cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalnusantara130@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Ulil Albab
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28100581     DOI : 10.56799
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisplin menerbitkan artikel bidang multidisiplin, termasuk : Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, Kebijakan Publik, Pariwisata, Sosial dan Politik, Budaya, Seni, Pertanian, Peternakan, Ilmu Komputer, ilmu humaniora dan bidang ilmu lainnya. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin terbit setiap bulan atau 12 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,703 Documents
Analisis Menu Engineering Makanan Dan Minuman Pada Restaurant C Tiara Novita Dewi; I Gusti Agung Wiryanata; Ni Luh Riska Yusmarisa
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20225

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis menu engineering makanan dan minuman pada Restaurant C. Penelitian dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara margin laba dan volume penjualan menu, di mana menu dengan volume penjualan tinggi justru memiliki margin laba rendah, sementara menu dengan margin laba tinggi hanya memiliki volume penjualan rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi data penjualan, harga pokok produksi, serta harga jual periode Desember 2025. Analisis data dilakukan melalui empat tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Perhitungan menu engineering menggunakan margin kontribusi dan volume penjualan dengan ambang batas 70 persen. Hasil penelitian menunjukkan Restaurant C memiliki 38 menu Stars, 41 menu Puzzles, 47 menu Plowhorses, dan 54 menu Dogs. Peneliti merekomendasikan perbaikan menu Dogs, penurunan harga terbatas pada menu Puzzles, serta pengembangan menu baru untuk menciptakan menu Stars.
Analisis Deskriptif Kontribusi Sektor MICE Terhadap Pemberdayaan UMKM di Labuan Bajo Rovalz Candra Kirana
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20227

Abstract

Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia terus berkembang pesat, terutama dalam sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).Hal ini terlihat dari semakin seringnya diselenggarakan acara berskala nasional maupun internasional, seperti KTT ASEAN 2023. Pertumbuhan sektor pariwisata secara tidak langsung menciptakan peluang ekonomi bagi pengusaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar area wisata, baik melalui penyediaan layanan penginapan, makanan dan minuman, jasa angkutan, maupun barang kerajinan buatan lokal. Namun demikian, kontribusi nyata sektor MICE terhadap pemberdayaan UMKM di Labuan Bajo masih memerlukan analisis yang lebih mendalam, karena masih terdapat perbedaan akses pasar, keterbatasan kemampuan SDM, serta kurangnya partisipasi UMKM lokal dalam sistem penyelenggaraan acara MICE. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran sektor MICE dalam mendorong pengembangan UMKM di Labuan Bajo, mengetahui berbagai cara UMKM terlibat dalam ekosistem MICE, serta menemukan faktor-faktor yang mendorong dan menghambat terwujudnya peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi di lapangan, serta studi dokumen terhadap para pelaku UMKM, pengelola venue atau hotel MICE, serta instansi terkait seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi UMKM di wilayah tersebut. Data tersebut dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk memberikan gambaran yang lebih dalam mengenai kondisi sebenarnya di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor MICE memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan sebagian UMKM lokal, namun kontribusinya belum merata dan masih terkendala keterbatasan akses informasi serta jaringan kemitraan dengan penyelenggara event. Penelitian ini menyarankan peningkatan kerja sama antara penyelenggara acara MICE dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah lokal, serta perlu dilakukan peningkatan kemampuan dan pemasaran secara digital untuk memaksimalkan manfaat ekonomi sektor MICE dalam mendukung pengembangan UMKM di Labuan Bajo.
Studi Literatur : Pengaruh Media Sosial Terhadap Tourism Behavior Wisatawan Di Labuan Bajo Rovalz Candra Kirana; Primantoro Nur Vitrianto; Amin Kiswantoro
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20228

