cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Efektivitas Workshop Design Thinking dan CV Preparation terhadap Peningkatan Kesiapan Kerja Peserta Program Project Based Learning di BBPVP Serang Shafrina Aulia; Dewi Yudianti; Hikmah Fitri Aliffianti; Dyah Pertama Sari
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/mvwg5m52

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat dan dinamika pasar kerja global menuntut lembaga vokasi untuk menghasilkan lulusan yang adaptif dan memiliki kompetensi non-teknis kuat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Workshop Design Thinking dan CV Preparation terhadap peningkatan kesiapan kerja peserta program Project Based Learning (PBL) di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang.Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, melibatkan 44 responden yang merupakan peserta aktif PBL yang telah memiliki pengalaman magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner posttest dengan skala Likert.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel Workshop Design Thinking dan CV Preparation memperoleh rata-rata skor 4,23 (kategori sangat efektif). Sementara itu, variabel Kesiapan Kerja Peserta memperoleh rata-rata skor 4,18 (kategori efektif). Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi workshop tematik tersebut dalam kerangka PBL berhasil menjadi intervensi yang signifikan. Keterampilan yang diperoleh, mulai dari proses berpikir kreatif Design Thinking hingga penyusunan Curriculum Vitae profesional, terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi 4C (kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas) responden dalam menghadapi rekrutmen.Dapat disimpulkan bahwa workshop ini efektif sebagai strategi penguatan lulusan vokasi yang adaptif. Lembaga pelatihan disarankan untuk menjadikan model ini sebagai program berkelanjutan.
Web-Based Integrated Information System Model and User Behavior Analytics to Support Student Career Development and the Campus Entrepreneurship Ecosystem Jayaun
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/x05nf841

Abstract

The rapid digital transformation in higher education has increased the demand for integrated information systems that not only support academic services but also facilitate student career development and campus entrepreneurship ecosystems. However, many universities still manage academic portals, career services, and entrepreneurship programs through separate systems, resulting in fragmented data, duplicated processes, and limited personalization of services for students. This condition prevents the optimal integration of academic performance, career interests, and entrepreneurial potential within a unified digital campus environment. This study aims to develop a conceptual model of a web-based integrated information system that leverages user behavior analytics to support student career development and strengthen campus entrepreneurship ecosystems. The research adopts a qualitative conceptual approach using a literature review method. A total of 15 relevant national and international publications related to higher education information systems, digital career platforms, campus entrepreneurship, web analytics, microservices architecture, and the PIECES evaluation framework were systematically analyzed. Data analysis was conducted through content analysis and conceptual synthesis to formulate the proposed system model. The results present a conceptual design of an integrated web-based information system consisting of academic, career development, entrepreneurship, and user behavior analytics modules within a unified architecture. The model is complemented by an evaluation framework that integrates the PIECES method with web analytics to assess system performance, information quality, efficiency, control, and service effectiveness. This study contributes a data-driven and adaptive conceptual model that can serve as a reference for universities in developing integrated digital systems oriented toward student needs, career readiness, and sustainable campus entrepreneurship development
Operational Risk Identification and Mitigation Strategies in Rizky Strawberry Agrotourism Ayutyas Sayekti; Hassa Nur Syamsa; Jarwadi Budi Hernowo
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/1bqwkp57

