cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto1982@gmail.com
Editorial Address
https://dedikasi.net/index.php/dedikasi/about/editorialTeam
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat
ISSN : 30252695     EISSN : 29878233     DOI : https://doi.org/10.71436/dedikasi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat di terbitkan oleh Institut Teknologi Pendidikan Indonesia yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta implementasi berbagai bidang ilmu Sains and Technology (multidisiplin) diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali selama setahun pada bulan Januari, dan Juli. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh Dosen, Peneliti dan Akademisi untuk menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dedikasi adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2987-8233, P-ISSN: 3025– 2695. Dedikasi mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun (Januari dan Juli). Dedikasi Menggunakan Turnitin plagiarism checks, Mendeley untuk managemen referensi dan supported by Crossref (DOI). Scope: Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat adalah peer-reviewed a blind, journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan terapan keilmuan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat secara ilmiah. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dan terapan keilmuan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang Sains and Technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
Pemberdayaan Pemuda melalui Pendidikan Keagamaan untuk Menumbuhkan Karakter, Ilmu, dan Daya Saing di Kabupaten Mamuju Muh. Rivai; Darsimon Tumbula; Jasriani Jasriani; Firman. H Firman. H
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.199

Abstract

Pembangunan pemuda di era digital menghadapi tantangan masif terkait resiliensi mental dan degradasi moral, khususnya di wilayah transisi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis dampak program pendidikan keagamaan transformatif dalam memberdayakan pemuda, dengan fokus pada penumbuhan karakter, ilmu, dan daya saing di Kabupaten Mamuju, Indonesia. Menggunakan desain metode campuran konvergen, inisiatif ini melibatkan tiga puluh pemuda peserta yang dipilih dari organisasi kepemudaan lokal. Data kuantitatif dari kuesioner skala Likert lima poin dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t sampel berpasangan, sedangkan data kualitatif dari wawancara mendalam melalui analisis tematik. Temuan kuantitatif menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan pada seluruh variabel yang diukur setelah intervensi dengan nilai signifikansi secara ketat di bawah 0,001. Orientasi daya saing mencapai selisih rerata tertinggi sebesar 2,06, diikuti oleh perbaikan substansial pada regulasi emosi dan kapasitas pengetahuan keagamaan kontekstual. Secara kualitatif, analisis tematik mengekstraksi tiga tema utama: kebangkitan spiritual sebagai perisai psikologis, dogma tekstual bertransformasi menjadi moralitas kontekstual, dan altruisme sosial sebagai manifestasi karakter berdaya saing. Temuan ini diperkuat secara visual oleh dinamika kelompok yang aktif dan kerja bakti kolaboratif. Kesimpulannya, integrasi pembelajaran berbasis pengalaman dengan teologi kontekstual berhasil membangun jangkar psikologis yang andal dan modal sosial bagi pemuda daerah. Program ini menawarkan cetak biru empiris yang sangat terukur untuk pembangunan karakter pemuda yang berkelanjutan di pedesaan berkembang.
Optimalisasi Pekarangan Pangan Lestari melalui Pengolahan Hasil Kebun Menjadi Produk Bernilai Tambah di RW 09 Khairunnisa Azzahra; Nabila Hafsyah; Arrel Dwi Rizki; Alfiandy Ernanda Pratama; Nurul Azkiya Fadhila; Muhammad Ridhwan; Renita Febriani; Anisha Zidni Meiliana; Mella Novita; Ibnu Zahran Ramdani; Rizki Nurul Aini; Radhiyatul Fithri
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.200

Abstract

Pemanfaatan lahan komunal di lingkungan perkotaan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat apabila hasil budidaya dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di RW 09 Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, melalui program optimalisasi Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Permasalahan yang ditemukan adalah belum optimalnya pemanfaatan lahan komunal Apotik Hidup serta belum berkembangnya hasil kebun menjadi produk olahan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, pembersihan dan penataan lahan, pembagian area tanam, pemanfaatan barang daur ulang, penanaman TOGA dan sayuran, pengembangan hidroponik sederhana, pemberian identitas tanaman, pengolahan hasil kebun, pengemasan, serta sosialisasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan dikembangkan dengan 32 jenis tanaman yang didukung 48 media hidroponik dan sarana lingkungan berupa 15 tong sampah. Hasil kebun kemudian dikembangkan menjadi produk “Juara Lestari” yang terdiri atas jamu kunyit asam dan beras kencur serta paket sayur siap masak berupa paket capcay dan sayur asam. Sosialisasi dan demonstrasi kepada ibu-ibu PKK memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal proses pengolahan, pengemasan, penentuan harga, serta peluang pemasaran. Kegiatan menunjukkan bahwa optimalisasi P2L dapat dikembangkan dari budidaya menuju pengolahan hasil dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru melalui Matematika Ceria Berbasis Teknologi untuk Mendukung Kesiapan Tes Kemampuan Akademik Siswa Syafri Ahmad; Ary Kiswanto Kenedi; Khairi Budayawan; Etmi Hardi; Masniladevi Masniladevi; Andromeda Andromeda; Asna Mardin; Excel Juni Vawanda; Yudia Suryatama
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.201

