cover
Contact Name
Karini Lana
Contact Email
thinilana1993@gmail.com
Phone
+6282192348774
Journal Mail Official
juranlkuantu@gmail.com
Editorial Address
Jalan. Kampus STKIP Kie Raha. Jambula Sasa. Kota Ternate. Provinsi Maluku Utara Gedung D lantai 2. Institut Sains dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
KUANTUM
ISSN : -     EISSN : 27741966     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal KUANTUM adalah terbitan berkala ilmiah (e-ISSN: 2774-1966) yang menyajikan informasi-informasi terkini di bidang Pendidikan Fisika dan Sains Fisika, melalui artikel-artikel baik yang berbasis penelitian lapangan maupun kajian literatur. Melalui terbitan-terbitan ini, KUANTUM menempuh misi untuk mendistribusikan informasi serta mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di bidang Pendidikan Fisika dan Sains Fisika. Dengan menggunakan Open Journal System (OJS), KUANTUM dapat diakses secara luas dan para peneliti dapat men-submit hasil-hasil penelitian yang dikemas dalam bentuk artikel dengan mengikuti panduan-panduan yang telah disediakan oleh KUANTUM.
Articles 75 Documents
Peningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menerapkan Metode Problem Solving Pada Peserta Didk Kelas VIIA SMP Negeri 13 Tidore Kepulawan Asyhari Usman; Endang Fitria
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 1 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4862864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada konsep kalor dengan menggunakan metode problem solving di kelas VIIA SMP Negeri 13 Tidore Kepulawan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Clasroom Action Research. Model penelitian tindakan kelas ini merujuk pada model Kemmis & MC Taggart yang menguraikan bahwa tindakan yang digambarkan sebagai suatu proses yang dinamis dari aspek perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIA SMP Negeri 13 Tidore Kepulawan yang berjumlah 25 orang peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah sebagai berikut: observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini dengan analisis deskriptif. Hasil belajar yang diperoleh peserta didik pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan sebelum diberikan pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving. Sebelum diberi pembelajaran, hasil belajar peserta didik menunjukkan dari 25 orang peserta didik kelas VIIA, 18 orang peserta didik (72%) mendapatkan nilai dibawah 65, dan hanya 7 orang peserta didik (28%) yang mendapatkan nilai diatas 65.setelah pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving dilaksanakan hasilnya meningkat menjadi 9 orang peserta didik (36%) yang mendapatkan nilai dibawah 65, dan 16 orang peserta didik (64%) mendapatkan nilai diatas 65. Secara keseluruhan rata-rata kelas mencapai 64,32 dan hasilnya kurang memuaskan. Pada siklus II hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode problem solving menunjukkan peningkatan. Setelah siklus II dilakukan hasilnya 25 orang peserta didik (100%) mendapatkan nilai diatas 65. Secara keseluruhan nilai rata-rata kelas yaitu 82,52
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Learning Cell Dan Metode Pembelajaran Langsung Pada Konsep Bunyi Di MTs Babingkas Toniku Marwiya Muksin
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 1 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4863142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengingkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran learning cell dan metode pembelajaran langsung pada konsep bunyi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian komparatif sedangkan desain penelitiannya adalah eksperimen tipe pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Babingkas toniku, dengan jumlah siswa adalah 65 siswa yang terdiri dari 3 kelas, yaitu, kelas VIIIA terdiri atas 22 siswa, kelas VIIIB terdiri atas 21 siswa dan kelas VIIIC terdiri 22 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 kelas (43 siswa) yaitu kelas VIIIA yang terdiri atas 22 siswa, dan kelas VIIIB yang terdiri atas 21 siswa, yang diambil secara cluster sampling, dan kemudian kedua kelas tersebut ditentukan sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes hasil belajar. Tes dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran. Bentuk soal tes yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk essay yang berjumlah 7 item dengan skor total 50. Analisis data dengan menggunakan statistik persamaan dua rata-rata (uji t). Berdasarkan hasil perhitungan uji kesamaan dua rata-rata diperoleh thitung = 2,24 dan ttabel = 2,02. Dengan demikian H0 dan Ha diterima. Hal ini menunjukan terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran learning cell dan metode pembelajaran langsung pada konsep bunyi, dengan besar peningkatan 17,21%.
Penerapan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Konsep Benda Padat Dan Benda Cair Siswa Kelas III SD Negeri 3 Halmahera Barat Apridayani Marasabessy; Harina Sangadji
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 1 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.4876631

