cover
Contact Name
Karini Lana
Contact Email
thinilana1993@gmail.com
Phone
+6282192348774
Journal Mail Official
juranlkuantu@gmail.com
Editorial Address
Jalan. Kampus STKIP Kie Raha. Jambula Sasa. Kota Ternate. Provinsi Maluku Utara Gedung D lantai 2. Institut Sains dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
KUANTUM
ISSN : -     EISSN : 27741966     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal KUANTUM adalah terbitan berkala ilmiah (e-ISSN: 2774-1966) yang menyajikan informasi-informasi terkini di bidang Pendidikan Fisika dan Sains Fisika, melalui artikel-artikel baik yang berbasis penelitian lapangan maupun kajian literatur. Melalui terbitan-terbitan ini, KUANTUM menempuh misi untuk mendistribusikan informasi serta mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di bidang Pendidikan Fisika dan Sains Fisika. Dengan menggunakan Open Journal System (OJS), KUANTUM dapat diakses secara luas dan para peneliti dapat men-submit hasil-hasil penelitian yang dikemas dalam bentuk artikel dengan mengikuti panduan-panduan yang telah disediakan oleh KUANTUM.
Articles 99 Documents
Kajian Etnofisika pada Permainan Tradisional Kole-kole sebagai Media Pembelajaran Fisika Malan, Irawati; Ati, Sarmina; Samad, Sartika
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.920

Abstract

Materi gaya gravitasi merupakan konsep yang wajib dipelajari dalam ilmu fisika. Gaya gravitasi sering ditemui dalam kehudupan sehari-hari, namun sebagian siswa sekolah dasar merasa materi tersebut kompleks untuk dipelajari. Dengan demikian, perlu adalanya strategi yang menjadi solusi dalam menampilkan materi fisika khususnya materi gaya gravitasi menjadi materi yang mudah untuk dipahami. Salah satu bentuk solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan etnofisika, yakni mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran materi gaya gravitasi. Permainan tradisional yang digunakan dalam penelitian ini adalah permainan tradisional kole-kole. Kole-kole merupakan salah satu permainan tradisional yang berasal dari provinsi Maluku Utara. Permainan kole-kole menggunakan media tampurung atau batok kelapa dalam memainkannya. Cara mainnya dengan cara menjepit batok kelapa kering dipergelangan kaki kemudian melompat setinggi-tingginya, posisi jatuh batok kelapa menentukan pemenang dari permainan tersebut. Permainan kole-kole tersebut mengilustarikan prinsip-prinsip gravitasi, serta meningkatkan keterampilan analitis siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk: a) mendeskripsikan karakteristik dan prinsip etnofisika pada permainan tradisional kole-kole yang dapat diintegrasikan sebagai media pembelajaran fisika khususnya materi gaya gravitasi; b) mendeskripsikan bentuk implementasi permainan tradisional kole-kole sebagai media pembelajaran gaya gravitasi di SDN 125 Halmahera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas IV SDN 125 Halmahera Selatan dengan melibatkan 17 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah literature review, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; a) Penerapan permainan tradisional kole-kole sebagai media pembelajaran dalam pebelajaran gravitasi pada siswa SD Negeri 125 menghasilkan respon yang sangat baik dari siswa; b) permainan tradisional kole-kole dapat dikaji dengan beberapa konsep fisika, bukan hanya materi tentang gaya grvitasi, namun juga konsep keseimbangan.
Asesmen Dampak Penggunaan STEAM Berbasis Kabaroko dalam Membentuk Literasi Budaya dan Literasi Sains Siswa Zulaeha, Ode
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.933