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar perlu mengembangkan pemahaman konsep, penalaran, dan kemampuan pemecahan masalah sebagai dasar kesiapan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik. Namun, kondisi awal di SD Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang menunjukkan bahwa pemahaman guru mengenai karakteristik Tes Kemampuan Akademik, pembelajaran Matematika Ceria berbasis teknologi, serta penggunaan media digital interaktif masih belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran Matematika Ceria berbasis teknologi serta menghasilkan perangkat pembelajaran yang mendukung kesiapan akademik siswa. Program dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan, pengembangan perangkat, praktik microteaching, dan implementasi pembelajaran yang melibatkan 24 guru. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest, observasi praktik, angket respons, serta penilaian perangkat dan produk program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 51,83 menjadi 87,50. Sebanyak 87,5% guru mampu menyusun perangkat dengan kategori baik atau sangat baik, hasil microteaching mencapai 90,07%, dan kelayakan produk memperoleh nilai 92,42%. Respons peserta mencapai 95,97% dengan kategori sangat baik. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan terstruktur mampu memperkuat kompetensi pedagogik guru dan mendukung pembelajaran matematika yang lebih interaktif, bermakna, dan berorientasi pada penalaran.
Pemberdayaan Komunitas Sekolah dalam Membangun Budaya Belajar Kolaboratif di Era Digital Rizky Arianty; Indri Dwi Ariyani; Ika Dwi Lestari
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.202

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut sekolah dasar tidak hanya menyediakan akses terhadap teknologi, tetapi juga membangun pembelajaran yang memungkinkan siswa berinteraksi, berkomunikasi, bekerja sama, dan berperan aktif dalam proses belajar. Namun, kondisi awal di SDN Cilenggang 02 menunjukkan bahwa pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru, pemanfaatan teknologi sebagai sarana kolaborasi belum optimal, dan keterlibatan komunitas sekolah belum berlangsung secara sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran kolaboratif berbasis digital, meningkatkan keterlibatan aktif siswa, serta memperkuat sinergi komunitas sekolah. Kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui analisis kebutuhan, pelatihan dan workshop, praktik, pendampingan, implementasi pembelajaran, evaluasi, refleksi, dan tindak lanjut. Evaluasi dilakukan melalui tes sebelum dan sesudah pelatihan, observasi, angket, dokumentasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pemberdayaan partisipatif yang melibatkan 20 peserta, terdiri 15 guru, 1 kepala sekolah, dan 4 mahasiswa pendamping. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, workshop, praktik, pendampingan, implementasi pembelajaran, evaluasi, refleksi, dan tindak lanjut. Efektivitas peningkatan pemahaman peserta diukur melalui pretest dan posttest. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa skor rata-rata pretest sebesar 72% meningkat menjadi 86%, atau mengalami peningkatan sebesar 14%. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi dengan pembelajaran kolaboratif serta kemampuan menghasilkan perangkat pembelajaran digital. Siswa menunjukkan aktivitas yang lebih tinggi dalam berdiskusi, bekerja sama, menyampaikan pendapat, dan menyelesaikan tugas kelompok. Program juga menghasilkan perangkat pembelajaran digital dan memperkuat dukungan komunitas sekolah. Dengan demikian, pemberdayaan komunitas sekolah berbasis digital berpotensi mengubah praktik pembelajaran menuju pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa, meskipun keberlanjutan program masih memerlukan pendampingan dan evaluasi berkala.
Community Empowerment through Training in the Production of Relaxation Tea Made from Butterfly Pea Flowers (Clitoria ternatea L.) Atin Pita Sari; Fatiha Muthma’innah; Meysa Luthfia Zahrah; Areta Ramadhani Putri Ariga; Adelia Putri Rinelda
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.203

