cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Pengaruh Pengalaman Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 terhadap Minat Menjadi Guru pada Mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu Azizah Herliana; Hilyati Milla; Ade Irma Suryani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier sederhana. Populasi penelitian berjumlah 136 mahasiswa semester 7 dari 6 program studi FKIP yang telah mengikuti PLP 2 tahun 2025, dengan sampel sebanyak 101 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji heteroskedastisitas, analisis regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman PLP 2 memiliki nilai rata-rata sebesar 37,39 berada dalam kategori cukup tinggi, dan minat menjadi guru memiliki nilai rata-rata sebesar 35,05 yang juga berada dalam kategori cukup tinggi. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 9,725 lebih besar dari t tabel 1,984 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 10,145 + 0,666X, yang menunjukkan pengaruh positif antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,489 menunjukkan bahwa pengalaman PLP 2 memberikan kontribusi sebesar 48,9% terhadap minat menjadi guru, sedangkan sisanya sebesar 51,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Literasi Kesehatan Digital, Self-Efficacy, dan Dukugan Suami Terhadap Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Pada Ibu Hamil: Pengembangan Health Belief Modal Renta Sihombing; Santi Widya Purba; Fransiska Debataraja; Salim Efendi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1658

Abstract

Kepatuhan kunjungan Antenatal Care (ANC) merupakan indikator penting dalam pelayanan kesehatan maternal yang berkontribusi terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi. Di era transformasi digital, literasi kesehatan digital menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi perilaku kesehatan ibu hamil. Selain itu, self-efficacy dan dukungan suami berperan penting dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan kehamilan. Health Belief Model (HBM) digunakan sebagai kerangka konseptual untuk menjelaskan hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kepatuhan kunjungan ANC. Menganalisis pengaruh literasi kesehatan digital, self-efficacy, dan dukungan suami terhadap kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil melalui pengembangan Health Belief Model di wilayah kerja Puskesmas Matiti, Kabupaten Humbang Hasundutan, Tahun 2026.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 57 ibu hamil trimester II dan III yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Sebanyak 73,7% responden patuh melakukan kunjungan ANC sesuai standar. Responden dengan literasi kesehatan digital tinggi sebesar 56,1%, self-efficacy tinggi sebesar 61,4%, dan dukungan suami baik sebesar 66,7%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa literasi kesehatan digital (p = 0,012), self-efficacy (p = 0,003), dan dukungan suami (p = 0,001) berhubungan signifikan dengan kepatuhan kunjungan ANC. Analisis multivariat menunjukkan bahwa dukungan suami merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kepatuhan kunjungan ANC dengan nilai OR = 4,72 (95% CI = 1,82–12,21). Literasi kesehatan digital, self-efficacy, dan dukungan suami berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil. Dukungan suami merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kepatuhan kunjungan ANC. Oleh karena itu, upaya peningkatan keterlibatan suami, penguatan self-efficacy ibu hamil, serta peningkatan literasi kesehatan digital perlu menjadi fokus dalam program pelayanan kesehatan maternal untuk meningkatkan kepatuhan ANC dan mendukung pencapaian kesehatan ibu yang optimal.
Evaluasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (Studi Kasus Truk Bertonase Berat Di Kota Pekanbaru) Firdaus Liska; Ahmad Hadi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1659

