of grandparents in supporting the learning process of children with intellectual disabilities at the Cendono State Special Needs School in Kudus. This study uses a qualitative approach with data collection techniques such as in-depth interviews, participant observation, and documentation with three grandparents as the main subjects and teachers as supporting informants. The research findings reveal that grandparents play a strategic role in cognitive, communication, emotional, and academic aspects through unique parenting styles. Effective strategies implemented include intensive repetition of material, the use of concrete visual media, simplification of verbal instructions, and managing children's emotional stability with great patience. Despite facing physical challenges due to age and a limited theoretical understanding of special needs, they are able to establish a consistent and synergistic learning routine with the school program. The main conclusion confirms that grandparenting contributes significantly as a holistic educational support system at home, so that a special empowerment program is needed to optimize their mentoring competencies. ABSTRAKAnak tunagrahita menghadapi hambatan intelektual dan adaptif signifikan yang menuntut pendampingan intensif dalam proses pembelajaran untuk mencapai kemandirian hidup. Fenomena grandparenting muncul sebagai mekanisme pendukung krusial ketika orang tua memiliki keterbatasan waktu, namun dinamika keterlibatan mereka dalam konteks pendidikan luar biasa masih jarang dieksplorasi secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika peran kakek dan nenek dalam mendampingi proses belajar anak tunagrahita di SLB Negeri Cendono Kudus. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap tiga kakek-nenek sebagai subjek utama serta guru sebagai informan pendukung. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kakek dan nenek memiliki peran strategis dalam aspek kognitif, komunikasi, emosional, dan akademik melalui pola asuh yang khas. Strategi efektif yang diterapkan meliputi pengulangan materi secara intensif, pemanfaatan media visual konkret, penyederhanaan instruksi verbal, serta pengelolaan stabilitas emosi anak dengan kesabaran tinggi. Kendati menghadapi tantangan fisik akibat faktor usia dan minimnya pemahaman teoritis mengenai kebutuhan khusus, mereka mampu membangun rutinitas belajar yang konsisten dan sinergis dengan program sekolah. Simpulan utama menegaskan bahwa grandparenting berkontribusi signifikan sebagai sistem pendukung pendidikan holistik di rumah, sehingga diperlukan program pemberdayaan khusus untuk mengoptimalkan kompetensi pendampingan mereka.  
PEMBELAJARAN SEPAK BOLA DALAM PJOK SEKOLAH DASAR: TINJAUAN SISTEMATIS TERHADAP MOTIVASI, KETERLIBATAN PSIKOLOGIS, DAN HASIL BELAJAR Yasa, I Gede Windu; Semarayasa, I Ketut; Danardani, Wasti; Lesmana, Kadek Yogi Parta
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9427

Abstract

Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning in elementary schools plays a crucial role in supporting students’ physical, motor, and psychological development. Football is one of the most commonly taught big-ball games in PJOK and has strong potential to enhance students’ motivation, psychological engagement, and learning outcomes when implemented through appropriate pedagogical approaches. However, football learning in elementary schools is often conducted using conventional methods that do not fully address students’ psychological needs. This study aims to systematically review and synthesize scientific evidence related to football-based PJOK learning in elementary schools, particularly its impact on students’ motivation, psychological engagement, and learning outcomes. This study employed a systematic literature review (SLR) approach using the PICOS framework and followed the PRISMA 2020 guidelines. The literature review process was structured using the SALSA framework, including searching, appraisal, synthesis, and analysis stages. The findings indicate that football-based PJOK learning has a positive effect on students’ intrinsic motivation, active participation, psychological engagement, fundamental motor skills, and overall learning outcomes. These results suggest that football can be effectively utilized as an engaging and holistic PJOK learning model that supports students’ physical, psychological, and social development in elementary school settings. ABSTRAK Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan fisik, motorik, serta psikologis peserta didik. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran PJOK khususnya pada materi permainan sepak bola masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti rendahnya motivasi belajar, keterlibatan aktif, dan hasil belajar peserta didik. Permainan sepak bola merupakan salah satu materi PJOK yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan aspek motorik, kognitif, afektif, dan sosial peserta didik apabila diimplementasikan dengan pendekatan pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis bukti ilmiah terkait pembelajaran PJOK berbasis permainan sepak bola pada siswa sekolah dasar melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Kajian sistematis ini melibatkan artikel penelitian yang diseleksi menggunakan kerangka PICOS dan mengikuti pedoman PRISMA 2020. Proses sintesis literatur disusun berdasarkan kerangka SALSA. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran sepak bola dalam PJOK memberikan pengaruh positif terhadap motivasi intrinsik, keterlibatan psikologis, keterampilan motorik dasar, serta hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Temuan ini menegaskan bahwa permainan sepak bola dapat dijadikan sebagai model pembelajaran PJOK yang efektif, menyenangkan, dan berorientasi pada pengembangan peserta didik secara holistik..  
PERAN PENDIDIKAN EKONOMI DALAM MEMBENTUK GENERASI EKONOMI YANG BERKELANJUTAN Lewa, Muhammad Juwantho; Syata, Wahyu Muh.; Ahiri, Yuniyarti; Sakka, Gjoshpink Putra Umar; Harjun, Harjun; Hubaib, Ilhamurrrahan M
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9450