Abstract

Butterfly pea (Clitoria ternatea L.) is an herbal plant that contains bioactive compounds such as anthocyanins, flavonoids, and phenolic compounds, which have the potential to be used as ingredients in functional beverages. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of PKK women in Bogor Village, Cawas Subdistrict, Klaten Regency, in utilizing butterfly pea flowers to prepare relaxation tea. The activity was conducted on July 24–25, 2026, using a Participatory Action Research (PAR) approach that included the following stages: preparation, education, demonstration and hands-on practice, discussion and mentoring, and monitoring and evaluation. The tea was prepared using dried butterfly pea flowers combined with cinnamon, nutmeg, and lemongrass to produce a beverage with an appealing flavor and aroma. The results showed that the participants were able to follow the steps for making relaxation tea and demonstrated high enthusiasm during the educational sessions, hands-on practice, and discussions. The participants also expressed interest in preparing the tea independently at home and developing it into a product with potential economic value. Thus, the participatory approach involving education and hands-on practice supported the improvement of participants’ knowledge and skills in utilizing butterfly pea flowers as a local resource for functional beverage production.
Penyuluhan Penanganan dan Perawatan Cidera (PPC) di UPT SDN 019 Muara Uwai Dedi Ahmadi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.204

Abstract

Cedera merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia sekolah akibat tingginya aktivitas fisik dalam kegiatan pembelajaran, olahraga, maupun bermain di lingkungan sekolah. Kurangnya pengetahuan mengenai penanganan awal cedera dapat menyebabkan tindakan pertolongan yang kurang tepat dan berpotensi memperburuk kondisi korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga sekolah dalam melakukan Penanganan dan Perawatan Cedera (PPC) di UPT SDN 019 Muara Uwai. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif dengan tahapan persiapan, penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 20 peserta yang terdiri dari guru dan peserta didik. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan PPC, ditandai dengan peningkatan jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik dari 4 orang (20%) sebelum kegiatan menjadi 16 orang (80%) setelah kegiatan. Nilai rata-rata pengetahuan peserta juga mengalami peningkatan dari 58,5 menjadi 86,5 setelah diberikan edukasi dan praktik. Kegiatan penyuluhan PPC terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep cedera, prinsip pertolongan pertama, serta tindakan awal penanganan cedera yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya budaya keselamatan (safety culture) dan meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi kejadian cedera secara tepat dan aman.
Penguatan Kapasitas dan Pengembangan Digitalisasi Desa Lereng melalui Inovasi Multidisiplin Program LENTERA Menuju Masyarakat Berkemajuan Ela Pajira; Muhammad Ismubahri Azibil Arsyad; Buchari Siddik Marstya; Rahmi Aulia; Nurul Edhiesthya Rahmadani; Edo Arribe
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.206

Abstract

Pembangunan pedesaan memerlukan integrasi lintas disiplin melalui program LENTERA (Lereng Tangguh, Edukatif, dan Berdaya) oleh KKN Reguler Kelompok 129 UMRI di Desa Lereng, Kabupaten Kampar. Pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi program berbasis Participatory Action Research (PAR) yang berfokus pada tujuh bidang aksi terintegrasi. Rangkaian aksi tersebut meliputi pemutakhiran Sistem Informasi Desa, pembukuan usaha penggemukan kambing dan BUMDes, pelatihan pembuatan ecoprint, pengadaan bak sampah terpadu, Sekolah Lansia, penanaman TOGA, serta edukasi literasi media di sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa intervensi multidisiplin ini berhasil meningkatkan kemandirian, kesadaran digital, keterampilan kreatif, serta kualitas hidup masyarakat menuju desa yang berkemajuan.
Optimalisasi Manajemen Pelatihan Berbasis Microlearning Digital sebagai Strategi Peningkatan Kompetensi SDM di Era Society 5.0 Firdaus Firdaus; Herlina Lusiana; Mursanto Mursanto; Periyadi Periyadi; Niti Lestari
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.208

