cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto1982@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adi Sucipto, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.71436/green.v2i4.76
Indo Green Journal is published by Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences and other). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 488 Documents
Peningkatan Karakter Siswa Tunarungu Fase D Melalui Model Kooperatif Tipe Jigsaw pada Pembelajaran Passing Bawah Bola Voli SLB Kasih Ibu Pekanbaru Ananda Novia Safitri; Romi Cendra
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter siswa tunarungu Fase D melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada pembelajaran passing bawah bola voli di SLB Kasih Ibu Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 9 orang siswa tunarungu Fase D. Penelitian dilaksanakan dalam satu siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan karakter siswa yang meliputi aspek disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, percaya diri, dan sikap sosial. Persentase ketuntasan klasikal mencapai 77,77%, dengan 7 dari 9 siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM ≥75), sedangkan 2 siswa belum mencapai ketuntasan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani adaptif untuk meningkatkan karakter siswa tunarungu melalui aktivitas pembelajaran yang menekankan kerja sama kelompok, tanggung jawab, dan interaksi sosial. Dengan demikian, penerapan model kooperatif tipe Jigsaw dapat dijadikan salah satu alternatif strategi pembelajaran dalam pendidikan jasmani adaptif di sekolah luar biasa.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT. Bintang Karet Sukses Abadi Tanjung Morawa Nelda Safitri; Ilham Sonata; M. Nelson Pinem
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Bintang Karet Sukses Abadi Tanjung Morawa. Selain itu, penelitian ini juga akan menyelidiki bagaimana motivasi kerja mempengaruhi kinerja karyawan di perusahaan yang sama. Tujuan lainnya adalah untuk menilai pengaruh kombinasi antara disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Bintang Karet Sukses Abadi Tanjung Morawa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi yang diteliti terdiri dari 55 karyawan, yang juga menjadi ukuran sampel, menggunakan teknik pengambilan sampel saturasi (census). Sumber data dalam penelitian ini mencakup data primer, yang dikumpulkan langsung oleh peneliti melalui kuesioner dan wawancara mengenai isu-isu terkait disiplin kerja serta motivasi kerja dan dampaknya terhadap kinerja karyawan di PT. Bintang Karet Sukses Abadi Tanjung Morawa. Teknik analisis yang diterapkan mencakup regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Proses analisis data dilakukan menggunakan SPSS 20 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara persial, disiplin kerja memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta motivasi kerja juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, disiplin kerja dan motivasi kerja berkontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Bintang Karet Sukses Abadi Tanjung Morawa.
Analisis Kebutuhan Program Parenting bagi Orang Tua Pekerja dalam Mendukung Pengasuhan Anak Usia Dini Gina Ruwaida; Azi Matur Rahmi; Yossi Srianita; Siti Kholifah
Indo Green Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Green 2025
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v3i3.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan program parenting bagi orang tua pekerja dalam mendukung pengasuhan anak usia dini. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya tantangan keluarga pekerja dalam membagi peran antara pekerjaan, pengasuhan, pendampingan perkembangan anak, dan penggunaan teknologi digital di rumah. Penelitian menggunakan desain deskriptif campuran, yaitu survei deskriptif kuantitatif yang diperkuat dengan wawancara kualitatif terbatas. Responden terdiri atas 96 orang tua pekerja yang memiliki anak usia 3-6 tahun, serta 12 informan wawancara yang dipilih secara purposif. Instrumen survei dikembangkan berdasarkan enam aspek kebutuhan parenting, yaitu manajemen waktu pengasuhan, disiplin positif, komunikasi orang tua-anak, stimulasi sosial-emosional, pengasuhan digital, dan kemitraan PAUD-keluarga. Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan tertinggi orang tua pekerja berada pada aspek pengasuhan digital, disiplin positif, stimulasi sosial-emosional, dan manajemen waktu berkualitas. Temuan kualitatif memperkuat bahwa orang tua pekerja membutuhkan program parenting yang fleksibel, praktis, berbasis kasus, serta dapat diakses melalui format daring atau hibrida. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program parenting PAUD yang menekankan pendampingan keterampilan pengasuhan yang aplikatif, reflektif, dan berkelanjutan.
Peran Mediasi Serial Stres dan Kecemasan dalam Hubungan Tekanan Sosial dengan Persepsi Status Imunokompetensi Siswa di SMKN 1 Tapung Yeni Pamungkas Sejati; Adolf Bastian; Firdaus Firdaus
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.644