Abstract

Pemerintah Kota Pekanbaru memiliki tiga landasan hukum dalam pengaturan lalu lintas dan angkutan jalan, yaitu Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 2 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 10 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan jalan serta Surat Keputusan Wali Kota Pekanbaru Nomor 649 Tahun 2019 tentang Jalur Angkutan Barang Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 2 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (studi kasus truk bertonase berat di kota pekanbaru) serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi evaluasi kebijakan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Teknik analisis data mengacu pada model studi kasus Robert K. Yin yang meliputi pencocokan pola (pattern matching), penyusunan penjelasan (explanation building), dan analisis deret waktu (time series analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaktepatan substansi kebijakan mengakibatkan pelaksanaan kebijakan belum berjalan optimal berdasarkan kriteria evaluasi William N. Dunn yang meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Faktorfaktor yang mempengaruhi evaluasi kebijakan tersebut antara lain pelaksanaan Operasi ODOL (Over Dimension and Over Loading), adanya rancangan pembentukan Peraturan Wali Kota, belum tersedianya terminal angkutan barang, serta lambatnya respons terhadap pengaduan masyarakat. Peneliti menyarankan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk segera mengesahkan Peraturan Wali Kota yang lebih teknis, membangun terminal angkutan barang, serta memperkuat koordinasi antarinstansi agar memberikan efek jera kepada pelanggar.
Pengaruh Literasi Digital, Penggunaan Media Pembelajaran, dan Efikasi Diri terhadap Motivasi Belajar Pemasaran Digital Siswa Kelas XI Pemasaran SMK Negeri Kota Surakarta Wulan Utami; Harini Harini
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital, penggunaan media pembelajaran, dan efikasi diri terhadap motivasi belajar pemasaran digital siswa kelas XI Pemasaran SMK Negeri Kota Surakarta. Latar belakang penelitian didasarkan pada lulusan SMK yang menjadi kelompok dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi dari tahun 2021-2025. Hal tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian kompetensi yang dimiliki lulusan vokasi yang seharusnya lulusan tersebut menguasai kombinasi keahlian teknis dan kemampuan interpersonal agar lebih siap menghadapi dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI Program Keahlian Pemasaran SMK Negeri Kota Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate random sampling dan terpilih sampel sebanyak 165 responden. Pengumpulan data berupa instrumen kuesioner untuk mengukur variabel literasi digital, penggunaan media pembelajaran, efikasi diri, dan motivasi belajar pemasaran digital dengan skala likert yang disebarkan melalui google form. Teknik analisis data berupa analisis statistik deskriptif dan hipotesis berupa uji t menggunakan software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital, penggunaan media pembelajaran, dan efikasi diri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar pemasaran digital. Dengan demikian, peningkatan motivasi belajar pemasaran digital dapat dipengaruhi oleh tingkat literasi digital yang tinggi, penggunaan media pembelajaran yang efektif dan interaktif, serta tingkat efikasi diri yang tinggi.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Perlindungan Diri terhadap Keluhan Kesehatan Porter Rahel Pebriani; Yonathan Suryo Pambudi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1663

Abstract

Terminal Tirtonadi Surakarta merupakan kawasan transportasi dengan aktivitas kendaraan dan mobilitas manusia yang tinggi sehingga porter berpotensi mengalami paparan lingkungan kerja secara berulang. Paparan asap kendaraan, debu, panas, kepadatan aktivitas, dan sirkulasi udara yang kurang optimal dapat memicu keluhan kesehatan subjektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kondisi lingkungan kerja dan perilaku perlindungan diri terhadap keluhan kesehatan subjektif pada porter di Terminal Tirtonadi Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Sampel berjumlah 32 porter dan ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang mengukur kondisi lingkungan kerja, perilaku perlindungan diri, dan keluhan kesehatan subjektif. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keluhan kesehatan subjektif dengan koefisien 0,848, nilai t 29,768, dan signifikansi 0,000. Perilaku perlindungan diri tidak berpengaruh signifikan secara parsial dengan koefisien -0,001, nilai t -0,054, dan signifikansi 0,957. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F 444,948 dan signifikansi 0,000. Koefisien determinasi sebesar 0,968 menunjukkan bahwa model menjelaskan 96,8% variasi keluhan. Disimpulkan bahwa keluhan kesehatan subjektif porter lebih kuat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kerja daripada perilaku perlindungan diri secara parsial. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian sumber paparan, perbaikan sirkulasi udara, penyediaan area istirahat nyaman, dan edukasi perlindungan diri bagi porter di lingkungan terminal secara lebih terarah.
Konflik Batin Tokoh Ade Dalam Novel Cerita Ade Karya Nia Ramadhani; Kajian Psikologi Sastra Jesica Trisna Levia Sagala; Yundi Fitrah; Siti Fitriah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1664

Abstract

Penelitian ini mengkaji konflik batin yang dialami tokoh utama bernama Ade dalam novel semi-autobiografis berjudul Cerita Ade karya Nia Ramadhani. Masalah utama dalam penelitian ini berpusat pada benturan psikologis tokoh Ade yang menghadapi trauma masa kecil akibat perceraian orang tua serta jerat adiksi narkoba. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menjelaskan bentuk-bentuk konflik batin tokoh Ade menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori Psikologi Individual Alfred Adler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data berupa kutipan kata, frasa, dan kalimat yang mencerminkan gejolak emosional tokoh diperoleh melalui teknik simak dan catat, yang kemudian diuji keabsahannya menggunakan triangulasi teori serta dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian dan konflik batin tokoh Ade terwujud melalui enam prinsip utama psikologi individual Adler. Perasaan rendah diri tokoh Ade muncul dari kecemasan sosial, rasa bersalah atas adiksi, serta stigma hukum. Tokoh Ade kemudian membangun finalisme semu dan gaya hidup menghindar untuk melarikan diri dari realitas. Namun, melalui prinsip diri kreatif yang optimal saat menjalani rehabilitasi serta didukung oleh minat sosial yang sehat berupa empati dari keluarga, tokoh Ade mampu mentransformasikan penderitaannya. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa tokoh Ade berhasil melakukan kompensasi positif menuju prinsip perjuangan superioritas yang sehat. Ia mampu mengatasi keterpurukan masa lalu, menerima identitas dirinya apa adanya, dan menata kembali kehidupan baru yang adaptif serta bermakna.
Status Nutrisi Vitamin D, Regulasi Jalur Metabolik, dan Ekspresi Vitamin D Receptor terhadap Profil Sitokin serta Stres Oksidatif pada Ibu Hamil dengan Risiko Preeklampsia: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Raden Roro Pratiwi Madya Putri; Himmi Marsiati; Dicky Budiman; Sri Wuryanti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1665

