cover
Contact Name
Muhammad Idris Effendi
Contact Email
idriseffendy22@gmail.com
Phone
+6282234653188
Journal Mail Official
jurnalpendidikanprofesional@gmail.com
Editorial Address
Jl. Danau Bratan C4 A 17-18, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang - 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Professional Education
  • jurnalpendidikanprofesional
  • Website
ISSN : 20899017     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Profesional adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada artikel-artikel di bidang ilmu pendidikan. dan dirancang sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, kajian teori, serta pengembangan inovasi dalam pendidikan. Jurnal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Profesional menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi untuk berbagi hasil riset serta temuan inovatif di bidang pendidikan. Fokus dan Cakupan: 1. Pengembangan Materi Pembelajaran 2. Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Pendidikan 3. Pengembangan Profesi Guru 4. Aktivitas Pembelajaran 5. Kebijakan Pendidikan 6. Sarana dan Prasarana Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 76 Documents
PERWUJUDAN LINK AND MATCH MELALUI PENYELERASAN KURIKULUM UNTUK MENINGKATKAN MUTU LULUSAN PADA PENDIDIKAN KEJURUAN Rohmawati, Endah Puji; Tifani, Viki Marta; Rosanti, Fatma
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perwujudan link and match dalam meningkatkan mutu lulusan pada pendidikan kejuruan serta strategi meningkatkan kompetensi mereka. Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0 berdampak pada berbagai sektor dan berbagai aspek bidang kerja. Salah satunya di dunia pendidikan khususnya pada pendidikan kejuruan yang berhubungan langsung dengan industri. Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang menekankan kepada keterampilan praktik dan pengetahuan teknis yang sesuai dengan bidang kerja tertentu. Pada pendidikan kejuruan, siswa diharapkan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar kerja. Dengan adanya revolusi industri 4.0 tentu saja hal ini berpengaruh kepada kebutuhan kemampuan baik dari segi softskill maupun hardskill. Untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, maka harus ada kerjasama yang baik antara pendidikan kejuruan dengan dunia industri. Oleh sebab itu, dibutuhkan adanya link and match di antara keduanya. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perwujudan link and match pada kurikulum pendidikan kejuruan dapat meningkatkan mutu lulusan. Sehingga lulusan mampu bekerja sesuai dengan kompetensi yang telah dipelajarinya.
PERAN SERTIFIKASI  DALAM MENJAMIN MUTU PENDIDIKAN KEJURUAN  Tiastuti, Nurnaning; Nugrahaningrum, Puput Amiranti; Setyaningsih, Yanik Agus
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sertifikasi kelas industri memiliki peran penting dalam menjamin mutu pendidikan kejuruan agar sejalan dengan kebutuhan industri. Proses sertifikasi memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Dalam pendidikan kejuruan, sertifikasi memberikan jaminan bahwa keterampilan teknis dan pengetahuan yang dimiliki siswa telah memenuhi kualifikasi yang diakui secara nasional maupun internasional. Melalui program sertifikasi, sekolah vokasi dapat meningkatkan relevansi kurikulum, memperkuat kolaborasi dengan sektor industri, serta meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja. Artikel ini membahas peran strategis sertifikasi dalam meningkatkan mutu pendidikan kejuruan, khususnya dalam membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri di era globalisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan industri dalam sertifikasi dan penyesuaian kurikulum dengan standar industri menjadi kunci utama dalam memastikan pendidikan kejuruan menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA MENGGUNAKAN MODEL TEACHING FACTORY DALAM PRAKTIK PEMBELAJARAN DI SMKN 1 NGLEGOK (Studi pada Program Keahlian Kuliner) Hendrayana, Tomi; Prihandono, Billy Yusuf; Candraningsih, Marina
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kompetensi siswa menggunakan model Teaching Factory dalam praktik pembelajaran di SMK Negeri 1 Nglegok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan studi dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan mereduksi data, mendisplay data dan memverifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi siswa menggunakan model Teaching Factory dalam praktik pembelajaran di SMK Negeri 1 Nglegok mulai dari perencanaan, pengorganisasaian, pelaksanaan, dan evaluasi. siswa sudah mampu merancang dan membuat roti manis dan informasi yang sesuai dengan project yang diberikan pembimbing. Pembimbing hanya berperan sebagai fasilitator dalam memberikan bimbingan dan pengarahan kepada siswa. Evaluasi model Teaching Factory dilaksanakan dengan kegiatan pemeriksaan terhadap hasil produk oleh kepala program keahlian, jika kepala program keahlian sudah menganggap bahwa hasil produk tersebut sudah baik, maka kepala program akan meneruskan hasil kerja untuk diperiksa oleh kepala sekolah. Evaluasi peningkatan model Teaching Factory dilakukan untuk mengetahui keberhasilan program yang telah direncanakan dan dilaksanakan serta digunakan juga untuk membuat perencanaan program selanjutnya. Peningkatan kompetensi siswa menggunakan model Teaching Factory dalam praktik pembelajaran di SMK Negeri 1 Nglegok sudah terlaksana dengan baik