Abstract

Berangkat dari minimnya penggunaan model pembelajaran yang dimiliki SD Negeri 3 Halmahera Barat, dalam hal ini adalah model pembelajaran pada umumnya dan model pembelajaran TPS khususnya, maka dapat diambil kesimpulan sementara bahwa hal ini adalah salah satu penyebab penguasaan hasil belajar dibawah ketuntasan. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research), guna mengetahui penerapan pembelajaran dengan menggunakan media gambar pada materi konsep benda padat dan benda cair, dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri 3 Halmahera Barat. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa Hasil belajar siswa sebelum diberi pembelajaran dengan menggunakan model TPS menunjukan 20 siswa kelas III, 12 siswa mendaptkan nilai dibawah 60, dan 8 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Secara keseluruhan rata-rata kelas 36,5 . Data hasil penelitian masih kurang memuaskan, pada siklus I hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model TPS menunjukan dari 20 siswa kelas III, 8 siswa mendapatkan nilai dibawah 60, dan 12 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Secara keseluruhan rata-rata kelas menjadi 57 data hasil penelitian pada siklus ini belum memuaskan, pada siklus II hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model TPS menunjukan dari 20 siswa kelas III, 20 siswa mendapatkan nilai diatas 60. Secara keseluruhan rata-rata kelas menjadi 75.
Penerapan Model Pembelajaran Pakem Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas V SD Negeri 162 Kabupaten Halmahera Selatan Harina Sangadji; Apridayani Marasabessy
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 2 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5730919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui penerapan model pembelajaran PAKEM dalam meningkatkan hasil belajar IPA Pokok Bahasan Makan dan Kesehatan siswa di SD Negeri 162 Kabupaten Halmahera Selatan ; (2) untuk mengetahui proses belajar melalui model pembelajaran PAKEM guna mengembangkan dan meningkatkan aktivitas hasil belajar siswa di SD Negeri 162 Kabupaten Halmahera Selatan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, yanbg dilaksanakan dalam tiga siklus, dimana setiap siklus memiliki langkah-langkah pelaksanaan seperti, perencanaan, pelaksanaan/tindakan, observasi (pengamatan), evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV pada SD 162 Kabupaten Halmahera Selatan yang berjumlah 30 orang siswa. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa cara, seperti melalui observasi, tes tertulis, wawancara, dengan mengunakan dan diskusi dengan teman sejawat. Data tersebut setelah dikumpulkan, dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan tekhnik presentase. Kesimpulan Hasil penelitian ini yaitu; pada siklus pertama dilaksanakan 2 kali pertemuan dengan hasil rata-rata aktivitas siswa 59.31 % dan pada pertemuaan kedua mengalami peningkatan yaitu 71.33 %. Hasil penelitian untuk siklus kedua hasil rata-rata aktivitas siswa yang aktif mengikuti proses pembelajaran adalah 76.7% sementara yang menjawab pertanyaan dengan benar mencapai 80 % dan kinerja siswa dalam kelompok diskusi dan menyelesaikan tugas tepat waktu yang ditetapkan mencapai 66.6 %. Sementara itu hasil pelaksanaan siklus ketiga menunjukan tingkat partisipasi aktif siswa mencapai hasil rata-rata 82.6 %, yang aktif bertanya mencapai hasil 73.33%, yang mengajukan pertanyaan saat berlangsungnya diskusi mencapai 70 %, serta siswa yang menjawab pertanyaan dengan benar mencapai 86.6 % dan kinerja siswa didalam kelompok belajar menyelesaikan tugas sesuai waktu mencapai hasil 100 %.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Basid Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Kelas VIII SMP NEGERI 1 Waikafia Pada Materi Usaha Dan Energi Kartini Lana; Susi Ismail
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 2 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5730921

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitaian PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus memiliki 3 kali pertemuan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar fisika siswa SMP Negeri 1 Waikafi pada materi Usaha dan Energi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Waikafi. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri I Waikafia dengan jumlah keseluruhan sebanyak 21 peserta didik yang mana terdiri dari 15 perempuan dan 6 Laki-Laki. Dari hasil penelitian diperoleh peningkatan hasil belajar yang diperoleh peserta didik pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan sebelum diberi pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Besid Learning pada materi usaha dan energi. Setelah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran hasilnya meningkat dari 57% menjadi 76%. Pada siklus II hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran berbasi masalah juga menunjukkan adanya peningkatan yaitu 100% dengan nilai rata-rata mencapai 7,79%.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pokok Bahasan Gerak Lurus Beraturan (GLB) Di SMA Negeri 10 Kota Ternate Irawati Malan; Musrin Muhammad
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 2 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5730927

