cover
Contact Name
Lisa Efriani Puluhulawa
Contact Email
lisaefrianip@gmail.com
Phone
+6282266476569
Journal Mail Official
Jccpjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Joesoef Dalie, Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal of Community and Clinical Pharmacy
ISSN : -     EISSN : 3063296X     DOI : https://doi.org/10.70075/jccp.v1i3.133
Core Subject : Health, Education,
Farmasi Komunitas Layanan Kefarmasian/Pharmaceutical Care Farmasi Klinik Farmasi Rumah Sakit Managemen Farmasi
Articles 30 Documents
Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dengan Perilaku Swamedikasi Common Cold (Batuk, Pilek) di Desa Padengo Kabupaten Gorontalo Puhi, Melly Agustin Is; Madania, Madania; Akuba, Juliyanty; Latif, Multiani S; Manno, Mohamad Reski; Tuloli, Teti Sutriyati
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Edisi 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i2.87

Abstract

Pengetahuan merupakan domain penting terbentuknya tindakan seseorang terutama pada masyarakat yang berupaya mengobati dirinya sendiri terhadap penyakitnya atau sering disebut swamedikasi. Salah satu penyakit atau keluhan dalam swamedikasi adalah common cold. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku swamedikasi common cold (batuk, pilek) di Desa Padengo Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kuantitatif melalui pendekatan cross sectional menggunakan data primer. Terdapat 303 sampel dengan analisis data dalam bentuk presentase dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat Desa Padengo tentang swamedikasi Common Cold dengan kategori pengetahuan rendah (3%), kategori pengetahuan sedang (10%) dan kategori pengetahuan tinggi (87%). Perilaku swamedikasi masyarakat Desa Padengo tentang Common Cold dengan kategori perilaku negatif (4%) dan kategori perilaku positif (96%). Adanya hubungan antara usia, pendidikan terakhir dan pendapatan dengan pengetahuan, serta adanya hubungan antara pendidikan terakhir dan status pernikahan dengan perilaku. Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, pekerjaan, status pernikahan dengan pengetahuan, serta tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan pendapatan dengan perilaku. Adanya hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku swamedikasi Common Cold di Desa Padengo, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Anak di Puskesmas Kota Utara Madania, Madania; Djuwarno, Endah Nurrohwintah; akuba, juliyanti; Latif, Multiani S.; lawani, putri
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Edisi 3, 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i3.96

Abstract

ABSTRAK Pneumonia adalah salah satu bentuk infeksi saluran pernapasan bagian atas yang menyerang paru-paru dimana respiratory syntical virus (RSV) menjadi penyebab utama pneumonia dengan penyebab bakteri streptococcus pneumoniae. Evaluasi penggunaan obat menjadi aspek utama dalam proses penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia khususnya pada pasien anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antibiotik yang meliputi tepat obat, tepat dosis dan tepat aturan pakai pada pasien pneumonia anak di Puskesmas Kota Utara Kota Gorontalo. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional secara retrospektif dengan melakukan penelusuran catatan pengobatan pasien pneumonia dalam catatan rekam medik sebanyak 55 pasien, data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pneumonia anak lebih banyak dialami oleh perempuan 52.7% dan lebih banyak terjadi pada usia 4 tahun 36.4%. Obat antibiotik yang digunakan adalah amoksisilin, tepat dosis berjumlah 49 pasien dan tidak tepat dosis berjumlah 6 pasien. Adapun tepat aturan pakai berjumlah 55 pasien. Kesimpulan dari penelitian ini evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia anak tepat obat sebasar 100%, tepat dosis 89.09%, tidak tepat dosis 10.91% dan tepat aturan pakai 100%.
PROFIL TERAPI ANTI PSIKOTIK PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI PUSKESMAS LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Tuloli, Teti Sutriyati; Latif, Multiani S.; Usuli, Tirta Chanisa
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Edisi 3, 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i3.112

Abstract

Gangguan kesehatan jiwa adalah keadaan emosi, psikologis, dan sosial yang terpandang dari hubungan komunikasi antar dua orang yang tidak terpenuhi tindakan dan pertahanan yang baik, sesuatu yang dapat dipahami dalam diri yang baik dan keseimbangan emosi yang dalam. Skizofrenia adalah penyakit jiwa kompleks yang memiliki gejala psikosis seperti halusinasi, delusi, ucapan yang tidak teratur. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pasien skizofrenia dan gambaran penggunaan obat antipsikotik di Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Rancangan penelitian ini menggunakan studi deskriptif observasional dengan data sekunder yang diperoleh dari rekam medik pasien. Skizofrenia dominan diderita oleh pasien laki-laki (16%) dan lebih banyak berada di rentang usia 26-45 tahun (56%). Obat antipsikotik yang paling banyak digunakan adalah golongan tipikal sebanyak 75%. Pada obat Haloperidol 5 mg (3 x 1) menjadi yang terbanyak digunakan yakni 39%. Obat tambahan Triheksifeidil 2 mg (3 x 1) digunakan sebanyak 91%. Adapun jenis terapi yang paling banyak digunakan adalah terapi 3 kombinasi yakni Haloperidol + Klorpromazin + Triheksifenidil (25%).
Gambaran Penyimpanan Obat Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan LASA Di RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Tuloli, Teti Sutriyati; Madania, Madania; Manno, Mohamad Reski; Makkulawu, Andi; Julianti, Natasya Melly
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Edisi 3, 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i3.133

