cover
Contact Name
Muhammad Idris Effendi
Contact Email
idriseffendy22@gmail.com
Phone
+6282234653188
Journal Mail Official
jurnalpendidikanprofesional@gmail.com
Editorial Address
Jl. Danau Bratan C4 A 17-18, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang - 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Professional Education
  • jurnalpendidikanprofesional
  • Website
ISSN : 20899017     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Profesional adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada artikel-artikel di bidang ilmu pendidikan. dan dirancang sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, kajian teori, serta pengembangan inovasi dalam pendidikan. Jurnal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Profesional menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi untuk berbagi hasil riset serta temuan inovatif di bidang pendidikan. Fokus dan Cakupan: 1. Pengembangan Materi Pembelajaran 2. Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Pendidikan 3. Pengembangan Profesi Guru 4. Aktivitas Pembelajaran 5. Kebijakan Pendidikan 6. Sarana dan Prasarana Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Penyelerasan Kurikulum Sekolah  dengan Industri Sebagai Strategi Pengembangan Kurikulum pada Sekolah Menengah Kejuruan Yulistyono, Erric; Hidayati, Ernis; Siswandi, Siswandi
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (UU 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat 19). Kurikulum digunakan acuan untuk menerapkan sistem pendidikan nasional yang wajib diterapkan dalam proses penyelenggaran pendidikan. Penyusunan kurikulum di sekolah menegah kejuruan harus memasukkan beberapa aspek-aspek diantaranya: Dasar Pengembangan Kurikulum, Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum, Model Pengembangan Kurikulum, Pendekatan dalam perencanaan dan Pengembangan Kurikulum. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah penyusunan kurikulum dengan Strategi Pendekatan Pengembangan Kurikulum pada Sekolah Menengah Kejuruan sehingga dapat melaksanakan program Penyelarasan Kurikulum SMK dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DUDI). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri literatur-literatur ilmiah secara sistematis, baik berupa jurnal, artikel, buku maupun sumber lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan adanya strategi pendekatan pengembangan kurikulum pada SMKN 1 Blitar dapat untuk menyelaraskan kurikulum tersebut. Alur ini akan mempermudah sekolah menjalankan dan mengimplementasikan penyelarasan kurikulum berbasis industri dan siswa mampu menguasai sepenuhnya aspek-aspek kompetensi yang dituntut dalam penyelasaran kurikulum yang sedang dikembangkan.
MANAJEMEN PELAKSANAAN KELAS INDUSTRI TERHADAP KOMPETENSI LULUSAN DI SMK Sari, Hilvina Sekar; Prasetiowati, Reni Dwi; Setiawan, Very
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif program kelas industri di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) untuk meningkatkan kemampuan lulusan sehingga mereka lebih siap untuk menghadapi tuntutan dunia kerja. Program kelas industri bekerja sama dengan berbagai sektor dunia usaha untuk menyesuaikan kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri. Kualitas pengajar, kesesuaian kurikulum, dan fasilitas yang tersedia adalah beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan kelas industri dalam studi ini. SMK diharapkan dapat menghasilkan lulusan dengan keterampilan yang relevan, baik keterampilan teknis (hard skills) maupun keterampilan interpersonal (soft skills). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas industri yang dijalankan dengan baik memiliki kemampuan untuk mengurangi jarak antara kemampuan lulusan dan kebutuhan industri. Namun, masalah seperti keterbatasan sumber daya dan keterlibatan industri yang tidak ideal tetap ada.
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN DI SMK NEGERI 3 BLITAR Srihartiyani, Eva; Salimatun, Salimatun; Areinesia, Hertina
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan elemen penting dalam pendidikan vokasi di SMK yang berfungsi menjembatani teori dan praktik langsung di dunia industri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi PKL di SMKN 3 Blitar, sebuah sekolah pusat keunggulan yang telah menjalin kerja sama dengan industri. PKL memberikan kesempatan siswa untuk mengasah keterampilan teknis (hard skills) dan karakter kerja (soft skills) yang relevan dengan dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PKL di SMKN 3 Blitar mencakup perencanaan yang melibatkan pemetaan industri, pelaksanaan PKL di industri, monitoring berkala oleh pembimbing, serta evaluasi yang dilakukan terhadap siswa dan mitra dunia industri. PKL berkontribusi pada peningkatan kompetensi siswa, kesiapan kerja, serta kemandirian berwirausaha. Beberapa tantangan yang dihadapi meliputi kesenjangan kurikulum dengan kebutuhan industri dan keterbatasan tempat PKL. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa PKL di SMKN 3 Blitar diimplementasikan secara sistematis dan berpotensi mendukung pengembangan kompetensi siswa agar siap bersaing di dunia kerja.