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara wisatawan memperoleh informasi, membentuk persepsi, serta mengambil keputusan dalam melakukan perjalanan wisata. Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Indonesia mengalami peningkatan eksposur melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook yang berkontribusi terhadap meningkatnya minat kunjungan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengaruh media sosial terhadap tourism behavior wisatawan di Labuan Bajo melalui pendekatan literature review. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2020–2026. Literatur dipilih berdasarkan relevansi terhadap topik media sosial, perilaku wisatawan (tourism behavior), pemasaran destinasi, dan pengembangan pariwisata Labuan Bajo. Analisis dilakukan secara deskriptif dan tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antara penggunaan media sosial dengan perilaku wisatawan pada setiap tahapan perjalanan (pre-trip, during-trip, dan post-trip). Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan kesadaran destinasi (destination awareness), citra destinasi (destination image), motivasi berkunjung, pengambilan keputusan perjalanan, pengalaman wisata, hingga niat untuk melakukan kunjungan ulang (revisit intention) dan penyebaran electronic word of mouth (e-WOM). Selain itu, konten yang dihasilkan pengguna (user-generated content), kredibilitas influencer, kualitas informasi, serta interaktivitas platform menjadi faktor utama yang memengaruhi perilaku wisatawan dalam memilih Labuan Bajo sebagai destinasi wisata. Namun demikian, beberapa literatur juga mengidentifikasi dampak negatif berupa overtourism, perilaku wisata yang berorientasi pada pencarian konten visual (Instagrammable tourism), serta meningkatnya tekanan terhadap lingkungan dan masyarakat lokal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemasaran digital yang berkelanjutan dengan menyeimbangkan promosi destinasi dan prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur mengenai hubungan media sosial dan perilaku wisatawan, sekaligus menjadi referensi bagi pemerintah, pelaku industri pariwisata, dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pemasaran digital yang efektif dan berkelanjutan bagi pengembangan pariwisata Labuan Bajo.
Analisis Pengujian dan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Peternakan Ruminansia Kecil Menggunakan User Acceptance Testing (UAT) untuk Mitigasi Risiko Usaha Peternak Rakyat Naila Fairuz Khalilah; Sulis Tia Ningsih; Jeannette Gracielle Symphony Efraim
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20235

Abstract

Pengelolaan tata kelola operasional peternakan ruminansia kecil di Indonesia umumnya masih mengandalkan pencatatan manual berbasis buku fisik, termasuk pada mitra peternak rakyat Ziadah Farm. Pola konvensional ini memiliki risiko tinggi terhadap hilangnya data inventaris, keterlambatan penanganan medis, serta asinkronisasi pencatatan arus kas keuangan usaha akikah dan kurban. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengimplementasikan sistem informasi manajemen peternakan berbasis web dengan arsitektur Model-View-Controller (MVC) yang dilengkapi dengan fitur auto-grading, rekam medis, dan Early Warning System (EWS). Evaluasi kualitas perangkat lunak diuji menggunakan kombinasi metode Alpha Testing (Black Box) dan Beta Testing (User Acceptance Testing) berbasis instrumen Skala Likert dengan melibatkan 3 orang peternak internal sebagai responden akhir. Hasil pengujian internal (Alpha Testing) menunjukkan persentase keberhasilan fungsional sistem sebesar 57,14%, di mana ditemukan adanya tiga eror fatal (critical defects), meliputi system crash (Error 500) pada modul silsilah, kegagalan sensitivitas karakter input pada pemicu alarm EWS, dan hambatan kalkulasi saldo agregat keuangan pada halaman dasbor utama. Kondisi cacat program tersebut berdampak langsung pada pengujian lapangan (Beta Testing), yang menghasilkan skor indeks kepuasan UAT sebesar 51,42% (Kriteria Kurang Layak). Melalui keterbukaan log temuan eror ini, penelitian memberikan kontribusi penting berupa dokumentasi pemetaan bug dan rekomendasi tindakan refaktorisasi kode program. Sistem direkomendasikan untuk diisolasi kembali pada lingkungan laboratorium pengembang guna perbaikan logika koding menyeluruh sebelum diimplementasikan secara massal pada operasional peternakan.
Tren Penelitian Grandparenting dan Kesejahteraan Psikologis Lansia: Analisis Literatur Internasional dan Indonesia Andi Mekar Sari Tenri Olle; Dian Novita Siswanti; Kurniati Zainuddin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20245

Abstract

Perubahan struktur keluarga, peningkatan angka harapan hidup, serta dinamika sosial dan ekonomi telah meningkatkan keterlibatan lansia dalam pengasuhan cucu (grandparenting). Fenomena ini mendorong berkembangnya penelitian mengenai hubungan antara grandparenting dan kesejahteraan psikologis lansia, meskipun hasil penelitian masih menunjukkan temuan yang beragam. Artikel ini bertujuan menganalisis tren penelitian grandparenting dan kesejahteraan psikologis lansia pada konteks internasional dan Indonesia, meliputi perkembangan tema penelitian, pendekatan metodologis, temuan utama, serta kesenjangan penelitian. Penelitian menggunakan pendekatan Narrative Literature Review dengan menganalisis 15 artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2011–2025. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi, pengelompokan tematik, dan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian masih didominasi oleh pendekatan kuantitatif yang berfokus pada depresi, kepuasan hidup, dan kesehatan mental, sedangkan penelitian kualitatif mengenai pengalaman subjektif lansia masih terbatas. Temuan juga menunjukkan bahwa grandparenting dapat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kesejahteraan psikologis, bergantung pada intensitas pengasuhan, dukungan keluarga, kondisi kesehatan, dan konteks budaya. Kajian ini menegaskan perlunya pengembangan penelitian kualitatif yang mengkaji kesejahteraan psikologis secara multidimensional, khususnya dalam konteks budaya Indonesia.
TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP PERKAWINAN TIDAK TERCATAT (SIRRI) PADA MASYARAKAT NEGERI SIRI SORI ISLAM, KECAMATAN SAPARUA TIMUR Lily Mardiah; Nadhifah Attamimi; Muhammad Taib Hunsouw; Sahur Ramsay; Fauzia Rahawarin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20249

Abstract

Penelitian ini mengkaji pernikahan tidak tercatat (nikah siri) sebagai fenomena sosial-hukum di Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Maluku Tengah. Tujuannya adalah mengidentifikasi faktor-faktor sosial yang secara historis mendorong praktik nikah siri serta menganalisis pandangan tokoh masyarakat dan tokoh agama mengenai pencatatan pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dalam kerangka sosiologi hukum. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik nikah siri dipengaruhi oleh konflik sosial tahun 1999, hambatan administratif, pengutamaan prosedur adat, tekanan sosial terkait kehamilan di luar nikah, serta kesadaran hukum yang belum merata. Tokoh masyarakat dan tokoh agama memandang pencatatan pernikahan sebagai hal yang penting demi kepastian hukum, akses terhadap layanan publik, serta perlindungan bagi pasangan dan anak. Penelitian ini juga menemukan bahwa ketiadaan buku nikah perlu dibedakan dari ketiadaan pencatatan, karena dokumen yang hilang dapat diganti tanpa perlu melakukan pengesahan ulang pernikahan. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kesadaran hukum memerlukan penyediaan bantuan administratif yang mudah diakses, verifikasi catatan KUA, edukasi berbasis masyarakat, serta kolaborasi antara KUA, pemerintah desa, tokoh agama, dan lembaga adat.
Punishment dan Motivasi Kerja sebagai Determinan Disiplin Kerja Karyawan di Era Transformasi Digital : Punishment and Work Motivation as Determinants of Employee Work Discipline in the Era of Digital Transformation Mraselinus Marselinus; Khayati Khayati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20252

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran punishment dan motivasi kerja sebagai determinan disiplin kerja karyawan di era transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 35 karyawan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa punishment dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 59,5% variasi disiplin kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa implementasi sistem kerja berbasis digital perlu didukung oleh penerapan punishment yang adil dan konsisten serta peningkatan motivasi kerja untuk membangun disiplin kerja yang optimal. Penelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia dengan menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi juga pada pengelolaan perilaku karyawan melalui kebijakan organisasi yang efektif.
STANDAR PEMBUKTIAN DALAM PENETAPAN TERSANGKA TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA ANALISIS PROBLEMATIKA PEMENUHAN MINIMAL DUA ALAT BUKTI PADA TAHAP PENYIDIKAN Eki Wijayanto; Nanik Sutarni; Sri Budi Raharjo; Ana Aniza Karunia
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20270

Abstract

Penetapan tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika merupakan tahapan penting dalam proses investigasi yang harus dilakukan berdasarkan prinsip kepastian hukum dan perlindungan hak asasi manusia. Masalah utama dalam praktiknya adalah bagaimana penyidik ​​memenuhi standar pembuktian yang mensyaratkan minimal dua bukti sah sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka. Karakteristik kejahatan narkotika, yang umumnya dilakukan secara diam-diam dan sistematis, menimbulkan kesulitan dalam memperoleh bukti yang cukup, khususnya dalam membuktikan hubungan antara tersangka dan barang bukti narkotika yang ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis standar pembuktian dalam menetapkan tersangka kejahatan penyalahgunaan narkotika dan untuk meneliti masalah yang dihadapi penyidik ​​dalam memenuhi persyaratan minimal dua bukti sah selama tahap investigasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan hukum dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika harus didasarkan pada bukti pendahuluan yang cukup dan minimal dua bukti sah sebagaimana diatur dalam hukum acara pidana. Bukti tersebut tidak hanya menyangkut penemuan narkotika tetapi juga harus menunjukkan hubungan hukum antara tersangka dan tindakan kriminal yang dilakukan. Kendala yang dihadapi oleh para penyidik ​​meliputi keterbatasan bukti saksi, penyangkalan oleh tersangka, proses pemeriksaan laboratorium terhadap bukti narkotika, dan perkembangan transaksi narkotika melalui teknologi digital. Pemenuhan standar pembuktian dalam investigasi narkotika membutuhkan profesionalisme, ketelitian, dan akuntabilitas dari para penyidik ​​untuk memastikan bahwa penegakan hukum dilakukan secara adil sekaligus melindungi hak-hak setiap individu yang terlibat dalam proses peradilan pidana.
Pengaruh Gaya Hidup Hedonis dan Konformitas Teman Sebaya Terhadap Penggunaan Paylater Generasi Z: Tinjauan Literatur Sistematis Wulan Indah Sari; Widyastuti Widyastuti; Haerani Nur
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20272

Abstract

Penggunaan layanan paylater atau Buy Now, Pay Later (BNPL) meningkat pesat di kalangan Generasi Z di Indonesia seiring berkembangnya fintech dan e-commerce. Di balik kemudahannya, penggunaan paylater kerap didorong oleh gaya hidup hedonis dan konformitas teman sebaya, bukan semata-mata kebutuhan finansial yang rasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara sistematis pengaruh kedua faktor tersebut terhadap penggunaan paylater melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian ini menelaah 24 artikel ilmiah periode 2017–2025 yang diperoleh dari berbagai basis data ilmiah bereputasi dan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa gaya hidup hedonis secara konsisten berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan, intensitas penggunaan paylater, serta perilaku konsumtif. Konformitas teman sebaya juga berpengaruh, baik secara langsung terhadap penggunaan paylater maupun tidak langsung melalui pembentukan gaya hidup hedonis. Selain itu, gengsi atau dorongan menunjukkan status sosial menjadi motif yang memperkuat kedua faktor tersebut. Namun, besarnya pengaruh masing-masing variabel bervariasi antarpenelitian sesuai karakteristik sampel, metode analisis, dan konteks penelitian. Kajian yang menguji pengaruh gaya hidup hedonis dan konformitas teman sebaya secara simultan masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dengan desain yang lebih komprehensif diperlukan untuk memperkaya pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan paylater pada Generasi Z di Indonesia.
Perbandingan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Fresh Graduate Berdasarkan Jenis Kelamin Dan Periode Lulus Rizky Rahmawati Saudi; Widyastuti Widyastuti; Dian Novita SIswanti
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.20280

