cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,033 Documents
Problematika HIV/AIDS dalam Perspektif Iman Kristiani: Mencari Solusi Tanpa Diskriminasi Dua Raga, Brigitha Viviana; Magdalena Yuliani Nona Afni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14482

Abstract

HIV/AIDS merupakan permasalahan kesehatan global yang tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga memunculkan persoalan sosial, etika, dan moral berupa stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika HIV/AIDS dalam perspektif iman Kristiani serta merumuskan solusi yang berlandaskan kasih tanpa diskriminasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-analitis untuk mengukur pemahaman iman Kristiani, pengetahuan tentang HIV/AIDS, serta sikap umat Kristiani terhadap ODHA. Hasil kajian menunjukkan bahwa stigma dan diskriminasi masih menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, baik dalam masyarakat maupun komunitas religius. Dalam perspektif iman Kristiani, setiap manusia memiliki martabat yang sama sebagai ciptaan Allah dan layak mendapatkan perlakuan yang adil, penuh kasih, dan tanpa penghakiman. Teladan Yesus Kristus yang menunjukkan belas kasih kepada mereka yang terpinggirkan menjadi dasar teologis dalam membangun sikap inklusif terhadap ODHA. Oleh karena itu, solusi tanpa diskriminasi perlu diwujudkan melalui edukasi yang benar, pelayanan pastoral, dukungan sosial, serta kolaborasi antara gereja, tenaga medis, dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang menerima, mendukung, dan memulihkan kehidupan ODHA secara holistic.
Kebudayaan Spiritual Dan Kebudayaan Nasional Dua Raga, Brigitha Viviana; Magdalena Yuliani Nona Afni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14483

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara kebudayaan spiritual dan kebudayaan nasional sebagai dua unsur penting dalam pembentukan identitas dan karakter bangsa. Kajian ini bertujuan untuk memahami peran nilai-nilai spiritual dalam memperkuat kebudayaan nasional di tengah perubahan sosial dan pengaruh globalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-interpretatif melalui studi pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah, dokumen kebudayaan, dan teks historis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebudayaan spiritual berfungsi sebagai landasan etis, simbolik, dan filosofis yang menjiwai praktik kebudayaan nasional serta menjaga keberlanjutan nilai-nilai luhur bangsa. Dengan demikian, integrasi kebudayaan spiritual dalam pengembangan kebudayaan nasional menjadi penting untuk memperkuat identitas kolektif dan membangun ketahanan budaya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Penggunaan Sound System dan Problem Moral Sosial Dua Raga, Brigitha Viviana; Magdalena Yuliani Nona Afni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14485

Abstract

Penggunaan sound system dalam berbagai aktivitas sosial, keagamaan, dan hiburan telah menjadi fenomena yang semakin masif di tengah masyarakat. Di satu sisi, sound system berfungsi sebagai media komunikasi dan sarana ekspresi budaya yang memperkuat interaksi sosial. Namun, di sisi lain, penggunaan yang tidak terkontrol sering menimbulkan problem moral dan sosial, seperti gangguan kenyamanan, konflik antarwarga, menurunnya sikap saling menghargai, serta melemahnya kesadaran etika ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan sound system dalam perspektif moral sosial serta mengidentifikasi dampaknya terhadap harmoni kehidupan masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi literatur dan pengamatan fenomena sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa problem moral sosial yang muncul tidak hanya disebabkan oleh aspek teknis penggunaan sound system, tetapi juga oleh rendahnya kesadaran etis, lemahnya kontrol sosial, dan minimnya pemahaman terhadap nilai-nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi moral, penguatan regulasi sosial, serta peran aktif tokoh masyarakat dan pemerintah dalam mengelola penggunaan sound system secara bijak agar tidak menimbulkan konflik dan tetap sejalan dengan nilai-nilai moral sosial.
Analisis Masalah Bioetika Terkait Tindakan Aborsi Terhadap Ibu Hamil Yang Mengidap Penyakit Menular Dan Infeksi Dalam Perspektif Thomas Aquinas Tentang Etika, Kebebasan Dan Otonomi Personal Dua Raga, Brigitha Viviana; Magdalena Yuliani Nona Afni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14486