Abstract

Penyimpanan obat narkotika, psikotropika, prekursor dan LASA adalah suatu kegiatan menyimpan dan memelihara dengan cara menempatkan obat narkotika, psikotrpika, prekursor dan LASA yang di terima pada tempat yang di nilai aman dari pencurian serta gangguan fisik yang dapat merusak mutu obat tersebut. Penyimpanan obat yang dilakukan secara tidak benar, maka dapat mempengaruhi mutu atau kualitas obat yang menyebabkan kerugian pada rumah sakit dan akan menimbulkan kesalahan dalam pengambilan obat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana gambaran penyimpanan obat narkotika, psikotropika, prekursor dan LASA di RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi tabel checklist, lembar format wawancara, alat tulis dan handphone. Metode yang digunakan adalah metode observasional dengan pendekatan kualitatif dan data yang diambil disajikan dalam bentuk tabel checklist dan hasilnya dihitung menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan obat narkotika diperoleh persentase kesesuaian 69,2%, penyimpanan obat psikotropika 69,2%, penyimpanan obat prekursor 50%, dan penyimpanan obat LASA 81,8%.
KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TBC DI PUSKESMAS KOTA BARAT DAN KOTA TENGAH KOTA GORONTALO Rasdianah, Nur; hiola, faramita; Katili, Ayub H.
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Edisi 3, 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i3.152

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan terapi tuberkulosis adalah kepatuhan minum obat. Kepatuhan minum obat adalah perilaku pasien untuk minum obat sesuai jenis, dosis, cara minum, waktu minum dan jumlah hari minum obat sesuai dengan anjuran apoteker atau dokter di puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan minum obat tuberkulosis (OAT) pada pasien di Puskesmas Kota Barat dan Kota Tengah. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan rancangan desain deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 32 penderita tuberkulosis dengan tehnik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Data dianalisis dengan analisa Univariat uji distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan kepatuhan minum obat pasien tuberculosis dipuskesmas kota barat dan kota tengah berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 23 Penderita Tuberkulosis (71,9%) dan kepatuhan sedang yaitu sebanyak 9 Penderita Tuberkulosis (28,1%).
Tingkat Pengetahuan dan Pesepsi Mayarakat Tentang Vaksin Covid-19 Di Desa Moahudu Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo Tuloli, Teti Sutriyati; Rasdianah, Nur; ., Madania; Abdulkadir, Widy Susanti; Yusuf, Wahyuni Adrian
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Number 1, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i1.57

Abstract

Pengetahuan merupakan hasil yang didapatkan dari rasa keingintahuan seseorang melalui proses sensoris menggunakan panca indra terutama mata dan telinga terhadap objek tertentu. Persepsi ialah merupakan suatu kegiatan untuk merasakan atau kemampuan untuk merasakan, memahami jiwa dari objek-objek, kualitas dan lain-lain melalui pemaknaan rasa, kesadaran, perbandingan. Vaksin merupakan produk biologi yang mengandung antigen yang jika diberikan kepada manusia akan secara aktif mengembangkan kekebalan khusus terhadap penyakit tertentu. Penyakit Coronavirus 2019 (Covid19) merupakan jenis penyakit baru yang belum pernah ditemukan pada manusia sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan persepsi masyarakat terhadap vaksin covid-19 dan juga untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan persepsi masyarakat mengenai vaksin covid-19 di desa Moahudu kecamatan Tabongo kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan yakni sejumlah 333 responden dengan analisis data menggunakan chi-square. Hasil dari penelitian yakni didapatkan pada data tingkat pengetahuan untuk kategori rendah (77,5%), pada kategori sedang (10,8%) dan pada kategori tinggi (311,7%). Sedangkan untuk persepsi didapatkan pada kategori negative (14f%) dan pada kategori positif (85,9%). Kemudian untuk uji chi square diperoleh hubungan yang signifikan pada tingkat pengetahuan dan persepsi dengan nilai p=value (0,000) dimana lebih kecil dari (0,5).
Evaluasi Penggunaan Obat Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Di Puskesmas Kota Selatan madania; alkatiri, ahmad alkatiri; Thomas, Nur Ain; Suryadi,, A. Mu'thi Andy; pakaya, mahdalena sy.; Makkulawu, Andi
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Number 1, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i1.76

Abstract

Pneumonia adalah peradangan yang terjadi pada salah satu atau keduaparu-paru, yang biasanya disebabkan oleh infeksi. Infeksi ini dapatdisebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme, termasuk bakteri,virus, dan jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasipenggunaan obat antibiotik pada pasien pneumonia di Puskesmas KotaSelatan. Jenis Penelitian ini yaitu observasional diawali denganpenentuan sampel, populasi dan teknik sampling kemudian dilanjutkandengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif denganmengumpulkan data dari buku register pasien penderita pneumonia diPuskesmas Kota Selatan. Jumlah sampel sebanyak 30 pasien yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwaevaluasi tepat obat sebanyak 86,66% dan tidak tepat sebanyak 13,34%.Tepat dosis sebanyak 93,33% dan tidak tepat 6,67%. Tepat indikasisebanyak 86,66% dan tidak tepat 13,34%. Tepat aturan pakai sebanyak100% dan tidak tepat sebanyak 0%
Persepsi Masyarakat Tentang Penggunaan Obat Tradisional Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Tuloli, Teti Sutriyati; Akuba, Juliyanty; Thomas, Nur Ain; Hutuba, Ariani H.; Datu, Novanza L.M.N; Rasdianah, Nur
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Number 1, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i1.88

Abstract

Stunting adalah salah satu keadaan malnutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Pencegahan stunting bisa dilakukan dengan mengggunakan pengobatan salah satunya menggunakan obat tradisional dalam pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang penggunaan obat tradisional dalam pencegahan stunting di Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional, dan desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif berupa data primer hasil kuesioner. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 267 sampel. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian didapatkan karakteristik responden masyarakat Desa Bongoime didominasi oleh jenis kelamin perempuan (40,4%), usia 26-34 tahun (32,2%) beragama islam (99,6%), pekerjaan IRT (36%), pendidikan lulusan SD (41,2%), sudah menikah (86,5%), keluarga yang memiliki 1 anak (27,3%) jumlah anggota keluarga 3 (22,1%), tidak berpengalaman dalam merawat anak stunting (76%), pendapatan kisaran <Rp. 2.552.014,- (79,4%). Tingkat persepsi masyarakat terhadap stunting, pencegahan stunting dan penggunaan obat tradisional masuk dalam kategori positif yaitu sebanyak 56.2% untuk persepsi stunting dan 59.2% untuk pencegahan dan pengobatan tradisional. Yang memperoleh hasil negatif sebanyak 43.8% untuk persepsi stunting dan 40.8% untuk persepsi pencegahan stunting dan penggunaan obat tradisional.
Persepsi Masyarakat Tentang Penggunaan Etnomedicine Dalam Pencegahan Stunting Di Desa Dunggala Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango Tuloli, Teti Sutriyati; Madania; Abdulkadir, Widy Susanti; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Rahmayani, Siti Farah; Manno, Mohamad Reski
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2, Number 1, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i1.89

Abstract

Cara hidup dan gaya hidup manusia dapat dikaitkan dengan munculnya berbagai penyakit. Hasil dari berbagai kebudayaan juga dapat dikaitkan dengan munculnya penyakit tersebut. Terdapat beberapa penyebab penyakit pada masyarakat yakni berasal dari faktor lingkungan, makanan (salah makan), kebiasaan hidup, ketidakseimbangan tubuh dan penyakit seperti stunting. Stunting, atau kuranggizikronis adalah masalah yang disebabkan oleh asupan makanan yang rendah dalamjangka waktu yang cukuplama. Tujuan penelitian ini untuk melihat persepsi masyarakat tentang penggunaaan etnomedicine dalam pencegahan stunting di desa Dunggala Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan sampel yaitu 203 responden yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu tingkat persepsi masyarakat tentang stunting menunjukan persentase pada kategori positif sebanyak 66,5%, negatif 5,4% dan netral 57%. Untuk persepsi masyarakat tentang pencegahan stunting pada kategori positif 79,8%, negatif 11,3% dan netral 8,9% dan untuk persepsi masyarakat tentang penggunaan Etnomedicine dalam pencegahan stunting pada kategori positif 71,9%, negatif 9,9% dan netral 18,2%.
Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tilango Teti Surriyati Tuloli; Faramita Hiola; Muhammad Taupik; Ariani H. Hutuba; Panu, Karmila; Rasdianah, Nur
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2, Number 2, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i2.180

Abstract

Kepatuhan adalah tingkat seseorang dalam melaksanakan suatu aturan yang disarankan. Tingkat seseorang dalam melaksanakan perawatan, pengobatan, dan perilaku yang disarankan oleh perawat, dokter, atau tenaga kesehatan lainnya. Kepatuhan berobat memiliki arti sejauh mana seseorang minum obat, mengikuti diet, dan menjalankan perubahan gaya hidup sesuai dengan rekomendasi dari penyedia layanan kesehatan. Faktor penyebab ketidakpatuhan minum obat yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Tilango dan menganalisis hubungan antara karakteristik responden dengan kepatuhan minum obat, menggunakan kuesioner MMAS-8 terhadap 97 responden. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dan pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan evaluasi tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Tilango dengan metode MMAS-8 termasuk dalam kategori rendah. Berdasarkan karakteristik pasien, ada hubungan antara usia dengan kepatuhan minum obat yaitu dengan nilai p=0,000 (p<0,005) artinya ada hubungan yang signifikan. Sedangkan pada jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan tidak ada hubungan yang signifikan dengan nilai p(>0,005).

Page 2 of 3 | Total Record : 30