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitaian PTK dengan desain penelitian adalah desain pre-tes post- tes dengan beberapa kelompok. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal gaya dan percepatan dengan model pembelajaran investigasi kelompok. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas X MIPA 2SMA N 10 Kota Ternate berjumlah 30peserta didik, yang terdiri dari 17 peserta didik laki-laki dan 13peserta didik perempuan. Pengumpulan data mengunakan teknik tes awal tes siklus I, dan tes siklus II, serta data observasi guru dan observasi sisswa disetiap siklus, untuk mengetahui peningkatan hasil belajar gerak lurus beraturan dengan model pembelajaran kooperatif inkuiri. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendekatan model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi gerak lurus beraturan (GLB) di SMA N 10 Kota Ternate sangat memadai. Hal ini dapat dilihat dari kondisi awal sebelum tindakan rata-rata aktivitas belajar peserta didik yang tuntas adalah 60%, setelah dilakukan penelitian siklus I namun belum mengalami peningkatan hasil belajar. Presentase ketuntasan peserta didik pada siklus I hanya mencapai 57%, dan setelah melakukan penelitian siklus II presentase hasil ketuntasan peserta didik meningkat menjadi 87%.
DESKRIPSI PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MANAJEMEN KURIKULUM OLEH KEPALA SEKOLAH MADRASAH ALIYAH SWASTA BABANG KEC. BACAN TIMUR KAB. HALMAHERA SELATAN Darmawati Bahar
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 1 No 1 (2020): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat mendiskripsikan serta menganalisis mengenai sistem peningkatan mutu pembelajaran Fisika dengan berbasis penguatan manajemen kurikulum di Madrasah Aliyah Swasta Babang Kec. Bacan Timur Kab. Halmahera Selatan. Dari hasil penelitian ini sangat diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam upaya meningkatan kualitas pembelajaran dan menambah pengetahuan terkait dengan manajemen kurikulum yang merupakan landasan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran Fisika di Madrasah khusunya di madrasah Aliyah Swasta Babang Kec. Bacan Timur Kab. Halmahera Selatan. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif jenis fenomenologis, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan Focus Group Discussion. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini diantaranya penelitih sendiri sebagai kepala sekolah, wakil bidang kurikulum, guru Fisika yang terdiri dari 2 orang dan peserta didik. Teknik analisis data yang digunkan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data, dan membuat kesimpulan. Adapun temuan dalam penelitian ini diantaranyan pertama implementasi manajemen kurikulum di Madrasah Aliyah Swasta Babang Kec. Bacan Timur Kab. Halmahera Selatan tiga aspek meliputi; Pertama perencanaan kurikulum Fisika dibahas dalam sebuah kegiatan musyawarah Guru Mata Pelajaran dengan menghadirkan tim kurikulum, komite madrasah, dan empat orang guru Fisika. Aspek yang kedua pelaksanaan kurikulum Fisika, terlebih dahulu peneliti selaku kepala Madrasah Aliyah Swasta Babang Kec. Bacan Timur Kab. Halmahera Selatan menggembangkan kemampuan guru Fisika dengan mengadakan PKG bagi guru Fisika serte mendelegasikan guru Fisika untuk mengikuti BIMTEK guru Fisika. Sedangkan dalam pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran Fisika, setiap Guru Fisika menyiapkan kerangka pembelajaran atau yang disebut dengan RPP yang mengacu pada Indikator dan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Aspek yang ketiga Pelaksanaan Evaluasi Kurikulum Fisika dilaksanakan melalui dua periode yaitu: Periode tahun pelajaran baru dan periode semester, periode ini dilakukan secara berkesenambungan.
Identifikasi Miskonsepsi Siswa Sma Pada Materi Kinematika Gerak Lurus Siti Nahriya Hasan; Endang Fitria
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 2 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5730948