Abstract

Masa transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja merupakan periode yang rentan menimbulkan kecemasan bagi fresh graduate. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbandingan tingkat kecemasan menghadapi dunia kerja berdasarkan jenis kelamin dan periode lulus. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 407 fresh graduate jenjang S1 yang belum bekerja. Data dikumpulkan menggunakan Employment Anxiety Scale yang dikembangkan oleh Wang dan Hu (2025). Analisis data dilakukan dengan Welch’s ANOVA/t-test serta uji Post-Hoc Games-Howell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan menghadapi dunia kerja yang signifikan berdasarkan jenis kelamin ( ; ). Sebaliknya, terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan periode kelulusan ( ; ), di mana kelompok fresh graduate pada periode lulus 7–9 bulan memiliki tingkat kecemasan paling tinggi dibandingkan kelompok periode lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa durasi masa tunggu pascakelulusan, khususnya pada rentang 7–9 bulan, merupakan periode paling krusial terhadap kerentanan psikologis fresh graduate.: Masa transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja merupakan periode yang rentan menimbulkan kecemasan bagi fresh graduate. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbandingan tingkat kecemasan menghadapi dunia kerja berdasarkan jenis kelamin dan periode lulus. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 407 fresh graduate jenjang S1 yang belum bekerja. Data dikumpulkan menggunakan Employment Anxiety Scale yang dikembangkan oleh Wang dan Hu (2025). Analisis data dilakukan dengan Welch’s ANOVA/t-test serta uji Post-Hoc Games-Howell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan menghadapi dunia kerja yang signifikan berdasarkan jenis kelamin ( ; ). Sebaliknya, terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan periode kelulusan ( ; ), di mana kelompok fresh graduate pada periode lulus 7–9 bulan memiliki tingkat kecemasan paling tinggi dibandingkan kelompok periode lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa durasi masa tunggu pascakelulusan, khususnya pada rentang 7–9 bulan, merupakan periode paling krusial terhadap kerentanan psikologis fresh graduate.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 11: Oktober 2026 Vol. 5 No. 10: September 2026 Vol. 5 No. 9: Agustus 2026 Vol. 5 No. 8: Juli 2026 Vol. 5 No. 7: Juni 2026 Vol. 5 No. 6: Mei 2026 Vol. 5 No. 5: April 2026 Vol. 5 No. 4: Maret 2026 Vol. 5 No. 3: Februari 2026 Vol. 5 No. 2: Januari 2026 Vol. 4 No. 12: November 2025 Vol. 4 No. 11: Oktober 2025 Vol. 4 No. 10: September 2025 Vol. 5 No. 1: Desember 2025 Vol. 4 No. 9: Agustus 2025 Vol. 4 No. 8: Juli 2025 Vol. 4 No. 7: Juni 2025 Vol. 4 No. 6: Mei 2025 Vol. 4 No. 5: April 2025 Vol. 4 No. 4: Maret 2025 Vol. 4 No. 3: Februari 2025 Vol. 4 No. 2: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: November 2024 Vol. 3 No. 11: Oktober 2024 Vol. 3 No. 10: September 2024 Vol. 4 No. 1: Desember 2024 Vol. 3 No. 9: Agustus 2024 Vol. 3 No. 8: Juli 2024 Vol. 3 No. 7: Juni 2024 Vol. 3 No. 6: Mei 2024 Vol. 3 No. 5: April 2024 Vol. 3 No. 4: Maret 2024 Vol. 3 No. 3: Februari 2024 Vol. 3 No. 2: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: November 2023 Vol. 2 No. 11: Oktober 2023 Vol. 2 No. 10: September 2023 Vol. 3 No. 1: Desember 2023 Vol. 2 No. 9: Agustus 2023 Vol. 2 No. 8: Juli 2023 Vol. 2 No. 7: Juni 2023 Vol. 2 No. 6: Mei 2023 Vol. 2 No. 5: April 2023 Vol. 2 No. 4: Maret 2023 Vol. 2 No. 3: Februari 2023 Vol. 2 No. 2: Januari 2023 Vol. 1 No. 11 (2022): Oktober 2022 Vol. 1 No. 12: November 2022 Vol. 1 No. 10: September 2022 Vol. 2 No. 1: Desember 2022 Vol. 1 No. 8: Juli 2022 Vol. 1 No. 7: Juni 2022 Vol. 1 No. 6: Mei 2022 Vol. 1 No. 5: April 2022 Vol. 1 No. 4: Maret 2022 Vol. 1 No. 3: Februari 2022 Vol. 1 No. 2: Januari 2022 Vol. 1 No. 9: Agustus Vol. 1 No. 1: Desember 2021 More Issue