cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,464 Documents
Pengaruh Kualitas Fitur Pengaduan PLN Mobile dan Orientasi Pelayanan Karyawan Terhadap Kepuasan Pelanggan di PLN UP3 Bandengan Jakarta Utara Amelia Putri; Faif Yusuf
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas fitur pengaduan PLN Mobile dan orientasi pelayanan karyawan terhadap kepuasan pelanggan pada PT PLN (Persero) UP3 Bandengan Jakarta Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan PLN UP3 Bandengan, dengan jumlah sampel sebanyak 94 responden yang ditentukan melalui teknik accidental sampling dan rumus Slovin. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas fitur pengaduan PLN Mobile berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai Thitung sebesar 4,433 dan signifikansi 0,000; (2) Orientasi pelayanan karyawan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai Thitung sebesar 7,458 dan signifikansi 0,000; (3) Secara simultan, kualitas fitur pengaduan PLN Mobile dan orientasi pelayanan karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai Fhitung sebesar 115,945 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut mampu menjelaskan 70,7% variasi kepuasan pelanggan, sedangkan 29,3% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.
Efektivitas Model Make a Match Berbantuan PASIKATU terhadap Pemahaman Konsep Sikap Persatuan dan Kesatuan pada Siswa Kelas II Naila Azzahra Ramadhani; Arzella Devi Ristia Putri; Isqina Lulu'ul Afifah; Nuzulun Niswah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran Make a Match berbantuan media PASIKATU terhadap pemahaman konsep sikap persatuan dan kesatuan pada siswa kelas II. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan siswa dalam mengklasifikasikan contoh perilaku sehari-hari ke dalam lima sikap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, yaitu cinta tanah air, membina persatuan dan kesatuan, rela berkorban, hidup rukun, dan tolong-menolong. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah 17 siswa kelas II SD 1 Bakalan Krapyak yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep sebanyak 15 soal, terdiri atas 12 soal pilihan ganda dan 3 soal uraian, yang disusun berdasarkan indikator mencontohkan, mengklasifikasikan, dan menjelaskan. Hasil uji normalitas menunjukkan data pretest-posttest berdistribusi normal (p = 0,439 > 0,05), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Paired Sample t-Test dan uji One Sample t-Test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai posttest dibandingkan pretest (rata-rata pretest 64,35 menjadi 79,59; t = -5,742; p = 0,000 < 0,05) dengan N-Gain sebesar 0,44 (kategori sedang). Hasil uji One Sample t-Test juga menunjukkan bahwa rata-rata posttest secara signifikan melampaui nilai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 70 (t = 2,600; p = 0,019 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa model Make a Match berbantuan media PASIKATU efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep sikap persatuan dan kesatuan siswa kelas II secara signifikan dan telah mencapai standar ketuntasan yang ditetapkan.
Analisis Biaya Persediaan Kedelai Mengunakan Metode Economic Order Quantity Riffan Galuh Mandhastyas; Syarah Rizkia Feriaty; Gusman Simon
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1688

Abstract

Tujuan dari studi ini guna “menganalisis dan mengoptimalkan biaya persediaan bahan baku kedelai melalui metode Economic Order Quantity (EOQ) pada Rumah Tempe Pak Agus”. Masalah utama usaha ini adalah tingginya frekuensi pemesanan konvensional tanpa perhitungan terstruktur, sehingga memicu pemborosan biaya pesan dan risiko stock-out yang mengganggu produksi. Penelitian kuantitatif deskriptif ini memanfaatkan data penggunaan kedelai tahun 2025, biaya pemesanan, beserta biaya penyimpanan selaku variabel analisis. Tahapan penelitian meliputi perhitungan kuantitas pemesanan optimal, safety stock, frekuensi pemesanan, ROP, serta perbandingan TIC. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan konvensional menghasilkan pemesanan sejumlah 263 kali tiap tahunnya disertai total biaya persediaan Rp6.312.000. Sementara kuantitas pemesanan optimal sebesar 314 kg per pesanan dihasilkan oleh metode EOQ sejumlah hanya 49 kali per tahun. Selain itu, ditetapkan safety stock sejumlah 103 kg dan ROP pada tingkat 162 kg. Total biaya persediaan bisa menurun menjadi Rp2.357.580 berkat penerapan metode EOQ. Terbukti dari temuan ini bahwasanya metode EOQ bisa menekan biaya persediaan sebesar Rp3.954.420 atau hemat 62,65% sekaligus meningkatkan keandalan ketersediaan bahan baku. Dapat disimpulkan, implementasi EOQ yang dipadukan dengan safety stock beserta ROP terbukti efektif mengoptimalkan manajemen pengendalian persediaan pada skala UMKM.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Kunjungan Ulang Poli Obstetric dan Gynecologi Rumah Sakit Wulan Windi Medan Tahun 2025 Jumadiah Wardati; Yeni Trisna Purba; Santi Widya Purba; Pajriani Khairunnisa
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1692

