cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Kajian Regulasi dan Proses Bisnis Penilaian Biaya PSC Cost Recovery: Studi Kasus Putusan Pajak Tahun 2020 Aisha Salsabila; Ade Lia Septiana Putri; Alfindo Wira Yudha Pradana; Debora Nurhary Grecia Marpaung; Ilham Agista Putranto; Luthfia Almas
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tap99298

Abstract

This study analyzes regulatory alignment and the effectiveness of business processes in assessing cost reasonableness under the Production Sharing Contract (PSC) cost recovery scheme in Indonesia’s upstream oil and gas sector. The study is motivated by the high number of tax disputes arising from cost recovery adjustments previously approved by SKK Migas, as reflected in the 2020 Tax Court decisions. A qualitative descriptive approach is applied through regulatory analysis, case studies of Tax Court rulings, and evaluation of cost control business processes using secondary data, including statutory regulations, SKK Migas operational guidelines, and tax dispute decisions. The findings show that, at the normative level, cost recovery and oil and gas taxation regulations are aligned through the uniformity principle. However, the use of broadly defined terms in the negative list of operating costs has led to interpretative differences, moral hazards, and dual oversight between SKK Migas and the Directorate General of Taxes. These conditions contribute to increased tax disputes, legal uncertainty, and instability in state revenue.
Resiliensi Klien Rehabilitasi NAPZA ditinjau dari Dukungan Sosial di Kota Surabaya Ihsan Ridho Maarief; Arfin Nurma Halida
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/sjwnt970

Abstract

Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia terus meningkat, menimbulkan tantangan psikologis yang serius bagi individu yang menjalani rehabilitasi. Salah satu kemampuan psikologis utama yang diperlukan untuk bertahan dalam proses rehabilitasi adalah ketahanan. Dukungan sosial telah diusulkan sebagai faktor eksternal yang secara signifikan mempengaruhi ketahanan; namun, bukti empiris yang secara khusus mengkaji hubungan ini di kalangan klien rehabilitasi aktif di Indonesia masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan sosial dan ketahanan di kalangan klien rehabilitasi narkoba di Surabaya. Studi ini menggunakan desain korelasi kuantitatif dengan 165 responden yang direkrut dari enam lembaga rehabilitasi narkoba di Surabaya, dipilih melalui sampling acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan dua skala psikologis: Skala Dukungan Sosial (SPS) yang dikembangkan oleh Cutrona dan Russell untuk mengukur dukungan sosial, dan Skala Ketahanan Connor-Davidson (CD-RISC) untuk mengukur ketahanan, keduanya dalam versi Indonesia yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan korelasi momen produk Pearson dengan bantuan perangkat lunak JASP 18.0. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif dan signifikan antara dukungan sosial dan ketahanan, dengan koefisien korelasi sebesar 0.323, yang menunjukkan hubungan yang rendah hingga sedang. Dukungan sosial berkontribusi sebesar 10,4% terhadap varians ketahanan, sementara sisanya 89,6% disebabkan oleh faktor lain. Sebagian besar responden dikategorikan pada tingkat sedang untuk kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan sosial memainkan peran yang berarti namun parsial dalam membangun ketahanan di kalangan klien rehabilitasi narkoba, dan bahwa pendekatan intervensi multifaktorial diperlukan untuk memperkuat ketahanan secara komprehensif selama proses rehabilitasi.
Implementasi Kebijakan tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Suherman; Agus Fatah Hidayat; Basuki Rahmat
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7wavyb67

Abstract

Peningkatan percepatan pengurangan stunting telah menjadi prioritas pembangunan nasional karena dampaknya yang jangka panjang terhadap kualitas modal manusia dan produktivitas. Meskipun telah diterapkan berbagai kebijakan di tingkat lokal, ketidakmerataan kinerja program antar wilayah tetap terlihat, termasuk di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan percepatan pengurangan stunting di Kecamatan Karangnunggal menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III, yang menekankan empat variabel kunci: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisisdokumendilimadesayangdipilihsecarapurposif,mewakilivariasi karakteristik geografis dan distribusi kasus stunting. Data dianalisis secara deskriptifdananalitisdenganmenghubungkantemuanempiriskekerangka teoritis implementasi kebijakan. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi kebijakandilakukansecarahierarkisdankonsisten;pelaksanamenunjukkan sikap mendukung; dan struktur birokrasi secara formal dibentuk melalui TimPercepatanPenurunanStunting(TPPS)ditingkatkecamatandandesa. Namun, perbedaan intensitas implementasi antar desa tetap terjadi. Perbedaan ini lebih konsisten dijelaskan oleh kecukupan dan distribusi sumberdayadalammenanggapikondisigeografis dan penyebaran populasi sasaran.Ketersediaanadministratifsumberdayatidakselalumencerminkan kecukupan operasional di lapangan. Studiini menyoroti pentingnya alokasi sumber daya yang sensitif terhadap konteks untuk memperkuat implementasikebijakandidaerahpedesaanyangheterogensecarageografis.
Analisis Penyebab Kekalahan DJP dalam Sengketa Pengadilan Pajak: Studi Kasus Pembuktian pada Putusan PUT-000094.18/2020/PP/M.XIVA Muhammad Jusuf; Riska Lailatul Fitri; Sharah Agastya; Silsilia Sindy Dwijayanti; Verinsa Briliana Susmawati; Zaki Prafitra Haya
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/sm25as91

Abstract

Tingginya tingkat kekalahan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam sengketa di Pengadilan Pajak menunjukkan adanya persoalan mendasar pada aspek pembuktian, salah satunya dalam penilaian Pajak Bumi dan Bangunan dalam rangka penentuan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab kekalahan DJP dalam sengketa Pengadilan Pajak melalui studi kasus Putusan Nomor PUT-000094.18/2020/PP/M.XIVA Tahun 2022 dan memberikan rekomendasi upaya perbaikan bagi DJP. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal deskriptif-evaluatif, melalui analisis putusan, regulasi penilaian pajak, serta wawancara dengan penilai pajak, penelaah keberatan, dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekalahan DJP disebabkan oleh kompetensi Penilai dan Penelaah Keberatan, alat bukti, kualitas data, koordinasi internal DJP, beban kerja (kuantitas Penilai), rekrutmen Penilai, dan proses bisnis penilaian. Berdasarkan faktor-faktor ini, DJP dapat melakukan upaya perbaikan berupa perbaikan proses bisnis penilaian, rekrutmen Penilai, standardisasi proses penelaahan keberatan dan penilaian, sosialisasi dan transfer knowledge, serta koordinasi internal.
The Role of Social Media in Stunting Prevention Education among Mothers of Toddlers: A Narrative Review Honesty Pujiyani; Nindi Pramesthi V. Putri; Nadia D. Rosanti; Renidya Asyura M.D. Fa’ni; Fatihah Wari Nurjanah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bebbk198

Abstract

Stunting continues to be a significant public health concern across many developing nations, including Indonesia, and is closely associated with inadequate maternal knowledge and suboptimal infant feeding practices. The rapid expansion of digital technology has created opportunities to utilize social media as a medium for health education. This study aimed to narratively review the utilization of social media as an educational instrument for stunting prevention. A narrative review design was applied by searching articles in Science Direct and PubMed published between 2020 and 2025. Eligible studies were primary research articles in English or Indonesian that examined social media–based education related to stunting among mothers, adolescent girls, parents, or the community. The selected studies were analysed descriptively and synthesized narratively. The findings showed that most studies employed quasi-experimental and pretest–posttest designs. WhatsApp was the most frequently used platform, followed by other social media, Instagram and TikTok. Overall, social media based interventions consistently improved knowledge, in several studies, also enhanced attitudes and preventive practices related to stunting. Messaging platforms were particularly useful for sustained education, while short video platforms demonstrated strong potential for increasing engagement among younger audiences. Supporting factors included high accessibility, time flexibility, and attractive visual content, whereas barriers involved variations in digital literacy, limited internet access, and heterogeneity of study designs. In conclusion, social media is promising and effective for stunting prevention education and should be integrated into maternal and child health programs to strengthen the reach and continuity of nutrition education.
Remunerasi, Work-life Balance dan Budaya Organisasi : Studi terhadap Produktivitas Gen Z di KEK Industropolis Batang Nurlita; Arif Wahyu Wirawan
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/x0f9s231

Abstract

Produktivitas Generasi Z di KEK Industropolis Batang menjadi isu penting karena tingginya tingkat keluar-masuk tenaga kerja yang didominasi pekerja usia muda. Kondisi ini menunjukkan adanya faktor organisasi yang memengaruhi produktivitas, khususnya remunerasi, Work-life Balance (WLB), dan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh remunerasi, Work-life Balance, dan budaya organisasi terhadap produktivitas Generasi Z di KEK Industropolis Batang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 97 responden Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari populasi 3.598 karyawan. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 26, serta melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi, Work-life Balance, dan budaya organisasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas dengan nilai signifikansi 0,000 dan Adjusted R Square sebesar 0,792. Secara parsial, ketiga variabel juga berpengaruh signifikan, dengan budaya organisasi sebagai variabel yang paling dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan produktivitas Generasi Z tidak hanya dipengaruhi oleh aspek finansial, tetapi juga oleh keseimbangan kehidupan kerja serta budaya organisasi yang suportif dan adaptif. Temuan ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk mengelola ketiga aspek tersebut secara optimal guna meningkatkan produktivitas karyawan Gen Z.
Hubungan Antara Keikutsertaan pada Kelas Ibu Hamil dengan Penggunaan Kontrasepsi Pasca Salin di Puskesmas Sidemen Ni Nyoman Widiasih; Ni Nyoman Suindri; Gusti Ayu Eka Utarini
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/yq175m87

