cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnaljoongki@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Joong-Ki
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285700     DOI : 10.56799
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. Joong-Ki merupakan jurnal (Open Journal System) dari berbagai hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi, pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 604 Documents
Pemberdayaan UMKM Pengrajin Caping Tradisional Khas Tolaki Di Kecamatan Sampara Bangki, Rafida; Aqmal Khaery; Wa Ode Nila Farlin; Syahruddin, Syahruddin; Samsi Burhan; Haslianti, Haslianti; Zahra Rahman
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11426

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok pengrajin caping tradisional khas Tolaki di Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi tidak adanya sistem pembukuan usaha, lemahnya pemanfaatan laba secara produktif, kurangnya kesadaran akan pelestarian bahan baku dan lingkungan, hingga keterbatasan dalam pemasaran digital dan branding produk. Metode yang digunakan adalah pendampingan intensif dan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan lapangan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan mitra, yang dibuktikan melalui uji pre-test dan post-test. Skor rata-rata peserta meningkat pada seluruh aspek, mulai dari pembukuan, pengelolaan keuangan, konservasi lingkungan, hingga pemasaran digital. Program ini berhasil mendorong mitra untuk lebih mandiri, adaptif terhadap teknologi, serta berorientasi pada keberlanjutan usaha berbasis budaya lokal. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Implementasi Teknologi Biopori untuk Pengelolaan Air dan Sampah Organik di Desa Air Gantang Zuraila Lidyawati; Restu Adjie Saputro; Muhammad Rois Al Tsaqib Agdy; Desi Fitriyani; Awalokita, Sonia
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11463

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan teknologi biopori di Desa Air Gantang yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dengan tujuan yaitu untuk mendukung pengelolaan sumber daya air serta mengurangi limbah organik. Program ini diawali dengan penyuluhan kepada masyarakat dan pemuda desa tentang manfaat dan cara kerja teknologi biopori. Setiap rumah diberi dua pipa biopori yang ditanam sedalam 50 cm, dan partisipasi aktif dari pemuda desa sebagai pelaksana dan penggerak dalam lingkungan sangat penting untuk memastikan keberhasilan program ini. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam penyerapan air hujan oleh tanah, yang membantu menjaga ketersediaan air dan memperbaiki kualitas tanah, serta mengurangi limbah organik dari rumah tangga yang berkontribusi pada pengurangan polusi dan pemanfaatan limbah menjadi pupuk kompos alami. Secara keseluruhan, penerapan teknologi biopori ini bukan hanya solusi berkelanjutan untuk pengelolaan air dan limbah, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar dapat berperan aktif dalam menjaga sumber daya alam. Keberhasilan program ini memberikan kesempatan untuk mengembangkan model yang serupa di desa lain yang mengalami permasalahan yang sama.
Penyuluhan Manfaat Donor Darah Dengan Tema “Setetes Darah, Bersama Kita Selamatkan Nyawa” di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah, 2025 Uzair, Uzair; Zamli, Zamli
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11491

Abstract

Kebutuhan darah di rumah sakit sering kali tidak tercukupi akibat rendahnya partisipasi masyarakat dalam donor darah sukarela. Edukasi dan penyuluhan tentang donor darah menjadi strategi penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala dengan tujuan meningkatkan pemahaman keluarga pasien dan masyarakat sekitar tentang manfaat serta tata cara donor darah yang aman. Metode yang digunakan meliputi identifikasi responden, penyusunan dan penyebaran leaflet edukasi, penyuluhan interaktif, sosialisasi, serta evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test dengan melibatkan 45 peserta yang mayoritas berasal dari keluarga pasien dan masyarakat sekitar rumah sakit. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar peserta awalnya memiliki pengetahuan yang kurang baik, namun setelah penyuluhan terjadi peningkatan pemahaman tentang donor darah. Subjek yang sesuai syarat melakukan donor darah sebanyak 5 orang, dan terkumpul 5 kantong darah. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun budaya donor darah berkelanjutan di masyarakat sekitar rumah sakit.
Edukasi Pasien Tentang Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala Eva, Nur; Zamli, Zamli
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11492