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pasien serta mendorong minat kunjungan ulang ke fasilitas pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan dapat diukur melalui dimensi RATER (Reliability, Assurance, Tangibles, Empathy, dan Responsiveness) yang berpengaruh terhadap persepsi pasien terhadap pelayanan yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat kunjungan ulang pasien di Poli Obstetric dan Gynecology Rumah Sakit Wulan Windi Medan Tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien Poli Obstetric dan Gynecology sebanyak 60 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kategori pelayanan petugas administrasi yang baik, sebanyak 46 responden (76,7%), terdiri atas 24 responden (40,0%) yang berminat melakukan kunjungan ulang dan 22 responden (36,7%) yang tidak berminat melakukan kunjungan ulang. Sementara itu, pada kategori pelayanan administrasi kurang baik, sebagian besar responden tidak berminat melakukan kunjungan ulang. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa pelayanan petugas administrasi berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan ulang dengan nilai p = 0,003 (p < 0,05). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan memengaruhi minat kunjungan ulang adalah pelayanan perawat dengan nilai p = 0,001 dan OR = 36,026, yang menunjukkan bahwa pasien yang memperoleh pelayanan perawat yang baik memiliki peluang sekitar 36 kali lebih besar untuk melakukan kunjungan ulang dibandingkan pasien yang memperoleh pelayanan kurang baik. Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, terutama pelayanan perawat dan administrasi, menjadi faktor utama dalam meningkatkan minat kunjungan ulang pasien di Poli Obstetric dan Gynecology Rumah Sakit Wulan Windi Medan.  
Implikasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 Terhadap Tata Kelola Dan Kemandirian Pesantren Dalam Perspektif Good Governance Hadiyanto Arief; Evi Susanti; Refani Nuril Husna
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1693

Abstract

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren merupakan landasan hukum yang memperkuat pengakuan, pemberdayaan, dan pengembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat dalam sistem hukum nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 terhadap tata kelola dan kemandirian pesantren dalam perspektif good governance. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang mencakup peraturan perundang-undangan, buku, dan artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 mendorong penguatan tata kelola pesantren melalui peningkatan legalitas kelembagaan, akuntabilitas, transparansi, partisipasi pemangku kepentingan, serta efektivitas penyelenggaraan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Regulasi tersebut juga memperluas peluang terwujudnya kemandirian pesantren melalui penguatan kelembagaan, diversifikasi sumber pendanaan, pengembangan unit usaha, dan optimalisasi pengelolaan aset produktif serta kemitraan strategis. Namun demikian, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kapasitas kelembagaan, kualitas kepemimpinan, dan penerapan prinsip-prinsip good governance. Dengan demikian, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 berperan sebagai instrumen penguatan tata kelola yang mendukung terwujudnya kemandirian pesantren secara berkelanjutan tanpa menghilangkan karakteristik dan nilai-nilai kepesantrenan.
Analisis Etika Bisnis terhadap Peredaran Kapsul Pemutih Ilegal Merek LSW di Indonesia Septya Syahputri; Yohanita Yohanita; Yohanes Stevano Geli Pea; Bayu Satyayoga Purwidyasmara
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1694