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan kontekstual budaya. Salah satu pendekatan inovatif yang berkembang adalah model STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak penggunaan model STEAM berbasis pakaian adat Buton Kabaroko dalam membentuk literasi budaya dan literasi sains siswa sekolah dasar. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 1 Kota Ternate dengan subjek sebanyak 100 siswa kelas V. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental melalui pendekatan pretest-posttest control group design. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi sains, angket literasi budaya, dan rubrik asesmen proyek STEAM. Prosedur pengumpulan data meliputi pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek STEAM dalam 6 pertemuan, diikuti pengukuran hasil pretest dan posttest, serta observasi partisipatif dan dokumentasi karya siswa. Data dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test dan independent sample t-test untuk mengetahui signifikansi perubahan dan perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada literasi budaya dan literasi sains siswa setelah mengikuti pembelajaran STEAM berbasis Kabaroko (p < 0.05). Temuan ini memperkuat efektivitas integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran STEAM untuk membentuk kompetensi literasi yang bermakna dan kontekstual. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan kurikulum lokal yang adaptif dan berbasis budaya dalam pembelajaran sains di sekolah dasar. Direkomendasikan agar sekolah mengembangkan model pembelajaran berbasis STEAM dengan memasukkan unsur budaya lokal sebagai bagian dari penguatan profil pelajar Pancasila.
Bagaimana Kemampuan Matematika Siswa Yang Diasses Secara Holistik Ishak, Suryadi; Syahrul, Syahru; Wajdi, Fathullah; Syawal, Sahrul; Alim, Ulya Nur
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.978

Abstract

Hasil belajar berdasarkan standar proses NCTM (2000) menunjukkan kemampuan matematika yang luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik kemampuan matematika siswa di SMP Negeri di kelas VIII di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dengan menggunakan penilaian holistik. Sampel penelitian berjumlah 530 siswa, terdiri dari 165 siswa pada uji coba terbatas dan 365 siswa pada uji coba diperluas, dan penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D pendidikan). Instrumen penilaian holistik dibuat berdasarkan model modifikasi Oreondo. Data dianalisis dengan menghitung parameter karakteristik masing-masing elemen menggunakan program PARSCALE. Selanjutnya, metode Maximum Likelihood Estimation (MLE) digunakan untuk memperkirakan kemampuan siswa. Untuk menguji validitas isi, formula Aiken digunakan, untuk menguji unidimensionalitas, dan untuk menguji validitas konstruk, Lisrel digunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik alat penilaian holistik maupun model yang diciptakan valid dan dapat diandalkan. Kemampuan siswa mencapai ketuntasan klasik secara deskriptif. Dua indikator utama menunjukkan bahwa penilaian holistik efektif: tes sampel independen menunjukkan perbedaan signifikan dan tanggapan positif siswa terhadap penggunaan model penilaian holistik dalam pembelajaran matematika.
Penerapan Metode Siklus Belajar Karplus untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Negeri 6 Kota Ternate kelas X Pada Materi Hukum Newton Rifai, Rusni R; Hasan, Siti Nahria
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.1000

