cover
Contact Name
Muhammad Idris Effendi
Contact Email
idriseffendy22@gmail.com
Phone
+6282234653188
Journal Mail Official
jurnalpendidikanprofesional@gmail.com
Editorial Address
Jl. Danau Bratan C4 A 17-18, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang - 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Professional Education
  • jurnalpendidikanprofesional
  • Website
ISSN : 20899017     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Profesional adalah publikasi ilmiah yang berfokus pada artikel-artikel di bidang ilmu pendidikan. dan dirancang sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, kajian teori, serta pengembangan inovasi dalam pendidikan. Jurnal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Profesional menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi untuk berbagi hasil riset serta temuan inovatif di bidang pendidikan. Fokus dan Cakupan: 1. Pengembangan Materi Pembelajaran 2. Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Pendidikan 3. Pengembangan Profesi Guru 4. Aktivitas Pembelajaran 5. Kebijakan Pendidikan 6. Sarana dan Prasarana Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 76 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MODIFIED PRODUCTION BASED TRAINING PADA CAPAIAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN SEREALIA DI SMKN 1 NGULING Indriyani, Nina; Wiyanti, Indah
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan sintaks dan hasil belajar siswa dari menerapkan model pembelajaran pelatihan berbasis produksi termodifikasi pada capaian pembelajaran pengembangan produk olahan serealia. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII-2 konsentrasi keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian SMK Negeri 1Nguling. Hasil belajar siswa diukur menggunakan tes objektif (pre-test dan post-test), lembar penilaian sikap, lembar penilaian keterampilan, dan lembar observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan (1) ketercapaian KKM pada aspek kognitif mencapai 100% pada siklus III, (2) hasil belajar pada ranah afektif dengan indikator disiplin, kepedulian, responsif dan proaktif mengalami peningkatan setiap siklus; dan (3) hasil penilaian psikomotor siswa pada siklus II memperoleh kategori “amat baik”, sehingga seluruh siswa dikatakan kompeten karena telah memiliki seluruh aspek psikomotorik dalam kompetensi dasar pengembangan produk olahan serealia.
TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS: ANALISIS KEBUTUHAN ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES UNTUK SISWA SMK Asrifaningtyas, Mia; Pratiwi, Rifka Agustina Kusuma
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka sistematis yang mengkaji analisis kebutuhan English for Specific Purposes (ESP) untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan spesifik pembelajaran bahasa Inggris yang sesuai dengan konteks kejuruan. Melalui analisis literatur komprehensif, penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga pertanyaan utama: (1) mengidentifikasi kebutuhan spesifik siswa SMK dalam pembelajaran ESP, (2) menganalisis efektivitas penerapan analisis kebutuhan ESP dibandingkan dengan pendekatan bahasa Inggris umum, dan (3) mengkaji dampak implementasi ESP terhadap keterampilan berbahasa Inggris siswa dalam konteks kejuruan serta prospek karir mereka. Hasil tinjauan sistematis ini menunjukkan bahwa setiap program keahlian di SMK memiliki kebutuhan ESP yang berbeda, dan pendekatan ESP lebih efektif dalam mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan komunikasi profesional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang pengembangan kurikulum ESP yang lebih tepat sasaran dan efektif untuk siswa SMK, serta menjadi landasan empiris bagi pengembangan program pembelajaran bahasa Inggris kejuruan di Indonesia.
