cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto1982@gmail.com
Editorial Address
https://dedikasi.net/index.php/dedikasi/about/editorialTeam
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat
ISSN : 30252695     EISSN : 29878233     DOI : https://doi.org/10.71436/dedikasi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat di terbitkan oleh Institut Teknologi Pendidikan Indonesia yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta implementasi berbagai bidang ilmu Sains and Technology (multidisiplin) diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali selama setahun pada bulan Januari, dan Juli. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh Dosen, Peneliti dan Akademisi untuk menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dedikasi adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2987-8233, P-ISSN: 3025– 2695. Dedikasi mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun (Januari dan Juli). Dedikasi Menggunakan Turnitin plagiarism checks, Mendeley untuk managemen referensi dan supported by Crossref (DOI). Scope: Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat adalah peer-reviewed a blind, journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan terapan keilmuan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat secara ilmiah. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dan terapan keilmuan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang Sains and Technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
Edukasi Klasifikasi dan Pelaporan Kecelakaan Kerja Sebagai Upaya Penguatan Budaya Keselamatan di Rumah Sakit Umum Kaliwates Jember Fernanda Ilham Zulkarnaen S; Indasah Indasah; Novy Sulistyo Wardani
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.166

Abstract

Rumah sakit merupakan lingkungan kerja yang memiliki potensi risiko kecelakaan kerja tinggi karena melibatkan pelayanan medis, aktivitas penunjang, penggunaan alat kesehatan, bahan kimia, limbah medis, serta interaksi langsung dengan pasien. Salah satu masalah dalam penguatan K3RS adalah belum meratanya pemahaman pekerja mengenai klasifikasi dan pelaporan kecelakaan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan dan tenaga penunjang RSU Kaliwates Jember mengenai klasifikasi kecelakaan kerja dan alur pelaporan insiden. Metode kegiatan menggunakan Satuan Acara Penyuluhan melalui ceramah interaktif, diskusi kasus, media leaflet/poster, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 57,67 dan post-test sebesar 86,67, dengan peningkatan rata-rata 29,00 poin. Kategori pengetahuan baik meningkat dari 3,33% sebelum edukasi menjadi 96,67% setelah edukasi. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,001). Nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,705 menunjukkan peningkatan pengetahuan dalam kategori tinggi. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan peserta, tersedianya media edukasi, dan rekomendasi tindak lanjut berupa integrasi materi klasifikasi serta pelaporan kecelakaan kerja ke dalam edukasi rutin K3RS.
Edukasi Penggunaan Unsafe Condition Card dan Pelaporan Insiden, Accident, serta Near Miss dalam Upaya Peningkatan Kesadaran SMK3 di Puskesmas Purwodadi Kabupaten Pasuruan Atick Nur Farida; Indasah Indasah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.167

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan untuk melindungi tenaga kesehatan, pasien, dan lingkungan kerja dari berbagai risiko kecelakaan kerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah melalui edukasi penggunaan Unsafe Condition Card (UCC) serta pelaporan insiden, accident, dan near miss. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pegawai terhadap pentingnya identifikasi kondisi tidak aman dan pelaporan kejadian keselamatan kerja di Puskesmas Purwodadi Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan adalah kegiatan edukasi dengan desain one group pre-test dan post-test terhadap 21 pegawai Puskesmas Purwodadi. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data selisih tidak berdistribusi normal (p=0,019), sehingga analisis perbedaan dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 59,52 ± 14,65 pada pre-test menjadi 83,33 ± 10,65 pada post-test dengan rata-rata peningkatan sebesar 23,81 poin. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Selain itu, proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 23,81% menjadi 90,48% setelah edukasi. Dapat disimpulkan bahwa edukasi penggunaan Unsafe Condition Card dan pelaporan insiden, accident, serta near miss efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pegawai terhadap penerapan SMK3 di Puskesmas Purwodadi Kabupaten Pasuruan.
Penguatan Karakter, Kreativitas, dan Pengetahuan Siswa Melalui Lomba Cerdas Cermat dan Melukis pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional di SMA YWKA Palembang Tias Dwi Ningrum; Muhsana El Cintami Lanos; Pasia Pasia; Adinda Aprilia; Yoga Pratama; Samsu Alam; Marselin Nurista; Muhammad Rafi Alfatih
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.178

Abstract

Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya pendidikan sebagai sarana pengembangan potensi diri dan pembentukan karakter. Salah satu bentuk kegiatan yang dapat mendukung tujuan tersebut adalah penyelenggaraan lomba edukatif dan kreatif yang melibatkan siswa secara aktif. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan lomba cerdas cermat dan melukis dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional di SMA YWKA Palembang sebagai bagian dari program kerja mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan partisipasi langsung dalam pelaksanaan kegiatan. Kegiatan melibatkan siswa dari berbagai tingkatan kelas yang berpartisipasi dalam perlombaan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan akademik, kreativitas, kerja sama, sportivitas, tanggung jawab, serta rasa percaya diri. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa lomba cerdas cermat mampu meningkatkan pengetahuan umum dan kemampuan berpikir kritis siswa, sedangkan lomba melukis memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan ide, kreativitas, dan apresiasi seni. Selain itu, kedua kegiatan tersebut turut berkontribusi dalam penguatan karakter siswa melalui penerapan nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan sikap menghargai prestasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dapat dikembangkan melalui aktivitas kompetitif yang edukatif dan menyenangkan.
Peningkatan Kebersihan Diri dan Lingkungan Sekolah Dasar melalui Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Yoana Agnesia; Albirruni Siregar; Andi Sarikawan Gurning; Octariany Octariany
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.179

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama pada anak usia sekolah dasar. Anak sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai penyakit akibat kurangnya kebersihan diri dan lingkungan, seperti diare, kecacingan, infeksi saluran pernapasan akut, dan penyakit kulit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa mengenai kebersihan diri dan kebersihan lingkungan sekolah melalui edukasi PHBS. Kegiatan dilaksanakan di salah satu sekolah dasar dengan melibatkan 50 siswa kelas IV–VI. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi enam langkah cuci tangan pakai sabun, praktik menyikat gigi yang benar, diskusi interaktif, permainan edukatif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 61,8 menjadi 87,4, dengan peningkatan sebesar 41,4%. Selain itu, observasi menunjukkan siswa mulai menerapkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan sebelum makan, dan menjaga kebersihan kelas. Program ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan berbasis partisipatif efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya kebersihan diri dan lingkungan sekolah. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari sekolah, guru, orang tua, dan tenaga kesehatan agar perilaku hidup bersih dan sehat menjadi budaya sekolah.
GERLIA TUKBASISDAKPU (Gerakan Hidupkan Lingkungan Alam untuk Membantu Siswa Tidak Mampu) Di Sekolah Dasar Negeri Lopang Cilik Kota Serang Yuyun Yuningsih
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.180

Abstract

GERLIA TUKBASISDAKPU (Gerakan Hidupkan Lingkungan Alam untuk Membantu Siswa Tidak Mampu) di SDN Lopang Cilik Kota Serang yaitu sebuah program inovasi non digital dengan mengelola aset lahan tidur sekolah yang kurang produktif menjadi produktif yang hasilnya diperuntukan membantu siswa kurang mampu dalam hal memenuhi kebutuhan pendidikannya, dengan pengembangan yang terus berkesinambungan, pemanfaatan lahan produktif dan berkelanjutan dengan cara merevitalisasi kebun sekolah menjadi laboratorium hidup (living laboratory) berbasis konsep agrosilvopastura dan wadah ekonomi REJEKI. Program ini dirancang untuk mengatasi masalah keterbatasan finansial sekolah, rendahnya literasi ekologi, dan tingginya jumlah siswa prasejahtera. Pendekatan terpadu ini mengintegrasikan sektor pertanian hortikultura (agro), penanaman pohon buah tropis (silvo), serta sistem peternakan ayam kampung ramah lingkungan chicken tunnel (pastura) di atas lahan seluas 280 m². Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui lima tahapan terstruktur: sosialisasi program, pelatihan berbasis pre-post test dan workshop mandiri, penerapan teknologi infrastruktur terpadu, pendampingan tata kelola berkala, serta keberlanjutan program melalui hilirisasi produk. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra hingga mencapai target minimal 80% pada aspek konseptual dan 70% pada keterampilan praktis penataan lahan serta manajemen keuangan. Melalui sinergi bersama UMKM Mandiri Dapur Lopang Cilik, dalam naungan REJEKI (Rumah Edukasi Jejaring ekonomi Kreatif Inovatif)  hasil panen kebun diolah menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi.
Penguatan Ecological Citizenship melalui Gerakan Arjawinangun Bersih (GAB) dalam Mendukung Agenda Sustainable Development Goals Desa Suarifqi Diantama
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.176

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu tantangan utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah menghambat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya Tujuan 6 (Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi), Tujuan 12 (Desa Peduli Lingkungan Darat), dan Tujuan 18 (Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat ecological citizenship masyarakat melalui Gerakan Arjawinangun Bersih (GAB) sebagai upaya meningkatkan kesadaran, partisipasi, dan tanggung jawab masyarakat dalam pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di RT Blok 3 Desa Jungjang Wetan, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon dengan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui observasi, identifikasi permasalahan, dan koordinasi dengan pemerintah desa. Tahap pelaksanaan meliputi sosialisasi ecological citizenship, edukasi pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle), demonstrasi penggunaan komposter, gerakan bersih lingkungan, serta kampanye perilaku hidup bersih. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai ecological citizenship, pengelolaan sampah berbasis 3R, dan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos. Selain itu, masyarakat menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong serta komitmen untuk menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri. Program ini menunjukkan bahwa penguatan ecological citizenship berbasis pembelajaran partisipatif efektif mendukung implementasi SDGs Desa dan berpotensi direplikasi sebagai model pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa Melalui Edukasi dan Simulasi Evakuasi Gempa Bumi di SMAN 1 Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Widya Soviana; Muhammad Nur Akmal; Risma Sunarty; Aqsal Farhan
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.181

Abstract

Bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada Tahun 2004, menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi masyarakat Aceh dan khususnya masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Besar. Lhoknga merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Aceh Besar yang berhadapan langsung dengan samudera Hindia berdampak paling parah terhadap bencana saat itu. Setelah 20 tahun bencana berlalu, memori terhadap bencana gempa bumi dan tsunami berangsur hilang di tengah-tengah masyarakat. Minimnya edukasi kebencanaan, terutama di sekolah mampu meningkatkan kerentanan siswa terhadap bahaya tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa SMAN 1 Lhoknga melalui penyuluhan, simulasi evakuasi, serta pemanfaatan poster mitigasi bencana. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan (koordinasi dan penyusunan media edukasi), pelaksanaan (sosialisasi, simulasi evakuasi, dan pemasangan poster), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap bencana gempa bumi dan prosedur penyelamatan diri dan penggunaan jalur evakuasi saat bencana terjadi. Program ini mendorong integrasi edukasi kebencanaan ke dalam kurikulum sekolah serta pengembangan model Sekolah Siaga Bencana di SMAN 1 Lhoknga. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi potensi gempa bumi.
Peran Pendidik dalam Membentuk Karakter Anak Didik: Studi Kasus di SMPN 2 Bangkinang Kota Citra Ayu; Iis Aprinawati; Marwa Alya Sukainah; Nazilla Sofia; Sumianto Sumianto; Indriyanto Indriyanto
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.182

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam sistem pendidikan formal, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama yang menjadi fase transisi perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidik dalam membentuk karakter anak didik di SMP Negeri 2 Bangkinang Kota. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang melibatkan lima guru dan sepuluh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai teladan, fasilitator nilai, serta pembimbing moral dalam kehidupan sekolah. Keteladanan, konsistensi sikap, dan kualitas interaksi guru–siswa berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter akan berjalan efektif apabila nilai-nilai moral diintegrasikan secara sadar, sistematis, dan berkelanjutan dalam praktik pembelajaran.
Internalisasi Nilai-Nilai Islami Khalifah fil Ard Upaya Pelestarian Lingkungan di Perguruan Tinggi Swasta Ridho Riyanto
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.185

Abstract

Krisis lingkungan global menuntut transformasi etis berbasis nilai spiritual, salah satunya melalui konsep khalifah fil ard dalam Islam yang menempatkan manusia sebagai pemelihara bumi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara mendalam persepsi mahasiswa terhadap konsep tersebut dan relevansinya dalam upaya pelestarian lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi terhadap mahasiswa aktif yang telah menempuh mata kuliah Pendidikan Agama Islam serta terlibat dalam kegiatan lingkungan kampus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling hingga mencapai kejenuhan data. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang mencakup kondensasi, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai khalifah fil ard sebagai amanah kepemimpinan, pengelolaan, dan penjagaan keseimbangan alam yang terikat tanggung jawab ilahiah. Persepsi ini membentuk kesadaran ekologis yang tinggi, tetapi implementasinya belum sepenuhnya konsisten akibat minimnya pembiasaan, fasilitas, dan budaya kolektif kampus. Faktor kurikulum PAI berbasis ekoteologi, keteladanan dosen, dan keaktifan organisasi menjadi pembentuk utama persepsi. Temuan ini mengimplikasikan perlunya integrasi ekoteologi Islam dalam kurikulum, pembelajaran berbasis proyek lingkungan, serta penguatan budaya kampus hijau untuk menjembatani kesenjangan antara pemahaman dan praktik.

Page 10 of 10 | Total Record : 99