cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 253 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2: Februari 2026" : 253 Documents clear
Pancasila di Era Globalisasi, Tantangan, dan Relevansi sebagai Dasar Negara Luthfia Amalia Mulyadi; Renita Rudiana; Siti Nur Azizah; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14352

Abstract

Pancasila berfungsi dan tetap kuat sebagai dasar negara dalam menghadapi tantangan globalisasi, yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan bangsa kita. Indonesia melihat dua sisi globalisasi: liberalisasi ekonomi, kemajuan teknologi, dan arus informasi yang melintasi batas negara. Kedua aspek ini membawa peluang dan risiko bagi Indonesia. Di satu sisi, globalisasi memungkinkan inovasi, kemajuan digital, dan integrasi ekonomi global; namun, di sisi lain, ia juga menyebabkan ketidakadilan digital, kesenjangan sosial-ekonomi, individualisme yang lebih besar, dan penurunan semangat gotong-royong, yang menunjukkan bahwa sila Kelima belum dilaksanakan dengan baik. Selain itu, memasuki budaya negara lain dan menyebarkan ideologi yang tidak toleran melalui media digital membahayakan persatuan. Untuk menyelidiki literatur ilmiah yang berkaitan dengan Pancasila, globalisasi, dan keadilan sosial, artikel ini menggunakan pendekatan kajian pustaka deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila masih relevan sebagai filter ideologis dan kompas moral dalam menangani efek buruk globalisasi. Pancasila meminta negara menjalankan perannya sebagai negara kesejahteraan, memperkuat pemerataan pembangunan, menjaga identitas bangsa, dan memastikan bahwa kemajuan teknologi digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat. Pancasila berfungsi sebagai pedoman strategis bagi Indonesia untuk mempertahankan kebebasan dan keadilan di era global.
Perspektif Kepala Sekolah dan Guru tentang Tunjangan Sertifikasi terhadap Kinerja di SMA 1 Teluk Gelam Wiwin Triani; Indriah Juwita; Mila Meiyanti; Musfirowati, Musfirowati; Neta Dian Lestari; Ahmad Zulinto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14385

Abstract

This study aims to explore the perspectives of principals and teachers regarding the impact of certification allowances on performance at SMA Negeri 1 Teluk Gelam. The research method used is qualitative with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with the principal and several teachers who had received certification allowances. The results show that certification allowances are considered to provide additional motivation for teachers to improve their performance. Teachers feel more appreciated and enthusiastic about developing more effective teaching methods. In addition, this allowance encourages increased professionalism and responsibility in carrying out duties. However, there is also a view that this allowance should be accompanied by stricter performance evaluations to ensure a sustainable positive impact. Overall, certification allowances play a significant role in improving the quality of education, although challenges in their implementation need to be continuously evaluated. These findings can serve as a basis for better education policies in optimizing the benefits of certification allowances.
Analisis dan Evaluasi Pelaksanaan Program Komunitas Belajar di SMA Negeri 1 Teluk Gelam Zwesty Wulandari; Elsha Vitria Fitriani; Darmawi Husni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14387

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of the Learning Community program at SMA Negeri 1 Teluk Gelam as a strategy to enhance teacher professional development within the context of an autonomous curriculum. This research employed a qualitative approach with an in-depth single case study design. Data collection was conducted through in-depth interviews, observations, and document review. The data were then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model, which includes data condensation, presentation, and drawing and verifying conclusions. The research findings indicate that the program design aligns with the principles of Professional Learning Communities (PLCs), such as collaboration, group work, and an orientation toward improving student learning outcomes. Program implementation was fairly consistent through regular meetings, learning activities, and sessions sharing effective teaching practices. However, several challenges were encountered, including time constraints, varying teacher commitment, and inadequate technical support. The program had a positive impact on improving teachers' pedagogical and professional competencies, particularly in developing lesson plans, implementing innovative methods, and strengthening a collaborative culture. This study confirms that Learning Communities can be an effective means of improving teacher competency, provided they are supported by strong school leadership, adequate time, and ongoing evaluation mechanisms.
Pancasila: Sistem Filsafat dan Kebudayaan Indonesia Efa Nurzazila; Salsabila Nurwahyu Lestari; Setya Apriliana; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14390