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan inovasi digital yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan dan akurasi data pasien. Namun, pada praktiknya, pemahaman pasien terhadap sistem ini masih rendah akibat minimnya edukasi, yang dapat menimbulkan kebingungan serta ketidakpuasan terhadap pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien terhadap SIMRS, khususnya dalam hal akses informasi dan pemanfaatan layanan digital rumah sakit. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi langsung, pembagian leaflet, pemasangan banner edukatif, dan pendampingan personal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14–15 Juli 2025 di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala, dengan sasaran pasien rawat jalan dan pendampingnya. Sebanyak ±85 orang menerima edukasi, 100 leaflet dibagikan, dan 4 banner dipasang di titik strategis rumah sakit. Hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 70% pasien merasa terbantu dan memahami cara penggunaan SIMRS setelah mendapatkan edukasi, serta 15 pasien mendapat bimbingan langsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang komunikatif dan didukung media visual mampu meningkatkan literasi digital pasien secara signifikan, memperkuat partisipasi aktif dan kepercayaan terhadap sistem pelayanan digital rumah sakit.
Analisis Perbedaan Model Belajar Peserta Didik Asrama dan Non-Asrama di Pondok Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa Gani, Abd; Amaliyah, Nur Immawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11493

Abstract

Students in Islamic boarding schools have different learning environments, either living in dormitories or outside, which can influence their learning models and outcomes. This study aims to examine the differences in learning models and learning outcomes between dormitory and non-dormitory students at Pondok Pesantren Putri Yatama Mandiri Gowa. The research employed a qualitative method with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that both groups apply similar learning models to those in general schools; however, dormitory students receive additional lessons through extracurricular activities outside regular school hours. Overall, both groups achieve good and satisfactory learning outcomes, but dormitory students excel in memorization and additional religious subjects. These findings imply the need for equitable learning strategies for all students, as well as specific support for subjects perceived as difficult, such as mathematics, English, and memorization.
Pendampingan Site Monitoring Visit Rotavirus Gastroenteritis (RVGE) di RSUD Kabelota Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah, 2025 Muliati, Muliati; Zamli, Zamli
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11494

Abstract

Kegiatan Pendampingan Site Monitoring Visit (SMV) terhadap pelaksanaan Surveilans Rotavirus Gastroenteritis (RVGE) di RSUD Kabelota Donggala dilaksanakan pada 11–12 Juli 2025 dengan tujuan memastikan pelaksanaan surveilans berjalan sesuai pedoman teknis yang berlaku. Pendampingan dilakukan secara terstruktur melalui pendekatan evaluatif, edukatif, dan partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan manajemen rumah sakit, pembukaan agenda, wawancara dengan petugas dari berbagai unit (surveilans, laboratorium, ruang anak, dan rekam medis), pengecekan dokumen, telusur fasilitas, serta edukasi pengisian formulir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petugas terhadap prosedur surveilans RVGE, identifikasi berbagai tantangan lapangan, serta penguatan koordinasi antarunit. Dari data yang diperoleh, deteksi rotavirus di RSUD Kabelota masih tergolong rendah dengan variasi jumlah sampel bulanan yang tidak merata. Meskipun demikian, metode pengambilan sampel melalui feses terbukti lebih efektif dibandingkan popok. Refleksi bersama mitra menghasilkan komitmen untuk meningkatkan mutu pengambilan sampel, pelaporan, dan dokumentasi data surveilans. Kegiatan ini memberikan rekomendasi strategis, seperti perlunya pelatihan berkala berbasis praktik lapangan serta penguatan dukungan manajerial dalam bentuk alokasi SDM, logistik, dan komitmen pimpinan. Hal ini penting untuk menjamin keberlanjutan dan efektivitas pelaksanaan surveilans RVGE di rumah sakit sentinel.
Sosialisasi Tabungan Emas Pada Lembaga Keuangan Syariah Sebagai Investasi Aman Bagi Masyarakat Idwal B; Katra Pramadeka; Hendra Fernandes
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11587

