cover
Contact Name
MUHAMMAD NUR FAJAR
Contact Email
muhammad.n.fajar53@gmail.com
Phone
+6285244139896
Journal Mail Official
iiqbale.12@gmail.com
Editorial Address
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SORONG Jl. Pendidikan No. 27 Kota Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
ISSN : 29618479     EISSN : 29618479     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) (e-ISSN 2961-8479) is a peer-reviewed scientific journal published by LPPM Muhammadiyah University of Sorong which is managed by the Civil Engineering Journal Management Team, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Sorong. This journal is published twice a year, in July and January. The focus and scope of this journal are: Structural Engineering, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Ocean Engineering, Water Resources Engineering, Construction Management and Building Materials and Structures
Articles 37 Documents
Perencanaan Mitigasi Bencana Kebakaran (Studi Kasus : Pembangunan Rusun Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Sorong) Salihin, Sakina Marwa; widodo, slamet; Muhammad Nur Fajar
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v3i02.3966

Abstract

Kebakaran gedung dapat terjadi disetiap jenis peruntukan bangunan baik hunian-pemukimanan maupun fasilitas pendididikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menaggulangi resiko kebakaran dengan merencanakan mitigasi kebakaran serta menerapkan kelengkapan infrastruktur bangunan. Data primer dikumpulkan langsung di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh melalui artikel otoritas terkait, termasuk rusun kampus 2 UNAMIN sorong. Hasil penelitian Rusun Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Sorong memerlukan instalasi sistem proteksi kebakaran yang mencakup detektor asap, sprinkler, dan sistem hidrant. Total 51 detektor asap diperlukan untuk ketiga lantai, serta 96 unit sprinkler yang terdistribusi dengan jumlah yang sama di setiap lantai. Sistem hidrant terdiri dari 2 box hydrant dan 2 pillar hydrant yang dirancang untuk menyuplai air dalam jumlah total 245 m³, dengan bak penampungan air yang dirancang berkapasitas 256 m³ untuk mendukung operasi pemadam kebakaran secara efektif. 2. Untuk memastikan keselamatan penghuni selama keadaan darurat, telah disiapkan tiga jalur evakuasi utama yang mengarah ke titik kumpul yang terletak di halaman depan rusun. Jalur-jalur evakuasi tersebut meliputi pintu lobby, pintu sebelah kiri, dan pintu sebelah kanan yang semuanya mengarah ke titik kumpul dengan aman. Berdasarkan simulasi, jarak evakuasi terpanjang dari titik-titik di lantai 1, 2, dan 3 telah dihitung beserta waktu yang dibutuhkan untuk evakuasi. Di lantai 1, jarak evakuasi adalah 45,85 meter dengan waktu 18,79 detik; di lantai 2, jarak mencapai 68,7 meter dengan waktu 28,15 detik; dan di lantai 3, jarak 70,25 meter dengan waktu 28,79 detik. Hasil ini menunjukkan bahwa evakuasi dapat dilakukan dengan efisien dan aman. 
Perencanaan Saluran Drainase Jalan Tawes Kelurahan Klamasen Distrik Mariat Kabupaten Sorong asyari, firnanda arif; Pristianto, Hendrik; Farida, Anif; Pamudjianto, Agung; Desembardi, Faried
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v4i01.4221

Abstract

Sistem saluran drainase di perkotaan sangat penting untuk menjamin kenyamanan bagi manusia, sebab tidak sedikit pemukiman yang mengalami banjir karena sistem saluran drainase yang memadai. Kondisi infrastruktur jaringan saluran drainase di Kelurahan Klamasen khusunya Tugu Merah Jalan Tawes, sampai saat ini belum mampu mengatasi permasalahan banjir yang terjadi di setiap musim penghujan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kondisi eksisting dan besar debit banjir rencana 2, 5 dan 10 tahun untuk saluran drainase Jalan Tawes Kelurahan Klamasen, dan mendesain kembali dimensi saluran yang mampu untuk menampung debit banjir rencana 2, 5 dan 10 tahun dengan metode Gumbel dan metode Rasional. Dari hasil penelitian didapatkan desain saluran ekonomis untuk saluran  jalan Tawes kanan (b = 0,48 m, h = 0,65 m dan w 0,2 m), untuk saluran  Jalan Tawes kiri, (b = 0,5 m, h = 0,65 m dan w = 0,2 m) dan untuk saluran tawes A (b = 0,48 m, h = 0,65 m dan w = 0,19 m).    untuk saluran  Jalan Gabus (b = 0,61 m, h = 0,81 m dan w = 0,11 m). untuk saluran  Jalan Lumba-lumba (b = 0,80 m, h = 1,0 m dan w = 0,21 m).
Pengaruh Penggunaan Serbuk Bata Merah Sebagai Filler Terhadap Karakteristik Campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) Haurissa, Prita; Sukowati, Dwi Guntoro; Iqbal; Desember, Faried; Saputra, Asrul
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v4i01.4284