Analisa Data Peserta Didik Baru Dalam Pemilihan SMK Negeri dan Kosentrasi Keahlian di Wilayah Pasuruan Arif, Saiful; Kurniawati, Kurniawati
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat peserta didik baru dalam memilih SMK dan kosentrasi keahlian yang paling diminati serta yang tidak banyak diminati pada SMK Negeri yang nantinya mempengaruhi jumlah rombongan belajar. Jumlah rombongan belajar per satuan pendidikan adalah 3 sampai 72 rombongan belajar dan jumlah maksimum peserta didik adalah 36 peserta didik per rombongan berlajar pada SMK Negeri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif dengan data yang didapat dari majanemen Data Pokok Pendidikan pada Tahun Pelajaran 2024/2025. Hasil analisa data didapatkan bahwa SMK Negeri masih menjadi pilihan utama dan untuk SMK Negeri kosentrasi keahlian Desain Komunikasi Visual paling banyak diminati serta kosentrasi keahlian Kesehatan Hewan tidak banyak diminati. Pada penelitian ini, hasil Analisis Data Peserta Didik Baru dalam Pemilihan SMK dan Kosesntrasi Keahlian diharapkan menjadi acuan dalam promosi penerimaan peserta didik baru setiap tahunnya dan kebijakan program SMK Negeri di Wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan. Sehingga pendidikan kejuruan yang diselenggarakan oleh pemerintah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia industri
Teaching Factory di SMK sebagai Pendekatan Pembelajaran Berbasis Industri dalam Tinjauan Literatur Sistematis Kurniawati, Kurniawati; Arif, Saiful
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teaching Factory di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dan tuntutan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI), khususnya di tengah perkembangan Revolusi Industri 4.0. Model pembelajaran berbasis industri ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk terlibat dalam proses produksi nyata, yang memungkinkan mereka mengembangkan keterampilan teknis (hard skills) dan non-teknis (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Teaching Factory dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK dan menganalisis faktor-faktor pendukung serta tantangan yang memengaruhi keberhasilannya. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA, penelitian ini meninjau berbagai literatur yang berfokus pada penerapan Teaching Factory di SMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Teaching Factory efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis siswa, keterampilan interpersonal seperti komunikasi dan kerja tim, serta jiwa kewirausahaan melalui praktik langsung dalam lingkungan kerja industri. Keberhasilan implementasi ini didukung oleh beberapa faktor penting, antara lain infrastruktur yang sesuai standar industri, kemitraan yang kuat dengan DUDI, dan kompetensi guru yang memiliki pengalaman industri. Namun, tantangan utama meliputi keterbatasan fasilitas di beberapa SMK, keterbatasan waktu praktik yang ideal untuk kegiatan industri, serta kurangnya akses terhadap mitra industri di wilayah yang terpencil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai keberhasilan maksimal, Teaching Factory memerlukan dukungan sumber daya yang memadai, peningkatan kompetensi guru, serta kolaborasi yang berkelanjutan dengan industri. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan kebijakan pendidikan vokasional di Indonesia agar lulusan SMK lebih siap dan kompetitif dalam menghadapi dunia kerja yang dinamis
Kerjasama Jepang dan Indonesia di Bidang Ketenagakerjaan Skema Specified Skilled Worker (SSW) : Peluang dan Tantangannya bagi Lulusan SMK Zulqoidah, Zulqoidah; Dahniar, Neni
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang Kerjasama antara Jepang dan Indonesia skema Specified Skilled Worker (SSW) yang menawarkan banyak peluang sekaligus tantangan bagi lulusan SMK. Metode riset yang digunakan adalah model deskriptif dengan pengumpulan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan manfaat dari kerja sama skema Specified Skilled Worker (SSW) yaitu menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi tenaga kerja Indonesia lulusan SMK dengan keahlian spesifik, faktor meraih kesuksesan finansial dan pengalaman internasional yang berharga menjadi alasan lulusan SMK memilih berkarir di Jepang. Namun terdapat tantangan tentang penguasaan bahasa, dukungan institusi sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan tersebut. Meskipun ada stigma sosial dan kekhawatiran tentang risiko pekerjaan migran, potensi ekonomi dan kebutuhan tenaga kerja di Jepang memberikan harapan besar bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan melalui jalur ini
STRATEGI KEMITRAAN DOUBLE TRACK MA MA’ARIF UDANAWU DENGAN SMK NEGERI 1 UDANAWU DI BIDANG OTOMOTIF  Maknun, Lu'Lu'il; Ardiansyah, Mochamad Wildan; Romadhon, Reviantio