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan menghadapi tekanan psikososial yang kompleks, mulai dari tuntutan akademik dan praktik kejuruan, kecemasan tinggi menjelang penilaian kompetensi, hingga tingkat absensi akibat sakit. Namun, mekanisme psikologis yang menghubungkan tekanan sosial dengan penurunan imunokompetensi siswa belum banyak dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediasi serial stres dan kecemasan dalam hubungan antara tekanan sosial dengan persepsi status imunokompetensi siswa di SMK Negeri 1 Tapung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain cross-sectional, melibatkan 269 siswa yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling dari populasi 823 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres (β = 0,488; P = 0,000), stres berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecemasan (β = 0,462; P = 0,000), serta ketiga variabel tersebut masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap persepsi status imunokompetensi siswa. Hasil pengujian mediasi membuktikan bahwa stres secara tunggal memediasi hubungan tekanan sosial dengan imunokompetensi (indirect effect = -0,083; P = 0,007). Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa stres dan kecemasan secara serial juga memediasi hubungan tersebut secara signifikan (indirect effect = -0,045; P = 0,013), dengan nilai VAF sebesar 46,2% yang mengindikasikan mediasi parsial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesehatan siswa SMK tidak dapat dipisahkan dari dinamika psikososial di lingkungan sekolah, sehingga diperlukan pendekatan pedagogik yang berorientasi pada kesejahteraan psikologis siswa
Pemanfaatan Augmented Reality Berbasis Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Puspita Dian Agustin
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Augmented Reality berbasis literasi digital dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan siswa dalam menemukan ide, mengembangkan gagasan, menyusun struktur teks, serta menggunakan bahasa secara runtut dan komunikatif. Di sisi lain, perkembangan teknologi digital menuntut pembelajaran Bahasa Indonesia untuk lebih adaptif, interaktif, dan relevan dengan karakteristik peserta didik di era digital. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui penelusuran dan analisis berbagai literatur ilmiah lima tahun terakhir yang relevan dengan Augmented Reality, literasi digital, pembelajaran bahasa, dan keterampilan menulis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Augmented Reality dapat berperan sebagai media visual-interaktif yang membantu siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih konkret, kontekstual, dan menarik. AR mampu menjadi stimulus dalam tahap pramenulis, terutama untuk membantu siswa mengamati objek, memahami peristiwa, membangun imajinasi, serta menyusun gagasan tulisan. Sementara itu, literasi digital berperan penting dalam membantu siswa mengakses, mengevaluasi, mengolah, dan memproduksi informasi secara kritis dan bertanggung jawab. Integrasi AR dan literasi digital menjadikan pembelajaran menulis tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir, kreativitas, dan penguatan kemampuan komunikasi tertulis. Dengan demikian, pemanfaatan Augmented Reality berbasis literasi digital dapat menjadi strategi inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas model ini melalui penelitian lapangan, eksperimen, atau pengembangan media pembelajaran berbasis AR.
Strategi Peningkatkan Inklusi Keuangan di Wilayah Perdesaan Aga Komara Lourantini
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.647

Abstract

Tulisan ilmiah ini membahas kesenjangan inklusi keuangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan yang masih menjadi tantangan penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Gap inklusi keuangan tercatat sebesar 7,91% pada tahun 2024 dan tetap berada pada angka 7,91% pada tahun 2025, sehingga menunjukkan bahwa pemerataan akses layanan keuangan belum mengalami perbaikan signifikan. Kondisi ini mencerminkan adanya hambatan struktural, geografis, sosial, dan kelembagaan yang membatasi masyarakat perdesaan dalam memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan mengenai strategi peningkatan inklusi keuangan di wilayah perdesaan, sekaligus memberikan masukan dalam penyusunan rancangan Peraturan Presiden tentang Komite Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan. Metode yang digunakan adalah telaah literatur dan telaah kebijakan dengan menganalisis berbagai dokumen, regulasi, dan kajian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi peningkatan inklusi keuangan perdesaan perlu diarahkan pada lima aspek utama, yaitu infrastruktur dan ekosistem keuangan, pembiayaan usaha, literasi dan kesadaran konsumen, perlindungan konsumen dan integritas pasar, serta kebijakan dan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Arah strategi yang direkomendasikan meliputi keseimbangan pembangunan infrastruktur dan ekosistem keuangan, transformasi produk keuangan dan sistem pembiayaan, transformasi edukasi keuangan yang kontekstual dan integratif, penegakan perlindungan konsumen serta integritas pasar, serta sinkronisasi tata kelola kebijakan lintas sektor. Pelaksanaan strategi tersebut membutuhkan komitmen kuat, koordinasi berkelanjutan, dan kerja sama lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, pelaku industri jasa keuangan, serta masyarakat perdesaan agar inklusi keuangan dapat meningkat secara merata, berkelanjutan, dan berkeadilan, sekaligus mendukung penguatan kesejahteraan ekonomi lokal dan daya saing ekonomi perdesaan dalam jangka panjang sebagai bagian penting dari agenda pembangunan nasional inklusif.
Rekonstruksi Kurikulum Berorientasi Outcome dalam Era Society 5.0: Integrasi Literasi Digital, Keterampilan Abad 21, dan Pembelajaran Adaptif Fien Pongpalilu; Dewi Nopitasari; Rampeng Rampeng
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.648

Abstract

This research aims to examine the reconstruction of outcome-oriented curriculum in the era of Society 5.0 through the integration of digital literacy, 21st century skills, and adaptive learning. The Society 5.0 era requires the education system to produce students who not only master knowledge, but also are able to think critically, creatively, collaboratively, communicatively, adaptively, and use technology ethically and productively. This research uses a literature research method by examining various literature, scientific articles, books, and policy documents relevant to Outcome-Based Education, Society 5.0, digital literacy, 21st century skills, and adaptive learning. The results of the study show that an outcome-oriented curriculum needs to be designed based on learning outcomes that are clear, measurable, and relevant to future needs. Digital literacy integration plays a role in building students' ability to access, evaluate, process, and create digital information. 21st century skills strengthen problem-solving, communication, collaboration, and innovation skills, while adaptive learning supports a learning process that suits learners' needs and abilities. Thus, the reconstruction of the outcome-oriented curriculum is an important strategy in building education that is relevant, humanist, flexible, and responsive to the challenges of the Society 5.0 era
Pembelajaran MIPA Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Literasi Sains di Universitas: Implementasi Kurikulum Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEAM) Muhammad Arsyad; Nana Sutrisna; Efriana Jon; Al Ikhlas; Jumriah Jumriah; Juwairiah Juwairiah
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.649

