cover
Contact Name
Ahmad Syauqi Fuady
Contact Email
syauqi.asf68@gmail.com
Phone
+6282132598564
Journal Mail Official
syauqi.asf68@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dr. Setyo Budi No.03, Klangon, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62113 Web: https://portal.stitmubo.ac.id
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Jurnal Al-Muharrik: Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 30474132     DOI : https://doi.org/10.59829/hdyq1n29
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Jurnal Al-Muharrik: Jurnal Pendidikan Agama Islam adalah jurnal yang didedikasikan untuk bertukar hasil penelitian pada semua aspek Pendidikan Agama Islam. Jurnal ini dapat diakses secara terbuka sehingga semua konten yang tersedia pada jurnal ini diperbolehkan untuk dibaca, diunduh, digandakan, disebarluaskan, dicetak atau menautkan sebagian atau seluruh bagian artikel tanpa biaya apapun dan tanpa izin terlebih dahulu dari penulis atau tim redaksi jurnal. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah kajian dan analisis penelitian yang berkaitan dengan pendidikan agama islam; Pembelajaran PAI Kajian Pendidikan Islam Kajian Tokoh Agama Islam Kurikulum Psikologi Pendidikan Islam Pendidikan Karakter
Articles 15 Documents
KONSEP PENDIDIKAN MENURUT MOHAMMAD HATTA Ahmad Syauqi Fuady
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/r7jx4177

Abstract

Pendidikan adalah salah satu bidang yang menjadi perhatian Mohammad Hatta, sebelum dan lebih-lebih setelah Indonesia merdeka. Tulisan ini ingin mengetahui bagaimana konsep pendidikan Mohammad Hatta terutama tentang tujuan pendidikan, pendidikan karakter, dan kebudayaan Indonesia? Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan kajian pustaka (library research). Tulisan karya Mohammad Hatta dan penulis lain yang relevan digunakan sebagai sumber data untuk dikaji dan dianalisis. Hasil kajian diketahui bahwa konsep pendidikan Mohammad Hatta sangat serius, mendalam, dan holistik. Di antara konsep pendidikan yang dikaji adalah tentang tujuan pendidikan, pendidikan karakter, dan kebudayaan Indonesia. Pendidikan yang mendidik karakter, akhlak, moril bagi Mohammad Hatta harus dijadikan tujuan utama dibandingkan pengajaran yang menguatamakan pengetahuan. Pendidikan karakter lebih penting dibandingkan kecerdasan. Kecerdasan akan tumbuh subur di tangan orang yang berkarakter. Kebudayaan Indonesia harus berdasarkan nilai-nilai agama.
Konsep Kepribadian Guru Menurut Imam Al – Ghazali dalam Kitab Ihyâ’ Ulumuddin M. Arif Susanto
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/p0knje61

Abstract

Imam Ghazali dikenal sebagai seorang teolog, filosof dari aliran Sunni. Perhatian Imam Ghazali sangat besar terhadap akhlak, ilmu dan pengajaran, dalam menyiapkan jiwa yang kuat serta memupuk kedekatan dengan Allah SWT. Pengajaran bagi Imam Ghazali termasuk ibadah serta sarana penting untuk perbaikan akhlak manusia. Oleh karena itu Imam Ghazali juga dikenal sebagai tokoh pendidikan yang lebih mengutamakan kompeten kepribadian guru dalam mendidik anak. Dekaden moral masyarakat ditengah perkembangan intelektual, membuat Imam Ghazali merasa terpanggil untuk menanamkan akhlak mahmudah (akhlak terpuji) dan menghilangkan akhlak madzmumah (akhlak tercela) umat. Kesadaran baru (tasawuf) memantik spirit Imam Ghazali untuk memperbaiki moral masyarakat. Imam Ghazali memilih jalan pendidikan dengan menjadi guru di Universitas Nizamiyyah Nisabur sebagai langkah untuk mengobati penyakit moral masyarakat. Imam Ghazali juga sepemikiran dengan filosof-filosof seperti Plato, Rosseou dan Bastalotzi yang juga berpendapat bahwa perbaikan sosial dapat diwujudkan melalui jalur pengajaran yang baik. Imam Ghazali memiliki pendapat yang tajam dan bijaksana berfikir, serta pandangan yang visioner mengenai masalah pengajaran dan problematika lain yang berkaitan dengan hal tersebut. Maka tampaklah bahwa konsep yang dicetusan Imam Ghazali dalam pembahasan tentang pendidikan akhlak sangat erat kaitanya dengan aspek kepribadian guru
Inovasi Pendidikan Agama Islam Di Madrasah Nur Mashani Mustafidah; Mutmainah; Ibnu Mas ud Luthfi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/1beckp29

