cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
+6285334599691
Journal Mail Official
agribest-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agribest
ISSN : 25811339     EISSN : 26154862     DOI : https://doi.org/10.32528/agribest
Core Subject : Agriculture,
Agribest Journal, the national journal, provides a forum to study original articles, articles, and books from academics, analysts, practitioners, and those who are interested in providing literature on Agribusiness Studies in all aspects. Related scientific articles, Agricultural Counseling, Human Resource Development, Field Managers, Agricultural Researchers, Marketing Managers, Agricultural Policy, Marketing and Banking, Agribusiness Entrepreneurship.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2025): September" : 9 Documents clear
Analisis Daya Saing Ekspor Getah Damar Indonesia ke Negara Tujuan Ekspor India Novitasari, Waranda; Moch Bustomy
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i2.3625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor getah damar Indonesia ke India dengan membandingkan posisi kompetitifnya terhadap Vietnam, Thailand, dan Iran pada periode 2019–2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif berbasis data sekunder dari BPS, Trade Map, dan UN Comtrade, dengan analisis menggunakan Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Competitiveness Index (XCi), dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume ekspor getah damar Indonesia mengalami tren meningkat, dengan rata-rata volume ekspor mencapai 20.347 ton per tahun. Nilai rata-rata RCA Indonesia selama lima tahun adalah 3,96, menandakan daya saing komparatif yang tinggi, meskipun masih di bawah Thailand dan Iran. Berdasarkan analisis XCi dan ISP, Indonesia berada pada fase pertumbuhan dan kematangan dalam perdagangan getah damar, dengan tren daya saing yang stabil. Faktor utama yang memengaruhi daya saing ekspor adalah kualitas produk, harga pasar global, regulasi perdagangan, serta dukungan pemerintah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan nilai tambah produk, penguatan rantai pasok, dan pemenuhan standar mutu internasional untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar global, khususnya di India.
Strategi Pengembangan Bawang Merah True Shallot Seed (TSS) Sebagai Komoditas Unggulan Daerah Ningsih, Kustiawati; Sholeh, Mohammad Shoimus; Saleh, Mohammad Rahmad
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i2.3631

Abstract

Saat ini petani di Desa Gro’om Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan sedang mengusahakan bawang merah TSS. Namun dalam pengembangannya, petani bawang merah TSS menghadapi permasalahan internal dan eksternal. Beberapa permasalahan internal diantaranya adalah permasalahan SDM petani yang belum memadai, belum adanya penerapan teknologi budidaya dan adanya fluktuasi harga bawang merah TSS. Sementara itu permasalahan eksternal yang dihadapi oleh petani bawang merah TSS diantaranya adalah tingkat pendapatan masyarakat rata-rata masih rendah dan jaringan distribusi dan pemasaran pesaing sudah lebih luas. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang strategi pengembangan komoditas bawang merah TSS. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan komoditas bawang merah TSS sebagai komoditas unggulan daerah di Desa Gro’om Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan. Metode analisis data menggunakan analisis SWOT. Metode pengambilan data menggunakan metode sensus dengan mengambil populasi petani yang mengusahatanikan bawang merah TSS sebanyak 7 orang petani. Hasil peneltian menunjukkan bahwa hasil perhitungan pada tabel IFE dan EFE dengan perbandingan antara kekuatan dan kelemahan, perhitungan IFE menunjukan total skor 2,726. Hal ini menunjukkan bahwa komoditas bawang merah TSS berada pada posisi internal kuat.  Hasil analisis matriks EFE diperoleh total skor 2,914. dan hal ini menunjukkan bahwa komoditas bawang merah berada pada posisi eksternal kuat. Dengan demikian petani bawang merah TSS harus memilih dan menggunakan strategi agresif atau berkembang, dimana mencakup kondisi kekuatan dan peluang berada di posisi yang baik atau Strategi S-O, yaitu meningkatkan volume produksi bawang merah TSS dan mengoptimalkan pengendalian mutu pada produk dan pasar yang sudah ada.
Penggunaan Online Food Delivery (OFD) Untuk Belanja Pangan Mahasiswa Muhammadiyah Malang Parameswari, Ni Wayan Mita; Susrusa, I Ketut Budi; Arisena, Gede Mekse Korri; Ary Bakhtiar
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i2.3727