Abstract

Literasi sains merupakan kompetensi esensial bagi mahasiswa program studi MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 yang menuntut kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan penerapan konsep ilmiah dalam konteks kehidupan nyata. Namun, pembelajaran MIPA di perguruan tinggi masih cenderung bersifat teoretis dan terfragmentasi antar disiplin ilmu, sehingga belum optimal dalam menumbuhkan literasi sains mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang terintegrasi dengan kurikulum STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan literasi sains mahasiswa di lingkungan universitas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment (one-group pretest-posttest design), yang dilaksanakan pada mahasiswa program studi MIPA di beberapa perguruan tinggi mitra. Instrumen yang digunakan meliputi tes literasi sains, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respons mahasiswa. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test) dan uji N-Gain untuk mengukur besarnya peningkatan literasi sains sebelum dan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan STEAM berpengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi sains mahasiswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari kategori rendah menjadi kategori sedang hingga tinggi, dengan nilai N-Gain berada pada kategori sedang-tinggi. Peningkatan tersebut terjadi pada seluruh aspek literasi sains, meliputi aspek konten, proses, dan konteks sains, dengan aspek proses sains menunjukkan peningkatan paling signifikan karena mahasiswa terlibat langsung dalam merancang, mengembangkan, dan menguji produk atau solusi berbasis proyek. Selain itu, hasil angket respons menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran berbasis proyek berbasis STEAM karena dianggap lebih kontekstual, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini merekomendasikan agar integrasi pendekatan STEAM dalam pembelajaran MIPA berbasis proyek dapat diadopsi secara lebih luas sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa serta mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing dan kesiapan menghadapi tantangan global.
Peran Pendidikan Karakter Berbasis Kewarganegaraan dalam Membentuk Generasi Muda yang Berintegritas Asri Asri
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.652

Abstract

Pendidikan karakter berbasis kewarganegaraan merupakan salah satu strategi fundamental dalam menanggulangi degradasi moral generasi muda di tengah arus globalisasi dan disrupsi digital yang semakin masif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter integritas pada generasi muda Indonesia, dengan menelaah landasan konseptual, strategi implementasi, tantangan, serta faktor-faktor pendukung keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber primer berupa jurnal ilmiah nasional terakreditasi yang terbit dalam rentang tahun 2022 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, menumbuhkan kesadaran berbangsa, serta membangun kompetensi sosial-emosional yang menjadi fondasi integritas generasi muda. Implementasi yang efektif memerlukan integrasi lintas kurikulum, keteladanan pendidik, pembiasaan dalam kehidupan sekolah, serta dukungan kebijakan melalui kerangka Profil Pelajar Pancasila dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. Kajian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pendidik, pengembangan instrumen penilaian karakter yang autentik, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sebagai ekosistem pembentukan karakter yang berkelanjutan.
Digitalisasi Digitalisasi Literasi Pelatih Olahraga di Pendidikan Tinggi dalam Mendukung Gaya Hidup Aktif, Kebiasaan Latihan, dan Peningkatan Performa Lari pada Pelari Komunitas Ibu Kota Jakarta Hendri Mulyadi; M. Torero Rigel Centeury; Muhammad Rifai
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.653

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembinaan olahraga, termasuk dalam proses pendidikan calon pelatih olahraga di perguruan tinggi. Literasi digital menjadi kompetensi penting yang memungkinkan pelatih memanfaatkan teknologi untuk merancang program latihan berbasis data, memantau perkembangan atlet, serta mendorong terbentuknya gaya hidup aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi literasi pelatih olahraga di pendidikan tinggi dalam mendukung gaya hidup aktif, kebiasaan latihan, dan peningkatan performa lari pada pelari komunitas di Ibu Kota Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Sebanyak 210 pelari komunitas dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari beberapa komunitas lari di Jakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat literasi digital pelatih yang dirasakan oleh peserta, gaya hidup aktif, kebiasaan latihan, serta performa lari, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi literasi pelatih olahraga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan gaya hidup aktif dan kualitas kebiasaan latihan peserta. Selain itu, gaya hidup aktif dan kebiasaan latihan secara simultan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan performa lari. Literasi digital pelatih juga berperan sebagai faktor pendukung dalam optimalisasi proses pembinaan melalui pemanfaatan aplikasi kebugaran, wearable technology, platform analisis latihan, serta media pembelajaran digital. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital dalam pendidikan tinggi merupakan kebutuhan mutlak untuk menghasilkan pelatih olahraga yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu meningkatkan kualitas pembinaan olahraga berbasis bukti. Oleh karena itu, integrasi kompetensi digital ke dalam kurikulum pendidikan kepelatihan olahraga menjadi strategi yang penting untuk mendukung peningkatan performa atlet maupun masyarakat olahraga secara berkelanjutan.