Abstract

Perkembangan industri kosmetik di Indonesia memberikan berbagai pilihan produk bagi masyaraka, namun juga diikuti dengan meningkatnya peredaran kosmetik ilegal yang belum memenuhi ketentuan keamanan dan legalitas. Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah kapsul merek LSW yang dipasarkan melalui media digital dengan berbagai manfaat klaim. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai penerapan etika bisnis oleh pelaku usaha serta perlindungan terhadap hak-hak konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peredaran kapsul pemutih ilegal merek LSW di Indonesia berdasarkan prinsip etika bisnis, perlindungan konsumen, serta ditinjau dari perspektif Public Relations. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan (library Research). data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, peraturan perundang-undangan, dan publikasi resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peredaran kapsul pemutih ilegal belum mencerminkan prinsip etika bisnis, khususnya pada aspekkejujuran, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap regulasi. Dari sisi perlindungan konsumen, produk yang dipasarkan tanpa legalitas dapat merugikan masyarakat karena tidak memberikan jaminan keamanan dan kepastuan hukum. Sementara itu, Public Relations memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang transparan dan edukatif sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih produk kosmetik yang aman dan legal.
Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Internal terhadap Proses Siklus Penjualan pada PT Java Vapor Indonesia Devina Stephanie Tanuwijaya; Yulia Setyarini
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1695

Abstract

Meningkatnya tren penggunaan vape sebagai alternative rokok konvensional yang telah mendorong pertumbuhan industry vape, terutama di kalangan anak muda. Pertumbuhan tersebut menyebabkan peningkatkan aktivitas penjualan dan persaingan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian internal pada siklus penjualan kredit di PT Java Vapor Indonesia yang berdasarkan kerangka Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis ini dilakukan berdasarkan dengan lima komponen COSO, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pengawasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum PT Java Vapor Indonesia telah menerakan sistem pengendalian internal yang cukup baik dan sebagian besar telah sesuai dengan prinsip COSO. Perusahaan juga telah memiliki struktur organisasi yang jelas, SOP yang sudah ada, dan sistem ERP, serta mekaniskme pengawasan dan pengendalian yang mendukung efektivitas operasional. Namun, masih ada ditemukan beberapa kelemahan, seperti adanya rangkap jabatan, dan human error dalam proses pengiriman barang, kendala pada sistem ERP, komunikasi internal yang belum sepenuhnya efektif, serta belum optimalnya penyesuaian pengendalian terhadap perubahan struktur organisasi. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan perbaikan pada aspek-aspek tersebut agar sistem pengendalian internal dapat berjalan lebih efektif dan optimal.
Studi Stabilitas dan Efisiensi Metode Iterasi Fixed Point pada Fungsi Kontinu Maria Triani Mbejo; Ledi Alde Nopa; Meisy Wulandari; Anisa Zalinty; Maria Rosmelinda Rona Pani; Nanda Jarti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1696