Abstract

Miskonsepsi adalah konsep yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah dan merupakan salah satu penyebab kesulitan siswa dalam belajar fisika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil miskonsepsi siswa pada materi kinematika gerak lurus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek 36 siswa siswi kelas X. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda yang mencantumkan indeks CRI (Certainty of Response Index) dan alasan responden. Hasil analisis data menunjukkan persentase jumlah siswa yang mengalami Paham Konsep adalah 20,34%%, Paham Konsep tetapi Kurang Yakin sebanyak 23,84%, Miskonsepsi sebanyak 27,8%, dan Tidak Tahu Konsep sebanyak 27,68%. Persentase miskonsepsi pada masing-masing subpokok bahasan yaitu gerak lurus beraturan (40%), kecepatan dan kelajuan (25%), posisi, jarak dan perpindahan (25,05%), percepatan dan perlambatan (32%), serta gerak lurus berubah beraturan (27,60%). Hal ini menunjukkan bahwa siswa MA Darul Ullum mengalami miskonsepsi yang tinggi pada materi kinematika gerak lurus.
Meningkatkan Motivasi Belajar Fisika Peserta Didik MAS Nurul Jihad Tului Melalui Media Online Berbasis Clasroom Asyhari Usman; Rahmila Malik
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 2 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5746068

Abstract

Motivasi belajar adalah peserta didik harus menyadari dengan secara sadar untuk melakukan kegiatan dan kebutuhan belajar untuk meraih tujuan (cita-cita yang hendak dicapai), disertai dengan penghargaan (pujian) jika peserta didik berprestasi, serta lingkungan belajar yang kondusif dan kegiatan belajar yang menarik. Kemajuan teknologi mendorong guru untuk selalu berinofasi dalam proses pembelajaran, terutama pada kondisi pandemi covid-19. Penggunaan google classroom tidak perlu melakukan proses instalasi yang rumit, setelah seorang administrator melakukan setup account google yang dilengkapi dengan google apps for education untuk sebuah sekolah, maka pengajar dan pelajar bisa menggunakan google classroom dengan akun email google masing-masing. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimanakah proses pembelajaran fisika peserta didik kelas X di MAS Nurul Jihad tului dengan menggunakan media pembelajaran online berbasis classroom? (2) Apakah penggunan media pembelajaran online berbasis classroom dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Fisika Peserta didik Kelas X MAS Nurul Jihad Tului?. Untuk mewujudkan masalah tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kegiatan pembelajaran fisika peserta didik kelas X di MAS Nurul Jihad Tului Melalui Media Online Berbasis Clasroom! (2) Untuk meningkatkan motivasi belajar fisika peserta didik MAS Nurul Jihad Tului Melalui Media Online Berbasis Clasroom!. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang menggunakan data-data kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X MAS Nurul Jihad Desa Tului Kota Tidore kepulauan. Penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa, lembar pengamatan, angket dan lembar wawancara, kemudian dianalisis menggunakan tri angulasi data. Dari hasil analisis diperoleh bahwa peningkatan motivasi peserta didik dengan kategori Sangat Baik (SB) 35% atau 7 peserta didik, pada kategori Baik (B) 60% atau 12 peserta didik, sementara pada kategori Cukup Baik (CB) 5% atau 1 peserta didik dan kategori Kurang Baik (KB) 0%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi belajar yang menggunakan media pembelajaran google classroom berada pada kategori Baik (B) dan Sangat Baik (SB). Dari hasil analisis tersebut disimpulkan bahwa (1) Media pembelajaran online berbasis Classroom bergantung pada kesediaan fasilitas berupa perangkat keras penghubung internet dan kapasitas jaringan yang memadai. (2) Proses pembelajaraan fisika peserta didik kelas X di MAS Nurul Jihad Tului dengan menggunakan media pembelajaraan online berbasis classroom sangat baik. (3) Penggunaan media pembelajaran online berbasis google classroom dapat meningkatkan motivasi belajar fisika peserta didik kelas X Madrasya Aliya Swasta Nurul Jihad Tului Kota Tidore Kepulauan.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Investigasi Kelompok Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Pada Materi Gaya Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Malifut Ernawati Muhtar; Haryati Mahyudin
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 2 No 2 (2021): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Juli - Desember 2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.5726287

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitaian PTK dengan desain penelitian adalah desain pre-tes post- tes dengan beberapa kelompok. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal gaya dan percepatan dengan model pembelajaran investigasi kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Malifut.berjumlah 128 siswa dan yang menjadi sampel 43 siswa sebagian dari populasi. Pengumpulan data mengunakan teknik tes awal dan tes ahir untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam menyelesaikan soal gaya dan percepatan dengan model pembelajaran kooperatif investigasi kelompok. Dari hasil penelitian diperoleh peningkatan hasil belajar siswa yaitu 0,64 yang di impelementasikan sedang. Dimana pada tes awal dan tes ahir meningkat secara klasikal dan individual dari rata-rata 44,41 menjadi 80,46. Sehingga dapat dikatakan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif investigasi kelompok pada gaya dan percepatan dapat meningkatakan hasil belajar siswa.