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan vokasional di Indonesia memiliki peran penting dalam mempersiapkan siswa untuk memasuki dunia kerja dengan keterampilan praktis yang relevan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi optimalisasi program Double Track di MA Ma’arif Udanawu Blitar melalui kemitraan strategis dengan SMK Negeri 1 Udanawu, khususnya dalam bidang otomotif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengevaluasi potensi dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar di MA Ma’arif Udanawu, kerjasama dengan SMK Negeri 1 Udanawu dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memberikan siswa akses yang lebih luas terhadap keterampilan praktis yang dibutuhkan industri otomotif. Namun, tantangan dalam hal kualifikasi guru dan sarana prasarana tetap menjadi hambatan utama yang perlu diatasi. Artikel ini juga memberikan saran untuk pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih terintegrasi antara sekolah menengah kejuruan dan industri guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasional di masa depan
SISTEMATIC LITERATUR REVIEW (SLR): TEACHING FACTORY DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN KONSUMEN DAN KOMPETENSI SISWA DI SMK Darmawan, Ichwani; Ramadani, Sheila
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Teaching Factory (TEFA) dalam meningkatkan kompetensi siswa dan kualitas pelayanan konsumen di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). TEFA adalah model pembelajaran inovatif berbasis produksi atau jasa yang mengintegrasikan teori dengan praktik industri nyata. Hasil kajian menunjukkan bahwa TEFA secara signifikan meningkatkan keterampilan teknis (hardskills) siswa, seperti penguasaan alat dan prosedur kerja, serta keterampilan non-teknis (soft skills), seperti komunikasi, manajemen waktu, dan pemecahan masalah. Selain itu, model ini membantu siswa memberikan pelayanan konsumen yang lebih berkualitas, dengan sebagian besar pelanggan merasa puas hingga sangat puas terhadap hasil kerja siswa. Dibutuhkan kolaborasi erat antara SMK, industri, dan pemerintah dalam menyediakan pelatihan tenaga pengajar serta penguatan supervisi dan evaluasi program. Dengan pengembangan yang tepat, TEFA memiliki potensi besar untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri, mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan pelayanan berkualitas sesuai tuntutan pasar kerja global
Penguatan Kompetensi Siswa Desain Komunikasi Visual Melalui Kunjungan Industri Ramadani, Sheila; Darmawan, Ichwani
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunjungan industri merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh program keahlian Desain Komuniasi Visual (DKV). Program Keahlian Desain Komuniaksi Visual (DKV) SMKN Tutur melakukan kunjungan industri ke UB Media & Communication Malang untuk meningkatkan kompetensi siswa khususnya dalam bidang komunikasi. Penelitian ini membahas tentang pengaruh kegiatan kunjungan industri terhadap penguatan kompetensi siswa di sekolah menengah kejuruan (SMK) khususnya pada program keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV). Kegiatan kunjungan industri memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang lingkungan kerja nyata, teknologi terbaru, serta praktik-praktik terbaik di industri. Melalui kunjungan ini, siswa dapat mengaitkan antara teori yang dipelajari di kelas dengan praktik langsung yang dilakukan di lapangan. Sehingga siswa dapat meningkatkan keterampilan teknis, wawasan profesional, serta mematangkan kesiapan kerja mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kunjungan industri memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemahaman praktis dan pengembangan keterampilan vokasional siswa. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara sekolah dan dunia usaha/dunia industri, sehingga menciptakan sinergi yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.
IMPLEMENTASI MATA PELAJARAN PROJEK IPAS DALAM KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENDUKUNG KOMPETENSI KEJURUAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Hidayat, Taufik
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis berbagai literatur dan studi terkait implementasi Projek IPAS dalam Kurikulum Merdeka di SMK. Pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi, penyaringan, dan analisis literatur dari jurnal ilmiah, buku, serta laporan penelitian yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi Projek IPAS dalam Kurikulum Merdeka mendukung pengembangan kompetensi vokasional siswa melalui pembelajaran berbasis proyek yang menekankan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif. Beberapa tantangan utama meliputi kesiapan guru, keterbatasan fasilitas, dan perlunya pelatihan yang berkelanjutan untuk mendukung keterpaduan antara mata pelajaran Projek IPAS dan kompetensi kejuruan. Integrasi Projek IPAS dalam Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk mendukung penguatan kompetensi kejuruan di SMK, terutama jika didukung oleh pelatihan guru, penyediaan fasilitas yang memadai, serta desain kurikulum yang terfokus pada kebutuhan industri. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak implementasi di berbagai konteks lokal.