cover
Contact Name
Karini Lana
Contact Email
thinilana1993@gmail.com
Phone
+6282192348774
Journal Mail Official
juranlkuantu@gmail.com
Editorial Address
Jalan. Kampus STKIP Kie Raha. Jambula Sasa. Kota Ternate. Provinsi Maluku Utara Gedung D lantai 2. Institut Sains dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
KUANTUM
ISSN : -     EISSN : 27741966     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal KUANTUM adalah terbitan berkala ilmiah (e-ISSN: 2774-1966) yang menyajikan informasi-informasi terkini di bidang Pendidikan Fisika dan Sains Fisika, melalui artikel-artikel baik yang berbasis penelitian lapangan maupun kajian literatur. Melalui terbitan-terbitan ini, KUANTUM menempuh misi untuk mendistribusikan informasi serta mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di bidang Pendidikan Fisika dan Sains Fisika. Dengan menggunakan Open Journal System (OJS), KUANTUM dapat diakses secara luas dan para peneliti dapat men-submit hasil-hasil penelitian yang dikemas dalam bentuk artikel dengan mengikuti panduan-panduan yang telah disediakan oleh KUANTUM.
Articles 75 Documents
Identifikasi Kandungan Mineral Alam pada Galian Industri Tambang Pasir dan Batuan di Kecamatan Camplong melalui XRF dan XRD Joni, Idon; Mas’ud, Mohammad Aliyulhaq
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.815

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan mineral alam pada galian tambang pasir dan batuan memlui XRF dan XRD di wilayah kecamatan Camplong, sehingga kandungan mineral ini bisa dimanfaatkan lebih jauh lagi dari hanya sebagai bahan bangunan. Terdapat beberapa galian industri di kecamatan Camplong dengan galian pasirnya berwarna kegelapan (oranye) yang di indikasikan mengandung pasir Kalsium yang bermanfaat untuk material dasar teknologi tinggi.Berdasarkan pengamatan awal secara visual setelah dilakukan penumbukan pasir galian dari tiga tempat berbeda yaitu lokasi A, B, C. lokasi A dan B memiliki warna yang hampir sama yaitu orange gelap pertanda bahwasanya percampuran tersebut dari unsur Ca dan Fe, sedangkan untuk lokasi berwarna kuning keputihan pertanda bahwa warna putih mengandung mineral alam Si (silika). Hasil analisis XRF menunjukkan bahwa kandungan mineral tertinggi sama pada lokasi ketiga yaitu Ca sebesar (70 % - 90 %) dengan kemudian diikuti oleh Fe sebesar (3 % - 11 %) dan Si sebesar (2 % - 4 %), dengan persentase tertinggi berada pada lokasi C sebesar 90,8 %, dengan frekuensi tersebut berpotensi bahwa pasir bisa digunakan dalam untuk bahan dasar material maju. Hasil analisis XRD pada galian C sebagai perwakilan menunjukkan bahwa pada sampel kandungan Unsurnya yaitu CaCO 3 ( > 90 %) dengan 2 puncak kecil yang belum teridentifikasi, dengan hasil penelitian ini harapannya adalah sebagai acuan dasar pemanfaatan bahan dasar teknologi tinggi yang mana akan menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya, selain dapat berkontribusi bagi pengelola dan sekitar masyarakat yang penjualan pasir masih dalam skala truk saja, memungkinkan penjualan akan dilakukan dalam skala produk lebih kecil dan harga lebih tinggi
Optimalisasi Peran AI dan Learning of Thinking (LOT) dalam pembelajaran fisika untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Usman, Asyhari; Faradina, Faradina
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.829

Abstract

LOT digunakan sebagai tahapan awal pembelajaran guna membangun fondasi pemahaman konseptual, sementara AI dimanfaatkan sebagai fasilitator pembelajaran personal yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengujii pengaruh Artificial Intelligence (AI) dan Lower Order Thinking (LOT) terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa dalam mata pelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dengan menggunakan AI dan LOT, kemudian kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Subjek penelitian adalah 60 siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Kota Ternate, yang dibagi menjadi dua kelompok masing-masing 30 siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket kemandirian belajar dan panduan observasi aktivitas siswa. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen untuk melihat perbedaan kemandirian belajar antara dua kelompok. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor kemandirian belajar siswa kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol.nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen mencapai 88,73, sedangkan kelompok kontrol mencapai 78,90. Uji independen menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). AI berperan dalam menyediakan umpan balik otomatis dan jalur belajar yang dipersonalisasi, sedangkan LOT berkontribusi dalam membangun keterampilan dasar yang diperlukan sebelum siswa dapat beralih ke aktivitas berpikir tingkat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kolaborasi AI dan LOT dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya efektif dalam penyampaian materi, tetapi juga memberdayakan siswa untuk belajar secara mandiri. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi teknologi yang selaras dengan pendekatan pedagogis berbasis kognitif dalam mendesain pembelajaran fisika yang adaptif dan memberdayakan.
Peningkatan Hasil Belajar IPA-Fisika melalui Penggunaan Model Inquiry Based Learning Muhtar, Ernawati
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.830

