cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnaljoongki@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Joong-Ki
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285700     DOI : 10.56799
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. Joong-Ki merupakan jurnal (Open Journal System) dari berbagai hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi, pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 604 Documents
Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Usia Produktif Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Selajambe Tahun 2025 Dwi Ainun Yustika
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10657

Abstract

Pola makan merupakan salah satu faktor penting dalam pencegahan penyakit menular seperti diabetes melitus tipe 2. Pola konsumsi makanan tidak proporsional, terutama yang mengandung kadar kadar gula, lemak tinggi namun minim serat menjadi penyumbang utama peningkatan kasus diabetes melitus, terutama pada usia produktif. Studi ini bertujuan untuk memahami hubungan antara pola makan dan terjadinya diabetes melitus tipe 2 pada kelompok usia yang produktif di area kerja UPTD Puskesmas Selajambe tahun 2025. Pada penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 67 orang penderita Diabetes Melitus Tipe 2 usia produktif dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan data rekam medis. Analisis yang digunakan secara univariat & bivariat dengan menggunakan analisis uji rank spearman. Hasil analisis mengindikasikan bahwa mayoritas responden memiliki pola makan baik . Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 (nilai p = 0,012), dengan kekuatan hubungan rendah ( r= 0,304). Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa, pola makan kurang sehat berkorelasi dengan meningkatnya risiko individu mengalami diabetes melitus.
Peningkatan Pengetahuan Lansia Dengan Edukasi Gizi Penyakit Hipertensi Yuliana, Yesi; Iqbal, Muhammad; Achmad, Asmawati; Zakaria, Radhiah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10720

Abstract

Lansia termasuk kelompok umur yang rentan dan berisiko tinggi mengalami berbagai gangguan kesehatan seiring bertambahnya usia. Salah satu masalah kesehatan yang sering muncul pada lansia adalah hipertensi, yang erat kaitannya dengan pola makan yang kurang teratur dan seimbang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman lansia tentang hipertensi serta pentingnya menjaga pola makan yang sehat melalui edukasi dan penyuluhan Kegiatan ini diikuti oleh 24 orang lansia, yang sebagian besar berjenis kelamin perempuan (87,5%) dan mayoritas berusia di atas 50 tahun (62,5%). Berdasarkan tingkat pendidikan, lebih dari setengah peserta telah menyelesaikan pendidikan tingkat SMP (58,3%). Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori prahipertensi (54,2%) dan hipertensi (29,1%), sedangkan hanya sebagian kecil yang memiliki tekanan darah normal (16,7%). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah edukasi. Sebelum edukasi, sebagian besar peserta memiliki pengetahuan rendah (41,7%) dan sedang (33,3%), sedangkan yang memiliki pengetahuan tinggi hanya 25,0%. Setelah edukasi kesehatan, proporsi peserta dengan pengetahuan tinggi naik menjadi 54,1% sedangkan kategori rendah menurun menjadi 16,7%. Temuan ini membuktikan bahwa pemberian edukasi kesehatan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pola makan yang mendukung upaya pencegahan hipertensi.
Edukasi Menggambar Isi Piring Seimbang Pada Remaja Maulinasari, Maulinasari; Abdi, Naufal; Erwiyanti, Sherly Nurfajri; Fahdhienie, Farrah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10866

