Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin
Jurnal STRENGTH Teknik Mesin merupakan jurnal pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memuat publikasi hasil kegiatan Penelitian Prodi Teknik Mesin, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi Mahasiswa dan Dosen dalam pembangunan, pemberdayaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal STRENGTH diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang Kota Serang, terbit Vol. 1 No. 3 pada tanggal 30 Desember 2024.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025"
:
10 Documents
clear
STUDI EFISIENSI BOILER TERHADAP NILAI KALOR BATUBARA PADA BOILER JENIS PULVERIZER COAL
Ali Gunawan, Bambang;
Satrio Wicaksana, Bakthiar;
Estrada, Erik;
Septa Rickza, Faysa;
Dika Ridwan, Sandra Mayang
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.52294
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai kalor batubara terhadap efisiensi termal boiler pada sistem pembakaran jenis pulverizer coal yang umum digunakan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Tiga jenis batubara dengan variasi nilai kalor, kadar air, dan kandungan abu diuji untuk mengetahui dampaknya terhadap kinerja boiler. Pengujian dilakukan dengan metode tidak langsung untuk menghitung efisiensi termal berdasarkan kehilangan panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai kalor batubara, semakin tinggi pula efisiensi boiler yang dicapai. Efisiensi boiler meningkat dari 74,8% hingga 86,2% seiring kenaikan nilai kalor dari 4.800 kkal/kg menjadi 6.100 kkal/kg. Persamaan regresi linear yang diperoleh adalah η = 0,0205Q + 61,2 dengan nilai R² sebesar 0,984, yang menunjukkan hubungan kuat antara variabel. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan batubara berkualitas tinggi untuk meningkatkan efisiensi pembangkit dan menurunkan biaya operasional jangka panjang.
PENGEMBANGAN ALAT MONITORING BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR BERBASIS DIGITAL DENGAN PERBAIKAN SISTEM KENDALI
Arif, Joni;
Hasbullah;
Ferdiansyah, Isa;
Setiawan, Ivan;
Riwan Rivaldo Marbun;
Rommy Andrian
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.52295
Perancangan alat ini menggunakan alat engine test yang bertujuan untuk mengetahui nilai konsumsi bahan bakar pada putaran tertentu yang menggunakan gelas ukur dan fuel flow meter yang berbasis micro controller PLC sebagai alat kendalinya. Penelitian ini dilakukan di laboratorium teknik otomotif, dengan melakukan pengujian pada engine test. Langkah-langkah perancangan dilakukan dengan melakukan studi lapangan dan studi kepustakaan. Prinsip kerja alat ini ialah dengan menghubungkan selang bensin dengan alat ini sehingga bahan bakar yang mengalir harus melewati alat ini konsumsi bahan bakar diukur dengan menggunakan gelas ukur dan stop watch sebagai pencatat waktu. Kemudian disensor menggunakan fuel flow meter yang bekerja menggunakan prinsip switching untuk menghitung jumlah bahan bakar yang lewat.Pada pengujian motor bensin menghasilkan daya poros efektif 63,251 kw pada putaran 4000 rpm. Pemakaian bahan bakar dinyatakan dalam kg/jam yaitu didapat 13,5 kg/jam pada putaran 3600 rpm, pemakaian bahan bakar spesifik 200 gram/kwh. Diharapkan pada penulisan ini dapat mengetahui pengetahuan dasar mengenai aliran konsumsi pada sistem bakar kendaraan dengan penambahan alat sistem control elektronik (PLC).