Abstract

Penelitian ini menganalisis permasalahan bioetika yang berkaitan dengan tindakan aborsi pada ibu hamil yang mengidap penyakit menular dan infeksi, dengan menggunakan perspektif pemikiran Thomas Aquinas mengenai etika, kebebasan, dan otonomi personal. Fokus kajian diarahkan pada dilema moral antara perlindungan hak hidup janin dan hak ibu atas keselamatan, kesehatan, serta kebebasan dalam mengambil keputusan medis. Dalam kerangka etika Thomistik, tindakan manusia dinilai berdasarkan tujuan moral, hukum kodrat, dan tanggung jawab rasional, sehingga keputusan aborsi tidak hanya dipahami sebagai persoalan medis, tetapi juga sebagai persoalan moral yang kompleks. Analisis ini menunjukkan bahwa kebebasan dan otonomi personal menurut Thomas Aquinas tidak bersifat absolut, melainkan terikat pada nilai kebaikan bersama dan hukum moral objektif. Oleh karena itu, tindakan aborsi dalam konteks penyakit menular dan infeksi harus dipertimbangkan secara hati-hati dengan mempertimbangkan prinsip proporsionalitas, niat moral, serta dampak etis terhadap ibu, janin, dan masyarakat secara luas.
Peran Pendataan Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kota Kediri Enra Firmanda, Shelia; Hertati, Diana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14541

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang memiliki dampak dalam jangka waktu yang panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Dalam upaya pencegahan stunting diperlukan adanya pendekatan yang komprehensif dan berbasis data, terutama terfokus terhadap pendataan keluarga. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran pendataan keluarga dalam upaya pencegahan stunting di Kota Kediri. Dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus yang dilaksanakan di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kediri yang juga melibatkan penggunaan Sistem Informasi Keluarga (SIGA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendataan keluarga memiliki peran penting dalam mengidentifikasi keluarga berisiko stunting serta menjadi dasar perencanaan dan pelaksanaan program agar lebih tepat sasaran. Pemanfaatan SIGA mendukung penerapan pelayanan publik berbasis data, meskipun masih mengalami beberapa kendala baik secara teknis maupun non teknis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendataan keluarga yang didukung oleh sistem informasi berbasis data memiliki peran strategis dalam pencegahan stunting dan perlu terus diperkuat untuk meningkatkan efektivitas program penurunan stunting di Kota Kediri.
Peran Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan Sebagai Evaluator Dalam PEKPPP Yunitasari, Dinda; Mustika Rani, Berliana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14660

Abstract

Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan publik dan memperkuat akuntabilitas pemerintah daerah. Namun, kajian mengenai peran evaluator, khususnya Bagian Organisasi Sekretariat Daerah sebagai pengelola utama PEKPPP di tingkat kabupaten, masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan sebagai evaluator dalam pelaksanaan PEKPPP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan evaluasi. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada model kebijakan Anderson yang meliputi empat indikator yakni partisipasi aktor, perspektif aktor, aksesibilitas aktor, dan penentuan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PEKPPP di Kabupaten Magetan berjalan cukup efektif, hal ini ditandai dengan keterlibatan aktor yang menunjukkan perspektif dalam memahami tujuan evaluasi, membangun interaksi yang intensif antarunit, serta memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi tindakan untuk menjalankan peran evaluatif. Selain itu, respons aktor terhadap rekomendasi evaluasi mencerminkan penempatan peran yang kooperatif dalam kebijakan pelayanan publik. Meskipun demikian, keterbatasan jumlah evaluator masih menjadi tantangan dalam optimalisasi pendampingan kepada seluruh unit pelayanan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan peran Bagian Organisasi sebagai evaluator agar PEKPPP dapat berfungsi secara optimal sebagai instrumen peningkatan mutu pelayanan publik yang berkelanjutan.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Sumatera Barat Periode 1987-2024 Gustina, Sari; Rini Elvira; Yuwarman Mansur; Sofia Ridha
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14667

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dapat digunakan sebagai pengukuran kemajuan yang dicapai oleh sebuah daerah, termasuk Provinsi Sumatera Barat. Penyerapan tenaga kerja menjadi aspek penting yang dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel pertumbuhan ekonomi memengaruhi variabel penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Barat dari tahun 1987 hingga 2024. Peneliti menggunakan jenis data sekunder yang tersedia dari BPS untuk melakukan analisis dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pertumbuhan ekonomi memiliki efek yang signifikan pada penyerapan tenaga kerja, dengan kontribusi pengaruh yang diberikan pertumbuhan ekonomi sebesar 15,8%. Temuan ini mendukung hipotesis yang diajukan dan teori pertumbuhan ekonomi Solow, dimana pertumbuhan ekonomi memiliki efek terhadap penyerapan tenaga kerja. Pemerintah daerah, terutama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, harus mempertimbangkan hasil penelitian ini untuk meningkatkan upaya serta memberikan kebijakan yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjai lebih baik agar bisa memberikan pengaruh dan dampak untuk peningkatatan penyerapan tenaga kerja di lapangan dan lebijh mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh.
Pengaruh Sertifikasi ISO 14001, Green Human Capital, Dan Board Gender Diversity Terhadap Pengungkapan Emisi Karbon Dengan Profitabilitas Sebagai Pemoderasi Febriyana Mendrofa, Irene; Juniati Gunawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14942

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sertifikasi ISO 14001, green human capital (GHC), dan board gender diversity (BGD) terhadap pengungkapan emisi karbon serta menguji peran profitabilitas yang diproksikan dengan return on assets (ROA) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan sektor energi, industrial, serta transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Sampel terdiri dari 64 perusahaan dengan 192 observasi yang dianalisis menggunakan regresi data panel model Random Effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi ISO 14001 dan board gender diversity tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan emisi karbon, sedangkan green human capital berpengaruh positif dan signifikan. Selain itu, profitabilitas tidak mampu memoderasi hubungan antara variabel independen dan pengungkapan emisi karbon. Temuan ini menegaskan bahwa faktor internal perusahaan yang bersifat intangible, khususnya green human capital, lebih berperan dalam mendorong transparansi pengungkapan emisi karbon.
Pemanfaatan Sensor Infrared Sebagai Pengendalian Internal Berbasis Entreprise Risk Management Pada Risiko Operasional Kendaraan Dump Truck Di PT Buma Sazalika, Nilam Raihana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15241

Abstract

Industri pertambangan memiliki tingkat risiko operasional yang tinggi, khususnya pada aktivitas hauling yang melibatkan dump truck berukuran besar. Keterbatasan visibilitas kendaraan, kondisi lingkungan kerja yang dinamis, serta faktor human error menjadi penyebab dominan terjadinya kecelakaan kerja yang berpotensi menimbulkan fatalitas dan gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi sensor inframerah sebagai penguatan pengendalian internal operasional berbasis Enterprise Risk Management (ERM) dalam mengelola risiko keterbatasan visibilitas dump truck di PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pihak manajemen operasional dan unit manajemen risiko yang dipilih secara purposive, serta dianalisis secara deskriptif menggunakan kerangka COSO ERM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keterbatasan visibilitas dan human error tergolong sebagai risiko operasional yang tidak dapat ditoleransi (intolerable risk). Meskipun BUMA telah menerapkan berbagai sistem pengendalian dan teknologi keselamatan, masih terdapat celah pengendalian pada area blind spot kendaraan. Pemanfaatan sensor inframerah berperan sebagai risk treatment yang bersifat preventif dan detektif, serta relevan dengan lima komponen COSO ERM. Integrasi sensor inframerah dengan sistem manajemen risiko perusahaan berpotensi menurunkan tingkat risiko sisa (residual risk), meningkatkan keselamatan kerja, dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Tren dan Karakteristik Pemohon Surat Rekomendasi Dispensasi Kawin Tahun 2020 – 2024 di Kabupaten Wonosobo Aditya, Nanda Oktarina; Cahyoko , Fajar Dwi; Riefky , Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15413

Abstract

Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu wilayah dengan kasus pernikahan usia dini tertinggi di Jawa Tengah. Data BPS 2023 menunjukkan, 30,81% wanita di Kabupaten Wonosobo melakukan perkawinan pertama pada usia < 17 tahun, 26,9% wanita melakukan perkawinan pertama di usia 17-18 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, untuk menggambarkan, menganalisis, dan menyajikan data berupa angka. Kecamatan Kalikajar (193 kasus) memiliki total pemohon yang mengajukan surat rekomendasi dispensasi kawin tertinggi di Kabupaten Wonosobo tahun 2020-2024, disusul oleh Kecamatan Watumalang (186 kasus) dan Kecamatan Garung (162 kasus). Pengajuan rekomendasi pernikahan dini hampir seluruhnya berpusat pada pihak perempuan dengan rasio perbandingan mencapai 9:1. Kelompok pemohon terbesar berasal dari lulusan atau pelajar tingkat SMP sebanyak 917 orang (52,7%), disusul oleh tingkat SD sebanyak 586 orang (33,6%), sedangkan pemohon dengan latar belakang SMA hanya berjumlah 171 orang (9,8%).