cover
Contact Name
M. Rizky Mahaputra
Contact Email
siberpublisher.info@gmail.com
Phone
+6282210123600
Journal Mail Official
siberpublisher.info@gmail.com
Editorial Address
Tokyo Riverside, Jl. Otto Iskandar Dinatta, PIK 2, Teluk Naga, Tangerang, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (JKMT)
ISSN : 29646049     EISSN : 29628873     DOI : https://doi.org/10.38035/jmpd
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital (JMPD), yang berkontribusi pada pemahaman, pengembangan teori, konsep teori, dan implementasi teori ilmu dan teknologi digital di semua tingkatan. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian asli, ulasan, Esai dan Studi Kasus dalam seluruh bidang sains dan teknologi manajemen bisnis digital di bidang terkait dan terapannya. Jurnal ini terbit secara berkala 4 (empat) kali setahun dengan frekuensi terbit pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Masalah tinjauan mencakup berbagai topik dari berbagai disiplin ilmu, metodologi, dan paradigma teoretis. Ini bertujuan untuk mempromosikan keunggulan melalui diseminasi temuan penelitian berkualitas tinggi, pengetahuan spesialis dan diskusi tentang isu-isu profesional yang mencerminkan keragaman bidang ini dan juga untuk menerbitkan artikel penelitian ilmiah kepada akademisi, praktisi, mahasiswa dan pihak berkepentingan lainnya. Jurnal menerbitkan berbagai makalah dari semua cabang pembelajaran digital dan individu atau kelompok yang berkaitan dengan sains dan teknologi manajemen bisnis digital, termasuk tetapi tidak terbatas pada semua aspek sains dan teknologi manajemen informasi digital, dan mencakup pemrosesan informasi digital, manajemen konten digital, penataan dunia digital, perpustakaan digital, metadata, manajemen informasi, dan bidang teori, penelitian, dan metodologi terkait lainnya.
Articles 76 Documents
Strategi Peningkatan Partisipasi Usaha Mikro Kecil pada Katalog Elektronik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Ilvia restu utami; Ma'mun Sarma; A. Faroby Faletehan
Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkmt.v4i2.656

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya jumlah usaha mikro dan kecil (UMK) yang bergabung pada katalog elektronik Pemprov DKI Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kebijakan e-purchasing melalui katalog elektronik, meneliti persepsi pelaku pengadaan dan UMK terhadap implementasi katalog elektronik, dan merumuskan strategi untuk meningkatkan partisipasi dalam katalog elektronik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara dengan pelaku pengadaan dan UMK. Teknik analisis meliputi model implementasi kebijakan, SWOT, dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan e-purchasing melalui e-katalog di Pemprov DKI Jakarta telah berjalan dengan baik, responden menunjukkan persepsi positif. Perbaikan yang diperlukan adalah peningkatan respon staf pelaksana dalam menangani konsultasi masalah implementasi pengadaan elektronik, perbaikan sistem, dan bimbingan teknis terjadwal. Strategi prioritas yang dirumuskan meliputi peningkatan sumber daya manusia yang kompeten, kolaborasi antara pengelola e-katalog dan Kantor PPKUKM dalam pelatihan, serta koordinasi antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Strategi Keunggulan Bersaing pada PT XYZ Melalui Analisis SPACE Wianda novaluna novaluna
Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkmt.v4i1.670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi keunggulan bersaing pada PT XYZ dengan menggunakan metode Strategic Position and Action Evaluation (SPACE). Metode ini mengkaji empat dimensi utama, yaitu Financial Strength (FS), Competitive Advantage (CA), Industry Strength (IS), dan Eviromental Stability (ES), guna menentukan posisi strategis perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengolah data internal dan eksternal perusahaan yang kemudian dipetakan ke dalam matriks SPACE. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT XYZ berada pada kuadran agresif, yang menandakan perusahaan memiliki kekuatan finansial yang baik serta peluang industri yang tinggi. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan meliputi ekspansi pasar, inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat daya saing. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan penjualan dan mempertahankan posisi perusahaan di tengah persaingan industri kopi yang semakin kompetitif.
Penerapan Inovasi Produk Hijau, Perilaku Konsumen Hijau dan Kesadaran Lingkungan terhadap Pemasaran Hijau: Suatu Tinjauan Pustaka Ovi Hamidah Sari; Imam Yuwono
Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkmt.v4i3.716

Abstract

Penelitian ini mengembangkan model konseptual mengenai pengaruh inovasi produk hijau, perilaku konsumen hijau, dan kesadaran lingkungan terhadap pemasaran hijau pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, yang hingga kini baru diadopsi oleh 12,19% pelaku usaha meski berkontribusi 61% terhadap PDB nasional. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka sistematis, penelitian ini menganalisis dan mensintesis temuan dari berbagai jurnal nasional dan internasional terindeks Scopus untuk mengidentifikasi pola hubungan antarvariabel serta merumuskan kerangka konseptual dan hipotesis penelitian (H1, H2, H3). Data dianalisis secara komparatif dengan membandingkan persamaan, perbedaan, dan kesenjangan penelitian terdahulu guna memastikan relevansi model bagi konteks UMKM Indonesia yang multisektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Inovasi produk hijau berpengaruh terhadap pemasaran hijau; 2) Perilaku konsumen hijau berpengaruh terhadap pemasaran hijau; 3) Kesadaran lingkungan berpengaruh terhadap pemasaran hijau. Penelitian ini merekomendasikan pengujian empiris lanjutan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis SEM atau PLS-SEM untuk memvalidasi kerangka konseptual yang dihasilkan.
Inkubasi Bisnis Sebagai Ekosistem Pembelajaran Kewirausahaan: Implementasi Dan Dampaknya Terhadap Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Willy Setiyawan; Sri Astuti; Camelia Safitri
Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkmt.v4i3.769