Abstract

Operational risk management is essential for ensuring the sustainability of newly established agrotourism enterprises operating under high uncertainty. This study examines operational risks in Rizky Strawberry Agrotourism, Sukabumi, and aims to identify, assess, and prioritize risks while formulating appropriate mitigation strategies. A case study approach was employed using in-depth interviews with five key internal stakeholders. The findings reveal ten operational risks categorized into human resource, system and regulatory, facilities and infrastructure, environmental, and external risks. Three risks were classified as very high and two as high, primarily related to employee competency gaps, safety management weaknesses, and infrastructure limitations. These risks indicate that early-stage agrotourism enterprises are highly vulnerable to internal managerial inefficiencies. The study confirms that operational sustainability in emerging agrotourism depends not only on resource potential but also on structured risk-based management. This research provides an applicable operational risk prioritization framework tailored to newly established agrotourism businesses. Unlike prior studies that examine tourism risk in general contexts, this research focuses specifically on operational risk structures in early-stage agrotourism enterprises and integrates risk measurement, prioritization, and mapping into a practical decision-support framework.
Literasi Digital Mahasiswa dan Kerentanan terhadap Disinformasi di Media Sosial Umi Rahmawati; Eni Rakhmawati; Jimmy Nasroen; Rinda Riztya; Widyastuti
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/312vz034

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat telah meningkatkan intensitas akses dan distribusi informasi di kalangan mahasiswa, namun juga memunculkan risiko penyebaran disinformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi digital mahasiswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kerentanan mereka terhadap disinformasi di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa aktif yang menggunakan media sosial secara intensif, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital mahasiswa masih didominasi oleh kemampuan teknis dalam mengakses dan menggunakan media sosial, sementara kemampuan analisis kritis, verifikasi sumber, dan evaluasi informasi belum sepenuhnya optimal. Kerentanan terhadap disinformasi dipengaruhi oleh bias konfirmasi, tekanan sosial dalam komunitas digital, kurangnya pemahaman terhadap algoritma media sosial, serta kecenderungan berbagi informasi secara cepat tanpa proses klarifikasi. Isu-isu yang bersifat emosional dan kontroversial lebih mudah diterima dan disebarkan tanpa verifikasi yang memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital yang komprehensif, mencakup aspek teknis, kognitif, dan etis, sangat diperlukan untuk meningkatkan ketahanan mahasiswa terhadap disinformasi. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan pendidikan literasi digital ke dalam kurikulum serta membangun budaya akademik yang kritis dan reflektif guna menciptakan mahasiswa yang cerdas dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.
Disparitas Risiko Merger dan Akuisisi Tanpa Legal Due Diligence (LDD) Komprehensif serta Keterlambatan Notifikasi ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha Rizki Fajar
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jpw7f009

Abstract

Merger dan akuisisi (M&A) di Indonesia terus meningkat sebagai strategi ekspansi, namun juga menimbulkan risiko hukum dan bisnis yang signifikan. Legal due diligence (LDD) menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi potensi kewajiban, ketidakpatuhan regulasi, dan risiko persaingan sebelum transaksi dilakukan, karena pengabaiannya dapat berujung pada sengketa, kerugian, atau kegagalan transaksi. Selain itu, kewajiban notifikasi M&A kepada KPPU yang sering diabaikan berpotensi menimbulkan sanksi administratif dan merusak reputasi perusahaan. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap LDD dan notifikasi KPPU merupakan kunci menjaga stabilitas serta keberlanjutan bisnis.Tujuan penelitian ini, Pertama untuk mengetahui disparitas risiko hukum yang timbul dari merger dan akuisisi yang dilakukan tanpa legal due diligence komprehensif (bukan LDD komprehensif) di Indonesia. Kedua, untuk menganalisis dan mengetahui implikasi keterlambatan notifikasi merger dan akuisisi kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terhadap pelaku usaha. Ketiga, untuk mengetahui dan memahami strategi apa yang dapat diterapkan oleh perusahaan untuk memastikan kepatuhan terhadap kewajiban legal due diligence dan notifikasi KPPU guna mengurangi risiko hukum dan bisnis. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif doktrinal yang dikolaborasikan dengan metode Reform Oriented Research. Hasil penelitian ini adalah ketiadaan legal due diligence (LDD) yang dilakukan secara menyeluruh dalam praktik merger dan akuisisi di Indonesia menimbulkan risiko hukum yang serius, karena potensi kewajiban tersembunyi dan pelanggaran persaingan usaha tidak terdeteksi sejak awal. Pengalaman historis sebelum berlakunya UU No. 5 Tahun 1999 menunjukkan bahwa keterbatasan LDD dipengaruhi oleh rezim hukum yang belum menempatkan risiko hukum sebagai fokus utama, sementara praktik pasca-undang-undang tersebut memperlihatkan bahwa LDD masih kerap dilakukan secara parsial dan tidak terintegrasi dengan kewajiban notifikasi KPPU. Putusan-putusan KPPU atas keterlambatan notifikasi menegaskan bahwa kepatuhan prosedural merupakan aspek sentral yang berdampak langsung secara finansial dan reputasional, sehingga kegagalannya mencerminkan lemahnya tata kelola dan manajemen risiko. Oleh karena itu, penguatan LDD komprehensif dan integrasi kewajiban notifikasi ke dalam proses pengambilan keputusan bisnis menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin 
Tata Kelola Bencana dan Bicara Belanja: Sinkronisasi Anggaran,Respons Publik, dan Keuangan Negara di Provinsi Lampung Risma Pitriani Nuryana; M Reza Andrea Putra
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9kfn2906

