cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalnusantara130@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Ulil Albab
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28100581     DOI : 10.56799
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisplin menerbitkan artikel bidang multidisiplin, termasuk : Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, Kebijakan Publik, Pariwisata, Sosial dan Politik, Budaya, Seni, Pertanian, Peternakan, Ilmu Komputer, ilmu humaniora dan bidang ilmu lainnya. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin terbit setiap bulan atau 12 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,587 Documents
Rekonstruksi Pembelajaran Kemuhammadiyahan: Integrasi Desain Instruksional Modern, Strategi Experiential Learning, dan Evaluasi Holistik Berbasis Model CIPP Dodi Mario Akbar; Galih Fauzan Firdaus; Deny Asmara; Dirgantara Wicaksono
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.19727

Abstract

Pendidikan Kemuhammadiyahan merupakan instrumen strategis dalam membentuk karakter, ideologi, dan jiwa pergerakan peserta didik di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), sekaligus menjadi wahana transmisi paham Islam berkemajuan lintas generasi. Namun demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa desain pembelajaran mata kuliah/mata pelajaran ini masih cenderung konvensional, berorientasi pada capaian kognitif tingkat rendah (Lower Order Thinking Skills/LOTS), didominasi metode ceramah satu arah, serta kurang relevan dengan profil lulusan yang dituntut memiliki kompetensi berpikir kritis, reflektif, dan aksi sosial. Penelitian ini bertujuan merumuskan rekonstruksi pembelajaran Kemuhammadiyahan melalui tiga pilar utama, yaitu (1) pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) mengacu pada taksonomi Bloom hasil revisi Anderson dan Krathwohl; (2) penerapan model experiential learning Kolb melalui strategi dakwah lapangan; serta (3) inovasi evaluasi pembelajaran holistik berbasis model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dipadukan dengan penilaian autentik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen kurikulum, kuesioner respons mahasiswa, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion) bersama pakar kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran meningkat signifikan ketika desain instruksional mempertimbangkan karakteristik unik peserta didik, mengintegrasikan pengalaman dakwah lapangan yang autentik, serta menerapkan asesmen berlapis yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik seperti portofolio digital, penilaian berbasis proyek, dan rubrik nilai-nilai Muhammadiyah. Inovasi ini tidak hanya memperkuat pemahaman ideologis mahasiswa, tetapi juga mendorong internalisasi nilai-nilai pergerakan—tajdid, tauhid sosial, dan teologi Al-Ma'un—ke dalam perilaku dan praksis kehidupan sehari-hari. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dosen AIK dalam merancang instrumen pembelajaran dan evaluasi berbasis HOTS sebagai bagian dari penjaminan mutu pendidikan ideologis di Perguruan Tinggi Muhammadiyah/'Aisyiyah (PTMA).
Interaksi Digital Anak di Youtube dan Pemenuhan Kebutuhan Belajar Catur: Perspektif Uses and Gratifications Aay Aisyah Anisa; Amri Dunan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.19739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana anak-anak memaknai interaksi digital mereka di platform YouTube dalam konteks pembelajaran catur serta bagaimana konten yang mereka akses memenuhi kebutuhan belajar dari perspektif Uses and Gratifications. Penelitian ini berada dalam paradigma konstruktivisme, yang melihat anak-anak sebagai subjek aktif dalam membangun makna dan pengalaman belajar melalui media digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap lima narasumber anak usia 9–13 tahun yang secara aktif mengakses dan mempelajari catur melalui YouTube. Narasumber berasal dari berbagai daerah, seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Bogor, Madiun dan Jakarta, dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi anak dalam mengakses konten catur di YouTube meliputi pemenuhan kebutuhan: Kognitif – seperti memahami strategi pembukaan seperti Italian Game dan Queen's Gambit, belajar taktik seperti fork, pin, dan skewer, serta mengenal kombinasi skakmat, Afektif – anak merasa senang, termotivasi, dan mendapatkan hiburan dari video tutorial atau pertandingan catur dengan animasi dan narasi yang menarik., Sosial – anak merasa bangga ketika bisa membagikan pemahaman baru kepada teman-teman sekolah atau bergabung dalam komunitas digital catur pemula, Kompetitif – YouTube menjadi sumber utama mereka untuk belajar sebelum mengikuti pertandingan online dan offline. Penelitian juga menemukan beberapa tantangan, antara lain kurasi konten yang tidak terstandarisasi, gangguan algoritma YouTube yang merekomendasikan konten di luar tujuan belajar, serta pola komunikasi negatif dalam komentar atau live chat seperti saling mencela yang dapat mengurangi kenyamanan anak dalam proses belajar. Dengan demikian, YouTube berpotensi menjadi sarana pembelajaran catur yang efektif apabila digunakan secara sadar, disertai pendampingan, serta pemilihan konten yang relevan dan berkualitas.
“Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas Dan Solvabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Pada Sektor Food And Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2022– 2025” : “Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas Dan Solvabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Pada Sektor Food And Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2022– 2025” Enti Senai; Herlambang Pudjo Santoso
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.19785