Abstract

Metode Siklus Belajar Karplus adalah model pembelajaran konstruktiv Model ini terdiri dari tiga tahap utama Eksplorasi, Penjelasan Konsep, dan Aplikasi konsep yang tujuannya adalah untuk membantu siswa membangun pemahaman mereka sendiri melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan belajar. Dengan menggunakan metode siklus belajar karplus pada Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di SMA Negeri 6 Kota Ternate dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X yang berjumlah 34 siswa pada materi Hukum Newton. Analisis data yang digunakan berupa analisis data kuantitatif berupa tes hasil belajar dan data kualitatif berupa lembar observasi. Dari analisis yang digunakan diperoleh hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I sebesar 69,49 % dan siklus II sebesar 89,94 %. Sedangkan hasil tes hasil belajar diperoleh nilai rata-rata siswa pada siklus I adalah 69 pada siklus II menajadi 83 dengan nilai terendah 73 dan nilai tertinggi 85. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode siklus belajar Karplus dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa SMA negeri 6 Kota Ternate pada materi Hukum Newton
Penerapan Pembelajaran Berbasis Komputer Model Tutorial Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Pada Konsep Kalor Muhlis, Fahima
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.1003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran berbasis komputer model tutorial dan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian komparatif sedangkan desain penelitiannya adalahcontrol group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 11 Kota Tidore Kepulauan yang berjumlah 60 siswa yang tersebar dalam 2 kelas dan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi yaitu 60 siswa dengan teknik pengambilan sampelnya dengan cara clustersampling, setelah diperoleh 2 kelas sebagai sampel kemudian diacak untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Untuk pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik tes dan nontes. Pada teknik nontes berupa angket untuk mengetahui tanggapan siswa yang terdiri dari 10 item. Sedangkan teknik tes berupa soal yan g dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran. Bentuk soal tes yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dalam bentuk essay yang berjumlah 8 item dengan skor total 72. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik uji dua rata-rata atau uji t. Hasil perhitungan data diperoleh thit = 2,54 dan ttab =2,002dengan dk= 58 dan taraf signifikansi 0,05. Dari hasil perhitungan dapat dikatakan bahwa thit> ttab atau 2,54> 2,002 dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat perbandingan hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran berbasis komputer model tutorial dan model pembelajaran konvensional pada konsep kalor dengan besar perbandingan 16,27 %. Sedangkan untuk tanggapan rata-rata siswa terhadap penerapan pembelajaran berbasis komputer model tutorial adalah sebesar 80,33% yang dikriteriakan setuju.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Usaha Dan Energi di Kelas Xi Ma Al-Ikhwan Gotowasi Nurlete, Yulianti; Lana, Kartini
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.983

Abstract

This study aims to improve students’ learning outcomes in physics, particularly on the topic of Work and Energy, through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model. The research was conducted at MA Al-Ikhwan Gotowasi involving Grade XI students during the odd semester of the 2023/2024 academic year. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design following the spiral model of Kemmis and McTaggart, consisting of two cycles, each comprising planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected through learning outcome tests and observation sheets that measured teacher and student activities during the learning process. The data were analyzed descriptively to examine improvements in students’ learning outcomes and learning engagement across cycles. The results indicated a significant improvement in students’ learning outcomes after the implementation of the Problem-Based Learning model. In Cycle I, the percentage of students achieving the minimum mastery criterion increased to 57%, while in Cycle II, mastery learning further improved to 76%. In addition, observations revealed enhanced student engagement, collaborative problem-solving skills, and active participation during physics learning activities. These findings suggest that the Problem-Based Learning model is effective in improving students’ learning outcomes and learning engagement in physics, even in educational contexts with limited laboratory facilities. Therefore, PBL can be considered a viable instructional alternative for physics teachers to promote meaningful learning and improve conceptual understanding of abstract physics topics such as Work and Energy.
Penerapan Metode Socrates Dalam Pembelajaran IPA Fisika Untuk Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 4 Satu Atap Taliabu Timur Selatan Wambes, Dwi Yanti
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1033

Abstract

This research was designed to optimize students' critical reasoning capabilities through the application of the Socratic method in the context of physics concepts in Natural Sciences (IPA). This study is categorized as Classroom Action Research (CAR). The focus of the study covered the dynamics of the learning process, with a total of 25 students participating. The study was organized into two comprehensive cycles: Cycle I and Cycle II. Each cycle involved a series of methodological stages: design (planning), implementation (execution), in-depth evaluation (observation), and self-evaluation (reflection). At the end of each cycle, a summative evaluation was conducted through a test, and the research instruments used included observation instruments dedicated to monitoring the activities of educators and students. This study indicates that the adoption of the Socratic approach contributed significantly to improving critical thinking capabilities in the student population. This was evident in students' more active engagement in dialogue and their courage to present rational arguments to support their answers. This quantitative change also showed an increase after the evaluation, whereas previously no participants met the passing criteria (0%). However, in the first cycle, there was a substantial improvement, with an average score of 47, achieving a 28% pass rate. In the second cycle, the average student score increased to 79, with the pass rate soaring to 76%. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the Socratic method has strong potential to optimize the critical thinking skills of seventh-grade students in Physics at SMP Negeri 4 Satu Atap Taliabu Timur Selatan.
Pengaruh Model Pembelajaran Projek Based Learning Terhadap Minat Belajar Peserta Didik Di Kelas IX SMP Negeri 3 Satu Atap Taliabu Barat Narto, Lestari Tari
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1034