Abstract

Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) merupakan salah satu jenis campuran aspal yang sering digunakan untuk lapis permukaan jalan. Penggunaan filler dalam campuran AC-WC berperan penting dalam menentukan karakteristik kekuatan, kestabilan, dan durabilitas campuran. Dalam hal ini, serbuk batu bata merah, yang merupakan limbah dari pembongkaran bangunan atau produksi batu bata, menawarkan potensi yang menarik untuk dijadikan sebagai filler alternatif dalam campuran AC-WC. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) dan pengaruh penggunaan filler serbuk bata merah terhadap karakteristik marshall dan nilai Index Retained Strenght (IRS). Penelitian yang dilakukan bersifat uji eksperimental dengan penelitian di laboratorium yang mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2018 tentang “Pedoman Pelaksanaan Lapis Campuran Beraspal Panas”. Nilai KAO pada campuran AC-WC didapatkan sebesar 6,5% sedangkan untuk campuran menggunakan filler serbuk bata merah didapatkan sebesar 6,75%, pada penggunaan filler serbuk bata merah dapat meningkatkan nilai stabilitas campuran
Analisis Laju Infiltrasi Pada Daerah Aliran Sungai Mariat Kabupaten Sorong Andy Mansyur; Hendrik Pristianto; Achmad Rusdi; Agung Pamudjianto; Asrul Saputra
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sorong mengalami curah hujan yang cukup tinggi setiap tahunnya, maka proses infiltrasi adalah salah satu hal yang penting dalam perencanaan pengelolaan pada daerah aliran sungai. sebelumnya dapat diketahui bahwa terdapat empat model yang populer dengan hasil kinerja yang baik untuk daerah aliran sungai kecil khususnya yang beriklim tropis yaitu model Horton, model Philip, model Kostiakov dan model Green Ampt. Namun hasil penelitian ini tidak secara khusus belum membahas laju infiltrasi pada daerah aliran sungai, juga didasarkan pada sifat fisik tanah yang berbeda. Maka dalam penelitian ini akan menganilisis berapa nilai laju infiltrasi pada Das Mariat Kabupaten Sorong dan menyesuaikan dari keempat model tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju infiltrasi eksisting kemudian dianalisa dengan keempat model untuk mencari kesesuain dari keempat model tersebut pada Das Mariat Kabupaten Sorong. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan alat double ring infiltometer.Kesimpulan yang didapatkan adalah Hasil data laju infiltrasi dari setiap titik lokasi pengamatan pada DAS Mariat Kabupaten Sorong yang menunjukkan hasil yang berbeda pada setiap titik pengamatan, dan hasil dari keempat model tersebut model horton yang paling mendekati dengan hasil laju infiltrasi eksisting dari setiap titik lokasi pengamatan.
Analisis Laju Infiltrasi Pada Daerah Aliran Sungai Klafma Kabupaten Sorong Muh Fajar Hardiansyah; Anif Farida; Hendrik Pristianto; Achmad Rusdi; Iqbal
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Klafma terletak di Distrik Aimas Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat. Di DAS ini sebagian besar daerahnya sudah terbangun dan tidak dapat lagi meresapkan air ke dalam tanah. Hal ini tentunya mempengaruhi laju infiltrasi, yang mana untuk DAS kecil di wilayah tropis belum pernah dilakukan kajian. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilai laju infiltrasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Klafma menggunakan 4 model yaitu model Horton, model Philip, model Kostiakov dan model Green Ampt. Pengambilan data dilakukan di 11 titik sampel yang tersebar pada wilayah DAS dan ditentukan berdasarkan variasi tekstur, tutupan lahan dan kemiringan lereng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju infiltrasi existing pada DAS Klafma paling tinggi di titik F7 sebesar 21.88 cm/jam sedangkan paling rendah di titik F10 sebesar 0.75 cm/jam. Analisis kesesuaian model berdasarkan persamaan trend lapangan, model yang paling banyak mendekati yaitu model Horton