Abstract

Latar Belakang: Defisiensi Vitamin D merupakan masalah malnutrisi mikronutrien global pada ibu hamil yang berkaitan erat dengan tingginya risiko komplikasi multiorgan seperti preeklampsia. Intervensi preventif di fasilitas kesehatan primer sering kali mengabaikan aspek bioavailabilitas seluler, di mana kecukupan asupan pangan atau suplemen tidak selalu menjamin pemulihan status gizi akibat adanya faktor genetik (polimorfisme) yang membatasi penyerapan tubuh. Secara gizi-endokrinologi, gangguan regulasi jalur metabolik dan rendahnya ikatan reseptor memicu iskemia plasenta yang memanifestasikan peningkatan sitokin pro-inflamasi serta akumulasi stres oksidatif sistemik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi korelasi status gizi Vitamin D, aktivitas regulasi metabolik, dan ekspresi Vitamin D Receptor terhadap profil sitokin serta marker stres oksidatif pada ibu hamil dengan risiko preeklampsia. Metode: Tinjauan sistematis dan meta-analisis ini dirancang secara terstruktur menggunakan metodologi Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses. Penjaringan artikel ilmiah difokuskan pada database PubMed, Scopus, dan Cochrane Library dengan objek studi berupa intervensi pangan kaya kalsiferol, paparan matahari, serta regimen suplemen. Validitas data diuji menggunakan instrumen Cochrane dan Skala Newcastle-Ottawa sebelum dianalisis secara statistik. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa asupan gizi pangan hewani (ikan berlemak, kuning telur) dan minuman fortifikasi yang dikombinasikan dengan paparan sinar matahari efektif menyediakan prekursor nutrisi. Prekursor tersebut harus dipecah melalui sistem regulasi metabolik tubuh menjadi bentuk aktif Vitamin D3 (kalsitriol) agar dapat diutilisasi oleh jaringan plasenta. Proses biokimia zat gizi ini terbukti meningkatkan ekspresi Vitamin D Receptor secara signifikan guna menekan transkripsi sitokin pro-inflamasi Tumor Necrosis Factor-Alpha dan Interleukin-6. Sebaliknya, ikatan kompleks reseptor tersebut mendorong peningkatan kadar sitokin anti-inflamasi Interleukin-10 di sirkulasi maternal. Aktivitas pemecahan Vitamin D3 aktif yang optimal juga terbukti menurunkan kadar malondialdehida selaku marker peroksidasi lipid. Pada saat yang sama, mekanisme seluler ini memicu upregulasi enzim antioksidan endogen superoksida dismutase untuk memitigasi disfungsi endotel. Analisis dosis mengonfirmasi bahwa regimen intervensi klinis 1.000 hingga 2.000 IU/hari serta dosis koreksi defisiensi hingga 4.000 IU/hari efektif mempercepat pencapaian status sufisiensi serum (>30 ng/mL). Hasil akhir klinis memperlihatkan perbaikan parameter vaskular pada ultrasonografi Doppler arteri uterina dan penurunan insidensi preeklampsia yang signifikan. Kesimpulan: Pemenuhan target nutrisi Vitamin D yang diimbangi kelancaran konversi bentuk aktif dan optimalnya fungsi ikatan Vitamin D Receptor efektif meregulasi homeostasis imunologis maternal. Ahli gizi dan klinisi disarankan untuk menyusun panduan terapi nutrisi terstandarisasi dengan mempertimbangkan variabilitas genetik penyerapan pasien. Pemantauan status metabolik mikronutrien ini sangat direkomendasikan sebagai algoritma preventif tambahan di faskes primer. Implikasi: Secara nyata, optimalisasi pemecahan bentuk aktif Vitamin D pada ibu hamil mampu melancarkan sirkulasi aliran darah dan transfer nutrisi uteroplasenta, mencegah komplikasi kejang eklampsia, serta menekan angka morbiditas multiorgan pasien.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Petani Kelapa Sawit di Desa Sadar Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara Amanda Fikria; A. Nur Achsanuddin; Muhammad Rusdi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, luas lahan, biaya produksi, dan harga jual terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Sadar, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian berjumlah 70 petani kelapa sawit, sedangkan sampel sebanyak 28 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik Simple Random Sampling. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan modal, luas lahan, biaya produksi, dan harga jual berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani kelapa sawit. Secara parsial, masing-masing variabel, yaitu modal, luas lahan, biaya produksi, dan harga jual, juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani. Di antara keempat variabel tersebut, luas lahan merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap peningkatan pendapatan petani. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin luas lahan yang dikelola, semakin besar peluang petani meningkatkan hasil produksi dan pendapatan usahatani. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan efisiensi penggunaan modal dan biaya produksi serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia. Selain itu, pemerintah diharapkan dapat memperkuat dukungan melalui penyuluhan, penyediaan akses permodalan yang lebih mudah, serta kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga jual kelapa sawit guna meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Efektivitas Penggunaan Film Edukatif Terhadap Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas VII SMP Tunas Harapan Rahelia Naomi Fernanda S; Ade Siti Haryanti; Astuti Samosir
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan film edukatif terhadap keterampilan menulis narasi siswa kelas VII SMP Tunas Harapan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis narasi siswa yang ditunjukkan oleh kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun alur cerita secara runtut, serta menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan narasi. Kondisi tersebut menyebabkan hasil belajar siswa dalam menulis narasi belum mencapai hasil yang optimal sehingga diperlukan penggunaan media pembelajaran yang lebih menarik dan efektif. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa kelas VII SMP Tunas Harapan. Data diperoleh melalui tes keterampilan menulis narasi yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis Paired Sample t-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 61,30 meningkat menjadi 78,70 pada posttest dengan selisih sebesar 17,40 poin. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,001 atau lebih kecil dari 0,05 sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, penggunaan film edukatif efektif terhadap keterampilan menulis narasi siswa kelas VII SMP Tunas Harapan. Temuan ini menunjukkan bahwa film edukatif dapat membantu siswa mengembangkan ide cerita, memahami alur, meningkatkan kreativitas, dan menuangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan narasi secara lebih baik.
Hubungan Higiene Sanitasi Lingkungan Dengan Kepadatan Lalat Pada Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Di UPTD Pelabuhan Perikanan Batulicin M. Munir
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1669