Abstract

This experimental study aims to determine the effect of the Project-Based Learning (PjBL) model on student learning interest and to determine the extent of the increase in learning interest of 34 ninth-grade students at SMP Negeri 3 Satu Atap Taliabu Barat on the concept of light and optical instruments. The 34 students were divided into two groups: the experimental and control groups. This study was a quasi-experimental study using a nonequivalent control group design and a purposive sampling technique. The sample size was 17 students in the experimental group and 17 students in the control group. The instrument used was an objective essay test consisting of 10 questions with a score of 0-1. The results of this study were statistically tested using the IBM SPSS version 20 application program "t-test." Based on the calculation, the calculated t-value was 82.8824, while the t-table value was 56.1765. In accordance with the acceptance criteria, the results showed that the calculated t-value > t-table at a significance level of 0.05 for the post-test data. This is consistent with the hypothesis test and the questionnaire, which showed a student interest in learning of 13.6. Therefore, it can be concluded that the project-based learning model has an effect and increased students' interest in physics, particularly in the concepts of light and optical instruments.
Penganruh Model Pembalajaran Team Based Leraning Terhadap Kemampuan Kolaboratif Peserta Didik Pada Materi Suhu Dan Kalor Di Kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Taliabu Barat Amir, Leni Eni
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1035

Abstract

This study aims to improve the collaborative skills of seventh-grade students at SMP Negeri 3 Satap Taliabu Barat through the implementation of the Team-Based Learning (TBL) model. The research method used was quantitative, with 36 seventh-grade students at SMP Negeri 3 Satap Taliabu Barat. Data sources came from teachers and students. Data collection techniques used a questionnaire and a collaborative skills test. The data obtained were analyzed descriptively quantitatively. This study was a quasi-experimental study using a nonequivalent control group design and a purposive sampling technique. The sample size was 18 students in the control class and 18 students in the experimental class. The test instrument was an objective essay test with 10 questions, scored from 0 to 1. The results of this study were statistically analyzed using the IBM SPSS version 16 application program, using the "t" test. Based on calculations, the calculated t value was 1.637 and the t table value was 2.064. In accordance with the implementation criteria, the results showed that t-test > t-table at a significance level of 0.05 for the posttest data. Therefore, it can be concluded that the Theme-Based Learning model has an effect and improves students' collaborative skills.
Penerepan Pembelajaran Game Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Di SMP Negeri 3 Satu Atap Taliabu Barat Harwi, Junatri Natri
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1036

Abstract

This study aims to determine the application of Game-Based Learning (GBL) in improving student learning motivation in science at SMP Negeri 3 Satu Atap Taliabu Barat. The primary problem underlying this research is low student learning motivation, as evidenced by minimal active student involvement in the learning process. This lack of curiosity about unfamiliar material and a tendency for students to be passive during teacher presentations are also contributing factors. Therefore, innovation in learning methods is needed to create an engaging and enjoyable learning environment. The research method used was Classroom Action Research (CAR), conducted over two cycles. The subjects were 34 ninth-grade students. The research instruments included a learning motivation questionnaire, student activity observation sheets, and documentation of the learning process. The results showed that the application of Game-Based Learning significantly increased student learning motivation, as evidenced by the average increase in Cycle I of 63.36 and Cycle II of 84.93. The Cycle I questionnaire score reached 70% and the Cycle II questionnaire score reached 82%, indicating increased learning motivation, as well as increased student engagement in educational games designed to address science topics. Furthermore, students reported being more enthusiastic and motivated to understand science concepts because learning became more interactive and less monotonous. Therefore, Game-Based Learning can be an effective alternative learning strategy to increase student learning motivation, particularly in science subjects.

Page 8 of 10 | Total Record : 99