Abstract

Disaster governance is a strategic issue in public administration and public finance, particularly in disaster-prone regions such as Lampung Province, Indonesia. Public expenditure at both national and subnational levels playsa crucial role in supporting disaster prevention, mitigation, emergency response, and post-disaster rehabilitation and reconstruction. However, the magnitude of budget allocation does not necessarily guarantee effective disaster management if it is not supported by sound governance, optimal budget synchronization between central and local governments, andpositive public response. The phenomenon of “talking about spending” reflects increasing public concern regarding transparency, accountability, and the proper use of publicfunds in disaster management. This studyaims to analyze disaster governance in Lampung Province from the perspectives of budget synchronization, public response, and its implications for state finance.Theresearchemploysaqualitativeapproachusingliteraturereview and policy analysis methods. Secondary data are derived from regulatory documents, central and local government financial reports, disaster management reports in Lampung, and relevant academic publications. The data are analyzed thematically to assess the alignment between disaster expenditure policies and the principles of good governance. The findings indicate that disaster-related public spending in Lampung Province continues to face challenges, particularly budget misalignment between central and local governments as well as gaps between planning and implementation stages. These issues contribute to delays in budget realization, inefficiencies in spending, and negative public perceptions. Public response is influenced not only by the size of the budget but also by transparency, accountability, and clarity of information regarding fund utilization. This study addresses a research gap by integrating disaster governance, public expenditure, and public response into a single analytical framework, offering policy implications for strengthening governance and ensuring the sustainability of public finance.  
Public value dalam Pemerataan Akses Layanan Kelompok Rentan Melalui Layanan Mobile JKN di Bojonegoro Avina Febrianti; Faridatul Istighfaroh; Junadi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/0mst7m24

Abstract

Transformasi digital melalui aplikasi Mobile JKN menjadi pilar utama pelayanan BPJS Kesehatan dalam upaya pemerataan akses layanan kesehatan. Namun, di Kabupaten Bojonegoro yang memiliki wilayah luas dan karakteristik masyarakat yang beragam, implementasi Mobile JKN masih menghadapi berbagai kendala, khususnya bagi kelompok rentan. Masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, sosial, dan geografis, serta lansia yang tidak memiliki atau belum mampu mengoperasikan smartphone, mengalami hambatan dalam mengakses layanan kesehatan berbasis digital. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan Mobile JKN di Puskesmas Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro belum sepenuhnya menciptakan public value yang merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Mobile JKN dalam menciptakan public value melalui pemerataan akses layanan kesehatan bagi kelompok rentan berdasarkan teori public value Moore (1995), yang meliputi aspek legitimasi dan dukungan, kapasitas operasional, serta nilai substansial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo terhadap enam informan yang terdiri dari petugas puskesmas dan masyarakat pengguna Mobile JKN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mobile JKN memberikan kemudahan dan efisiensi layanan, namun pemahaman, dukungan operasional, dan manfaatnya belum dirasakan secara merata oleh kelompok rentan.
Pengaruh Profitabilitas dan Harga Komoditas Minyak terhadap Harga Saham Perusahaan Migas yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2020–2024 Ika Lista Fadila; Irvan Yoga Pardistya; Liya Megawati
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/mhd5ct29