Abstract

Inovasi Pendidikan Agama Islam di madrasah harus terus dikembangkan sebab hingga kini kualitas Pendidikan Agama Islam di madrasah masih cenderung dinomorduakan oleh Muslim di negara kita yang mayoritas ini. Masalah-masalah yang dijumpai diantaranya kurikulum yang sering berubah yang kurang diikuti dengan penyiapan perangkat pendukungnya, guru yang belum professional, orientasi pembelajaran yang masih pada transfer pengetahuan agama, penekanan pada hafalan, dominasi penggunaan metode ceramah, cenderung monoton, indoktrinatif, teacher-centered, top-down, sentralistis, mekanis, verbalis, kognitif, dan misi pendidikan kurang terarah. Menghadapi berbagai problema tersebut diperlukan inovasi pendidikan agama Islam di madrasah, di antaranya dengan memperjelas visi-misi pendidikan, orientasi pada kebutuhan peserta didik, profesionalisme guru, metode pembelajaran yang inovatif yang mengedepankan problem solving, dan orientasi manajemen pendidikan berbasis pada madrasah. Untuk itu pemerintah harus terlibat aktif dan memberi peluang pada masyarakat untuk terlibat secara aktif, kreatif dan inovatif.
Pendidikan Multikultural Menurut Al-Qur’an Surat Al-Hujurat Ayat 11-13 Ahmad Khundori
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/bp2wq795

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya untuk menemukan solusi mengenai konflik yang terjadi dalam lembaga pendidikan tentang adanya latar belakang yang berbeda-beda dari peserta didik. Peneliti menjadikan al-qur’an sebagai alat analisa dalam memecahkan permasalah tersebut. Pendidikan multikultural dirasa relevan dengan al-Qur’an yang mengandung nilai-nilai universal. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Mengetahui konsep pendidikan multikultural dalam al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 11-13. 2). Nilai-nilai pendidikan multikultural yang terkandung dalam al-Qur’an surat al-Hujurat ayat 11-13. 3). Pelaksanaan pendidikan multikultural menurut al-Qur’an surat al-Hujurat ayat 11-13. Penelitian ini adalah library research, yaitu penelitian di mana objek penelitiannya digali lewat berbagai sumber kepustakaan. Untuk membahas permasalahan-permasalahan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kajian tafsir maudhu’i. Metode ini penulis gunakan untuk manganalisis ayat-ayat yang membicarakan tema yang sama, yang kemudian peneliti kaitkan dengan paparan mengenai pendidikan multikultural. Sehingga dapat ditemukan titik temu, bahwa al-Qur’an pun telah menjelaskan nilai-nilai multikultural yang ada daalm dunia pendidikan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN QOWA’ID DENGANMENGGUNAKAN METODE AMSILATI Ibnu Mas ud Luthfi, Ibnu Mas ud Luthfi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/4mzp9112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan penerapan pembelajaran Qowaid dengan menggunkan metode amtsilati. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif yang menggunakan rencana penelitian Tindakan kelas atau dikenal PTK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  63% dari 20 santri kelas satu memberi tanggapan yang positif terhadap pembelajaran Qowaid dengan menggunakan metode amtsilati, padahal sebelun melaksanakan penelitian santri memberi respon yang  kurang  Hasil tes rata-rata nilai ulangan harian menjadi meningkat dari 73% sebelum penelitian menjadi 76 pada siklus 1.ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 60% sebelum penelitian menjadi 73% pada siklus 1 dan Hasil belajar metode amtsilati yang ditujukan oleh rata-rata ulangan harianya meningkat dari  menjadi 80% pada siklus II. Aktifitas ustad mencapai 100% pada siklus II(dari 80% pada siklus pertama).sedangkan respon positif santri terhadap penerapan pembelajaran Qowa’id dengan menggunakan metode amtsilati masih belum ada peningkatan dari 75% siklus I menjadi 75% dari siklus II.
Pendidik dan Peserta Didik dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Sunki Mahmud Sulthon; Luthfi Anis Muadzin; Faridi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 2 September 2
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/9qh89h94