Abstract

ABSTRACT This study analyzes the role of economic education in shaping a sustainability-oriented generation and formulates strategies for its strengthening in the modern era. The study is motivated by increasing economic inequality, environmental degradation, and the low level of economic and financial literacy among young generations. This research employed a literature review method examining 22 relevant sources published between 2021 and 2026, including indexed journal articles and academic books related to economic education, financial literacy, business ethics, and sustainable development. The analysis was conducted using a thematic synthesis approach through stages of identification, categorization, critical evaluation, and conceptual pattern development. The findings reveal three main patterns. First, the integration of financial literacy and sustainability values into the curriculum significantly contributes to improving responsible economic decision-making skills. Second, contextual and problem-based learning approaches are more effective in fostering awareness of social and environmental impacts than purely theoretical instruction. Third, strengthening business ethics at the secondary education level serves as a key factor in developing long-term sustainable economic orientation. These findings emphasize that adaptive, integrative, and value-oriented economic education should be prioritized within the curriculum as a foundation for sustainable development. ABSTRAK Penelitian ini menganalisis peran pendidikan ekonomi dalam membentuk generasi berorientasi keberlanjutan serta merumuskan strategi penguatannya di era modern. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ketimpangan ekonomi, degradasi lingkungan, serta rendahnya literasi ekonomi dan keuangan generasi muda. Penelitian menggunakan metode studi literatur terhadap 22 sumber relevan yang terbit dalam rentang 2021–2026, meliputi artikel jurnal terindeks dan buku akademik terkait pendidikan ekonomi, literasi keuangan, etika bisnis, dan pembangunan berkelanjutan. Analisis dilakukan melalui pendekatan sintesis tematik dengan tahap identifikasi, kategorisasi, evaluasi kritis, dan penarikan pola konseptual. Hasil kajian menunjukkan tiga pola utama. Pertama, integrasi literasi keuangan dan nilai keberlanjutan dalam kurikulum berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengambilan keputusan ekonomi yang bertanggung jawab. Kedua, pendekatan pembelajaran kontekstual dan berbasis masalah lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran dampak sosial dan lingkungan dibandingkan pendekatan teoritis semata. Ketiga, penguatan etika bisnis sejak jenjang pendidikan menengah menjadi faktor kunci dalam membangun orientasi ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan ekonomi yang adaptif, integratif, dan berbasis nilai perlu diprioritaskan dalam kurikulum sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KITAB AL-YAQUT AL-NAFIS DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN FIKIH MAZHAB SYAFI’I DI MADRASAH ALIYAH Muna, Fauzul; Syaifulloh, Ahmad; Nurkayati, Siti
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9455

