cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Meningkatkan Perkembangan Nilai Agama dan Moral pada Anak Menggunakan Kartu Bergambar Tata Cara Berwudhu di TK Poteumeureuhom Banda Aceh Fiki Jauharoh Huriyah; Taat Kurnita Yeniningsih2; Siti Naila Fauzia; Suhartati; Gracia Mandira
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/dbz5qw05

Abstract

Nilai agama dan moral merupakan aspek perkembangan yang perlu ditanamkan sejak usia dini karena menjadi dasar pembentukan sikap dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari. Hasil observasi awal menunjukkan sebagian besar anak belum mampu menyebutkan serta mempraktikkan langkah-langkah wudhu dengan tepat karena pembelajaran masih didominasi metode nyanyian dan tanya jawab tanpa dukungan media visual yang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan nilai agama dan moral anak melalui penggunaan media kartu bergambar tata cara berwudhu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang terdiri atas dua siklus, setiap siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak kelompok B usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan lembar pengamatan perkembangan anak. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan teknik persentase untuk melihat peningkatan capaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam melakukan urutan wudhu. Pada pra siklus, anak belum mencapai indikator keberhasilan yaitu 75% anak berada pada indikator Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Setelah tindakan pada siklus I terjadi peningkatan, namun belum mencapai indikator keberhasilan. Pada siklus II, sebagian besar anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan indikator keberhasilan ≥75%. Berdasarkan analisis yang dilakukan 1) guru mempersiapkan media kartu bergambar tata cara berwudhu, 2) mengajak anak bernyanyi tepuk wudhu bersama-sama, 3) memberikan contoh gerakan saat memperlihatkan gambar, 4) meminta anak menyebutkan gerakan wudhu, 5) meminta anak menyusun kartu bergambar tata cara berwudhu. 6) melakukan tanya jawab terkait perasaan anak dan mengulang kegiatan berwudhu.
Analisis Gaya Belajar Peserta Didik SMP sebagai Dasar Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Nadhea Aurel Zalfanisa Inzagi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/kxzstz60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri Satu Atap Manting Jatirejo sebagai dasar pengembangan media pembelajaran interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis survei. Subjek penelitian ini berjumlah 18 peserta didik kelas VIII. Instrument yang digunakan berupa angket gaya belajar yang mencakup gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui distribusi dan kecenderungan gaya belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar yang paling dominan dengan persentase 61% (11 siswa), diikuti gaya belajar auditori sebesar 6% (1 siswa), serta tidak ditemukan gaya belajar kinestetik secara tunggal (0%). Sementara itu, gaya belajar kombinasi auditori-kinestetik sebesar 28% (5 siswa) dan visual- auditori sebesar 6% (1 siswa). Dominasi gaya belajar visual menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik lebih mudah memahami materi melalui penyajian visual seperti gambar, diagram, dan animasi. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis visual dan animasi sangat direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penyesuaian strategi pembelajaran dengan karakteristik gaya belajar peserta didik diharapkan mampu menigkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa.
Kepastian Hukum Akta Jual Beli Saham terhadap Kepemilikan Silang dalam Perseroan Terbatas Sultan Rayhan Habib; Yuliana Setiadi; Rielly Lontoh
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/b3639m91