Abstract

This study aims to analyze the effect of Return on Assets (ROA), Net Profit Margin (NPM), and world oil prices on the stock prices of oil and gas supporting companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period, motivated by the fluctuation of stock prices in the oil and gas sector influenced by both internal and external factors. The research employs a quantitative associative approach using secondary data obtained from annual financial statements, annual closing stock prices, and world oil price data. The sample was selected through purposive sampling, resulting in 55 observations, and the data were analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, and multiple linear regression including t-tests, F-tests, and the coefficient of determination. The results indicate that partially, ROA has a significant effect on stock prices, while NPM and world oil prices do not have a significant effect; however, simultaneously, all variables significantly influence stock prices. The Adjusted R Square value of 0.165 shows that 16.5% of the variation in stock prices can be explained by the model, while the remaining 83.5% is influenced by other factors outside the study.
Jaksa sebagai Dominus Litis dalam Perspektif Economic Analysis of Lawpada Penanganan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia Raden Nanda Setiawan; Reda Manthovani; Agus Surono; Andi Wahyu; Maslihati Nur Hidayati
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7gb8pg94

Abstract

Pada Praoses Pengakan Hukum terhadap penanganan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia, kenyataannya memberikan daya tuntutan yang lebih bagi Jaksa sebagai Dominus Litis atau penegndali perkara. Dalam hal ini posisi yang dominan tersebut memeberikan keweanangana penuh bagi Jaksa untuk menentukan arah penuntutan, yang dimulai sejak Pra Penuntutan, Penyususan Surat Dakwaan, sampai tunttan pidana di Persidangan. Penulisan ini menganalisis sebuah peran Jaksa sebagai Dominus Litis dalam penanganan perkara korupsi melalui perspektif Economic Analysis of Law (EAL) yang dikembangkan Richard A. Posner. Penulisan ini menggunakan metode yuridis normative dan pendekatan konseptual, tulisan ini menelaah sejauh mana fungsi Jaksa tidak hanya menegakkan keadilan formal, tetapi juga memperhitungkan efisiensi, Cost- benefit analysis, dan Deterrence Effect dalam pemberantasan korupsi. Hasil penulisan ini memberikan Gambaran bahwa optimalisasi peran Dominus Litis dapat memperkuat efektivitas pemberantasan korupsi melalui strategi penuntutan yang berorientasi pada suatu pemuliah kerugian negara dan pencegahan tindak pidana di masa yang akan datang.
The Role of Job Satisfaction In Mediating the Effect of Rewards and Career Management On Employee Performance in Plantation Pension Fund Management Institutions Fadli Priyono; Seta Ariawuri Wicaksana; Nana Nawasiah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jy1ap353

Abstract

This study aims to analyze the effect of rewards and career management on employee performance with job satisfaction as a mediating variable at the Plantation Pension Fund (Dana Pensiun Perkebunan). The research is motivated by fluctuations in employee performance achievements and corporate KPI results over recent years, indicating the need for an evaluation of human resource management practices, particularly reward systems and career management. This study employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to all employees of the Plantation Pension Fund. The data were analyzed using SmarPls to examine both direct and indirect relationships among variables.The results indicate that rewards and career management have a positive and significant effect on job satisfaction. Furthermore, rewards and career management also have a positive and significant effect on employee performance. Job satisfaction is proven to have a positive and significant effect on employee performance. The mediation analysis reveals that job satisfaction significantly mediates the relationship between rewards and employee performance, as well as between career management and employee performance. These findings suggest that improving employee performance is not only influenced directly by rewards and career management, but also indirectly through enhanced job satisfaction