TANTANGAN DAN PELUANG PENINGKATAN KOMPETENSI LULUSAN SMK UNTUK MEMENUHI PERMINTAAN PASAR TENAGA KERJA Subagyo, Dedy; Nitasari, Anggun Triadji; Perdana, Devi Maha
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi oleh lulusan SMK, mengidentifikasi peluang yang ada untuk meningkatkan kompetensi mereka, serta merumuskan strategi yang dapat diimplementasikan untuk menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan industri. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran lulusan SMK masih tinggi, mencapai 9,5% pada tahun 2022. Angka ini mencerminkan perlunya perhatian lebih dalam hal peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan praktis. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Sebagai contoh, banyak lulusan SMK yang tidak menguasai teknologi terbaru yang digunakan di sektor industri, sehingga mereka kesulitan untuk bersaing. Untuk mengatasi hal ini, kerjasama dengan industri sangat penting. Melalui program magang dan pelatihan berbasis kompetensi, lulusan SMK dapat memperoleh pengalaman langsung yang akan meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja. Selain itu, pentingnya pengembangan soft skills, seperti komunikasi dan kerja sama tim, tidak dapat diabaikan. Soft skills ini sering kali menjadi penentu dalam proses perekrutan. Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu menyusun kurikulum yang mengintegrasikan pengembangan soft skills dengan keterampilan teknis. Kesimpulannya, dengan memanfaatkan peluang seperti kerjasama dengan industri dan fokus pada pelatihan berbasis kompetensi, SMK dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan di pasar tenaga kerja. Upaya ini tidak hanya akan mengurangi tingkat pengangguran, tetapi juga meningkatkan kualitas lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
PELUANG DAN TANTANGAN PEMBELAJARAN SEPANJANG HAYAT DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Kunanti, Ari; Widyaskumara, Deta Dyan; Setiyawan, Nanda Budi
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sepanjang hayat semakin relevan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi di era industri 4.0. Konsep ini mempunyai arti penting bagi pendidikan vokasi khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan industri. Studi literatur ini mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam penerapan pembelajaran sepanjang hayat di sekolah kejuruan. Peluang tersebut mencakup pemanfaatan teknologi digital, kolaborasi dengan industri, dukungan kebijakan pemerintah, fleksibilitas pembelajaran, peningkatan kemampuan kerja, sertifikasi kejuruan, dan pengembangan soft skill. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi antara lain terbatasnya akses terhadap teknologi, kesiapan guru dan siswa, kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja, kendala biaya, dan disrupsi teknologi yang begitu cepat. Artikel ini menyarankan agar sekolah kejuruan lebih aktif memanfaatkan teknologi dan memperkuat kolaborasi dengan industri dan pemerintah untuk menciptakan sistem pembelajaran yang mendukung pendidikan sepanjang hayat.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI SMKN 1 SUKOREJO Suryawati , Ririk; Isnandar, Isnandar
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan transformasional merupakan gaya kepemimpinan yang efektif dalam menciptakan perubahan positif dan membangun iklim organisasi yang kondusif, khususnya dalam konteks pendidikan. Artikel ini membahas pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap efektivitas pengambilan keputusan di SMKN 1 Sukorejo. Kepala sekolah sebagai pemimpin dituntut untuk memiliki keterampilan inovatif dalam merespons kebutuhan dunia kerja dan industri melalui pengambilan keputusan yang strategis. Implementasi kepemimpinan transformasional tidak hanya meningkatkan motivasi dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, tetapi juga menghadirkan solusi untuk tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap perubahan. Melalui analisis mendalam, artikel ini menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kolaborasi dan efektivitas pengambilan keputusan di lingkungan pendidikan kejuruan.