Abstract

This research is Classroom Action Research (PTK) which aims to improve science-physics learning outcomes for expansion material in class VIII students at SMP Negeri 17 Halmahera Selatan for the 2024/2025 academic year through the use of an Inquiry Based Learning model. The research was carried out collaboratively and participatively, carried out in two cycles. Data collection in this research was carried out using participant observation and written tests. Based on the research results, it was concluded that the application of the Inquiry Based Learning model can improve students' science and physics learning outcomes. This is supported by research data which shows an increase in the percentage of completeness of the written test taken at the second meeting in each cycle. During the pre- cycle, learning completeness was only 42.85%, after implementing cycle 1 actions using the Inquiry Based Learning model, the percentage of students' learning completeness increased to 71.42%, then in cycle 2 actions, students' learning completeness reached 100%. The use of the Inquiry Based Learning model can also increase the learning activities of class VIII students at SMP Negeri 17 HalmaheraSelatan for the 2024/2025 academic year. Student activities consist of cooperation, responsibility and tolerance. In cycle 1, students' learning activities obtained a final score of 62%, meaning that students' learning activities were in good criteria. In cycle 2 the final score of student learning activities reached 88% so it was in the very good criteria
Meningkatkan Motivasi Belajar Fisika Peserta Didik Kelas VIII MTs. Negeri 2 Halmahera Timur Pada Konsep Gelombang Bunyi Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Mahyudin, Haryati
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.831

Abstract

Dalam proses belajar mengajar dengan metode demonstrasi ini peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan sendiri, mengikuti suatu proses, mengamati suatu objek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri mengenai suatu objek, keadaan, atau proses sesuatu. Pada konsep gelombang bunyi dengan mengunakan metode demonstrasi merupakan salah satu materi yang harus dipelajari oleh peerta didik baik dalam bentuk penyajian materi maupun dalam bentuk eksperimen. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantatif. Besar pengaruhnya pada taraf nyata α = 0,05 dengan dk = 1/23 diperoleh Ftab = 1,714 sedangkan Fhit =4,79 maka thit > ttab yang berarti bahwa H1 diterima dan H0 ditolak atau koefisien korelasi berarti. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh variabel X terhadap Y yang bersifat positif dengan demikian dapat ditafsirkan bahwa pengaruh model pembelajaran demonstrasi pada konsep gerak jatuh bebas, pada peserta didik MTs. Negeri 2 Halmahera Timur ditentukan oleh pengaruh motivasi belajar peserta didik pada materi gelombang bunyi
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas I Sekolah Dasar Anisa, Nadira Nur; Samsika, Hilda; Aprilyani, Sela; ,, Ratih; Mlik, Eva; Hopeman, Teofilus Ardian
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning, PjBL) terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas I SD IT Al Azhar 7 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam tiga siklus, dengan setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap capaian akademik siswa. Pada siklus I, rata-rata nilai posttest sebesar 74,2 dengan 18 siswa belum tuntas. Pada siklus II, rata-rata meningkat menjadi 79,5 dengan 10 siswa belum tuntas. Pada siklus III, rata-rata nilai mencapai 83,2 dengan hanya 4 siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75. Selain peningkatan akademik, model PjBL juga mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis, serta kolaborasi dalam kegiatan pembelajaran IPAS. Hasil ini sejalan dengan penelitian Mariska et al. (2021) yang menyatakan bahwa PjBL efektif dalam meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa di tingkat sekolah dasar. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis proyek terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dan kompetensi siswa secara menyeluruh di kelas I sekolah dasar.
Pemanfaatan Metode Picture And Picture Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Materi Struktur Lapisan Bumi Siswa Kelas V SD Negeri 40 Kota Ternate Latukau, Munir; Amiruddin, Usman
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.839