Abstract

Metode iterasi titik tetap merupakan salah satu metode numerik yang sederhana untuk menyelesaikan persamaan nonlinear. Namun, keberhasilan metode ini sangat bergantung pada pemilihan bentuk fungsi iterasi   yang tepat, terutama dalam hal stabilitas dan efisiensi komputasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas dan efisiensi metode iterasi titik tetap pada berbagai fungsi kontinu, serta merumuskan panduan praktis bagi praktisi informatika dalam mengimplementasikan metode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan simulasi komputasi menggunakan Python. Sepuluh fungsi kontinu dengan karakteristik berbeda diuji, meliputi fungsi polinomial, fungsi transenden, serta fungsi kontinu non-diferensiabel. Setiap fungsi dikonstruksi menjadi minimal tiga bentuk fungsi iterasi yang berbeda. Eksperimen dilakukan dengan memvariasikan tebakan awal dan membandingkan hasilnya dengan metode Newton-Raphson serta metode bagi dua. Parameter yang diamati meliputi status konvergensi, jumlah iterasi, waktu eksekusi, dan error akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria    merupakan prediktor stabilitas yang andal. Semakin kecil nilai  , semakin cepat konvergensi yang dicapai. Fungsi iterasi dengan   memerlukan 24 iterasi, sementara dengan   memerlukan 112 iterasi untuk akurasi yang sama. Metode Newton-Raphson memiliki efisiensi tertinggi (4-6 iterasi) namun memerlukan turunan fungsi. Penelitian ini menghasilkan panduan praktis pemilihan fungsi iterasi berdasarkan nilai  . Kesimpulannya, pemilihan bentuk fungsi iterasi yang tepat sangat menentukan stabilitas dan efisiensi metode iterasi titik tetap pada fungsi kontinu. Metode iterasi titik tetap merupakan salah satu metode numerik yang sederhana untuk menyelesaikan persamaan nonlinear. Namun, keberhasilan metode ini sangat bergantung pada pemilihan bentuk fungsi iterasi   yang tepat, terutama dalam hal stabilitas dan efisiensi komputasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas dan efisiensi metode iterasi titik tetap pada berbagai fungsi kontinu, serta merumuskan panduan praktis bagi praktisi informatika dalam mengimplementasikan metode tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan simulasi komputasi menggunakan Python. Sepuluh fungsi kontinu dengan karakteristik berbeda diuji, meliputi fungsi polinomial, fungsi transenden, serta fungsi kontinu non-diferensiabel. Setiap fungsi dikonstruksi menjadi minimal tiga bentuk fungsi iterasi yang berbeda. Eksperimen dilakukan dengan memvariasikan tebakan awal dan membandingkan hasilnya dengan metode Newton-Raphson serta metode bagi dua. Parameter yang diamati meliputi status konvergensi, jumlah iterasi, waktu eksekusi, dan error akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria    merupakan prediktor stabilitas yang andal. Semakin kecil nilai  , semakin cepat konvergensi yang dicapai. Fungsi iterasi dengan   memerlukan 24 iterasi, sementara dengan   memerlukan 112 iterasi untuk akurasi yang sama. Metode Newton-Raphson memiliki efisiensi tertinggi (4-6 iterasi) namun memerlukan turunan fungsi. Penelitian ini menghasilkan panduan praktis pemilihan fungsi iterasi berdasarkan nilai  . Kesimpulannya, pemilihan bentuk fungsi iterasi yang tepat sangat menentukan stabilitas dan efisiensi metode iterasi titik tetap pada fungsi kontinu.
Optimasi Alur Produksi untuk Meningkatkan Produktivitas di Perusahaan Manufaktur PT. XYZ Bagus Aji Saputra; Azhari Saputra; Alam Maulana; Putra Pamungkas
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1697

Abstract

Produktivitas merupakan salah satu indikator utama keberhasilan perusahaan manufaktur dalam menghadapi persaingan industri yang semakin kompetitif. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas adalah mengoptimalkan alur produksi melalui penerapan prinsip-prinsip Lean Manufacturing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimasi alur produksi terhadap produktivitas di PT. XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan eksplanatori. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 200 karyawan bagian produksi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi alur produksi berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 4,12, sedangkan produktivitas perusahaan berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,18. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 12,584 + 0,768X dengan koefisien determinasi (R² = 0,612), yang menunjukkan bahwa optimasi alur produksi mampu menjelaskan 61,20% variasi produktivitas perusahaan. Uji hipotesis menunjukkan pengaruh positif dan signifikan antara optimasi alur produksi terhadap produktivitas (t = 17,643; p < 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa pengurangan waktu tunggu, kelancaran aliran material, serta standarisasi prosedur kerja berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas proses produksi dan produktivitas perusahaan secara berkelanjutan.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa di Desa Cibitung Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi Neng Fuziah; Yana Fajar FY. Basori; Rizki Hegia Sampurna
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1698

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan desa, namun realisasinya di tingkat akar rumput sering kali belum sesuai dengan harapan normatif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Desa Cibitung, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, dengan menggunakan kerangka teori partisipasi Cohen dan Uphoff (2012) yang meliputi empat tahapan, yaitu pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap Kepala Desa, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan warga yang dipilih secara purposif. Kredibilitas data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi melalui Musyawarah Dusun (Musdus), Musyawarah Desa (Musdes), dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), meskipun keterbatasan anggaran membatasi realisasi usulan. Partisipasi pada tahap pelaksanaan tetap terjaga melalui gotong royong, walaupun keterlibatan pihak ketiga pada proyek berskala besar mengurangi keterlibatan langsung masyarakat. Masyarakat merasakan manfaat nyata dari pembangunan jalan dan jembatan serta umumnya turut memeliharanya, sementara partisipasi pada tahap evaluasi masih bersifat reaktif. Secara keseluruhan, partisipasi masyarakat telah terjadi pada setiap tahapan namun belum mencapai tingkat optimal, sehingga diperlukan mekanisme pelibatan masyarakat yang lebih sistematis.