Abstract

This study aims to describe the implementation of Al-Yaqut Al-Nafis book learning in improving students’ understanding of Shafi’i jurisprudence at MA Darul Muna Blora. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving teachers and students. The results indicate that the learning of Al-Yaqut Al-Nafis is implemented as a local content subject taught in stages from grade X to grade XII by following the sequence of discussions in the book. The learning process does not rely on a single method but integrates bandongan, demonstration and direct practice, and sorogan methods. The bandongan method is used to build students’ conceptual understanding of jurisprudential materials, while demonstration and direct practice strengthen students’ practical understanding. Meanwhile, the sorogan method functions to evaluate students’ individual abilities and to train their readiness in reading and explaining the content of the book. The combination of these methods makes fiqh learning more contextual and applicable, thereby helping students understand Shafi’i jurisprudence not only theoretically but also in daily religious practices. However, challenges remain in the form of differences in students’ abilities to read Pegon script and to comprehend the translated text. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kitab Al-Yaqut Al-Nafis dalam meningkatkan pemahaman fikih mazhab Syafi’i di MA Darul Muna Blora. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kitab Al-Yaqut Al-Nafis dilaksanakan sebagai muatan lokal yang diajarkan secara berjenjang dari kelas X hingga kelas XII dengan mengikuti urutan pembahasan dalam kitab. Proses pembelajaran tidak hanya menggunakan satu metode, melainkan memadukan metode bandongan, demonstrasi & praktik langsung, serta sorogan. Metode bandongan digunakan untuk membangun pemahaman konseptual peserta didik terhadap materi fikih, demonstrasi dan praktik langsung berperan dalam menguatkan pemahaman aplikatif, sedangkan metode sorogan digunakan untuk mengevaluasi kemampuan peserta didik secara individual serta melatih kesiapan mereka dalam membaca dan menjelaskan materi kitab. Kombinasi metode tersebut menjadikan pembelajaran fikih lebih kontekstual dan aplikatif, sehingga membantu peserta didik memahami materi fikih mazhab Syafi’i tidak hanya secara teoritis, tetapi juga dalam praktik kehidupan sehari-hari. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan tantangan berupa perbedaan kemampuan peserta didik dalam membaca tulisan pegon dan memahami terjemahan materi kitab.
DEVELOPMENT OF AN EDUCATIONAL MODULE FOR INTRODUCING THE BRUBUH TRADITION TO THE YOUNGER GENERATION Saptaji, Muhammad Fajri; Baroroh, Septiyana; Riyadi, Nanang Slamet
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.9508

Abstract

ABSTRACT Local wisdom represents a form of ecological knowledge that has developed through long-term interactions between communities and their natural environments. However, its existence is increasingly threatened by modernization and the limited integration of indigenous knowledge into formal education. One such form of Javanese local wisdom is the Brubuh tradition, a traditional wood-cutting practice regulated by the seasonal calendar system known as Pranata Mangsa. This study aims to develop an educational module based on the Brubuh tradition and the Pranata Mangsa system and to analyze its feasibility and practicality as an integrative learning resource for younger generations. The research employed a Research and Development (R&D) approach adapted from the Borg and Gall model. The research stages included a preliminary study through literature review, interviews, and field observations; module drafting; expert validation involving subject matter experts, instructional design experts, and local cultural practitioners; and limited field testing with students. The findings indicate that the Brubuh tradition embodies strong ecological and material rationality that aligns with modern scientific principles, particularly regarding the influence of moisture content on the physical and mechanical properties of wood. The developed module was evaluated as valid and practical, with student responses reaching an achievement level of 89%, categorized as very good. The integration of local wisdom into the educational module effectively enhanced students’ conceptual understanding, ecological awareness, and appreciation of cultural heritage. This study contributes to the development of contextual learning materials grounded in ethnoscience and offers prospects for applying similar modules based on other forms of local wisdom to support sustainable education and cultural preservation. ABSTRAK Kearifan lokal merupakan bentuk pengetahuan ekologis yang berkembang melalui interaksi panjang antara masyarakat dan lingkungannya, namun keberadaannya semakin terancam oleh modernisasi dan minimnya integrasi dalam pendidikan formal. Salah satu kearifan lokal masyarakat Jawa adalah tradisi Brubuh, yaitu praktik penebangan kayu yang diatur berdasarkan sistem kalender musiman Pranata Mangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul edukasi berbasis tradisi Brubuh dan Pranata Mangsa serta menganalisis kelayakan dan kepraktisannya sebagai sumber belajar integratif bagi generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan adaptasi model Borg dan Gall. Tahapan penelitian meliputi studi pendahuluan melalui kajian literatur, wawancara, dan observasi lapangan; penyusunan draf modul; validasi oleh ahli materi, ahli desain pembelajaran, dan praktisi budaya; serta uji coba terbatas kepada peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Brubuh mengandung rasionalitas ekologis dan material yang selaras dengan konsep ilmiah modern, khususnya terkait pengaruh kadar air terhadap sifat fisik dan mekanik kayu. Modul yang dikembangkan dinilai layak dan praktis, dengan respons peserta didik mencapai tingkat ketercapaian sebesar 89% pada kategori sangat baik. Integrasi kearifan lokal ke dalam modul pembelajaran terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep, kesadaran ekologis, serta apresiasi terhadap warisan budaya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan bahan ajar kontekstual berbasis etnosains dan membuka peluang penerapan modul serupa pada kearifan lokal lain sebagai upaya pendidikan berkelanjutan dan pelestarian budaya.

Page 4 of 4 | Total Record : 36