cover
Contact Name
Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Contact Email
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Phone
+6285735821873
Journal Mail Official
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Editorial Address
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan
ISSN : 24077232     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32660/jpk.v11i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Penelitian Keperawatan a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. Jurnal Penelitian Keperawatan is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Jurnal Penelitian Keperawatan Pembelajaran published two times a year, in February and August by publishing research results and critical analysis studies in the field of nursing, health, and education.
Articles 278 Documents
KECEMASAN ANAK USIA TODDLER YANG RAWAT INAP DILIHAT DARI GEJALA UMUM KECEMASAN MASA KECIL Dewi Ika Sari Hari Poernomo; Agustina Chrisfan Sukoco
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.132

Abstract

Kondisi cemas pada anak yang menjalani hospitalisasi merupakan masalah yang serius dan harus mendapat perhatian khusus. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari Kecemasan Anak Usia Toddler yang Rawat Inap dilihat dari Gejala Umum Kecemasan Masa Kecil. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah anak usia toddler (2-3 tahun) di Ruang Anak Rumah Sakit Baptis Kediri, dengan besar sampel 32 responden yang diambil menggunakan tehnik consecutive sampling. Variabel dalam penelitian adalah kecemasan anak usia toddler yang diambil dengan menggunakan kuesioner, dan hasil disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan anak usia toddler yang mengalami kecemasan ringan 17 reponden (53,1%), dan anak usia toddler yang mengalami kecemasan sedang 15 responden (46,9%) . Kesimpulan Penelitian ini adalah 100% anak usia toddler yang rawat inap di Ruang Anak Rumah Sakit Baptis Kediri mengalami Kecemasan mulai dari kecemasan ringan sampai dengan kecemasan sedang.
MOTIVASI LANSIA HIPERTENSI MENURUNKAN TEKANAN DARAH DENGAN PENATALAKSANAAN NONFARMAKOLOGI Sandy Kurniajati; Rosalia Bertha Pandiangan
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.133

Abstract

Lanjut usia yang terkena hipertensi membutuhkan motivasi baik kognitif maupun affektif. Lansia dalam mencapai Pengobatan, seringkali kurang memperoleh dukungan kekuatan fisik maupun psikologis, sehingga hal-hal yang diinginkan banyak berhenti di tengah jalan. Tujuan penelitian ini yaitu mempelajari Motivasi Lansia Hipertensi Menurunkan Tekanan Darah dengan Penatalaksanaan Nonfarmakologi. Desain penelitian menggunakan Penelitian Deskriptif dengan populasi Semua lansia penderita hipertensi di Posyandu Lansia. Jumlah subyek dalam penelitian ini ada 29 dan teknik sampling menggunakan Total Sampling. Variabel penelitian ini adalah motivasi Lansia Hipertensi. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan distribusi frekuensi. Berdasarkan indikator tujuan responden memiliki motivasi nonfarmakologi lebih dari 50%, (72,4%) cukup. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah motivasi nonfarmakologi lansia yang baik meliputi motivasi dalam kebutuhan, motivasi dalam tingkah laku dan motivasi dalam tujuan perawatan hipertensi.
PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI PADA PASIEN RAWAT INAP YANG TIDAK MELAKUKAN ORAL HYGIENE Erlin Kurnia; Intan Dwi Novita Sari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.134

Abstract

Pasien yang tidak melakukan perawatan oral hygiene baik secara mandiri maupun tanpa bantuan perawat atau keluarga maka akan terjadi beberapa penumpukan bakteri di mulut yang mengakibatkan pasien merasa tidak nyaman dan menghindar untuk makan. Jika ini terjadi terus-menerus maka dapat mengakibatkan kekurangan kebutuhan nutrisi.. Tujuan penelitian ini adalah Mempelajari Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi pada Pasien Rawat Inap yang tidak melakukan oral hygiene Rumah Sakit Baptis Kediri. Desain penelitian menggunakan Deskriptif. Populasi penelitian yaitu semua pasien rawat inap Rumah Sakit Baptis Kediri. Subyek dalam penelitian sebanyak 95 responden, menggunakan purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi dan Oral Hygiene. Instrumen penelitian ini menggunakan wawancara terstruktur dan kuesioner. Analisis menggunakan Distribusi Frekuensi yang disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian yaitu kurang dari 50% pasien yang tidak melakukan oral hygiene pemenuhan kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi . Dapat disimpulkan bahwa pasien yang tidak melakukan oral hygiene Pemenuhan kebutuhan nutrisi saat rawat inap di Rumah Sakit Baptis Kediri ada yang terpenuhi dan tidak terpenuhi. 
KOMPETENSI PEMBIMBING KLINIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI KLINIK Vitaria Wahyu Astuti; Wiwik Kusumawati; Moh. Afandi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.135

Abstract

Pembelajaran klinik merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah pendidikan keperawatan karena pembelajaran klinik merupakan proses tranformasi mahasiswa untuk menjadi perawat yang professional. Pemikiran yang kritis, tindakan dan sikap profesionalisme diperankan oleh pembimbing klinik, namun pada kenyataanya pembimbing klinik dilapangan belum memahami kompetensi yang harus dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi pembimbing klinik tentang kompetensi pembimbing klinik. Penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan melibatkan 6 pastisipan dalam FGD dan 6 informan dalam wawancara tidak terstruktur. Responden diteliti dengan menggunakan panduan FGD dan wawancara. analisa data menggunakan constant comparative method. Penelitian ini menghasilkan 4 makna final kompetensi pembimbing klinik yaitu kompetensi sebagai perawat professional, kompetensi dalam membina hubungan interpersonal, kompetensi dalam mengajar (pedagogic) dan kemampuan dalam manajerial. Kesimpulan didapatkan Kompetensi pembimbing klinik sesuai presepsi pembimbing klinik
HUBUNGAN ANTARA SEKSIO SESAREA DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM Erwin Reni Fitriani; Arif Rohman Mansur; Ignasia Nila Siwi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.136

Abstract

Perubahan fisiologis terberat yang terjadi pada neonatus adalah transisi dari sirkulasi janin atau plasenta menuju respirasi independen. Kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Panembahan Senopati Bantul pada tahun 2014 sebanyak 503 kasus. Salah satu faktor yang mempengaruhi asfiksia adalah persalinan seksio sesarea. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara seksio sesarea dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Panembahan Senopati. Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan pendekatan retrospective. Metode pengumpulan data menggunakan tehnik sistematic random sampling yang diambil dari rekam medis bayi yang mengalami asfiksia neonatorum di RSUD Panembahan Senopati Bantul pada tahun 2015 dengan jumlah 425 bayi. Angka kejadian seksio sesarea di RSUD Panembahan Senopati Bantul sebanyak 211 kasus terdiri dari  primary cesarean (48,4%) dan repeat cesarean delivery (51,6 %). Sedangkan kejadian asfiksia neonatorum pasca seksio sesarea sebanyak 129 kasus. Nilai significancy pada hasil analisa uji chi – square adalah 0,01 (p< 0.05) dan OR sebesar 2,38 dengan IK 95% (1,61 – 3,52). Kesimpulan pada penelitian Terdapat hubungan antara seksio sesarea dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Panembahan Senopati.nal, kompetensi dalam membina hubungan interpersonal, kompetensi dalam mengajar (pedagogic) dan kemampuan dalam manajerial. Kesimpulan didapatkan Kompetensi pembimbing klinik sesuai presepsi pembimbing klinik 
ANALISIS PENGETAHUAN SEKS BEBAS TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KEHAMILAN PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 NGANJUK Elvira Novy Arindra; Sandu Siyoto
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.137

Abstract

Di Indonesia, kelompok yang rentan untuk mengabaikan hak-hak kesehatan reproduksi remaja di mana organ reproduksi rentan terhadap infeksi. seks bebas adalah salah satu masalah yang berkaitan erat dengan remaja, karena terjadinya perkembangan seksual yang mendorong remaja untuk mulai mencoba sesuatu yang berhubungan dengan perilaku seksual. Salah satu faktor yang mendorong untuk melakukan seks bebas adalah kurangnya pengetahuan tentang seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh pengetahuan seks bebas lagi pencegahan kehamilan di siswa kelas XI di SMAN 3 Nganjuk. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik pendekatan cross sectional. Di mana populasi dalam penelitian ini sebanyak 311 students. Sampel sebanyak 75 siswa yang diambil dengan menggunakan cluster sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini wasthe pengetahuan seks bebas di kelas XI, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pencegahan kehamilan di kelas XI. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman Rho. Hasil analisis menggunakan uji statistik Spearman Rho di ? = 0,05 diperoleh koefisien korelasi adalah 0,168 dan tingkat signifikansi 0,149. Hasil ini berarti bahwa tidak ada efek pada perilaku seks perilaku pengetahuan againtspreventation gratis pregrancy di siswa kelas XI di SMAN 3 Nganjuk. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa 38 siswa memiliki pengetahuan tentang kategori sedang dan 37 siswa juga telah melakukan kategori sedang.
PENERAPAN FUNGSI AFEKTIF KELUARGA PADA LANSIA DALAM PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING Dian Taviyanda; Aris Siswanto
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.138

Abstract

Lansia banyak yang mengalami penurunan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan Activity Daily Living (ADL). Tujuan Penelitian ini untuk mempelajari Penerapan Fungsi Afektif Keluarga pada Lansia dalam Pemenuhan Activity Daily Living. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif. Populasi adalah semua keluarga lansia yang pernah periksa di Puskesmas Pesantren II Kota Kediri dengan besar subyek 61 responden yang diambil dengan teknik Purposive  Sampling. Variabel dalam penelitian ini ada 2 yaitu Fungsi Afektif keluarga dan kebutuhan Activity Daily Living (ADL). Data fungsi afektif keluarga kebutuhan Activity Daily Living (ADL) dan diolah dengan distribusi frekuensi. Hasil diperoleh bahwa Fungsi Afektif Keluarga Kurang kebutuhan Activity Daily Living (ADL) Lansia Bergantung. Kesimpulan fungsi afektif keluarga dan kebutuhan Activity Daily Living (ADL) kurang sehingga lansia banyak yang bergantung.
GAMBARAN KARAKTERISTIK LANSIA DENGAN GANGGUAN TIDUR (INSOMNIA) DI RW 1 KELURAHAN BANGSAL KOTA KEDIRI Tri Sulistyarini; Dwi Santoso
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.139