Abstract

Permasalahan konsumsi gizi seimbang masih menjadi tantangan besar di kalangan remaja Indonesia. Kebiasaan makan yang tidak sesuai dengan pedoman “Isi Piringku” dapat memengaruhi status gizi dan berdampak negatif terhadap kesehatan jangka panjang, termasuk meningkatkan risiko anemia dan kekurangan gizi. Merespons hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan literasi gizi remaja melalui pendekatan edukatif yang bersifat partisipatif, yaitu metode “Menggambar Isi Piring Seimbang.” Program dilaksanakan di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, dengan melibatkan 16 remaja berusia 12 hingga 21 tahun. Rangkaian kegiatan terdiri atas tiga tahap utama: pengisian pre-test, pemberian materi edukasi melalui leaflet dan video, serta post-test yang dilengkapi dengan aktivitas menggambar komposisi isi piring berdasarkan pedoman gizi seimbang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tiga aspek utama. Persentase peserta dengan tingkat pengetahuan tinggi meningkat dari 18,75% menjadi 68,75%. Sikap positif terhadap makanan bergizi bertambah dari 25% menjadi 62,5%, sedangkan praktik makan bergizi yang tergolong baik naik dari 25% menjadi 75%. Hasil ini memperlihatkan bahwa pendekatan visual dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman serta membentuk perilaku makan sehat di kalangan remaja. Oleh karena itu, pendekatan serupa disarankan untuk diimplementasikan secara lebih luas dalam program promosi gizi, baik di sekolah maupun di tingkat komunitas, khususnya di daerah pedesaan.
Gambaran Pengetahuan Kader Tentang Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rusunawa Renny Febrida; Muhammad Kevin Ardhiwilaga; Faza Nadzry Putri Latuconsina; Haydar Alfarabi Sumadinata; Marsha Afifah Yusuf; Natha Nuel Silalahi; Gema Gempita
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.11837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman kader posyandu mengenai stunting dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata pre-test sebesar 8,68 menjadi 9,5 pada post-test dari total 10 poin. Peningkatan ini membuktikan bahwa penyuluhan mampu memperluas pengetahuan kader, yang berdampak positif terhadap kinerja posyandu dalam penanganan stunting. Dengan demikian, peran kader posyandu sangat krusial dalam mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Penyuluhan Hukum Tentang Status Hukum Kepemilikan Hak Atas Tanah Di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare Muthmainnah MS; Hamzah, Hartono; Ichsanullah, Ichsanullah; Hidayat, Asrul
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.12080

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui penyuluhan hukum terkait reforma agraria mengenai Status Hukum Kepemilikan Hak Atas Tanah di Kecamatan Bacukiki . Adapun Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat yang berada pada wilayah kecamatan bacukiki yang meliputi empat kelurahan mengenai bagaimana mengenali status kepemilikan hak atas tanah, jenis hak atas tanah, siapa saja yang boleh memiliki hak atas tanah dan hapusnya kepemilikan hak, problematika serta solusinya.Metode yang digunakan yakni pemaparan materi ,diskusi dan tanya jawab interaktif, serta studi kasus sehingga masyarakat dapat lebih mudah memahami materi. Evaluasi melalui tanya jawab interaktif menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat sekitar 90 % serta partisipasi aktif dalam diskusi . Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan hukum berperan penting dalam mewujudkan adanya kepastian hukum dan perlindungan hukum atas tanah,mencegah dan menyelesaikan sengketa tanah melalui informasi yang tepat serta mendukung pemanfaatan tanah yang optimal dan berkeadilan sesuai dengan amanat perundang-undangan yang berlaku.
Pelatihan Pengelolaan Website Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah Sebagai Media Dakwah Digital Septiana, Nurul; Rohmadi, Mukhlis; Nurbudiyani, Iin; Hidayati, Sri; Astuti, Pertiwi Adi Puji
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.12249

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengelolaan website kepada Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah, dengan fokus pada pemanfaatan website sebagai media dakwah digital yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan pelatihan, dan pendampingan. Pelatihan ini mencakup aspek teknis pembuatan konten, pengelolaan website, serta strategi komunikasi dan dakwah digital. Hasil akhir pengabdian menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan dalam kemampuan teknis dan pemahaman mengenai strategi dakwah digital. Peserta mampu membuat dan mengelola website dengan konten yang relevan dan menarik, serta mampu memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan dakwah. Pelatihan pengelolaan website merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Tengah dalam berdakwah secara digital. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat pemahaman tentang pentingnya dakwah digital dalam konteks sosial saat ini.
Penguatan Literasi Digital Melalui Pelatihan Penulisan Dan Publikasi Artikel Ilmiah Bagi Guru SMK Sulistiyo, Urip; Yanto, Yanto; Ali, Raden Muhammad; Abrar, Mukhlas; Hasibuan, Muhammad Haris Effendi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.12254