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan transformasi dunia kerja pada era Society 5.0 menuntut sumber daya manusia (SDM) memiliki kompetensi yang adaptif, fleksibel, dan mampu belajar secara berkelanjutan. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan tersebut adalah optimalisasi manajemen pelatihan berbasis microlearning digital. Microlearning menawarkan pembelajaran dalam unit materi yang singkat, terfokus, fleksibel, dan dapat diakses melalui perangkat digital sehingga berpotensi meningkatkan efektivitas proses pengembangan kompetensi SDM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi manajemen pelatihan berbasis microlearning digital sebagai strategi peningkatan kompetensi SDM di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada peserta pelatihan dan dianalisis secara deskriptif serta inferensial untuk mengetahui keterkaitan penerapan microlearning digital dengan peningkatan kompetensi SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pelatihan berbasis microlearning digital memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi SDM, terutama dalam aspek fleksibilitas belajar, aksesibilitas materi, keterlibatan peserta, efisiensi waktu, penguatan pemahaman, dan kemampuan menerapkan pengetahuan dalam konteks pekerjaan. Optimalisasi manajemen pelatihan melalui perencanaan kebutuhan kompetensi, desain materi yang ringkas dan relevan, pemanfaatan platform digital, pemantauan aktivitas belajar, serta evaluasi hasil pelatihan dapat menciptakan proses pengembangan SDM yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Dengan demikian, microlearning digital dapat menjadi strategi manajemen pelatihan yang relevan dalam menghadapi tuntutan Society 5.0 karena mampu mengintegrasikan teknologi digital dengan kebutuhan pembelajaran yang cepat, personal, fleksibel, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi. Implementasi strategi ini perlu didukung oleh kesiapan teknologi, kompetensi pengelola pelatihan, kualitas konten digital, dan sistem evaluasi yang berkelanjutan agar peningkatan kompetensi SDM dapat berlangsung secara optimal.
Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Ikan melalui Penerapan Teknologi Alat Pemberi Pakan Otomatis di Kelurahan Lembah Damai Qonaah Nuryan Arif; Heri Anggara; Maika Selpiany
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.209

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada kelompok pembudidaya ikan patin Forum Pemuda Lembah Damai (FPLD) di Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Kegiatan dilatarbelakangi oleh pemberian pakan yang masih dilakukan secara manual sehingga waktu pemberian pakan bergantung pada ketersediaan anggota kelompok dan pengaturan jumlah pakan belum menggunakan mekanisme otomatis. Kegiatan bertujuan menerapkan teknologi tepat guna berupa alat pemberi pakan otomatis berbasis ESP32 serta meningkatkan pemahaman mitra dalam pengoperasian dan pemeliharaannya. Metode kegiatan meliputi observasi dan identifikasi masalah, perancangan dan perakitan alat, pemasangan dan demonstrasi, pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi. Alat menggunakan ESP32 sebagai pengendali, motor servo sebagai mekanisme pengeluaran pakan, aplikasi Telegram untuk pemantauan dan pengendalian, sensor MQ-2, flame, dan DHT11 sebagai fitur pendukung keamanan dan pemantauan lingkungan, serta panel surya dan baterai aki sebagai sumber energi. Pemberian pakan diprogram dua kali sehari pada pukul 08.00 WIB dan 17.00 WIB. Hasil penerapan menunjukkan adanya perubahan mekanisme pemberian pakan dari manual menjadi terjadwal menggunakan alat otomatis dan mitra memperoleh pelatihan mengenai pengoperasian serta pemeliharaan dasar alat. Penerapan teknologi ini memberikan alternatif pengelolaan pakan yang lebih teratur dan praktis serta mendukung peningkatan kapasitas kelompok dalam memanfaatkan teknologi tepat guna.
Pemanfaatan Sereh Sebagai Bahan Alami Spray Anti Nyamuk: Upaya Pemberdayaan Masyarakat RT 04 Kelurahan Tampan Reza Putra Pratama; Nashuha Ramadhania; Putri Dwi Aldasra; Alya Nafisah Zahira; Raffi Septiawan; Aditya Pratama; Regina Dwi Lestasri; Muhammad Raihan; Lisa Maharani; Muhammad Sofwan Ghalib; Esti Raihana
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.210

Abstract

Nyamuk merupakan salah satu vektor penular berbagai penyakit, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria, sehingga pencegahan terhadap gigitan nyamuk menjadi hal penting dalam menjaga kesehatan lingkungan masyarakat. Di lingkungan RT 04 Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, khususnya sereh, sebagai bahan alami untuk mengurangi gangguan nyamuk masih terbatas, sehingga diperlukan edukasi mengenai pemanfaatan bahan alami yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan rumah tangga. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada ibu-ibu RT 04 melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar sereh sebagai alternatif alami. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi langsung, serta sesi tanya jawab mengenai proses pembuatan spray, mulai dari pencucian dan pemotongan sereh, perebusan, penyaringan, hingga pencampuran dengan alkohol dan aquadest sebelum dikemas ke dalam botol spray. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias serta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah, meskipun produk yang dihasilkan memiliki daya simpan terbatas, yaitu sekitar tiga hingga lima hari pada suhu ruang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi tema besar KKN Kelompok 4, yaitu “Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Kepedulian Lingkungan”.