ANALISIS SUDUT MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS DENGAN CAE
Romadon , Gilang;
Hasim, Wahid;
Adi Ryandi, Muhamad;
Mesin, Fransesco Andi Norton Laoli;
M Eki Sopian
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.52296
Salah satu komponen yang paling penting untuk keberhasilan proses pencacahan adalah blade atau Mata Pisau. Dengan demikian, harus menganalisis blade sebelum melakukan proses manufaktur. Sebuah metode yang banyak digunakan oleh para peneliti untuk menganalisis tegangan, regangan, displacement dan safety factor dengan variasi beban 10 Kg, 20 Kg dan 30 Kg. Nilai tertinggi pada simulasi tegangan ialah beban 30 Kg dengan nilai 6.83x10-3 N/mm2, dan nilai terendah ialah pada beban 10 kg dengan nilai 2.28x10-3 N/mm2. hasil menujukan nilai tertinggi terdapat pada beban 30 kg dengan nilai regangan 7.45x10-11 dan untuk beban 10 Kg nilai regangannya ialah 7.97x10-9. Menghasilkan nilai perubahan bentuk dengan pembebanan 10 Kg yaitu 1.65x106 mm, nilai perubahan bentuk dengan beban 20 Kg yaitu 3.30x106 mm, dan juga perubahan bentuk pada pembebanan 30 Kg yaitu 4.95x106 mm. Pada simulasi safet factor hasil tertinggi pada beban 10 Kg yaitu 1.91x108 dan nilai terendah pada beban 30 Kg yaitu 3.96x107.
ANALISIS PERHITUNGAN MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS
Ady Saputra, Alfian;
Saputra, Attala Rangga;
Romadhon, Fikri;
Syukri Syuhada, Hamdallah;
Rizkia Ramadhan, Muhammad Affan
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.52297
Perancangan dan analisis mata pisau merupakan komponen penting dalam kinerja mesin pencacah kertas, terutama dalam menjamin efisiensi pencacahan dan ketahanan terhadap keausan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan dimensi, kekuatan, dan material mata pisau yang digunakan pada mesin pencacah kertas skala rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi perhitungan gaya geser maksimum yang bekerja pada pisau saat proses pencacahan, pemilihan material berdasarkan sifat mekanik seperti kekerasan dan ketangguhan, serta simulasi tegangan menggunakan perangkat lunak CAD/CAE. Material pisau yang dianalisis adalah SKD-11, SKH-51, dan baja karbon C45, dengan mempertimbangkan tegangan maksimum, distribusi gaya potong, dan umur kelelahan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa material SKD-11 memberikan performa terbaik dalam hal ketahanan aus dan tegangan yang dapat ditahan. Dengan optimasi bentuk dan sudut pemotongan mata pisau, mesin dapat bekerja lebih efisien dan memiliki masa pakai yang lebih lama. Studi ini diharapkan menjadi dasar dalam pengembangan mesin pencacah kertas yang lebih andal dan ekonomis.
STABILITAS SISTEM TENAGA LISTRIK: MENJAGA KEANDALAN ENERGI DI ERA MODERN
Romdoni, Sohip;
Nabila Khoirunnisa;
Maslili Rifaldi;
Silvia Oktaviani;
Hanifah Mutiara Fitri;
Nurul Fauziah;
Dede Fauzul Iman;
Muhamad Habil Cahaya Gusti;
Ranisa Oktaviyanti;
Eka Nur Wahid
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.52318
Stabilitas sistem tenaga listrik merupakan aspek krusial dalam menjaga keandalan dan kontinuitas pasokan energi, khususnya di era modern yang ditandai dengan tingginya ketergantungan terhadap listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis stabilitas dalam sistem tenaga listrik serta faktor-faktor yang memengaruhinya, termasuk integrasi energi baru terbarukan. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap berbagai referensi akademik yang relevan, dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa stabilitas sistem tenaga listrik dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis utama: stabilitas sudut rotor (transien dan dinamis), stabilitas tegangan, dan stabilitas frekuensi. Setiap jenis stabilitas dipengaruhi oleh faktor seperti jenis gangguan, keberadaan perangkat kontrol (misalnya Power System Stabilizer dan FACTS), serta integrasi pembangkit berbasis energi terbarukan. Teknologi seperti AVR, governor, dan regulator berbasis LQR juga berkontribusi dalam menjaga kondisi sistem tetap seimbang dan sinkron. Oleh karena itu, pemahaman menyeluruh dan penggunaan teknologi canggih menjadi kunci dalam mengelola stabilitas sistem tenaga listrik secara optimal.
OPTIMALISASI PENYAMBUNGAN GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN MENURUNKAN REJECT
Adin;
Muhammad Yodha Mancayo;
Muhamad Lutfy Assidiq;
Munfariz Fahmi;
Muhammad Firdaus Hidayat
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.52319
Proses penyambungan merupakan salah satu tahapan penting dalam lini produksi yang secara langsung memengaruhi kualitas produk akhir. Dalam praktiknya, ketidaksesuaian proses penyambungan seringkali menjadi penyebab utama tingginya angka reject, khususnya di area treating. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dalam proses penyambungan dan mengusulkan langkah-langkah optimalisasi guna meningkatkan produktivitas serta menurunkan tingkat reject. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung, analisis data produksi, serta wawancara dengan operator dan tim teknis. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama reject berasal dari parameter mesin yang kurang tepat, ketidakkonsistenan prosedur kerja, dan kurangnya pelatihan operator. Melalui perbaikan prosedur standar operasi (SOP), pengaturan ulang parameter mesin, serta pelatihan keterampilan teknis, terjadi penurunan angka reject sebesar 20% dan peningkatan produktivitas sebesar 30%. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi proses penyambungan memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas proses produksi di area treating.
UJI KONDUKTIVITAS TERMAL SERAT LUFFA SEBAGAI BAHAN COOLING PAD EVAPORATIVE COOLING BERBASIS FINNED HEAT PIPE
Erwinda Fenty Anggraeni;
Bobby Ramadani;
Kauzario;
Regi Ramadhan;
Indra Dwi Ramadhan
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.52322
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi serat luffa (Luffa cylindrica) sebagai bahan alternatif cooling pad pada sistem evaporative cooling berbasis finned heat pipe. Serat luffa dipilih karena memiliki struktur berpori alami, kemampuan menyerap air yang tinggi, serta bersifat ramah lingkungan dan terbarukan. Pengujian konduktivitas termal dilakukan menggunakan metode steady state dengan variasi tiga sampel untuk memperoleh nilai rata-rata. Hasil pengujian menunjukkan bahwa serat luffa memiliki nilai konduktivitas termal rata-rata sebesar 0,046 W/m·K, yang tergolong rendah dan sesuai untuk aplikasi pendinginan evaporatif. Selain itu, efisiensi sistem evaporative cooling dengan serat luffa sebagai pad mencapai 74,3%, mendekati efisiensi cooling pad selulosa komersial sebesar 76,4%. Penambahan teknologi finned heat pipe terbukti mampu meningkatkan distribusi panas dan efisiensi termal sistem secara keseluruhan. Berdasarkan hasil tersebut, serat luffa menunjukkan potensi sebagai bahan cooling pad alami yang efisien dan berkelanjutan untuk sistem pendingin evaporatif.
PENGEMBANGAN LENGAN ROBOT 3 AXIS BERBASIS CNC: FOKUS PADA SISTEM ELEKTRIKAL
Syaiful Arif;
Munzir Qadri;
Sustono;
Mohammad Rafli Juliansyah;
Nurmisbahul Ulum
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.52376
Perkembangan teknologi robotika saat ini menunjukkan kemajuan yang pesat, ditandai dengan beragam model, bentuk, dan tujuan perancangan simulasi lengan robot. Dari robot berteknologi sederhana hingga yang kompleks, semuanya bertujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Penelitian ini merancang dan mensimulasikan lengan robot 3 axis berbasis kontroler CNC sebagai media pembelajaran teknologi robotik sederhana. Sistem dikendalikan melalui perangkat lunak MACH3, yang berfungsi untuk mengatur pergerakan motor sesuai perintah kerja yang dimasukkan. Seluruh sistem kelistrikan, termasuk motor stepper, catu daya, motor driver, dan breakout board (BOB), telah dirancang dengan spesifikasi tertentu dan disusun berdasarkan panduan pengkabelan yang tersedia. Penulis hanya melakukan penyambungan antar terminal komponen sesuai diagram yang telah ditentukan. Tata letak komponen disesuaikan dengan kondisi tempat yang tersedia dan bersifat sementara untuk memudahkan perakitan dan pembongkaran ulang. Diharapkan, perancangan lengan robot 3 axis ini dapat memberikan kontribusi positif dalam memperluas pemahaman mengenai sistem robotika sederhana dan aplikasinya dalam dunia pendidikan.
ANALISIS KINERJA REM CAKRAM PADA KENDARAAN BERMOTOR HONDA BEAT 110 CC
Sahrul Alam Azis;
Alfian Ady Saputra;
Wahid Hasim;
Widarto;
Resa Hardianto
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.54281
Pertumbuhan jumlah penduduk secara langsung memengaruhi peningkatan jumlah kendaraan bermotor di jalan raya, yang pada akhirnya menuntut sistem keselamatan berkendara yang lebih optimal. Salah satu komponen penting dalam menjamin keselamatan tersebut adalah sistem pengereman, di mana rem cakram menjadi pilihan utama karena efisiensi dan kemampuannya dalam disipasi panas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa sistem rem cakram pada sepeda motor berkapasitas 110cc, dengan fokus pada hubungan antara gaya pengereman dan berbagai parameter teknis. Analisis dilakukan pada rentang kecepatan 40 hingga 80km/jam serta jarak pengereman antara 5 hingga 40 meter. Perhitungan mempertimbangkan diameter piston master silinder sebesar 12 mm dan piston kaliper 24 mm, serta gaya tekan tangan pengendara mulai dari 50 N hingga 397 N.Hasil studi menunjukkan bahwa peningkatan gaya pada tuas rem akan meningkatkan tekanan hidrolik dan gaya gesek antara kampas rem dan cakram, yang berdampak pada pemendekan jarak pengereman. Namun, gaya melebihi 397 N berpotensi menimbulkan ketidak nyamanan bagi pengendara. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sistem pengereman sepeda motor yang mengutamakan efektivitas dan kenyamanan pengguna
PERANCANGAN FRAME PADA MESIN UJI BUCKLING ELECTRIK DENGAN MENGGUNAKAN FINITE - ELEMENT ARRAY (FEA)
Muhammad Isro Diyanto;
Tomi Haryanto;
Farhan Hijazi
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/strg.v2i3.54282
Rangka atau frame merupakan komponen struktural yang sangat penting dalam permesinan, karena berfungsi sebagai pendukung komponen-komponen mesin dan menahan berbagai gaya seperti gaya aksial, normal, dan momen. Kestabilan mesin sangat bergantung pada kekuatan rangka, yang dipengaruhi oleh bentuk dan jenis konstruksinya. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana desain pada frame dan kekuatan frame terhadap tekanan yang di berikan dengan pembebanan 50 Kg, 75 Kg Dan 100 Kg. Pada frame ini dilakukan pengujian dengan menggunakan pengujian simulasi menggunakan solidworks 2021. Dari pengujian simulasi ini yang di cari adalah Von Misses, dispalcment dan safety factor pada frame buckling electrik. Dari hasil pembuatan frame pada alat uji buckling ini bahwa frame buckling ini dibuat dengan bahan material besi hollow dengan ketebalan 2mm dengan tinggi frame 125 cm, dan lebar 60 cm x 38 cm. Dengan sfesifikasi material ASTM A36 steel dengan beban total yang diterima sebesar 100 kg, masih mampu menopang kinerja mesin selama penggunaan. Nilai von misses terbesar didapat dengan beban 100 kg sebesar 15.0903 N/m2 nilai ini masih jauh dibawah nilai yield strength dari material ASTM A36 Steel yaitu 220.5940 N/m2. Sedangkan nilai Displacement terbesar yaitu 0.102 mm yang didapat juga dari frame dengan beban 100 Kg. Untuk pemilihan bahan simulasi material yang digunakan dalam simulasi ini yaitu ASTM A36 steel. Hasil Safety factor untuk simulasi statis pada frame alat uji buckling adalah sebesar 88,088.59 dan nilai dari FOS sebesar 15 artinya frame dengan spesifikasi besi hollow dengan profil 40x40 tebal 2 mm dan jenis material yang di gunakan ASTM A36 Steel mampu beroprasi dengan baik dan desuai penggunaan.