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang berperan sebagai system filsafat dan kebudayaan bangsa sekaligus pedoman moral dan pandangan hidup warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian Pancasila, landasan dan sumber filsafatnya, peranannya sebagai kebudayaan dan identitas bangsa, serta relevansinya dalam konteks zaman modern. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian berbasis literatur dengan pendekatan kualitatif melalui proses pengumpulan data dari literatur akademik, dokumen resmi, dan penelitian terdahulu, kemudian mengolahnya melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila memiliki landasan filosofis yang kokoh, bersumber dari nilai-nilai budaya dan pengalaman sejarah bangsa, tercermin dalam praktik gotong royong, toleransi, persatuan, dan keadilan sosial. Sebagai identitas bangsa, Pancasila membedakan Indonesia dari negara lain serta membentuk pandangan hidup yang memandu perilaku masyarakat. Diskusi menekankan relevansi Pancasila di era modern, di mana nilai-nilainya menjadi pedoman adaptif menghadapi globalisasi, perkembangan teknologi, dan dinamika sosial, sekaligus memperkuat integritas dan harmoni bangsa. Kesimpulannya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga berfungsi sebagai sistem filsafat dan kebudayaan yang dinamis, tetap relevan sebagai pedoman moral dan karakter kebangsaan untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Pancasila: Landasan Nilai untuk Kemajuan Ilmu dan Teknologi Fani Alifya Putri; Muhammad Alif Putra Ahtar; Atikah Aini; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14391

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam era globalisasi membawa pengaruh besar terhadap perubahan pola hidup, cara berinteraksi, serta perkembangan sosial budaya masyarakat Indonesia. Kemajuan teknologi memang menawarkan berbagai kemudahan dan peluang baru, namun di balik itu muncul pula tantangan serius terkait etika, moralitas, dan kemampuan bangsa dalam menjaga nilai-nilai Pancasila agar tidak tergeser oleh arus modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pancasila sebagai dasar moral dan filosofis dalam mengarahkan pemanfaatan IPTEK sehingga tetap berada dalam koridor nilai kebangsaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, memanfaatkan sumber ilmiah terbitan 2015–2025, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk melihat keterkaitan antara nilai Pancasila dan praktik penggunaan teknologi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila memiliki relevansi yang sangat kuat dalam menghadapi perkembangan IPTEK masa kini. Sila pertama menegaskan perlunya tanggung jawab etis dalam penggunaan teknologi. Sila kedua mendorong perlindungan martabat manusia di tengah pesatnya inovasi digital. Sila ketiga menjaga harmoni dan persatuan di era keterhubungan global. Sila keempat memperkuat prinsip musyawarah dalam perumusan kebijakan IPTEK. Sila kelima memastikan keadilan dalam akses, distribusi, dan pemanfaatan teknologi agar tidak memperlebar kesenjangan sosial. Integrasi nilai Pancasila melalui pendidikan, literasi digital, dan regulasi teknologi menjadi kunci untuk membangun ekosistem IPTEK yang inklusif, manusiawi, dan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa Pancasila mampu menjadi fondasi moral yang memandu arah pembangunan IPTEK tanpa menghilangkan identitas nasional.
Pancasila Sebagai Sistem Filsafat Putri Aulia Septiyanti; Hasna Septiana; Salsabila Fiqi Fauziah; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat Pancasila sebagai sistem filsafat yang utuh dan mengkaji urgensi serta relevansinya dalam menghadapi tantangan kontemporer. Permasalahan utama yang diangkat adalah kedudukan Pancasila sebagai landasan filosofis (Grundnorm) dan pandangan hidup bangsa (Weltanschauung) di tengah arus globalisasi dan risiko fragmentasi ideologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan, di mana data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui pengelompokan tematik filsafat (Ontologi, Epistemologi, Aksiologi) dan triangulasi antar sumber. Hasil penelitian menegaskan bahwa Pancasila bertransformasi menjadi sistem filsafat yang koheren dengan struktur monodualis-hierarkis. Secara Ontologis, Pancasila mendasarkan diri pada hakikat manusia Indonesia yang monopluralis dan berketuhanan. Secara Epistemologis, sumber kebenaran Pancasila bersifat inklusif, memadukan rasionalitas universal dengan nilai luhur dan kearifan lokal. Secara Aksiologis, sila kelima (keadilan sosial) ditetapkan sebagai telos (tujuan akhir) negara. Ditemukan dua pokok pikiran baru yang krusial: Pertama, urgensi Pancasila terletak pada perannya sebagai "Metanarrative" dan "Genetivus Subjektivus" yang efektif mengatasi risiko fragmentasi ideologis dan primordialisme ekstrem. Kedua, relevansinya terwujud dalam fungsinya sebagai otoritas etis dan filter ideologi, yang wajib memandu seluruh kebijakan publik, memastikan pembangunan tidak jatuh pada kapitalisme murni, melainkan tetap berlandaskan kemanusiaan yang adil dan beradab. Dengan demikian, Pancasila berfungsi sebagai perekat ideologis yang dinamis dan kompas strategis di masa depan.
Penerapan Model Cooperative Learning Dengan Metode Role Play Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Rantai Makanan Kelas V Di SDN Sadangsari Nurfauzi, Bayu; Laksita Anin Poja, Lulu; Miftah Khoiri, Rizky; Fitara Dwi Permana , Alika; Gustian Nugraha, Rana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi rantai makanan melalui penerapan model Cooperative Learning dengan metode Role Play di SD Sadangsari. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Sadangsari. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan observasi aktivitas siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan melihat nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar berdasarkan KKM 75. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada Siklus I, rata-rata nilai posttest sebesar 68,57 dengan persentase ketuntasan 33%, sedangkan pada Siklus II rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 83,57 dengan persentase ketuntasan mencapai 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning dengan metode Role Play efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi rantai makanan. Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran IPA di sekolah dasar
Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Membina Disiplin Siswa di Madrasah Tsanawiyah Syafa’atut Thulab Indralaya Utara Taufik Hidayat; Cittra Juniarni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14418

