Articles
30 Documents
Pengolahan Kue Ubi Keju Untuk Meningkatkan Ekonomi Ibu Rumah Tangga Di Desa Sei Mencirim Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang
Sebayang, Minda;
Suryani, Wan;
Hidayani, Sri
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2024): (JULI 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v1i1.7967.1-8
Ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan tanaman pangan penting yang dapat ditemui dengan mudah di seluruh Indonesia. Pada panen raya, ubi kayu tidak dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga harga jualnya menjadi turun. Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat disekitar daerah yang merupakan sumber penghasil ubi kayu maka perlu dibuat nilai tambah atas ubi kayu tersebut hingga dapat memberikan nilai ekonomi terutama bagi ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk membantu para ibu di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang untuk memberikan pelatihan tentang pengelolaan ubi kayu menjadi cake ubi keju dengan harga ekonomis dan dengan menggunakan peralatan yang seadanya. Kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat karena dapat dijadikan salah satu sumber pendapatan bagi para ibu yang ada di di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.
Pendidikan Literasi Keuangan Siswa SD Menggunakan Game-board “Petualangan Anak Pintar”
Gomulia, Budiana;
Dewi, Vera Intanie;
Barlian, Inge
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2024): (JULI 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v1i1.7968.50-66
Dalam kurikulum SD sudah terdapat pendidikan ekonomi, hitung keuangan, dan kewirausahaan di dalam pelajaran IPS atau Matematika, sebatas pengetahuan. Namun pendidikan literasi keuangan bagi anak usia dini lebih sesuai dilakukan sebagai upaya pembiasaan/pembudayaan “good habit”. Maka peneliti memandang perlu Pendidikan Literasi Keuangan bagi siswa SD untuk ditambahkan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan dilakukan oleh siswa kelas IV, V, VI di 5 SD Kota Bandung pada periode September-November 2021. Menggunakan game-board “Petualangan Anak Pintar”, permainan monopoli yang mengakomodasi 4 aspek pendidikan literasi keuangan. Selain siswa dapat belajar juga merasakan kegembiraan, di sini mahasiswa pendamping atau guru ikut berinteraksi dalam prosesnya. Kemampuan membaca-menulis-berhitung para siswa yang memadai menjadi prasyarat penting untuk melakukan permainan. Dalam mendukung pendidikan literasi keuangan di sekolah diperlukan fasilitas sejumlah game-board “PAP” yang mencukupi, dan peran mahasiswa pendamping.
Pembelajaran Berbasis Proyek STEM “Water Level Sensor” Dalam Mendukung Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka
Hutabarat, Christina Ester Manthalina;
Wulanningtyas, Melania Eva;
Hapsara, Satriya Ary;
Yuliana, Erlin
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2024): (DESEMBER 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v1i2.7974.40-47
Pengabdian ini bertujuan untuk memperlengkapi guru melalui Pelatihan Pembelajaran Berbasis Proyek STEM untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Pengabdian ini dilakukan di SMA Katolik Yos Sudarso Karawang dengan membawakan topik STEM yaitu merancang sensor alarm gempa dalam pembuatan Smart City. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah guru dapat menerapkan pembelajaran berbasis STEM pada pembuatan Smart City untuk memperkuat Profil Pelajar Pancasila dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Dengan mengintegrasikan proyek ini, siswa terlibat dalam pembelajaran interdisipliner yang mendukung siswa mampu bernalar kritis, mandiri, gotong royong, dan kreatif. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi dalam pelaksanaan kurikulum guna mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila. Keywords: Kurikulum Merdeka, P5, Pembelajaran Berbasis Proyek, STEM
Anak Belajar Fisika (ABF) 2023: Incredible Physics
Sudarso, Yuanita Puspita Dewi;
Flaviana, Flaviana;
Siahaan, Haryanto Mangaratua;
Sutanto, Sylvia Hastuti;
Fidiani, Elok;
Nugraheni, Neng Putri Lestari
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2024): (DESEMBER 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v1i2.7975.25-39
Anak Belajar Fisika (ABF) 2023 mengangkat tema “Incredible Physics” yang disingkat INDY dengan tema workshop secara garis besar dapat dibagi menjadi dua yaitu Fisika Terapan dan Fisika Teori. Topik ABF/INDY 2023 untuk masing-masing tema tersebut adalah: (1) Deep Learning dan Implemetasinya pada Hardware, dan (2) Quantum Computing. Salah satu dampak dari kegiatan pengabdian ini khususnya bagi para peserta adalah semakin bertambahnya wawasan ilmu fisika sesuai dengan bidang ilmu yang diminati, yang sebelumnya belum pernah atau belum secara mendalam dipelajari di sekolah. Berdasarkan angket sebelum kegiatan, terdapat 42% peserta yang sama sekali belum pernah mempelajari materi INDY 2023. Setelah mengikuti workshop, sebanyak 50% peserta menyatakan bahwa dapat memahami materi yang diberikan. Berdasarkan masukan peserta, seluruh peserta menginginkan untuk dapat diadakan lagi kegiatan ini, baik secara daring maupun luring. Dari angket tersebut muncul usulan tema yang cukup beragam, yang akan menjadi bahan pertimbangan penyelenggaraan kegiatan selanjutnya.