Hubungan Sifat Fisik Tanah Terhadap Permeabilitas Lapangan Pada Daerah Aliran Sungai (Das) Klasaman Kota Sorong Paulus Leunufna; Hendrik Pristianto; Rokhman; Ahmad Januar; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah aliran sungai (DAS) Klasaman yang secara administrasi masuk ke dalam wilayah Kota Sorong Pdengan luas 627,74 ha merupakan wilayah sebagian besar daerahnya berupa pemukiman, perlu ditambahkan lagi pemahaman terkait pengelolaan DAS. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisa sifat fisik tanah pada DAS Klasaman, untuk menganalisa nilai koefisien perneabilitas tanah pada DAS Klasaman, serta untuk menganalisa hubungan sifat fisik tanah terhadap nilai permeabilitas pada DAS Klasaman, lokasi pengamatan di ambil dari data primer dari penelitian sebelumnya yaitu pada penelitian infiltrasi. Dari total 8 titik yang di ambil bahwa sebaran nilai permeabilitas (K) yang tertinggi untuk wilayah DAS Klasaman berada pada bagian hulu sungai berkisar 0,125 – 0,50 cm/jam dan mayoritas Daerah Aliran Sungai (DAS) Klasaman, memiliki nilai permeabilitas (K) lebih kecil dari < 0,125 cm/jam, perbedaan hasil ini selain di pengaruhi oleh tektur tanah, juga di pengaruhi oleh hal-hal lainya seperti; kemiringan tanah, tutupan tanah, dan kondisi tanah. Setelah melakukan pengamatan di lapangan selanjutnya di lakukan hubungan terhadap sifat fisik tanah terhadap permeabilitas lapangan, hasilnya pada hubungan persentase kadar air (%), dan persentase clay / liat (%) terhadap permeabilitas (K) memiliki hubungan yang sangat kuat (signifikan) di bandingkan sifat fisik tanah lainnya sehingga kesimpulannya menggambarkan bahwa dari pola hubungan nilai permeabilitas (K) dengan parameter yang diuji, menunjukan hasil terbaik adalah pada persamaan y = 0,255 + 0,005x1 - 0,014x2 dan memiliki korelasi / hubungan sebesar 87,9 % dan selebihnya 12,1 % dapat dijelaskan oleh faktor – faktor lainnya.
Hubungan Sifat Fisik Tanah Terhadap Permeabilitas Pada Daerah Aliran Sungai Boswesen Kota Sorong Dea Annisa; Hendrik Pristianto; Retno Puspa Rini; Rokhman; Asrul Saputra
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk mendorong peningkatan terhadap kebutuhan lahan, baik untuk tempat tinggal serta sarana penunjang kehidupan. Hal ini mengakibatkan lahan kosong dialihfungsikan sesuai kebutuhan hidup manusia salah satunya yaitu kawasan Daerah Aliran Sungai Boswesen. Dalam perubahan fungsi lahan, sifat fisik tanah bisa berubah sehingga kemampuan meloloskan air tanah menjadi terganggu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sifat fisik tanah dengan permeabilitas serta dengan adanya data nilai koefisien permeabilitas tanah, sebagai salah satu pertimbangan dalam perubahan fungsi lahan. Data sekunder didalam penelitian ini diperoleh dari hasil penelitian sebelumnya yaitu data sifat fisik tanah sedangkan data primer diperoleh dari pengujian langsung di lapangan menggunakan metode falling head. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai permeabilitas (K) pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Boswesen berkisaran dari yang tertinggi yaitu 2,18825004 cm/jam pada titik B7 dengan tekstur sandy loam sampai dengan yang paling rendah 0,01269471 cm/jam pada titik B8 dengan klasifikasi tekstur clay. Hubungan sifat fisik tanah dengan permeabilitas menunjukkan hasil terbaik pada 3 parameter yaitu berat jenis, kadar air, dan debu dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,993 yang berarti R² = 99,3% dimana tingkat korelasi terbilang sangat kuat dan nilai signifikansi dari ketiga parameter yaitu Gs, silt, w < 0,05.

Page 4 of 4 | Total Record : 37