Abstract

Penggunaan online food delivery di kalangan mahasiswa atau Gen Z merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari. Kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan oleh aplikasi OFD sangat sesuai dengan gaya hidup generasi ini yang serba cepat dan terhubung. Urgensi penelitian ini didasari oleh pesatnya pertumbuhan platform OFD di Indonesia, yang didorong oleh preferensi mahasiswa sebagai bagian dari Generasi Z terhadap kemudahan dan kecepatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya hidup konsumen yang menggunakan aplikasi OFD untuk belanja pangan, serta mengkaji sikap konsumen terhadap promotion, price value, perceived usefulness, ease of use, search of restaurants, variant of food choice, consumer buying behavior, dan continuance intention. Berdasarkan hasil analisis data, pengguna OFD (56% wanita, 49% usia 20, 52% dari Jawa Timur, 45% mahasiswa Teknik) menunjukkan preferensi belanja pangan yang mengutamakan kenyamanan, efisiensi waktu, harga/kualitas kompetitif, dan responsif promosi. Ditemukan hubungan signifikan antara search of restaurant dan customer buying behaviour, serta antara customer buying behaviour dan continuance intention (CR > 1,96). Ini berarti, pengalaman belanja yang baik mendorong penggunaan aplikasi berkelanjutan.
Belanja Pangan dan Food Coping Strategy Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Andayani, Ni Luh Nyoman Sinta Dewi; Susrusa, Ketut Budi; Arisena, Gede Mekse Korri; Bakhtiar, Ary
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i2.3750

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara uang saku, belanja pangan dan non-pangan, serta food coping strategy mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, dengan latar belakang bahwa keterbatasan finansial merupakan hambatan utama dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara dilakukan dengan cara memberikan daftar pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya dalam bentuk kuesioner, sebanyak 96 responden ditentukan secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan Pearson untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat food coping strategy rendah hingga sedang. Ditemukan hubungan positif yang signifikan antara uang saku dengan belanja pangan dan non pangan, serta hubungan negatif yang signifikan antara belanja pangan dan non pangan dengan tingkat food coping strategy (p<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan keterbatasan uang saku cenderung menerapkan food coping strategy seperti mengurangi porsi makan atau membeli makanan murah untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka. Penelitian ini menunjukkan pentingnya upaya peningkatan ketahanan pangan mahasiswa melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik
Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Robusta Organik di Kelompok Tani Jaya II Desa Rowosari Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember Alfath, Muhammad Badar; Puspaningrum, Diah; Widjayanthi, Lenny; Sudarko, Sudarko
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i2.3967

Abstract

Kabupaten Jember merupakan salah satu sentra produksi kopi terbesar di Jawa Timur yang memiliki potensi besar dalam pengembangan kopi organik, didukung oleh luas lahan perkebunan dan adanya regulasi yang mendukung. Namun, implementasi usahatani kopi organik, khususnya pada Kelompok Tani Jaya II di Desa Rowosari masih menghadapi berbagai kendala seperti belum optimalnya pengelolaan lahan, kurangnya insentif untuk konversi lahan, serta terbatasnya akses pasar dan pengetahuan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pertanian organik dan strategi pengembangan usaha tani kopi organik pada Kelompok Tani Jaya II. Penelitian menggunakan strategi metode campuran konkuren (concurrent mixed methods) dengan metode kualitatif yang didukung data kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan survei, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, dipadukan dengan Force Field Analysis untuk mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Tani Jaya II memiliki dukungan sumber daya alam dan tren pasar yang positif, namun masih dihadapkan pada kendala kelembagaan, motivasi petani, akses pasar, serta pengelolaan hasil yang belum optimal. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi peningkatan kapasitas dan motivasi anggota kelompok, perbaikan kelembagaan, perluasan akses pasar, serta penguatan branding kopi organik. Implikasi kebijakan yang muncul adalah perlunya penguatan dukungan pemerintah melalui insentif konversi lahan dan peningkatan pelatihan bagi kelompok tani.
Preferensi Risiko dan Pembiayaan Usaha pada Usaha Ternak Ayam Broiler di Kabupaten Jember Sulasminingsih, Istiqomah; Rondhi, Mohammad; Hariyati, Yuli
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i2.3985