Abstract

Higiene sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat dapat meningkatkan keberadaan vektor penyakit, termasuk lalat. Lalat berperan sebagai vektor mekanis berbagai penyakit yang dapat mencemari bahan pangan dan lingkungan. Berdasarkan observasi awal di Tempat Pemasaran Ikan (TPI) UPTD Pelabuhan Perikanan Batulicin, masih ditemukan sisa ikan berserakan, genangan air, dan saluran drainase yang kurang terpelihara sehingga berpotensi meningkatkan risiko pencemaran lingkungan dan penularan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan higiene sanitasi lingkungan dengan kepadatan lalat di TPI UPTD Pelabuhan Perikanan Batulicin. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada lima area pengamatan menggunakan lembar checklist untuk menilai higiene sanitasi lingkungan, sedangkan kepadatan lalat diukur menggunakan metode fly grill. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan distribusi masing-masing variabel dan secara bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian pada 45 unit observasi menunjukkan bahwa kondisi higiene sanitasi lingkungan kategori baik sebanyak 18 (40,0%), cukup 9 (20,0%), dan buruk 18 (40,0%). Kepadatan lalat kategori tinggi ditemukan pada 30 (66,7%) unit observasi, sedang 12 (26,7%), dan rendah 3 (6,7%). Hasil uji Fisher's Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara higiene sanitasi lingkungan dengan kepadatan lalat (p=0,264). Disimpulkan bahwa higiene sanitasi lingkungan tidak berhubungan secara signifikan dengan kepadatan lalat di TPI UPTD Pelabuhan Perikanan Batulicin. Meskipun demikian, sebagian besar area masih memiliki kepadatan lalat yang tinggi sehingga perbaikan pengelolaan sampah, drainase, limbah, dan kebersihan lingkungan tetap diperlukan sebagai upaya pengendalian vektor serta menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.