Abstract

Meskipun penekanan pada pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi semakin meningkat, proporsi lulusan universitas yang mengejar karir kewirausahaan masih relatif rendah, menunjukkan bahwa program kewirausahaan yang ada belum secara optimal mengembangkan kemampuan kewirausahaan mahasiswa. Studi sebelumnya sebagian besar berfokus pada hasil inkubasi bisnis menggunakan pendekatan kuantitatif, sementara perhatian yang terbatas diberikan pada bagaimana proses implementasi berkontribusi pada pengembangan kemampuan kewirausahaan dalam lingkungan universitas. Untuk mengatasi kesenjangan ini, studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program inkubasi bisnis berbasis universitas dan perannya dalam memperkuat kemampuan kewirausahaan mahasiswa di Universitas Negeri Jakarta. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, melibatkan manajer inkubator bisnis, mentor bisnis, dan peserta mahasiswa sebagai informan penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, dan dianalisis menggunakan model interaktif reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa inkubasi bisnis diimplementasikan melalui empat komponen terintegrasi: pelatihan kewirausahaan, pendampingan intensif, konsultasi bisnis, dan akses ke fasilitas dan jaringan bisnis. Komponen-komponen ini meningkatkan kemampuan kewirausahaan mahasiswa dengan meningkatkan perencanaan bisnis, manajemen bisnis, kompetensi komunikasi, kreativitas, pengenalan peluang, dan keterampilan pemecahan masalah. Namun, program ini terus menghadapi tantangan terkait dengan keterlibatan peserta yang terbatas karena komitmen akademis, keberlanjutan kegiatan kewirausahaan setelah program selesai, dan pemanfaatan teknologi digital yang kurang optimal. Studi ini menunjukkan bahwa inkubasi bisnis tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pendukung bisnis tetapi juga sebagai ekosistem pengembangan kemampuan kewirausahaan, memberikan wawasan praktis bagi universitas dan kebijakan.
ANALISIS MARKETING MIX TERHADAP PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN BERDAMPAK PADA KEPUASAN KONSUMEN (Survey pada Konsumen PT. Cisangkan pada saat Covid-19) Dini Carollina; Nunung Ayu Sofiati; Mochammad Mukti Ali; Erna Herlinawati; Dadan Abdul Aziz Mubarok; Ida Farida Oesman
Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkmt.v4i3.726

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Marketing Mix (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence) terhadap proses proses keputusan pembelian serta dampaknya terhadap kepuasan konsumen pada PT. Cisangkan selama masa pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap konsumen PT. Cisangkan dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marketing Mix berpengaruh positif dan signifikan terhadap proses keputusan pembelian, sedangkan pengaruh langsung Marketing Mix terhadap kepuasan konsumen tidak signifikan. Proses keputusan pembelian terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, sehingga berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara Marketing Mix dan kepuasan konsumen. Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan kepuasan konsumen PT. Cisangkan lebih efektif dicapai melalui optimalisasi strategi Marketing Mix yang mampu mendorong proses keputusan pembelian konsumen. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat strategi pemasaran, pelayanan, dan pemanfaatan media digital guna meningkatkan proses keputusan pembelian dan kepuasan konsumen secara berkelanjutan.
Digitalisasi Model Bisnis Berkelanjutan untuk UMKM Pindang Indonesia: Kerangka Konseptual Berbasis Arketipe untuk Ekonomi Biru Harlis Setiyowati; Melitina Tecoalu; Muhammad Alfathan Harriz; Luh Putu Puji Trisnawati
Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkmt.v4i2.816

Abstract

Penelitian ini mengembangkan kerangka konseptual berbasis arketipe untuk digitalisasi usaha mikro dan kecil pindang dalam ekonomi biru Indonesia. Melalui sintesis teori, kerangka ini mengintegrasikan Business Model Canvas, arketipe model bisnis berkelanjutan, serta logika penciptaan, penyampaian, dan penangkapan nilai, berlandaskan kebijakan dan bukti empiris UMKM. Model bisnis pindang dipetakan ke dalam tiga logika nilai: tradisional-relasional, terintermediasi-platform, dan terintegrasi-data, lalu didiagnosis menggunakan delapan arketipe berkelanjutan. Lima proposisi empiris menghubungkan kapabilitas digital pemilik, kemitraan institusional, infrastruktur digital, dan peran gender dengan lintasan digitalisasi. Tiga konfigurasi praktis menunjukkan kombinasi arketipe yang dapat dipertahankan oleh produsen kecil. Kerangka ini adalah aplikasi perdana arketipe model bisnis berkelanjutan pada industri pindang, yang pertama mengaitkan pergeseran logika nilai dengan rekonfigurasi arketipe, serta pertama kalinya menerjemahkan kebijakan ekonomi biru dan aspek gender menjadi proposisi empiris di sektor pangan tradisional.