Abstract

Kemampuan menulis dan memublikasikan karya ilmiah berbasis digital masih rendah di kalangan guru SMK. Program “Penguatan Literasi Digital melalui Pelatihan Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah bagi Guru SMK” berfokus pada peningkatan keterampilan menulis sekaligus kesiapan submission. Tujuan mencakup penguatan pemahaman struktur naskah, peningkatan literasi digital (kurasi sumber tepercaya, reference manager), serta kompetensi menavigasi Open Journal Systems (OJS). Metode meliputi lokakarya intensif pada bagian IMRaD/varian, praktik terarah menggunakan templat jurnal dan teknik sitasi, simulasi submission di OJS, serta pendampingan hybrid pascapelatihan hingga naskah siap unggah. Temuan menunjukkan mayoritas peserta berhasil menghasilkan draf yang memenuhi kaidah, membuat dan mengoptimalkan profil Google Scholar, serta menyiapkan naskah untuk dikirim ke jurnal nasional terakreditasi; sebagian juga menerbitkan tulisan populer di media daring sebagai diseminasi awal. Disimpulkan bahwa pendekatan terpadu—pelatihan teknis, literasi digital, dan mentoring berkelanjutan—efektif mempercepat kesiapan naskah sekaligus menumbuhkan budaya publikasi pada ekosistem sekolah kejuruan.
Krisis Identitas Remaja di Era Digital: Studi Kualitatif tentang Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental dan Relasi Sosial Purnama, Purnama; Arlin Adam; Andi Alim
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10886

Abstract

Era digital telah menghadirkan perubahan besar dalam dinamika pembentukan identitas remaja. Media sosial tidak hanya menjadi sarana ekspresi dan komunikasi, tetapi juga ruang yang memunculkan tekanan sosial, pencitraan ideal, dan tuntutan validasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana remaja mengalami krisis identitas sebagai dampak dari penggunaan media sosial, serta bagaimana kondisi tersebut memengaruhi kesehatan mental dan relasi sosial mereka. Pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis digunakan untuk menggali pengalaman subjektif tiga orang remaja berusia 15–18 tahun yang aktif bermedia sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial mendorong pembentukan identitas yang tidak otentik, memicu stres, kecemasan, minder, hingga ketidakstabilan emosi. Media sosial juga memperlemah kualitas relasi sosial langsung dan menimbulkan rasa kesepian. Ketahanan diri remaja dipengaruhi oleh kesadaran kritis, strategi koping, dan dukungan sosial, namun masih banyak yang tidak memperoleh pendampingan dari keluarga maupun institusi pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan literasi digital, pendidikan kesehatan mental, serta penciptaan lingkungan sosial yang suportif bagi remaja di era digital.
Transformasi Limbah Anorganik Menjadi Produk Fashion Berkelanjutan: Studi Kasus Di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi Moh Hatta; Andriani, Marizka; Maulana Zawawi; Choirur Rozikin; Mariatul Habaib
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.10957

Abstract

Permasalahan sampah anorganik di pedesaan masih menjadi isu krusial yang memerlukan pendekatan transformatif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi limbah anorganik sebagai material dasar dalam pembuatan produk fashion berkelanjutan melalui pendekatan partisipatif berbasis komunitas di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan Focus Group Discussion bersama warga, aparat desa, dan kelompok ibu PKK. Hasil menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat ditingkatkan melalui edukasi kreatif berbasis praktik langsung, seperti lomba fashion show dengan pakaian berbahan dasar limbah. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesadaran ekologis, tetapi juga membuka potensi ekonomi kreatif desa dan memperkuat kapasitas sosial masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan bernilai. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi multi-pihak dan integrasi nilai edukatif, estetis, serta ekonomi dalam program pemberdayaan berbasis lingkungan.
Edukasi Pencegahan Gangguan Postur Tubuh Sejak Dini Pada Siswa(I) Sdn No.120 Tamalate Masitoh, Dewi; Raena Nas, Ainan; Fadhilah Haris, Nurul; Ismi Sudarman, Nur; Trivosa, Harsely
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.11130

Abstract

Postur tubuh yang tidak ergonomis pada anak-anak dapat menyebabkan gangguan seperti skoliosis, kifosis, dan lordosis yang berisiko berlanjut hingga dewasa. Berdasarkan observasi di SDN No.120 Tamalate, ditemukan bahwa sebagian besar siswa melakukan aktivitas belajar dengan posisi duduk dan membawa tas yang tidak ergonomis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga postur tubuh yang benar sejak dini melalui edukasi dan demonstrasi langsung. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi melalui media PowerPoint, diskusi, demonstrasi postur tubuh yang baik, serta pengisian pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah edukasi. Hasil pre-test menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori pengetahuan rendah (67,7%). Setelah penyuluhan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan 64,5% siswa masuk dalam kategori pengetahuan tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa metode edukasi yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang postur tubuh yang benar. Diharapkan, hasil edukasi ini dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah gangguan postur tubuh di masa mendatang.