Abstract

Peralihan saham dalam Perseroan Terbatas melalui Akta Jual Beli Saham merupakan tindakan korporasi yang sah. Masalah hukum timbul ketika peralihan tersebut mengakibatkan kepemilikan silang saham yang dilarang oleh undang-undang perseroan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsekuensi hukum dari kepemilikan silang saham yang timbul dari Akta Jual Beli Saham dan untuk meneliti sejauh mana kepastian hukum yang berlaku terhadap akta tersebut dalam kerangka regulasi korporasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan hukum, yurisprudensi, dan konseptual, didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis melalui interpretasi sistematis dan gramatikal. Temuan menunjukkan bahwa kepemilikan saham silang yang terbentuk melalui transfer saham menjadikan transaksi tersebut secara hukum tidak sah karena bertentangan dengan ketentuan undang-undang. Akibatnya, hubungan hukum antara para pihak berakhir dan status hukum perusahaan dikembalikan ke kondisi semula. Meskipun kepastian hukum secara normatif dijamin melalui larangan eksplisit dan mekanisme regulasi yang mengatur transfer saham, efektivitas praktisnya tetap terbatas akibat kurangnya kepatuhan dan pengawasan preventif. Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan regulasi, terutama melalui pengenalan kewajiban pengungkapan preventif berdasarkan Pasal 36 Undang-Undang Perseroan Terbatas dan penguatan langkah-langkah kehati-hatian oleh notaris dalam mengkaji struktur kepemilikan silang yang potensial.
Development Strategy for Cultural Attractions of the Tulude Traditional Ceremony in the Budo Tourism Village of North Minahasa Yurike Lewan; Vesty Sambeka; Hendry Kumaat
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/60zrna45

Abstract

Culture serves as a social glue that unites individuals within a community, through local wisdom, values and norms are instilled to help regulate individual behavior and ensure harmony within society and provide identity for the community. Budo Village is also known for its traditional ceremonies and traditions that are still preserved today, namely Tulede. The Tulude Traditional Ceremony is a local wisdom of the community that is carried out at the beginning of each new year in January or February. This tradition is a potential cultural tourism for the Budo village community. This tourist attraction has not been developed into a tourist attraction show. The lack of tourism promotion and development of tourist show attraction management into a destination. Sustainable tourism development has a social impact and involves the local community. The purpose of this study is to develop local wisdom of the Tulude traditional ceremony cultural attraction in the Budo Tourism Village, North Minahasa, so as to obtain a model for developing cultural attractions. The method used is a descriptive qualitative method to explain the phenomenon in depth through a qualitative approach that presents descriptive and aims to analyze something related to cultural tourism attractions based on local wisdom in the tourist village and the community. The development strategy for the cultural attraction of the Tulude traditional ceremony is Community Empowerment and Participation, Education and Interpretation, attractive packaging, Development of supporting products for traditional ceremonies, Targeted Marketing and Promotion, Sustainability and Preservation.
Digital Work Culture Transformation and Its Effect on Management Control Effectiveness in Medium Sized Enterprises in Indonesia Budwi Brontosantoso; Wahyudi; Murti Wisnu Ragil
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/35dygp86

Abstract

Medium-sized companies in Jakarta's buffer area face the complexity of organizational control along with the adoption of a work system based on digital technology. Although various companies have adopted ERP, HRIS, digital accounting systems, and online collaboration applications, management control practices are still in many cases still dominated by traditional SOPs and hierarchical oversight. This study aims to analyze the influence of digital work culture transformation on the effectiveness of management control in medium- sized companies in the manufacturing and service sectors in the Bekasi, Tangerang, and Depok regions. The research uses a mixed methods approach with a sequential explanatory design. The quantitative stage was carried out through a survey of 100 respondents consisting of middle managers, supervisors, and unit heads, with multiple linear regression analysis. The qualitative stage was carried out through semi-structured interviews with 6 key informants, namely operational managers, human resource managers, and digital transformation leaders. The results show that the transformation of digital work culture has a significant effect on the effectiveness of management control, especially through increasing system-based work transparency, real- time performance monitoring, and data-based compliance. Qualitative findings reveal that digital work culture serves as an informal control mechanism that reinforces formal control without relying on direct supervision. This research contributes to the development of the management control literature by affirming the role of digital work culture as a key element in the design of the management control system of mid-sized companies in the digital era.
Study of River/Channel Normalization Planning Lines and River Boundaries in the Cibeunying SWK Area, Bandung City Ina Revayanti
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/afgcga55