Abstract

This study aims to analyze the effect of liquidity, profitability, and solvency on firm value in the food and beverage sector listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2022–2025 period. Firm value is an important indicator reflecting investor perceptions of a company's performance and prospects. Liquidity is proxied by the Current Ratio (CR), profitability by Return on Assets (ROA), solvency by Debt to Equity Ratio (DER), and firm value by Price to Book Value (PBV). This study uses a quantitative approach with secondary data obtained from the financial statements of food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2022–2025 period. The sampling technique used purposive sampling in accordance with predetermined criteria. Data analysis was performed using multiple linear regression analysis to examine the effect of liquidity, profitability, and solvency on firm value, both partially and simultaneously.
Penerapan Restorative Justice dalam Penanganan Tindak Pidana yang Dilakukan oleh Geng Motor dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Asep Saepudin; Ujuh Jumhana
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.19795

Abstract

Penerapan restorative justice dalam kasus-kasus yang melibatkan kekerasan oleh geng motor masih menjadi perdebatan. Disamping sisi baiknya, muncul kekhawatiran bahwa penerapan restorative justice pada pelaku tindak kekerasan geng motor dapat mengurangi efek jera dan melemahkan fungsi penjeraan dari sistem hukum pidana sehingga restorative justice perlu diimplementasikan dengan baik dan disosialisasikan agar masyarakat lebih memahami dan dapat memanfaatkan pendekatan ini dalam menyelesaikan masalah. Mendasarkan pada hal tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kedudukan restorative justice dalam penanganan tindak pidana yang dilakukan oleh geng motor, serta untuk mengetahui implementasi penanganan pemidanaan bagi geng motor yang melakukan tindak pidana. Pendekatan Perundang-Undangan (Statute Approach). Adapun jenis Penelitian yang digunakan oleh peneliti ialah yuridis empiris. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis, yaitu dengan menggambarkan dan menganalisis peraturan perundang-undangan serta praktik penerapan restorative justice secara sistematis. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kedudukan restorative justice dalam penanganan tindak pidana yang dilakukan oleh geng motor adalah kedudukan restorative justice sebagai sarana penegak hukum pada kasus tindak pidana yang dilakukan oleh geng motor cenderung sangat selektif dan berhati-hati dalam pemberiannya mengingat kedudukannya sebagai ultimum remedium. Restorative justice biasanya hanya diberikan kepada anggota baru atau anak-anak yang "ikut-ikutan" dalam tindak pidana ringan. Sementara untuk aktor utama, pelaku kekerasan sajam, dan pelaku pembacokan jalanan, hukum tetap akan menjatuhkan pidana retributif (penjara) demi menjaga ketertiban umum dan memberikan efek jera. Implementasi penanganan pemidanaan bagi geng motor yang melakukan tindak pidana adalah dengan laporan atau temuan dan selanjutnya melakukan upaya penyelidikan beserta gelar perkaranya dan melakukan penyidikan beserta gelar perkaranya. Dalam penangananya Polrestabes Bandung menemukan kendala di setiap upaya tersebut dan disikapi dengan tujuan pelaksanaan penegakan hukum dan pelaksanaan restorative justice. Namun demikian, restorative justice dilaksanakan pada pelaku yang bukan residivis ataupun hukuman minimal 5 tahun penjara.
Peran Peran Industri Mice Terhadap Pengembangan Destinasi Pariwisata Tomi Darmawan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.19914