MENINGKATKAN KESIAPAN KERJA SISWA SMK MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK: TINJAUAN SISTEMATIS Wiyanti, Indah; Indriyani, Nina
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan besar dalam era Industri 4.0 menuntut penyesuaian terhadap dunia pendidikan, khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pendekatan metode pembelajaran yang diusulkan untuk mempersiapkan siswa SMK agar lebih siap kerja adalah Project Based Learning (PBL). PBL memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan adaptasi dengan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengeksplorasi dan menggambarkan penerapan pembelajaran PBL dapat meningkatkan ketrampilan kolaborasi, kreativitas, berpikir kritis dan kemampuan problem solving. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup buku cetak, jurnal ilmiah, dan artikel terkait PBL. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, serta minat berwirausaha siswa. Namun, tantangan dalam penerapannya seperti kesiapan pendidik dan keterbatasan sumber daya juga diidentifikasi. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan PBL dalam kurikulum pendidikan kejuruan guna menghasilkan lulusan SMK yang kompetitif di pasar kerja.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS PERUBAHAN IKLIM PADA SMK UNTUK MEMPERSIAPKAN SISWA MENGHADAPI TANTANGAN LINGKUNGAN Prasetyo, Dhani Trie; Jupri, Ahmad
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang berfokus pada perubahan iklim di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan inisiatif strategis untuk membekali siswa dalam menghadapi masalah lingkungan global yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi pendidikan perubahan iklim ke dalam kurikulum SMK dan dampaknya terhadap kesiapan siswa untuk terlibat dalam pelestarian lingkungan. Data dikumpulkan dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, yang meliputi wawancara dengan pendidik dan siswa, serta pemeriksaan dokumen kurikulum. Temuan menunjukkan bahwa memasukkan konten perubahan iklim ke dalam kurikulum independen meningkatkan pengetahuan siswa tentang masalah lingkungan dan memberi mereka keterampilan ramah lingkungan yang relevan untuk tenaga kerja yang berkelanjutan. Selain itu, pendidikan perubahan iklim di SMK mendorong partisipasi siswa dalam inisiatif nyata, seperti program penghijauan dan pengurangan sampah, yang mendorong pengembangan individu yang sadar lingkungan. Penelitian ini mengadvokasi lebih banyak kolaborasi antara lembaga pendidikan, badan pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang berkelanjutan yang memfasilitasi pendidikan perubahan iklim.
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN DENGAN TEKNOLOGI DIGITAL: PERAN CANVA DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS, KOLABORASI, DAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS Massitta, Massitta; Temon, Rara
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan aplikasi desain grafis Canva dalam meningkatkan kreativitas, kolaborasi dan hasil belajar siswa di berbagai tingkat pendidikan. Melalui tinjauan pustaka sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap  kurang lebih 11 artikel yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Canva digunakan dalam konteks pendidikan dan dampaknya terhadap proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan Canva secara signifikan dapat meningkatkan kreativitas siswa, memungkinkan mereka untuk membuat karya visual seperti poster, infografis, dan peta pikiran yang mendukung pemahaman materi pelajaran. Selain itu, aplikasi ini juga terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam pembelajaran, serta mendukung kolaborasi di antara mereka. Meskipun demikian, tantangan utama dalam penerapannya termasuk keterbatasan akses teknologi, kurangnya pelatihan bagi guru dan siswa, serta keterbatasan fitur dalam versi gratis. Temuan ini mengindikasikan bahwa dengan bimbingan yang tepat dan penggunaan yang optimal, Canva dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan mengembangkan keterampilan desain grafis yang relevan dengan kebutuhan dunia digital saat ini. Penelitian ini juga merekomendasikan perlunya pengembangan lebih lanjut pada aplikasi Canva untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif serta memberikan tinjauan komprehensif mengenai potensi Canva dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital, serta menawarkan solusi untuk menghadapi hambatan tersebut.
KOMPARASI PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN MANDIRI DENGAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN BERLISENSI LSP TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI KEAHLIAN SISWA SMK : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) Azizah , Leny Nurwahyuni; Setyowati, Frederica
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Mandiri yang diselenggarakan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bersama mitra industri dengan UKK berlisensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terhadap penguasaan kompetensi keahlian siswa SMK. Kedua jenis uji kompetensi ini memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal standar, fleksibilitas, serta pengakuan sertifikasi yang dihasilkan. UKK Mandiri memberikan keuntungan dari segi relevansi keterampilan dengan kebutuhan spesifik industri lokal, sementara UKK berlisensi LSP menjamin standar kompetensi yang diakui secara nasional dan memberikan bukti penguasaan keahlian yang lebih formal dan seragam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti UKK berlisensi LSP memiliki keunggulan dalam hal mobilitas kerja dan pengakuan kompetensi di tingkat nasional. Di sisi lain, siswa yang mengikuti UKK Mandiri bersama mitra industri lebih unggul dalam keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja lokal. Studi ini memberikan rekomendasi bagi SMK untuk mempertimbangkan kedua metode pengujian ini sebagai pendekatan komplementer guna meningkatkan kompetensi dan peluang kerja siswa.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY DI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN DI SMK NEGERI 1 SINGOSARI Nursanti, Indah; Purwanto, Finto
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Pembelajaran Teaching Factory mengenai Teaching Factory (Tefa) di lembaga pendidikan vokasi. Teaching Factory adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan produksi nyata ke dalam proses pendidikan, dengan harapan meningkatkan keterampilan kerja peserta didik sesuai dengan kebutuhan industri. Berdasarkan kajian literatur menunjukkan bahwa implementasi Teaching Factory di lembaga pendidikan telah berhasil memberikan pengalaman belajar yang relevan dan praktis ke arah hasil bagi siswa. Selain itu, para siswa lebih terampil dalam aspek teknis maupun non-teknis seperti kerjasama tim, pemecahan masalah, dan manajemen waktu. Kendala yang ditemukan selama pelaksanaan Teaching Factory meliputi keterbatasan sarana produksi, keterlibatan industri yang belum optimal, serta kesiapan tenaga pendidik dalam memfasilitasi proses pembelajaran berbasis produksi ini. Secara keseluruhan, pembelajaran Teaching Factory dinilai efektif dalam mempersiapkan peserta didik memasuki dunia kerja, meskipun diperlukan peningkatan dalam beberapa aspek untuk optimalisasi hasil pembelajaran.