Abstract

The rapid growth of Bandung City, triggered by urbanization and vertical development, has led to significant land use change, requiring more adaptive spatial planning. This study focuses on evaluating the River/Channel Normalization and River Boundary Plan in the Cibeunying Sub-District (SWK). The main issue raised is the sedimentation and silting of rivers due to increased development in the housing, trade, and service sectors, which has changed the land use around waterways. The research method was carried out by superimposing technical plan maps (developed since 1988) with existing land use and integrating the latest housing site plans. Data transformation also involved migration from manual to digital maps integrated with the 2016 base map recommended by the Geospatial Information Agency (BIG). The results of this evaluation serve as geometric guidelines for spatial utilization control, particularly in the issuance of Spatial Planning Activity Suitability (KKPR) recommendations and site plans. This arrangement is expected to create integrated and sustainable infrastructure planning between built-up areas and the river network in the Cibeunying SWK.
Dukungan Sosial Dosen terhadap Hardiness pada Mahasiswa Tingkat Akhir Asrina Endarwaty; Hapsa Sangkota
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/67afc264

Abstract

Hardiness is a much needed skill for final year students. With hardiness, students are able to persevere and manage stress in facing their academic problems. However, increasing hardiness cannot be separated from the social support of lecturers. This study employs a qualitative approach using phenomenological methods to explore participants' experiences in depth, particularly regarding the challenges they face as final-year students, the forms of social support they receive from lecturers, and the relationship between these factors and their hardiness in completing their final assignments. The study participants include final-year students who are currently writing their theses and were selected using purposive sampling techniques. Data collection was conducted through in-depth interviews and supporting documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study showed that final-year students face various challenges, both academic and psychological. The social support received by students from lecturers took the form of emotional, informational, evaluative, and instrumental support. This support played a role in strengthening students' hardiness, namely by increasing their self-confidence, involvement and commitment, and helping them to interpret pressure as a challenge.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja terhadap Etos Kerja Pegawai di UPTD Puskesmas Salopa Kabupaten Tasikmalaya Deis Mohamad Rizal Sopandi; Rustandi; Arifah Rosmayudi; Astri Siti Fatimah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/zy6k0j40

Abstract

Pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pelayanan publik menuntut kualitas sumber daya manusia yang memiliki etos kerja tinggi agar mampu memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Namun, pada praktiknya masih ditemukan permasalahan seperti rendahnya disiplin kerja, kurangnya empati dalam pelayanan, serta lemahnya inisiatif pegawai dalam meningkatkan kualitas layanan di UPTD Puskesmas Salopa Kabupaten Tasikmalaya. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kondisi ideal pelayanan kesehatan dengan kondisi aktual etos kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap etos kerja pegawai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Puskesmas Salopa sebanyak 51 orang dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja pegawai dengan kontribusi sebesar 45,2%. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja pegawai. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap etos kerja dengan koefisien determinasi sebesar 56,0%. Kesimpulannya, peningkatan kualitas kepemimpinan dan penguatan motivasi kerja menjadi faktor strategis dalam meningkatkan etos kerja pegawai serta kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Implementation of the Digital Village Program by the Sumber Agung Village Government in Rimbo Ilir Sub-District, Tebo Regency Dedi Epriadi; Miranti; Gesit Amanda
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/jn8myr82

Abstract

The Digital Village Program is an initiative designed to harness village potential through the utilization of information and communication technology (ICT). This program aims to enhance the quality of public services, transparency, and community participation at the village level. This study analyzes the implementation of the Digital Village Program, the challenges faced, and its impacts on the welfare of the Sumber Agung Village community.This research adopts a qualitative approach, with data gathered through interviews, observations, and document analysis. Findings from the village government documents reveal that the Digital Village Program has improved administrative efficiency, expedited information access, and created new economic opportunities for residents of Sumber Agung Village, Rimbo Ilir Sub-District
Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) Cabang Balikpapan Muizah; Didik Hadiyatno; Tutik Yuliani
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/fnd16j11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap PT.Pos Indonesia (Persero) cabang Balikpapan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah populasi 103 karyawan pada PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Balikpapan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Penelitian ini menggunakan SmartPLS dalam mengelola data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Lingkungan Kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Balikpapan. Variabel Disiplin Kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasa kerja karyawan PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Balikpapan. Variabel Motivasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja PT. Pos Indonesia (Persero) cabang Balikpapan.