Abstract

Industri Meetings, Incentives, Conventions, dan Exhibitions (MICE) telah berkembang menjadi salah satu sektor strategis dalam pengembangan destinasi pariwisata global. Berbeda dengan wisata rekreasi konvensional, aktivitas MICE memiliki karakteristik pengeluaran wisatawan yang lebih tinggi, tingkat lama tinggal yang lebih panjang, serta kontribusi ekonomi yang signifikan terhadap pembangunan wilayah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran industri MICE terhadap pengembangan destinasi pariwisata melalui pendekatan literature review. Penelitian dilakukan dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang membahas hubungan antara industri MICE, pengembangan destinasi, dampak ekonomi, destination brdaning, infrastruktur, daya saing destinasi, dan keberlanjutan pariwisata. Hasil kajian menunjukkan bahwa industri MICE berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui efek bergdana (multiplier effect), meningkatkan citra destinasi (destination image), memperkuat daya saing pariwisata, serta mendorong pembangunan infrastruktur perkotaan. Selain itu, kegiatan MICE juga berkontribusi terhadap peningkatan investasi, promosi destinasi, serta pembentukan jejaring bisnis internasional. Namun demikian, pengembangan industri MICE masih menghadapi tantangan berupa ketimpangan infrastruktur, rendahnya kualitas sumber daya manusia, transformasi digital, serta tuntutan implementasi konsep green MICE dalam menghadapi isu keberlanjutan. Artikel ini menyimpulkan bahwa pengembangan industri MICE perlu dilakukan melalui pendekatan kolaboratif yang mengintegrasikan pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat dalam rangka menciptakan destinasi pariwisata yang kompetitif dan berkelanjutan.
Implementasi Teknologi Pendidikan Berbasis Inklusivitas: Studi Kasus Pada Sekolah Dengan Keterbatasan Akses Perangkat Digital Achmad Juliansyah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.19925

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut agar setiap peserta didik, tanpa memandang latar belakang kondisi fisik, kognitif, maupun sosial ekonomi, memperoleh kesempatan belajar yang setara, termasuk dalam pemanfaatan teknologi pendidikan. Namun, implementasi teknologi pendidikan berbasis inklusivitas di lapangan masih menghadapi tantangan besar, terutama pada sekolah-sekolah dengan keterbatasan akses perangkat digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana sekolah dengan keterbatasan perangkat digital mengimplementasikan teknologi pendidikan yang inklusif, termasuk strategi, teknologi asistif, dan faktor pendukung maupun penghambat yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus multi-situs (multi-site case study), yang datanya dihimpun melalui penelusuran dan sintesis mendalam terhadap laporan penelitian, studi kasus terdahulu, serta dokumen kebijakan yang membahas praktik nyata penerapan teknologi pendidikan inklusif di berbagai jenjang sekolah di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah dengan keterbatasan perangkat digital umumnya menempuh strategi berbagi perangkat (device sharing), pemanfaatan teknologi asistif sederhana atau low-tech, kolaborasi antara guru pendidikan khusus dan guru kelas reguler, serta modifikasi materi ajar agar tetap dapat diakses oleh seluruh siswa termasuk siswa berkebutuhan khusus. Faktor pendukung keberhasilan meliputi pelatihan guru, dukungan kepala sekolah, dan kemitraan dengan pihak eksternal, sedangkan faktor penghambat utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya pelatihan teknis, dan rendahnya literasi digital sebagian guru. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan afirmatif, penyediaan teknologi asistif berbiaya terjangkau, serta pelatihan berkelanjutan agar implementasi teknologi pendidikan yang inklusif dapat berjalan optimal meskipun dengan keterbatasan perangkat digital.
Pengaruh Fans Engagement Dan Sense Of Belonging Terhadap Loyalitas Bobotoh Persib Bandung Di Tasikmalaya Hilmi Darussalam; Herdiyanti Herdiyanti
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.19947