Seleksi Provinsi Non-Kompetisi Lomba Debat Bahasa Indonesia dan National Schools Debating Championship Secara Daring
Nugroho, Pascal Alfadian;
Christianto, Gunawan
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2024): (DESEMBER 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v1i2.8436.48-63
LDBI (Lomba Debat Bahasa Indonesia) dan NSDC (National Schools Debating Championship) adalah kompetisi debat berjenjang yang telah dilaksanakan sejak tahun 2004. Pada tahun 2020, virus COVID-19 menyebar dan menyebabkan segala sesuatunya harus dilakukan dari rumah. Tim pengabdian beserta Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional) mengembangkan aplikasi yang memungkinkan seleksi provinsi untuk LDBI dan NSDC dilaksanakan secara daring dan terpusat, serta melibatkan 2.000-3.000 peserta dalam rentang waktu penjurian (oleh kurang lebih 50 juri) yang relatif singkat (sekitar satu minggu). Pengabdian ini berhasil dilaksanakan secara empat tahun, dan memberikan beberapa keuntungan, seperti efisiensi waktu dan inklusivitas. Tim pengabdian juga mendapatkan berbagai pelajaran dan pengalaman berharga dalam pelaksanaan, terutama dalam menangani aplikasi yang digunakan secara massal dan dalam waktu yang singkat.
Bermain Asyik Dan Menyenangkan: Metode Cerita Dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa Dan Kognitif Anak di TK Kartika I-1 Kota Medan
Aisyah , Siti;
Sebayang, Minda;
Munte , Sirmas
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2025): (JULI 2025) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v2i1.8571.1-9
Bercerita merupakan salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak dalam usia pendidikan usia dini. Untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik perkembangan bahasa anak idealnya dapat dibuktikan dengan kemampuan berbahasa reseptif (mendengarkan dan membaca) dan ekspresif (mengungkapkan bahasa secara verbal dan nonverbal), serta mengenal literasi dini melalui bermain dapat dilakukan dengan kegiatan bermain dalam bentuk cerita. Kegiatan ini dilakukan kepada peserta didik yang ada di Taman Kanak-kanak (TK) Kartika I-1 Kota Medan. Kegiatan ini memberikan manfaat terutama dalam meningkatkan kemampuan memori jangka pendek anak-anak yang berada pada fase Pendidikan usia dini.