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN VOKASI MELALUI KUNJUNGAN INDUSTRI DI PT. AMERTA INDAH OTSUKA  (Studi Kasus SMK Islam Anharul Ulum Jurusan Agroteknologi Pengolahan Hasil Pertanian) Sekartadji, Dewi Indah; Prasetyo, Nofarid; Trinanti, Trinanti
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kunjungan industri terhadap peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Fokus penelitian adalah pada peran kunjungan industri dalam menghubungkan teori dan praktik, meningkatkan pemahaman siswa, dan mendorong mereka untuk mempelajari lebih banyak tentang materi pelajaran yang relevan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan survei selama kunjungan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan industri sangat penting dalam mendukung peningkatan keterampilan teknis dan interpersonal siswa, serta memungkinkan mereka membangun jaringan profesional yang bermanfaat. Selain itu, penelitian ini menawarkan bukti bahwa kunjungan industri memungkinkan pembelajaran yang lebih relevan dan kontekstual, yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.
Peran Bimbingan Karir Terpadu dalam Perkembangan Karir Siswa SMK Puspitasari, Desty Ratih; Ariani, Dian; Pangestu, Divan Robi
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meninjau literatur sistematis mengenai peran bimbingan karir terpadu dalam perkembangan karir siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tinjauan ini mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan karir siswa SMK, termasuk latar belakang sosial ekonomi keluarga, kebutuhan kompetensi di dunia kerja, integrasi teknologi dalam pendidikan, serta faktor psikologis dan motivasi siswa. Artikel ini juga mengeksplorasi berbagai metode dan teknik bimbingan karir yang efektif, serta pentingnya evaluasi dan pengembangan program bimbingan karir yang berkelanjutan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa bimbingan karir terpadu memainkan peran penting dalam membantu siswa SMK membuat keputusan karir yang tepat dan mempersiapkan mereka untuk sukses di dunia kerja. Keterlibatan aktif dari orang tua, guru, konselor, dan perwakilan industri sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karir siswa.
Optimalisasi Manajemen Praktek Kerja Lapangan Melalui Aplikasi E-PKL Berbasis Web: Studi Systematic Literature Review Romadhoni, Reviantio; Triyasa, Subuh; Jannati, Wihardana
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan bagian integral dari pendidikan vokasi yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata bagi siswa serta meningkatkan keterampilan mereka sesuai dengan kebutuhan industri. Namun, pengelolaan PKL sering menghadapi kendala dalam pemantauan, administrasi, dan evaluasi kegiatan siswa. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi aplikasi E-PKL berbasis web dalam mengoptimalkan manajemen PKL melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi E-PKL mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan PKL dengan mempercepat proses administrasi, meningkatkan keterlibatan siswa, serta mempermudah monitoring dan evaluasi oleh guru dan pihak industri. Implementasi E-PKL di berbagai institusi menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa hingga 40% dan kesiapan kerja mereka setelah menyelesaikan PKL. Selain itu, teknologi ini memungkinkan kolaborasi yang lebih baik antara sekolah dan industri, sehingga meningkatkan kualitas lulusan yang siap memasuki dunia kerja. Namun, beberapa tantangan dalam implementasi aplikasi E-PKL masih ditemukan, seperti keterbatasan akses internet di beberapa daerah dan kurangnya pemahaman teknologi di kalangan siswa dan tenaga pendidik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan infrastruktur digital serta pelatihan intensif bagi pengguna agar manfaat aplikasi dapat dioptimalkan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembang sistem informasi pendidikan serta pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan PKL di Indonesia.
Speak Up & Glow Up! Modul Ajar IPAS Dan  Sosmed untuk Public Speaking Siswa Di SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Amaliyah, Fitri; Suroso, Imam; Abdullah, Jihan Jannata
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel berjudul "Speak Up & Glow Up! Modul Ajar IPAS Dan Sosmed untuk Public Speaking Siswa di SMKN 1 Boyolangu Tulungagung" menyajikan pendekatan inovatif untuk meningkatkan kemampuan public speaking siswa dengan mengintegrasikan konten IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) dengan platform media sosial yang populer. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi) untuk mengidentifikasi kebutuhan dan minat siswa dalam public speaking serta penggunaan media sosial. Modul yang dihasilkan divalidasi oleh para ahli dan diterapkan di kelas, menghasilkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri dan keterampilan berbicara siswa yang dibuktikan melalui penilaian pre-test dan post-test. Temuan menunjukkan bahwa mengintegrasikan media sosial dalam proses pembelajaran tidak hanya memotivasi siswa tetapi juga mendorong kreativitas dan keterampilan komunikasi efektif yang penting untuk abad ke-21.pada pengembangan pembelajaran berbasis proyek di SMK.