Abstract

Penelitian ini berfokus pada efektivitas penerapan Metode Pembelajaran Picture And Picture dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Struktur Lapisan Bumi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana metode tersebut diterapkan dalam proses pembelajaran serta dampaknya terhadap prestasi akademik siswa di SD Negeri 40 Kota Ternate. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif. Metode yang digunakan adalah penelitian kelas, di mana tindakan pembelajaran akan dihentikan apabila tingkat ketuntasan belajar mencapai 70%. Penelitian ini melibatkan 32 siswa kelas V, dengan hasil belajar yang diukur berdasarkan ketuntasan individu. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa pada siklus pertama, sebanyak 14 siswa mencapai ketuntasan, sementara 11 siswa belum memenuhi standar, dengan rata-rata nilai yang masih berada di bawah 70 dalam skala 100 (di bawah KKM, yaitu 65). Di sisi lain, 20 siswa memperoleh nilai di atas 70, sementara 12 siswa masih berada di bawah ambang batas tersebut. Pada siklus kedua, jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas 70 meningkat menjadi 29 siswa, dengan tingkat ketuntasan mencapai 90,63% dari total 32 siswa, melampaui target 70%. Berdasarkan hasil penelitian, metode Picture And Picture terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Struktur Lapisan Bumi dalam mata pelajaran IPA. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut guna memperoleh wawasan yang lebih dalam dalam ruang lingkup yang serupa
Peningkatan Hasil Belajar IPAS Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture And Picture Pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri 04 Bengkayang Nyangko, Hendrikus Saputra; ,, Silvester
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture pada materi "Jenis-jenis Akar dan Kegunaannya" di kelas V SDN 04 Bengkayang. Penilaian hasil belajar dilakukan dengan menggunakan post-test yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda pada akhir setiap siklus. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa tercatat sebesar 62,17 dengan tingkat ketuntasan mencapai 45%. Refleksi terhadap siklus I menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran belum optimal, sehingga dilakukan perbaikan pada siklus II dengan fokus pada strategi kontekstual dan peningkatan keterlibatan siswa. Hasil dari siklus II menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata nilai mencapai 89,17 dan tingkat ketuntasan 100%. Observasi juga mencatat adanya peningkatan aktivitas siswa dalam diskusi serta pemahaman materi. Dengan demikian, model Picture and Picture terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.
Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Pokok Bahasan Hukum Newton Tentang Gerak Pada Kelas X SMK Negeri 6 Tidore Kepulauan Muksin, Marwiya; Ali, Nursanti
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.878

Abstract

This Classroom Action Research Aims To Increase Student’s Interest In Learning The Subject Of Newton’s Laws By Using A Guided Inquiry Learning Model. This Research Was Carried Out At SMK Negeri 6 Tikep. The Research Method Used Was Classroom Action Research (PTK) Using 2 Cycles, Sampel Taken Were 17 Students And Divided Into Three Groups, Data Collection In This Research Used Interview Transcripts And Questionnaires. The Result Of The Research Showed That The Average Value Of Learning Interest Using The Inquiry Model To Increase Students Interest In Learning At SMK Negeri 6 Tikep On The Consept Of Newton’s Law Of Motion In Cycle I Was 59.18 And In Cycle II There Was An Increase Of 73.71. The Research Result Show That (1) Learning Management Using Guided Inquiry With An Average Score Of 3.4 Is Quite Good. (2) There Is An Influence Of The Guided Inquiry Learning Model On Interest In Learning With A Significant Value Of 73.71. Which Means There Is An Increase In Interest In Learning By Using The Guided Inquiry Learning Model.
Penerapan Pembelajaran Fisika Berbasis Arduino Uno Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 4 Halmahera Utara Hukum, Arlan; Fitria, Endang
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.880

Abstract

Variabel dalam penelitian ini adalah; (1). Penerapan pembelajaran fisika berbasis arduino uno, (2). Meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui peningkatan minat dari pada belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 4 Halmahera Utara. Instrumen yang digunakan penelitian ini yakni observasi dan lembar kerja peserta didik (LKPD) hasil dalam penelitian ini mengunakan penerapan pembelajaran fisika berbasis arduino uno untuk meningkatkan miat belajar peserta didik kelas X SMA Negeri 4 Halmahera Utara dapat meningkatkan minat belajar fisika. Hal ini ditandai dengan meningktnya minat belajar peserta didik berada pada kategori tinggi yaitu pada siklus I 11.11% dan siklus II 75%.
Pengembangan Bahan Ajar Elektronika Dasar Berbasis Proyek Mahasiswa Pendidikan Fisika Institut Sains dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara Hasan, Siti Nahriya
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 1 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisis Januari - Juni 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i1.912

Abstract

Elektronika dasar merupakan salah satu mata kuliah Program Studi bidang keahlian yang harus diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Fisika ISDIK Kie Raha. Pentingnya ketersediaan bahan ajar elektronika dasar yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, tidak hanya menjelaskan tentang konsep matematis saja tetapi menghasilkan sebuah proyek sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan ketrampilan serta mendorong mahasiswa untuk dapat belajar mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar elektronika dasar berbasis proyek yang layak digunakan. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Uji coba bahan ajar dilaksanakan pada mahasiswa pendidikan fisika Isdik Kie Raha semester genap tahun akademik 2024/2025. Tekhnik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli dan angket respon mahasiswa pendidikan fisika. Analysis data menggunakan skala Likert dengan rentang skor penilaian 1 sampai 4. Hasil penelitian menunjukkan hasil penilaian ahli materi dengan persentase sebesar 78,75% (layak), penilaian ahli media dengan persentase sebesar 81,25% (layak),. Pada uji coba mahasiswa diperoleh respons yang baik dan positif, dengan memperoleh rata-rata persentase sebesar 79,02 % dengan kriteria baik dan layak. Dari data hasil penilaian ahli tersebut maka bahan ajar elektronika dasar yang telah dikembangkan sudah tergolong valid dan reliable sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar elektronika dasar di program studi pendidikan fisika Isdik Kie Raha.