Abstract

Kelas ibu hamil memberikan banyak informasi tentang perawatan kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi dan penggunaan KB pascasalin, namun cakupan Kb pascasalin masih rendah. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara keikutsertaan kelas ibu hamil dengan penggunaan kontrasepsi pascasalin di Puskesmas Sidemen. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, besar sampel 82 yang diambil secara purposive sampling. Jenis data sekunder yang diambil dari register ibu hamil dan register KB. Analisa data dengan chi square. Hasil penelitian karakteristik umur paling banyak responden berada pada kelompok umur 20-35 tahun yaitu 66 orang (80,5%), berdasarkan pendidikan paling banyak responden pendidikan menengah yaitu 41 orang (50%), berdasarkan pekerjaan lebih banyak ibu rumah tangga yaitu 57 orang (69,5%) dan berdasarkan paritas lebih banyak ibu yang multipara yaitu 56 orang (68,3%), mengikuti kelas ibu hamil 58 (70,7%), menggunakan KB pascasalin 60 (73,2%), mengikuti kelas ibu hamil menggunakan KB pascasalin 86,2%, yang tidak menggunakan 13,8%. Ibu yang tidak mengikuti kelas ibu hamil menggunakan KB pascasalin 41,7% yang tidak menggunakan 58,3%. Nilai p 0,006. Kesimpulan ada hubungan keikutsertaan kelas ibu hamil dengan penggunaan KB pascasalin. Kepada ibu hamil agar mengikuti kelas ibu hamil agar meningkatkan pengetahuan tentang KB pascasalin.
Pengaruh Harga, Strategi Promosi, dan Kemudahan Pengguna Aplikasi Terhadap Kepuasan Pelanggan Aplikasi Gojek Nabila Uswatul Aprianti; Lilik Indayani; Satrio Sudarso
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/zpyzw976

Abstract

Studi ini menunjukkan bahwa harga, strategi promosi, dan kemudahan penggunaan aplikasi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan terhadap aplikasi Gojek, sehingga perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor ini dalam strategi pemasaran mereka. Khususnya, penetapan harga yang kompetitif dan sesuai dengan persepsi nilai konsumen merupakan kunci untuk menarik dan mempertahankan pengguna. Selain itu, strategi promosi yang efektif harus terus dikembangkan untuk meningkatkan kesadaran konsumen dan daya tarik layanan yang ditawarkan. Selain itu, kemudahan penggunaan aplikasi harus terus diprioritaskan agar menyenangkan dan memudahkan proses transaksi, sehingga meningkatkan loyalitas dan kepuasan pelanggan. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan daya saingnya di pasar layanan digital yang semakin kompetitif. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian meliputi semua pengguna aktif aplikasi Gojek, dengan sampel ditentukan menggunakan metode sampling non-probabilitas. Jumlah responden dihitung menggunakan rumus Lameshow, menghasilkan sampel minimum sebanyak 100 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi Structural Equation Modelling-Partial Least Squares (SEM-PLS) versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Harga (x1) memiliki pengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan terhadap aplikasi Gojek; Strategi Promosi (x2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan terhadap aplikasi Gojek; dan Kemudahan penggunaan aplikasi (x3) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan terhadap aplikasi Gojek.
Hubungan Binge Watching dengan Bedtime Procrastination pada Mahasiswa Universitas Negeri Padang Aurelia Dwy Kartika; Zulian Fikry
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0p052g10

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara menonton maraton dan penundaan waktu tidur di kalangan mahasiswa sarjana di Universitas Negeri Padang. Desain korelasi kuantitatif digunakan dengan 272 peserta berusia 18–25 tahun yang dipilih melalui sampling purposif. Data dikumpulkan menggunakan Kuesioner Skala Keterlibatan Menonton Maraton (BWESQ) dan Skala Penundaan Waktu Tidur (BPS), dianalisis menggunakan korelasi peringkat Spearman. Hasil menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara menonton maraton dan penundaan waktu tidur (r = 0.433, p < 0.001). Semua tujuh aspek menonton maraton secara signifikan terkait dengan penundaan waktu tidur, dengan emosi positif menunjukkan hubungan terkuat (r = 0.416). Meskipun sebagian besar mahasiswa masuk dalam kategori menonton maraton sedang (54,04%), mayoritas menunjukkan penundaan waktu tidur yang tinggi (79,41%), menunjukkan bahwa penundaan waktu tidur bersifat multifaktorial. Temuan ini menyoroti menonton maraton sebagai faktor perilaku yang berkontribusi terhadap penundaan waktu tidur di kalangan mahasiswa universitas.
Praktik Objektifikasi Seksual Tubuh Perempuan dalam Komentar Tiktok: Analisis Isi Interaksi Antar perempuan Intan Puspita Sari; Anang Masduki
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/dc26dy86

Abstract

The development of visual-based social media such as TikTok has created digital interaction spaces where responses to women’s bodies frequently appear in the comment section. This study aims to analyze the practice of sexual objectification of women’s bodies in TikTok comments among female users using Objectification Theory and the concept of the male gaze. This research employs a qualitative approach using qualitative content analysis of 60 comments written by female users on five TikTok videos uploaded during December 2025–February 2026. The findings show that objectification appears through direct focus on body parts, euphemistic expressions, imagined bodily intimacy, sexual humor, and compliments containing sexualization. Interactions among female users also reproduce internalized male gaze, which normalizes objectification within digital conversations