Abstract

Loyalitas suporter merupakan faktor penting dalam mendukung keberlangsungan sebuah klub sepak bola. Untuk meningkatkan loyalitas tersebut, klub perlu membangun keterlibatan suporter (Fans Engagement) dan rasa memiliki (Sense of Belonging) terhadap klub. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fans Engagement dan Sense of Belonging terhadap Loyalitas Bobotoh Persib Bandung di Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah Bobotoh Persib Bandung di Tasikmalaya, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Cochran dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fans Engagement dan Sense of Belonging berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Bobotoh Persib Bandung. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas, variasi loyalitas dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan hal lainnya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan dan rasa memiliki Bobotoh terhadap Persib Bandung, semakin tinggi pula loyalitas yang terbentuk. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi manajemen Persib Bandung dalam meningkatkan hubungan dengan suporter.
Disrupsi Keluarga Pekerja Migran Indonesia dalam Perspektif Maqāṣid al-Usrah Jamaluddin 'Athiyyah: Studi Kasus di Kabupaten Tulungagung M. Nailul Azmi
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.19970

Abstract

Disrupsi keluarga merupakan kondisi yang ditandai oleh ketegangan hubungan antaranggota keluarga, isolasi emosional, kesulitan ekonomi, serta gangguan komunikasi dan interaksi yang dapat memengaruhi stabilitas rumah tangga. Fenomena ini semakin kompleks pada keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI), terutama yang menjalani Long Distance Marriage (LDM). Di Kabupaten Tulungagung tercatat terdapat 150 tenaga kerja lokal dan 4.466 pekerja migran, sehingga pemisahan fisik, keterbatasan komunikasi, pemenuhan kebutuhan biologis, dan penyelesaian konflik menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan keluarga. Penelitian ini merupakan field research dengan pendekatan kualitatif, menggunakan desain grounded theory dan teknik purposive sampling. Penelitian bertujuan menganalisis bentuk disrupsi keluarga PMI di Kabupaten Tulungagung serta mengkaji fenomena tersebut berdasarkan perspektif Maqashid al-Usrah Jamaluddin ‘Athiyyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif, kejujuran, dan transparansi menjadi fondasi utama dalam menjaga keharmonisan keluarga LDM. Selain itu, pemerintah Kabupaten Tulungagung menunjukkan komitmen melalui penguatan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada perlindungan PMI, tetapi juga pada pemberdayaan keluarga yang ditinggalkan. Perspektif Maqashid al-Usrah memberikan landasan teoretis yang komprehensif dengan mengintegrasikan nilai-nilai spiritual, sosial, dan kemaslahatan keluarga sebagai dasar dalam menghadapi disrupsi keluarga akibat migrasi kerja.
Tinjauan Yuridis Izin Poligami dan Perlindungan Harta Bersama antara Suami dengan Istri Pertama ( Studi Putusan Perkara Nomor 3182/Pdt.G/2025/PA.Ckr ) Putri Salwa; Sarman Sarman
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.20032