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pendidik dan peserta didik dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Pendidikan tidak hanya bertujuan mentransfer ilmu tetapi juga nilai budaya yang membentuk kepribadian peserta didik. Dalam Islam, pendidikan mencakup konsep tarbiyah, ta’dīb, dan ta‘līm yang bertujuan mendekatkan diri kepada Allah dan berlandaskan pada al-Qur’an dan Hadis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik memiliki peran sebagai teladan dan bertanggung jawab atas perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Seorang pendidik juga merupakan orang dewasa yang bertanggung jawab memberikan bantuan kepada peserta didik dalam perkembangan fisik dan spiritual mereka, agar mereka dapat mencapai kedewasaan, berdiri sendiri, dan memenuhi tanggung jawab mereka sebagai hamba dan khalifah Allah SWT.  Peserta didik, sebagai individu dalam proses menuju kesempurnaan, memiliki tanggung jawab untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menghormati guru. Setiap peserta didik perlu menyadari tanggung jawab mereka jika proses pendidikan Islam adalah untuk mencapai tujuan yang dimaksudkan.
PENERAPAN PEMBELAJARAN METODE UMMI TERHADAP PENINGKATAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA SD ISLAM PLUS AL HARAMAIN BOJONEGORO Norhayati; Nur Mashani Mustafidah; Ahmad Syauqi Fuady
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 2 September 2
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/42w9yh22

Abstract

Metode Ummi merupakan metode membaca Al-Qur’an yang langsung mengenalkan cara membaca Al-Qur’an dengan tartil sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Keberhasilan pembelajaran dengan Metode Ummi dapat dilihat dari dua aspek, yaitu pertama daya serap murid, dan kedua yaitu kualitas bacaan Al-Qur’an murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran Metode Ummi pada siswa SD Islam Plus Al Haramain Bojonegoro. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research), dengan lokasi penelitian di SD Islam Plus Al-Haramain Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan daalm penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun subjek penelitian adalah satu kepala sekolah, satu koordinator Al-Qur’an, empat guru Al-Qur’an, dan delapan siswa kelas satu sampai enam. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebaga metode pengumpulan data. Triangulasi sumber dan teknik atau metode digunakan sebagagai instrumen validasi atau keabsahan data. Hasil penelitian ini, yaitu: (1) Penerapan Metode Ummi di SD Islam Plus Al-Haramain dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu pertama, melakukan pengelompokan siswa berdasar kemampuan. Kedua, menerapkan tujuh tahapan pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi yang sudah menjadi pedoman dalam mengajar. (2) Pelaksanaan pembelajaran Membaca Al-Qur’an dengan Metode Ummi di SD Islam Al-Haramaian dapat disimpulkan sebagai berikut: indikator proses komunikatif antara guru dengan murid, aktivitas belajar, dan hasil belajar secara umum berjalan dengan baik. Sedangkan indikator pengelolaan pembelajaran dan respons peserta didik mendapat penilaian cukup. (3) Prestasi belajar Al-Qur’an di SD Islam Al-Haramain seluruh siswa dari kelas satu sampai enam peroleh hasil yang baik dan semua siswa lulus. Tidak ada siswa yang tidak lulus atau harus mengulang.
Pengaruh Kegiatan Keagamaan Terhadap Karakter Religious Siswa di SMK Al Fattah Kalitidu Bojonegoro Ibnu Habibi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 2 September 2
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/5466t307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kegiatan Keagamaan Terhadap Karakter Religious Siswa di SMK Al Fattah Kalitidu Bojonegoro. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif .dengan menggunakan pendekatan metode diskriptif survey dengan populasi  seluruh siswa SMK Al Fattah Kalitidu Bojonegoro yang berjumlah 118 siswa. adapun jenis sampling  yang digunakan penelitian ini adalah sampling jenuh, dengan jumlah sampel 23 siswa. suber data dalam penelitian ini ada sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode survey, observasi, metode dokumentasi, dan metode wawancara. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan rumus product moment. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Pengaruh Kegiatan Keagamaan Terhadap Karakter Religious Siswa di SMK Al Fattah Kalitidu Bojonegoro tergolong sangat baik karena terdapat 100 % siswa yang mendapat skor sanagat tinggi. Pembentukan karakter religious siswa di SMK Al Fattah Kalitidu Bojonegoro berada pada kategori cukup baik dengan hasil perhitungan mencapai 65,22%.. Berdasarkan dari uji product moment diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh antara kegiatan keagamaan dengan pembentukan karakter religious siswa di SMK Al Fattah Kalitidu Bojonegoro. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai koefisiensi korelasi product moment yang didapat, yang mana r hitung 0,6414 lebih besar dari nilai r tabel 0,4130 dengan taraf signifikansi 5% dan berada dalam kategori sedang.
Islam dan Teknologi: Tantangan Etika dan Adaptasi dalam Era Digital M. Arif Susanto
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 2 September 2
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/dq88ve47