EFEKTIVITAS TES DIAGNOSTIK FOUR-TIER DALAM MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI PELAJARAN Megasari, Erika Marety; Wulandari, Isnaini
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas tes diagnostik four-tier dalam mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada berbagai materi pelajaran. Miskonsepsi yang tidak terdeteksi dengan baik dapat menghambat pemahaman siswa dan menurunkan kualitas pembelajaran. Tes diagnostik four-tier menawarkan pendekatan berjenjang yang lebih mendalam, mencakup pilihan jawaban, keyakinan siswa terhadap jawaban, alasan di balik jawaban, serta keyakinan siswa terhadap alasan tersebut. Melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa tes diagnostik four-tier lebih akurat dibandingkan tes dua atau tiga tingkat, karena mampu mengidentifikasi kesalahan konseptual siswa dengan lebih terperinci. Beberapa penyebab miskonsepsi yang terungkap antara lain metode pengajaran yang kurang interaktif, keterbatasan waktu belajar di kelas, dan keterbatasan akses pada sumber belajar yang valid. Dengan memanfaatkan tes diagnostik four-tier, pendidik dapat merancang intervensi yang lebih efektif, seperti program remedial atau pendekatan pengajaran alternatif yang sesuai. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa dan mendukung pencapaian hasil belajar yang lebih baik.
Analisis Pengalaman Praktek Kerja Industri (Prakerin) Terhadap Kesiapan Kerja Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Menggunakan Metode Systematic Literature Review (SLR) Wulandari , Isnaini; Megasari , Erika Marety
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prakerin memiliki peranan penting dalam pendidikan di SMK. Pada progragram ini menjembatani antara dunia pendidikan dengan dunia kerja. Dan prakerin ini memiliki beberapa manfaat dalam mempersiapkan diri dalam penguasaan kompetensi dan kesiapan kerja. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR). Pada data penelitian ini berasal dari berbagai jurnal nasional terakreditasi ISSN yang mengakaji tentang pembelajaran praktik di sekolah dan pembelajaran praktik berbasis pengalaman melalui prakerin terhadap kesiapan kerja siswa. Hasil penelitian ditemukan tentang pengalaman praktek kerja industri (Prakerin) terhadap kesiapan kerja siswa. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran praktik berbasis pengalaman sangat efektif terhadap kesiapan kerja siswa daripada hanya melakukan pembelajaran praktik di sekolah. Manfaat dari praktek kerja industri (Prakerin) adalah siswa lebih terampil dalam meningkatkan kompetensi teknis dan soft skill secara signifikan dan siswa juga memiliki kesiapan dalam bekerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
PERAN MAGANG GURU DI INDUSTRI DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGAJARAN BERBASIS PRAKTIK DI SMKN 1 SUKOREJO Munandar, Rohmad; Suryawati, Ririk
Journal of Professional Education Vol. 13 No. 3 (2024): Edisi Khusus Desember
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya meguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktik yang mumpuni. Magang guru di industri memberikan berbagai manfaat signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, khususnya di SMK. Melalui magang, guru memperoleh pemahaman tentang keterampilan, teknologi, dan proses yang sedang berkembang di industri, yang kemudian dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Magang juga meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan soft skills dan hard skills yang dibutuhkan dalam dunia kerja, seperti keterampilan manajemen, komunikasi, dan kolaborasi tim. Pelaksanaan magang guru di industri menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya adalah keterbatasan waktu dan kesempatan magang. Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa magang guru di industri merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengajaran berbasis praktik di SMK