Peningkatan Literasi Digital Pembelajaran dan Asesmen di SMP Dharma Karya UT dalam Mensukseskan Program Transformasi Digital Pendidikan
Kurniawan, Heri;
Tarigan , Asmara Iriani;
Siregar , Hasoloan;
Farihati , Sitta Alief;
Hidayat , Wahyu;
Kurniawati , Kintan;
Zahra , Aviliani;
Maharani , Prastika
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2025): (JULI 2025) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v2i1.8807.10-23
Program Bantuan Alat TIK merupakan upaya pemerintah dalam peningkatan literasi digital proses pembelajaran dan asesmen. Namun, program ini masih memiliki kendala yaitu pemberian bantuan belum merata dan memenuhi target. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di SMP Dharma Karya UT dalam rangka mendukung program transformasi digital pendidikan dalam pembelajaran dan asesmen. SMP Dharma Karya memiliki keterbatasan fasilitas komputer. Sebagai solusi, tim pengusul dari Universitas Terbuka memberikan bantuan fisik berupa perangkat Chromebook serta pelatihan intensif dan pendampingan penggunaannya dalam proses pembelajaran dan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK). Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap: pertama, pelatihan literasi digital dan eksplorasi alat bantu TIK; kedua, peningkatan keterampilan digital guru dan siswa melalui implementasi Google Workspace for Education (GWE). Metode evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan literasi digital pesert antara sebelum pelatihan dan setelah pelatihan dalam bentuk GAP Analisis. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital guru dan siswa dalam pembelajaran dan ANBK.
Pengenalan Computational Thinking Bagi Siswa SMA Kristen 1 Bina Bakti Bandung
Nugraheni, Cecilia E.;
Lionov, Lionov;
Abednego, Luciana;
Hulu, Elisati;
Padmowati , Rosa D. E.
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2025): (JULI 2025) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v2i1.9183.24-36
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep Computational Thinking (CT) kepada siswa SMA melalui pelatihan interaktif. Dengan memanfaatkan permainan jigsaw puzzle dan pembahasan soal Tantangan Bebras (Bebras Challenge), siswa didorong untuk memahami dan mengaplikasikan elemen-elemen CT, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma. Kegiatan ini dilakukan secara daring dengan peserta dari SMA Kristen 1 Bina Bakti, Bandung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan dan diskusi interaktif berhasil meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap CT dalam waktu yang relatif singkat. Metode ini dapat menjadi alternatif efektif dalam memperkenalkan konsep CT kepada pelajar, terutama dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
Pemberdayaan Pemuda Melalui BIMTEK & Sertifikasi Digital Marketing Berbasis BNSP Untuk Meningkatkan Daya Saing di Era Digital
Sibarani, Gabriella Yunita;
Budi, Istia;
Iskandar , Amir;
Pudjut H., Rudy
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2025): (JULI 2025) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v2i1.9186.37-43
Pelatihan dan sertifikasi digital marketing merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pemuda dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era digital. Kegiatan PKM Pemberdayaan Pemuda Melalui Bimbingan Teknis (BIMTEK) & Sertifikasi BNSP Digital Marketing yang diselenggarakan oleh Asisten Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bekerja sama dengan I CAN Foundations bertujuan untuk membekali pemuda usia 16–30 tahun dengan keterampilan digital marketing yang terstandarisasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup sesi pelatihan berbasis teori dan praktik, simulasi strategi pemasaran digital, serta uji kompetensi sertifikasi BNSP. Evaluasi hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman digital marketing. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi UMKM, di mana peserta yang merupakan pelaku usaha melaporkan peningkatan visibilitas dan penjualan produk setelah menerapkan strategi digital marketing yang dipelajari.
Training Negosiasi dan Komunikasi bagi Aparatur Pemerintah Daerah
Putri, Meyta Saraswaty;
Indraswari, Ratih;
Yoshanty, Gracelia;
Martha, Jessica
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2025): (JULI 2025) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/sucsj.v2i1.9279.44-53
Teknik negosiasi dan public speaking merupakan soft skills esensial yang dibutuhkan di berbagai sektor pekerjaan, termasuk dalam lingkungan pemerintahan yang menuntut kemampuan komunikasi strategis dan diplomasi yang baik. Menyadari pentingnya keterampilan ini dalam menunjang efektivitas kerja birokrasi, Tim Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan (HI Unpar) menginisiasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang difokuskan pada pelatihan negosiasi dan public speaking bagi staf Bapperida Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pemerintahan, dengan landasan awal berupa needs assessment yang mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kapasitas di kedua aspek tersebut. Program dirancang secara komprehensif, menggabungkan pemahaman teoretis, simulasi praktik, serta pendekatan partisipatif untuk mendorong keterlibatan aktif peserta. Hasil evaluasi setelah kegiatan (post-assessment) menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan negosiasi dan public speaking para peserta dibandingkan dengan sebelum pelatihan.