Abstract

Penelitian ini menyelami dilema etis yang dihadapi oleh umat Muslim di era digital dan bagaimana prinsip-prinsip Islam beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Berbagai masalah baru seperti privasi, keamanan data, dan dampak sosial teknologi telah muncul; sebagian besar disebabkan oleh kemajuan dalam teknologi informasi dan komunikasi. Prinsip-prinsip Islam, seperti etika, amanah, dan kepemilikan pribadi, dijelaskan dalam artikel ini dan harus diikuti untuk menyelesaikan kesulitankesulitan ini. Selain itu, artikel ini menganalisis berbagai tantangan dan solusi yang ditawarkan oleh komunitas Muslim untuk memastikan bahwa penggunaan teknologi tetap sesuai dengan ajaran Islam. Melalui penelitian kualitatif yang mengintegrasikan analisis astrologi dan hukum, tujuan dari studi ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana Islam dapat beradaptasi dan memberikan panduan etis di era digital saat ini.
Pembentukan Karakter Religius Siswa melalui Metode Pembiasaan Puji Astutik; Eka Saptaning Pratiwi; Giska Enny Fauziah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Al-Muharrik : Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1 Nomor 2 September 2
Publisher : STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59829/y1nx3579

Abstract

Tujuan penelitian pertama Untuk mengetahui Pembentukan karakter religius siswa di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro.yang ke dua Untuk Mengetahui Pembiasaan amalan Yaumiyah di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro.dan yang ke tiga Untuk Mengetahui Pembentukan Karakter Religius Siswa melalui Metode Pembiasaan berbasis Amalan Yaumiyah di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro.adapun Metode penelitian kualitatif, jenis studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan  pada bulan  Juni 2024. Subjek penelitian meliputi: kepala Kepala MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro, guru mata pelajaran fiqih, dan siswa. Teknik Penggalian Data yaitu observasi,wawancara serta dokumentasi. Hasil Penelitian bahwa Pembentukan Karakter Religius Siswa melalui Metode Pembiasaan berbasis Amalan yaumiyah sudah mulai terlaksana. Kesimpulan pertama Pembentukan karakter Religius siswa merupakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai dan perilaku berbudi pekerti kepada siswa. tujuannya agar mereka tumbuh menjadi sosok yang berperan bagi bangsa dan negara. ke dua Pembiasaan yaumiyah yang dilakukan di MTs Al Makmur Mayangrejo Kalitidu Bojonegoro meliputi sholat dhuha,sholat dzuhur berjamaah,membaca Alqur’an serta Membaca Asmaul Husna. ke tiga Pembentukan karakter Religius siswa Melalui pembiasaan yaumiyah peneliti menemukan terdapat beberapa karakter religius dibentuk diantaranya siswa dapat disiplin waktu, disiplin terhadap peraturan, dan pastinya siswa akan mengalami perubahan yang lebih baik. 

Page 1 of 2 | Total Record : 15