Abstract

Perkawinan poligami merupakan salah satu bentuk perkawinan yang diperbolehkan dalam hukum Indonesia dengan syarat tertentu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Dalam praktiknya, poligami sering menimbulkan persoalan mengenai perlindungan hak ekonomi istri, khususnya terhadap harta bersama. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum terhadap harta bersama istri pertama dalam Putusan Pengadilan Agama Cikarang Nomor 3182/Pdt.G/2025/PA.Ckr. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, dan putusan tersebut, serta bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal hukum yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui penafsiran terhadap norma hukum dan pertimbangan hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan tersebut telah memberikan perlindungan hukum terhadap harta bersama istri pertama melalui pengakuan status harta bersama yang diperoleh selama perkawinan pertama. Pertimbangan hakim sejalan dengan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Pasal 94 Kompilasi Hukum Islam serta mencerminkan perlindungan hukum preventif dan represif (Hadjon, 1987).
Hubungan Antara Dukungan Sosial Online dan Subjective Well-Being dengan Gratitude Sebagai Mediator pada Remaja Pengguna Media Sosial Amanda Claudiana Putri; Nindia Pratitis; Rr. Amanda Pasca Rini
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 10: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i10.20044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial online dan subjective well-being pada remaja pengguna media sosial, dengan gratitude sebagai variabel mediator. Partisipan penelitian berjumlah 166 remaja pengguna media sosial berusia 13–18 tahun, yang menggunakan minimal satu platform media sosial dan aktif menggunakannya minimal satu jam per hari. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tiga alat ukur, yaitu Skala Subjective Well-Being yang disusun berdasarkan teori Diener (2006), Skala Dukungan Sosial Online yang diadaptasi dan dimodifikasi dari The Online Social Support Scale (OSSS) berdasarkan teori Nick (2018), serta Skala Gratitude yang dimodifikasi dari skala Permadi (2023) berdasarkan teori McCullough (2002). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik path analysis melalui program JASP versi 0.18.3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa gratitude secara signifikan memediasi hubungan antara dukungan sosial online dan subjective well-being (β = 0,005; p = 0,004), dengan bentuk mediasi parsial. Dukungan sosial online juga berhubungan positif signifikan dengan gratitude (β = 0,009; p = 0,003) dan dengan subjective well-being secara langsung (β = 0,014; p < 0,001), sementara gratitude berhubungan positif sangat signifikan dengan subjective well-being (β = 0,513; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa gratitude berperan sebagai mekanisme psikologis yang menjembatani pengaruh dukungan sosial online terhadap kesejahteraan subjektif remaja di era digital, sehingga penguatan rasa syukur dapat menjadi salah satu strategi intervensi untuk meningkatkan subjective well-being remaja pengguna media sosial.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 10: September 2026 Vol. 5 No. 9: Agustus 2026 Vol. 5 No. 8: Juli 2026 Vol. 5 No. 7: Juni 2026 Vol. 5 No. 6: Mei 2026 Vol. 5 No. 5: April 2026 Vol. 5 No. 4: Maret 2026 Vol. 5 No. 3: Februari 2026 Vol. 5 No. 2: Januari 2026 Vol. 4 No. 12: November 2025 Vol. 4 No. 11: Oktober 2025 Vol. 4 No. 10: September 2025 Vol. 5 No. 1: Desember 2025 Vol. 4 No. 9: Agustus 2025 Vol. 4 No. 8: Juli 2025 Vol. 4 No. 7: Juni 2025 Vol. 4 No. 6: Mei 2025 Vol. 4 No. 5: April 2025 Vol. 4 No. 4: Maret 2025 Vol. 4 No. 3: Februari 2025 Vol. 4 No. 2: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: November 2024 Vol. 3 No. 11: Oktober 2024 Vol. 3 No. 10: September 2024 Vol. 4 No. 1: Desember 2024 Vol. 3 No. 9: Agustus 2024 Vol. 3 No. 8: Juli 2024 Vol. 3 No. 7: Juni 2024 Vol. 3 No. 6: Mei 2024 Vol. 3 No. 5: April 2024 Vol. 3 No. 4: Maret 2024 Vol. 3 No. 3: Februari 2024 Vol. 3 No. 2: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: November 2023 Vol. 2 No. 11: Oktober 2023 Vol. 2 No. 10: September 2023 Vol. 3 No. 1: Desember 2023 Vol. 2 No. 9: Agustus 2023 Vol. 2 No. 8: Juli 2023 Vol. 2 No. 7: Juni 2023 Vol. 2 No. 6: Mei 2023 Vol. 2 No. 5: April 2023 Vol. 2 No. 4: Maret 2023 Vol. 2 No. 3: Februari 2023 Vol. 2 No. 2: Januari 2023 Vol. 1 No. 11 (2022): Oktober 2022 Vol. 1 No. 12: November 2022 Vol. 1 No. 10: September 2022 Vol. 2 No. 1: Desember 2022 Vol. 1 No. 8: Juli 2022 Vol. 1 No. 7: Juni 2022 Vol. 1 No. 6: Mei 2022 Vol. 1 No. 5: April 2022 Vol. 1 No. 4: Maret 2022 Vol. 1 No. 3: Februari 2022 Vol. 1 No. 2: Januari 2022 Vol. 1 No. 9: Agustus Vol. 1 No. 1: Desember 2021 More Issue