Abstract

Sektor peternakan memiliki potensi yang besar dengan adanya peningkatan konsumsi daging ayam setiap tahunnya namun memiliki masalah yang kompleks baik dari faktor dalam maupun luar sehingga menimbulkan risiko dan ketidakpastian. Akses pembiayaan merupakan salah satu akses yang penting dalam pelaksanaan usaha ternak ayam broiler. Selain itu, adanya berbagai pilihan sumber modal sehingga peternak cenderung memiliki preferensi tertentu dalam menentukan jenis permodalan yang dipilih.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi peternak terhadap risiko produksi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan peternak mengambil kredit. Metode yang digunakan meliputi analisis fungsi utilitas dan logit biner. Analisis fungsi utilitas bertujuan untuk mengukur preferensi peternak dalam pengambilan keputusan. Analisis Logit biner digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan peternak dalam mengambil kredit. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yaitu mengambil seluruh populasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak ayam sebagian besar memiliki preferensi netral (88,24%), berdasarkan uji wald dengan taraf signifikansi 0,1 diketahui variabel populasi ayam berpengaruh positif terhadap keputusan peternak dalam menggunnakan kredit, sedangkan variabel persepsi terhadap layanan kredit dan variabel lama usaha ternak berpengaruh secara negatif terhadap keputusan peternak dalam menggunakan kredit.
Preferensi Risiko dan Faktor Penentu Keputusan Pembiayaan Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kabupaten Bondowoso Subekti, Sri; Rondhi, Muhammad; Yuristianti Utami, Aisyah
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i2.4002

Abstract

Cabai rawit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produksi dan harga pasarnya sangat fluktuatif. Fluktuasi ini disebabkan oleh penurunan luas panen yang berdampak pada menurunnya produksi, sehingga pasokan di pasar berkurang sementara permintaan relatif tetap atau meningkat. Kondisi tersebut menyebabkan harga cabai rawit cenderung tidak stabil. Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu sentra produksi cabai rawit di Jawa Timur dengan potensi agroekologi yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi risiko petani cabai rawit serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan dalam pembiayaan usahatani. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode multistage sampling dan melibatkan 90 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan dengan fungsi utilitas untuk menentukan tingkat preferensi risiko dan regresi logistik untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani cabai rawit di Kabupaten Bondowoso tergolong sebagai pengambil risiko (risk taker) sebesar 54,4%, 41,1% bersifat netral terhadap risiko, dan 4,4% bersifat menghindari risiko (risk averse). Variabel umur, preferensi risiko, persepsi terhadap tingkat suku bunga, dan persepsi terhadap kemudahan pengurusan kredit berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani dalam mengakses pembiayaan usahatani.
Analisis Pilihan Outlet Pasar Produsen Nanas (Ananas comosus L.) di Kecamatan Baamang dan Seranau Kotawaringin Timur Rachmandani, Mohammad Rizqi; Permadi, Rokhman
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i2.4607

Abstract

Sektor hortikultura memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, terutama sebagai sumber pendapatan dan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat pedesaan. Salah satu komoditas unggulan yang potensial dikembangkan adalah nanas, yang memiliki nilai ekonomi tinggi namun masih menghadapi kendala dalam sistem pemasaran di tingkat petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pilihan outlet pasar yang digunakan oleh petani nanas serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial ekonomi, produksi, dan aksesibilitas yang memengaruhi keputusan pemilihan outlet tersebut di Kecamatan Baamang dan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei terhadap 67 petani nanas yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan regresi logistik multinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, harga jual, dan keanggotaan kelompok tani berpengaruh signifikan terhadap pemilihan outlet pasar oleh petani nanas. Petani dengan pendidikan lebih tinggi, harga jual yang lebih baik, serta keterlibatan dalam kelompok tani cenderung memilih outlet seperti pengecer atau konsumen langsung yang memberikan nilai tambah lebih tinggi dibandingkan pengepul. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas petani melalui penguatan kelembagaan dan penyediaan informasi harga yang transparan untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan.
Studi Ekonomi Produksi Tanaman Melon: Pendekatan Fungsi Produksi Cobb-Douglas di Desa Klatakan, Situbondo Putra, Aldi Aldila; Puryantoro, Puryantoro; Mayangsari, Andina
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i2.4615

Abstract

Kabupaten Situbondo, khususnya Desa Klatakan di Kecamatan Kendit, merupakan salah satu sentra produksi melon di Jawa Timur. Namun, usahatani melon di wilayah ini masih terkendala oleh keterbatasan modal dan penggunaan input produksi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi produksi usahatani melon dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pengumpulan data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani melon di Desa Klatakan yang berjumlah 40 orang. Sebanyak 30 responden dipilih sebagai sampel menggunakan metode stratified sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengkaji pengaruh faktor-faktor produksi terhadap hasil usahatani melon. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel bibit, pupuk KNO₃, dan pestisida memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi melon, sementara luas lahan dan pupuk KCl tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan produksi melon di Desa Klatakan dapat dicapai melalui pengelolaan bibit yang lebih baik, penggunaan pupuk KNO₃ yang tepat, serta pengendalian hama dengan pestisida secara efektif. Implikasi praktisnya, diperlukan penyuluhan intensif serta dukungan akses permodalan agar petani dapat mengoptimalkan penggunaan input produksi secara efisien

Page 1 of 1 | Total Record : 9