Abstract

Setiap manusia memiliki kebutuhan khusus yang harus dipenuhi, baik secara fisiologis maupun psikologis. Terdapat banyak kebutuhan fisiologis manusia, salah satunya adalah istirahat dan tidur. Seseorang sering mengalami gangguan tidur terlebih mereka yang memasuki usia lansia. Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering ditemukan pada lansia. Prevalensi gangguan tidur pada lansia tergolong tinggi yaitu sekitar 67% dari populasi berusia di atas 65 tahun. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari Gambaran Karakteristik Lansia dengan Gangguan Tidur (Insomnia) di RW 1Kelurahan Bangsal Kota Kediri. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang mengalami gangguan tidur (insomnia) di Posyandu Lansia RW 01 Kelurahan Bangsal Kota Kediri sebanyak 34 orang dengan besar sampel 32 responden dengan tehnik Purposive Sampling. Variabel dalam penelitian adalah Karakteriistik lansia yang mengalami insomnia yang diambil dengan menggunakan kuesioner, dan hasil disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan Karakteristik lansia yang mengalami insomnia sebagian besar perempuan mengalami insomnia 78,1 dengan usia sebagian besar berusia 60-74 tahun yaitu sebesar 84,4. Kesimpulan Penelitian ini adalah lansia yang mengalami insomnia adalah perempuan dengan usia 60 -74 tahun. 
GAMBARAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KETUA TIM DI INSTALASI PERAWATAN INTENSIF Erlin Kurnia; Vitaria Wahyu Astuti; Albert Eduard Hannako N. C.
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i1.143

Abstract

Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) adalah salah satu metode pemberian pelayanan keperawatan profesional. Ketua Tim memiliki peran yang sangat penting bagi pelaksanaan MAKP Tim dapat berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan tugas dan tanggung jawab dalam Ketua Tim di Instalasi Perawatan Intensif Rumah Sakit Baptis Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang berperan sebagai Ketua Tim di Instalasi Perawatan Intensif Rumah Sakit Baptis Kediri dengan jumlah sampel sebesar 4 responden, dengan teknik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan Check List tugas dan tanggung jawab Ketua Tim dalam Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Tim. Analisis data penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 4 dari 9 tugas dan tanggung jawab ketua tim yang terlaksana. Tugas dan tanggung jawab ketua tim belum melakukan tugas dan tanggungjawabnya secara penuh karena Ketua Tim banyak yang melaksanakan tugas anggota tim. Hal tersebut terjadi akibat kekurangan tenaga perawat dalam setiap shif dinas.
TINGKAT KECACATAN DAN KECEMASAN PADA PASIEN KUSTA BERDASARKAN JENIS KELAMIN Sandy Kurniajati; Evi Philiawati; Hamam Eril Efendi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i1.145

Abstract

Kusta memiliki kecenderungan untuk menyebabkan kecacatan, memberi pengaruh biologi, psikologi, soasial. Penyakit ini menyerang saraf perifer, kulit, dan jaringan tubuh lain kecuali susunan saraf pusat, sehingga bila tidak ditangani dengan cermat dapat menyebabkan kecacatan dan keadaan menjadi penghalang bagi pasien kusta dalam menjalani kehidupannya. Tujuan penelitian adalah hubungan Jenis kelamin dengan  tingkat kecacatan dan kecemasan pada pasien kusta. Penelitian ini merupakan penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien kusta yang rawat jalan di Rumah Sakit Kusta Kediri dengan Jumlah populasi 138 pasien, jumlah sampel sebesar 80 responden, pengambilan data menggunakan teknik Purposive sampling. Variabel Independen jenis kelamin, variabel dependen tingkat kecacatan dan kecemasan, Pengumpulan data untuk tingkat kecacatan menggunakan lembar observasi, sedangkan jenis kelamin dan kecemasan menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian ini menggunakan uji statistik Mann-whitney. Hasil dari penelitian pasien kusta sebagian besar berjenis kelamin laki-lai (65%), sebagain besar mengalami kecacatan (65%) baik derajat I maupun derajat II dan sebagian besar mengalami kecemasan ringan (66,2%). Jenis kelamin berhubungan dengan tingkat kecacatan (p=0,039) dan tidak berhubungan dengan kecemasan (p=0,169). Disimpulkan bahwa pasien kusta laki-laki berhubungan dengan kecacatan sedangkan jenis kelamin tidak berhubungan dengan kecemasan .

Page 2 of 28 | Total Record : 278