Abstract

Pendidikan memegang peran krusial dalam membentuk karakter dan kepribadian manusia, dengan disiplin sebagai fondasi utama. Namun, realitas di MTs Syafa'atut Thulab Indralaya Utara menunjukkan kompleksitas tantangan dalam menegakkan disiplin siswa, yang dipengaruhi oleh faktor geografis, sosial ekonomi keluarga, gempuran teknologi, dan masa pubertas siswa. Dalam konteks ini, peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) menjadi strategis dan tidak tergantikan sebagai agent of change yang tidak hanya bersifat kuratif tetapi lebih proaktif dalam merancang strategi preventif dan pengembangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dari enam sumber data yaitu kepala madrasah, guru BK, siswa, wali kelas, guru mata pelajaran, dan orang tua. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, dengan analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa (1) Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam membina disiplin siswa diwujudkan melalui strategi yang integratif. Strategi ini mencakup keteladanan guru, kerja sama yang erat dengan orang tua dan guru lainnya, pendekatan personal untuk membangun hubungan baik dengan siswa, serta penggunaan poster sebagai media pengingat visual yang ditempatkan di area strategis. (2) Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam membina disiplin siswa dipengaruhi oleh sejumlah faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung meliputi terjalinnya kerjasama yang solid antar seluruh warga sekolah, partisipasi aktif orang tua siswa, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat seperti keterlambatan yang sering dilakukan oleh siswa yang tidak tinggal di pondok pesantren serta pengaruh negatif dari lingkungan sekitar yang kurang kondusif. (3) Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam membina disiplin siswa, termasuk membangun sistem koordinasi intensif, pendekatan proaktif preventif, optimalisasi teknologi, penguatan peer counseling, dan program pembiasaan yang terintegrasi dengan nilai keislaman.
Perancanaan Pengelolaan Dana Desa Terhadap Pembangunan di Desa Sawo Kecamatan Campurdarat Diana, Muhammad Ali Akbar Putra; Bintis Ti'anatud Diniati; Muizzuhdin Ahmad; Fahreza Rafli Akbar Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan dan pengelolaan Dana Desa terhadap pembangunan infrastruktur masyarakat di Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Sawo sebagai pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam pengelolaan Dana Desa. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi nyata pengelolaan Dana Desa di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan pembangunan infrastruktur di Desa Sawo telah dilaksanakan secara partisipatif melalui mekanisme Musyawarah Dusun (MUSDUS), Musyawarah Desa (Musdes), dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa). Pengelolaan Dana Desa juga telah menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, yang ditunjukkan melalui keterbukaan informasi anggaran serta pengawasan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pendampingan dari pihak kecamatan. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa hambatan, antara lain keterbatasan anggaran yang tidak sebanding dengan banyaknya usulan masyarakat, keterbatasan kapasitas aparatur desa dalam perencanaan dan penyusunan RAB, serta belum meratanya partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa, penguatan koordinasi kelembagaan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi agar pengelolaan Dana Desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Implementasi Pedidikan Aqidah dalam Pembentukan Karakter Kejujuran Pada Siswa Kelas 6 SDIT Imam Bukhori Jatinangor Ujang Jenal; Zaenuri; Moch. Munawir Amin; Dadang Hermawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan aqidah dalam pembentukan karakter kejujuran pada siswa kelas VI SDIT Imam Bukhori Jatinangor serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan aqidah dalam pembentukan karakter kejujuran dilakukan melalui keteladanan guru yang tercermin dalam sikap, perkataan, dan perbuatan, serta keterlibatan seluruh unsur sekolah dalam memberikan contoh positif kepada peserta didik. Selain itu, guru menerapkan berbagai metode pembelajaran, seperti ceramah, tanya jawab, penugasan, diskusi, keteladanan, dan pembiasaan. Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran Aqidah Akhlak dalam pembentukan karakter kejujuran meliputi peran pendidik, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Adapun faktor penghambatnya adalah pengaruh pergaulan di luar sekolah yang sulit dihindari serta penggunaan teknologi, khususnya gadget, yang kurang terkontrol. Dengan demikian, pendidikan aqidah memiliki peran penting dalam membentuk karakter kejujuran siswa apabila didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan.