cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,033 Documents
Rekonstruksi Teori Komunikasi Organisasi dalam Era Digital dan Disrupsi Informasi: Studi Literatur Heri Wahyudi Marpaung; Hasnun Jauhari Ritonga
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15745

Abstract

This study aims to: 1) identify the development of organizational communication theory in the context of digitalization and information disruption; 2) analyze the limitations of classical organizational communication theory in explaining algorithm-based communication and digital platforms; and 3) formulate a framework for reconstructing organizational communication theory that is more adaptive to the digital era. The study uses a qualitative approach with the Systematic Literature Review (SLR) method based on the PRISMA protocol for indexed scientific articles from 2015–2024. The analysis is conducted through a thematic approach to map paradigm shifts and conceptual synthesis in contemporary organizational communication studies. The results show that: 1) Organizational communication theory has undergone a significant transformation from a structural-hierarchical paradigm to a digital-network paradigm; 2) Classical theories such as the linear transmission model and systems theory have limitations because they have not integrated the role of algorithms, digital platforms, and non-human actors in the communication process. In the Digital Ecosystem, the distribution of organizational messages is influenced by algorithmic logic, the attention economy, and the dynamics of online publics that are open and cannot be fully controlled by institutions; and 3) The framework for reconstructing organizational communication theory is based on three main Principles: network communication, Algorithmic Integration, and the Digital Ecosystem perspective. This reconstruction confirms that organizational communication in the digital era is hybrid and interdependent between humans, technology, and platform structures. These findings provide theoretical implications for broadening the scope of organizational communication analysis, as well as practical implications for organizations in managing reputation and communication strategies amidst the complexity of information disruption.
Rekonseptualisasi Prinsip Tabayyun sebagai Kerangka Etika Komunikasi Organisasi dalam Menghadapi Disinformasi Digital: Tinjauan Literatur Sistematis Hasrimy, M. Faisal; Ritonga, Hasnun Jauhari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15746

Abstract

: This study aims to map the development of digital disinformation studies and organizational communication ethics, analyze the relevance of the tabayyun principle in the perspective of contemporary organizational communication, and formulate a conceptual model of tabayyun-based organizational communication ethics. The study uses a qualitative approach with a Systematic Literature Review (SLR) design referring to the PRISMA protocol. Data were obtained from journal articles indexed in international databases such as Scopus, Web of Science, ProQuest, DOAJ, and Google Scholar over the past ten years. The analysis was conducted through thematic analysis to identify relevant patterns, themes, and conceptual synthesis. The results of the study indicate that: 1) Digital disinformation literature has shifted from a descriptive-typological approach to a normative-ethical approach, but it is still fragmented and has not integrated the value of normative verification based on Islamic tradition; 2) The tabayyun principle has strong theoretical relevance because it contains an epistemic dimension (information verification), a moral dimension (communicative responsibility), and an institutional dimension (value-based organizational culture); and 3) This study formulates a conceptual model of tabayyun-based organizational communication ethics that places verification, moral integrity, and institutionalization of values as the foundation of organizational communication governance. This model contributes theoretically by integrating digital disinformation theory, information ethics, and organizational communication, and provides practical implications for strengthening a culture of preventative communication in facing the challenges of digital disinformation in the era of global communication transformation
Ketimpangan Dalam Sistem Yang Inklusif: Realitas Pelayanan BPJS Di Indonesia Susi Suusantiy; Putri Lestari; Sitti Aisyah; Ibrahim Arifin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15817

Abstract

Meskipun BPJS Kesehatan dirancang untuk memberikan akses layanan kesehatan yang terjangkau dan setara bagi seluruh masyarakat Indonesia, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan serius. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ketimpangan dalam pelayanan BPJS, terutama terkait diskriminasi layanan, ketimpangan fasilitas, dan rendahnya efektivitas sistem. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui telaah terhadap jurnal ilmiah, buku, laporan kebijakan, serta artikel media terpercaya yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan lima isu utama: diskriminasi terhadap peserta BPJS di fasilitas kesehatan, ketimpangan infrastruktur antara wilayah perkotaan dan pedesaan, eksklusi digital dalam layanan daring, rendahnya efektivitas dan efisiensi pelayanan, serta lemahnya manajemen dan keterlibatan tenaga kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pelayanan publik seperti keadilan, transparansi, akuntabilitas, dan kesetaraan belum sepenuhnya terimplementasi. Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan yang menyeluruh, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemerataan infrastruktur untuk mewujudkan layanan BPJS yang adil, inklusif, dan berkualitas.
Analisis SWOT (Strenght, Weaknesses, Opportunities, Threats) Toko Isano Collection Lhokseumawe Dalam Menentukan Strategi Komunikasi Pemasaran Reza Abdar; Anismar; Ade Muana Husniati; Ainol Mardhiah; Cindenia Puspasari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15818

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing Toko Isano Collection Lhokseumawe di tengah persaingan usaha ritel yang ketat. Isano Collection menjual berbagai merek sandal dan sepatu serta telah memanfaatkan media sosial sebagai saluran promosi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik, pengelola, karyawan, dan pelanggan, serta studi dokumentasi. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan (Strengths) Isano Collection meliputi kelengkapan varian merek dan produk, lokasi yang strategis, kualitas produk, layanan ramah, promosi online aktif, dan penawaran diskon produk. Kelemahan (Weaknesses) mencakup keterbatasan jumlah karyawan dan sistem pencatatan stok manual. Peluang (Opportunities) ditemukan melalui pemanfaatan media sosial, kerja sama dengan pemasok luar kota, dan pemanfaatan momen hari besar, sedangkan ancaman (Threats) berasal dari hadirnya pesaing baru, persaingan harga, serta perubahan tren fesyen sepatu. Berdasarkan temuan tersebut, strategi komunikasi pemasaran Toko Isano Collection yang disarankan meliputi interaksi tatap muka (personal selling) di dalam toko, iklan/promosi digital melalui media sosial, dan penguatan komunikasi antar-pelanggan (word-of-mouth). Hasil penelitian diharapkan dapat memperkuat daya saing usaha Isano Collection di pasar lokal.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiental Learning) Terhadap Keterampilan Menulis Teks Naratif Siswa Kelas V di SDN 192 Pekanbaru Rully Rachmawati Ramadan; Eva Astuti Mulyani; Hendri Marhadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15819

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar, namun banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun alur, serta menuliskan teks naratif secara runtut dan logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) terhadap keterampilan menulis teks naratif siswa kelas V SDN 192 Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest–posttest, melibatkan 24 siswa sebagai sampel yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui tes tertulis berupa pretest dan posttest yang menilai struktur teks naratif. Pembelajaran dilakukan dalam empat pertemuan melalui tahapan pengalaman konkret, refleksi, konseptualisasi, dan eksperimen aktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 62,70 pada pretest menjadi 72,29 pada posttest. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan model experiential learning terhadap keterampilan menulis siswa. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,660 menunjukkan bahwa model ini memberikan kontribusi sebesar 66% terhadap peningkatan kemampuan menulis naratif. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis pengalaman terbukti efektif dalam membantu siswa menulis teks naratif secara lebih runtut, logis, dan bermakna.
Analisis Penggunaan Wayground Papermode Sebagai Media Evaluasi Interaktif Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar Dicky Agil Pamungkas; Yusuf Eko Prabowo; Nasywaa Julyana Widyarini; Febria Septi Prajayanti; Rina Nuraeni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15826

Abstract

Evaluasi dalam pembelajaran Pancasila di sekolah dasar masih didominasi oleh bentuk tes yang monoton sehingga kurang menarik dan belum sepenuhnya mendukung penilaian pemahaman nilai secara autentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi Wayground dalam mode Papermode sebagai media evaluasi interaktif pada pembelajaran Pancasila murid kelas 4. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek guru kelas dan murid kelas 4. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Wayground Papermode dapat meningkatkan keterlibatan murid dalam proses evaluasi dan membantu guru melakukan penilaian secara lebih cepat dan akurat melalui fitur pemindaian dan analisis otomatis. Selain itu, bentuk soal yang kontekstual mampu mendorong murid memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kendala seperti keterampilan digital guru dan sarana pendukung masih perlu diperhatikan. Dengan demikian, Wayground Papermode direkomendasikan sebagai media evaluasi interaktif yang dapat meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran Pancasila di sekolah dasar apabila didukung pelatihan dan fasilitas yang memadai.
Profil Self-compassionPada Pekerja Sosial Di Lingkungan Pondok Sosial Kota Makassar: Studi Deskriptif Kurniati Zainuddin; Muhammad Ihsan; Nurul Awaliyah Khalik; Vinky Glenda Putra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15827

Abstract

Pekerja sosial di Lembaga Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (Liponsos) menghadapi tuntutan kerja yang berat akibat tingginya jumlah klien dan keragaman kasus, sehingga berpotensi mengalami tekanan emosional dan kelelahan. Kondisi ini menempatkan mereka pada risiko gangguan kesejahteraan psikologis, sehingga diperlukan kemampuan internal yang dapat melindungi kesehatan mental, salah satunya melalui self-compassion. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat self-compassion pada pekerja sosial di Liponsos Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling terhadap 23 pekerja sosial. Pengukuran dilakukan menggunakan Self-Compassion Scale versi adaptasi Indonesia, dan analisis data menggunakan statistik deskriptif meliputi nilai rata-rata, median, modus, serta kategorisasi skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-compassion secara keseluruhan berada pada kategori sedang. Seluruh subskala, yaitu self-kindness, common humanity, mindfulness, self-judgment, isolation, dan overidentification, juga berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa pekerja sosial memiliki kemampuan dasar untuk menerima diri dan mengelola tekanan emosional, namun kapasitas tersebut belum optimal sebagai pelindung terhadap risiko stres dan burnout. Penelitian ini menegaskan perlunya program penguatan self-compassion guna meningkatkan ketahanan emosional dan kualitas kesejahteraan psikologis pekerja sosial.
Efektivitas Media Sosial dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Perempuan Usia 13-19 Tahun: Studi Literatur Sistematis Riska Aidilia Adha; Andina Rahmadani; Nur Asmiranda; M. Ridwan Said Ahmad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15843

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas media sosial dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesehatan reproduksi pada remaja perempuan usia 13-19 tahun di Indonesia. Rumusan masalahnya adalah (1.) Bagaimana media sosial dapat menjadi alat edukasi yang efektif, serta (2.) Efek media sosial dibandingkan dengan metode edukasi tradisional. Metode penelitian menggunakan pendekatan literatur sistematis dengan pedoman PRISMA, mencari studi empiris dari PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, serta melakukan ekstraksi data secara independen oleh dua peneliti. Temuan menunjukkan media sosial sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku positif seperti diskusi terbuka, penggunaan kondom, dan kunjungan ke klinik kesehatan. Media sosial memberikan akses mudah, interaksi aktif, dan mengurangi stigma, tetapi berisiko terhadap misinformasi jika tidak dimoderasi. Dibandingkan metode tradisional, media sosial unggul dalam retensi informasi dan partisipasi aktif, sementara tatap muka lebih baik dalam membangun kepercayaan dan mengatasi stigma.
Peran Wali Kota dan Bappeda dalam Perumusan Kebijakan SPBE pada Kota Serang Arifin, Hadad Mumtaaz; Bilnadzary, Anwar; Azmi, Muhammad Fathan Dwiki
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15845

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam peran Wali Kota dan Bappeda Kota Serang dalam perumusan kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sebuah agenda strategis yang menjadi fondasi transformasi digital pemerintah daerah. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah dokumen perencanaan daerah, regulasi nasional terkait SPBE, laporan evaluasi KemenPAN-RB, serta kajian akademik mengenai governance digital dan kebijakan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wali Kota berperan sebagai aktor politik kunci yang mengarahkan agenda SPBE melalui penyusunan visi digital, penetapan prioritas pembangunan, serta pemberian legitimasi regulatif melalui Peraturan Wali Kota dan dokumen strategi lain. Peran ini memengaruhi seberapa jauh OPD memaknai SPBE sebagai agenda struktural, bukan sekadar proyek administratif. Di sisi lain, Bappeda menjalankan fungsi teknokratis sebagai integrator kebijakan yang memastikan SPBE terintegrasi ke dalam RPJMD, Renstra OPD, dan RKPD. Bappeda juga menjadi penghubung koordinasi lintas-perangkat daerah untuk menyinkronkan program digital, mengurangi tumpang tindih aplikasi, dan menegaskan kebutuhan integrasi data. Sinergi antara kepemimpinan strategis Wali Kota dan kapasitas perencanaan Bappeda terbukti menjadi faktor utama yang membentuk koherensi kebijakan SPBE di Kota Serang. Meski demikian, penelitian ini menemukan sejumlah hambatan struktural, seperti fragmentasi pengembangan aplikasi, rendahnya interoperabilitas data, kapasitas SDM aparatur yang belum merata, serta belum optimalnya standar tata kelola TIK daerah. Kondisi ini menunjukkan bahwa keberhasilan perumusan kebijakan SPBE tidak hanya ditentukan oleh visi politik, tetapi juga oleh kesiapan institusional dan tata kelola lintas-organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian governance digital di tingkat lokal serta menawarkan rekomendasi konseptual bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi transformasi digital melalui kolaborasi aktor dan perencanaan yang terpadu.
Manajemen Arsip Suara sebagai Dokumen Rekaman Peristiwa Putri, Amelia Saskia; Qonitah, Karina Alifia; Fajarani, Freeska Bunga; Silitonga, Nadin Geraldin; Ramadhani, Aisyah Syafira; Salsabila, Cecilia Safwa
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15846

Abstract

Arsip suara sebagai bagian dari arsip audiovisual merupakan rekaman peristiwa yang rentan terhadap degradasi dan obsolesensi. Penelitian ini merupakan systematic literature review (SLR) yang bertujuan untuk: (1) menganalisis penerapan manajemen arsip suara sebagai dokumen rekaman peristiwa berdasarkan siklus hidup arsip, (2) mengidentifikasi kendala utama dalam pengelolaan, dan (3) merumuskan strategi inovatif yang efektif dan berkelanjutan, termasuk integrasi teknologi seperti AI. Data dikumpulkan dari 25 literatur relevan (2019–2025) melalui database Scopus, SINTA, Google Scholar, dan situs lembaga kearsipan seperti ANRI, dengan kriteria inklusi: artikel tentang preservasi arsip audiovisual di konteks Indonesia dan internasional. Hasil menunjukkan bahwa pengelolaan mengikuti siklus hidup arsip (pengolahan, penataan, pemeliharaan, penyimpanan), namun kendala seperti keterbatasan SDM dan infrastruktur masih dominan, sebagaimana terlihat pada case study di Indonesian Visual Art Archive (IVAA) dan seminar ANRI. Strategi direkomendasikan meliputi digitalisasi berbasis AI untuk metadata otomatis dan restorasi, kolaborasi lintas lembaga, serta kebijakan adaptif. Penelitian ini memberikan novelty berupa model integrasi AI dalam preservasi arsip suara di Indonesia, yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan keberlanjutan.