Abstract

 Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui promosi tabungan emas di lembaga keuangan syariah sebagai investasi yang aman bagi masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini berlangsung di Desa Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, dan melibatkan 40 peserta dari berbagai latar belakang. Program ini meliputi survei awal, pemaparan materi, diskusi interaktif, dan pendampingan pembukaan rekening tabungan emas di Pegadaian Syariah dan Bank BTN Syariah. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat akan pentingnya tabungan emas, meningkatnya minat berinvestasi sesuai prinsip syariah, dan meningkatnya kepercayaan terhadap lembaga keuangan syariah. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengelola keuangan secara bijak dan islami.
Manajemen Pendidikan Berbasis Komunitas: Peran Kearifan Lokal, Partisipasi Masyarakat, dan Kepemimpinan Sosial dalam Meningkatkan Akses dan Mutu Pendidikan di Wilayah Tertinggal Arifannisa, Arifannisa
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.11597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan berbasis komunitas dengan menekankan pada peran kearifan lokal, partisipasi masyarakat, dan kepemimpinan sosial dalam meningkatkan akses serta mutu pendidikan di wilayah tertinggal. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan dari artikel ilmiah di Google Scholar dan website kredibel tertentu yang diterbitkan pada periode 1969–2025. Dari 50 artikel yang diperoleh, setelah seleksi ketat digunakan 32 artikel yang paling relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk mengidentifikasi keterkaitan antara teori, hasil penelitian terdahulu, dan praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat dijadikan dasar kurikulum dan manajemen pendidikan yang kontekstual, partisipasi masyarakat menjadi penggerak keberlanjutan pendidikan, dan kepemimpinan sosial mampu membangun koordinasi serta motivasi kolektif dalam mendukung pendidikan di daerah tertinggal. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk menambah referensi terkait pengabdian masyarakat, khususnya dalam pengembangan model pendidikan berbasis komunitas yang berakar pada nilai budaya, kolaborasi masyarakat, dan kepemimpinan lokal. Temuan ini juga memiliki implikasi teoritis dalam memperkuat literatur tentang manajemen pendidikan komunitas serta implikasi praktis bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan perguruan tinggi dalam merancang kebijakan dan program pengabdian yang lebih adaptif dan berkelanjutan di wilayah tertinggal.
Peningkatan Pengetahuan Operasional Mesin Frais Bagi Karyawan Di Kawasan Industri Logam Morowali Hendi Lilih Wijayanto; Tegar Setiawan, Angga; Aristya Pradana Putra, Eriek; Malik Alfafa, Abduh; Adityo Tri Saputra
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.9734

Abstract

Dalam industri, mesin frais sering digunakan untuk membuat komponen mesin, mengebor lubang pada benda kerja, dan tugas lainnya. Dengan kontribusi sebesar 20,27% terhadap perekonomian nasional, Indonesia dilaporkan sebagai basis industri manufaktur terbesar di ASEAN, menurut statistik yang dikumpulkan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Kemampuan untuk mengoperasikan mesin frais dengan sukses dan efisien merupakan salah satu kompetensi kunci yang dibutuhkan di bidang ini. Namun demikian, bisnis di kawasan Industri Morowali terus berjuang dengan pekerja yang tidak memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mengoperasikan peralatan frais. Skenario ini tidak diragukan lagi dapat memengaruhi efisiensi dan produksi perusahaan serta kualitas barang yang dihasilkan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka, pelatihan dan pendampingan diperlukan. Pelatihan dilakukan dengan beberapa cara, termasuk studi yang melibatkan wawancara untuk mengidentifikasi jenis instruksi terbaik, penyediaan informasi untuk meningkatkan pemahaman menggunakan format ceramah. Kemampuan peserta dalam mengoperasikan mesin frais akan dilatih melalui observasi langsung, dan evaluasi pelatihan untuk mengukur tingkat keberhasilan. Berdasarkan hasil penilaian, skor rata-rata pra-tes adalah 65,1, dan skor rata-rata pasca-tes adalah 81,2. Setelah mengikuti program pelatihan, skor peserta meningkat sebesar 16,1 poin. Hasilnya, pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman staf tentang cara kerja mesin frais. Setiap pekerja juga menunjukkan kemahiran dalam menyelesaikan gambar kerja yang diberikan. Karyawan mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini, baik dalam hal pertumbuhan profesional mereka maupun peningkatan produksi perusahaan.
Penanaman Tanaman Pangan Dengan Pengolahan Limbah Ternak Dan Pertanian Di Desa Datar Mansiang Setiyo Utoyo; An Nisa Fitri Mardhotillah; Muhammad Zacky Alconnery; Regista Vallen; Welman Saputra; Zahra Gustiani Putri
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10310

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek krusial dalam pembangunan berkelanjutan, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki potensi pertanian. Tanam pangan menjadi strategi yang efisien untuk meningkatkan ketersediaan dan akses terhadap sumber pangan yang bergizi dan berkelanjutan. Desa Datar Mansiang adalah salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, didukung oleh kondisi tanah yang subur serta iklim yang mendukung. Namun, pemanfaatan lahan pekarangan di desa ini masih tergolong minim. Berdasarkan kondisi tersebut, program Tanam Pangan dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dirancang sebagai upaya untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal oleh masyarakat desa. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta keterampilan warga dalam bercocok tanam melalui pendekatan edukatif dan praktis. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan mengenai pentingnya ketahanan pangan, pelatihan teknik budidaya tanaman yang baik dan ramah lingkungan, serta pendampingan praktik langsung dalam menanam tanaman pangan di pekarangan rumah. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga secara mandiri, tetapi juga dapat meningkatkan taraf ekonomi keluarga melalui hasil panen yang berpotensi dipasarkan.