cover
Contact Name
Dinar Yuni Awalia Anilam Cahyani
Contact Email
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Phone
+6285735821873
Journal Mail Official
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Editorial Address
uptppm.stikesrsbk@gmail.com
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan
ISSN : 24077232     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.32660/jpk.v11i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Penelitian Keperawatan a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. Jurnal Penelitian Keperawatan is a peer-review journal published by the STIKES RS Baptis Kediri. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Jurnal Penelitian Keperawatan Pembelajaran published two times a year, in February and August by publishing research results and critical analysis studies in the field of nursing, health, and education.
Articles 278 Documents
ANALISA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROGNOSIS PASIEN CEDERA KEPALA BERAT DI RSUD MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Nurul Fatwati Fitriana; Sri Poeranto; Tina Handayani Nasution
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.213

Abstract

Cedera kepala merupakan suatu kondisi terjadinya cedera pada kepala yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak akibat adanya trauma. Cedera kepala berat mempunyai prognosis yang buruk. Beberapa fakor yang mempengaruhi prognosis cedera kepala berat adalah usia, jenis kelamin, nilai RTS, nadi, lama prehospital, mekanisme cedera, transportasi dan trauma organ lain. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruh pronosis cedera kepala di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 80 rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia, jenis kelamin, nadi dan lama prehospital dan variabel dependen adalah prognsis. Analisa data menggunakan koefisien kontingensi dan spearman. Hasil penelitian menunjukkan hasil yang berhubungan antara usia (p < 0,05). Sedangkan variabel yang lain yaitu jenis kelamin, nadi, lama prehospital tidak  menunjukkan hubungan yang bermakna dengan prognosis pasien cedera kepala (p > 0,05). RSUD Margono Soekarjo diharapkan dapat lebih meningkatkan penatalaksanaan pasien cedera kepala  berat.Kata Kunci: Cedera Kepala Berat, Prognosis, Usia
HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Riza Fikriana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.215

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang jumlahnya meningkat setiap tahunnya. Beberapa faktor diduga mempengaruhi terjadinya hipertensi pada seseorang, salah satunya yaitu tipe kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tipe kepribadian dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sample diambil dengan teknik purposive sampling pada lansia penderita hipertensi yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kepanjen Malang sejumlah 56 orang. Instrumen penelitian tipe kepribadian menggunakan versi modifikasi oleh Jenkins Activity Survey. Sedangkan klasifikasi tekanan darah menggunakan panduan Join National Committee VIII. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji korelasi koefisien kontingensi dengan taraf significancy 5%. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value sebesar 0,974 yang artinya bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tipe kepribadian dengan tekanan darah seseorang. Beberapa faktor lain diduga menjadi penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah antara lain gaya hidup seseorang seperti konsumsi makanan, aktivitas olahraga, konsumsi rokok, stress, dll.Kata kunci: Tipe kepribadian, tekanan darah, hipertensi  
PERBEDAAN EFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS PEPAYA DENGAN JUS SEMANGKA TERHADAP PERUBAHAN TEKANA DARAH PADA WANITA MENOPAUSE DENGAN HIPERTENSI Dessy Lutfiasari; Dhita Kris Prasetyanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.216

Abstract

Sayur dan buah merupakan bahan alami yang dapat digunakan untuk menghindari atau menghilangkan penyakit degeneratif yang sering dialami oleh manusia. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan efektifitas pemberian jus pepaya dengan jus semangka terhadap perubahan tekanan darah pada wanita menopause dengan hipertensi. Rancangan penelitian quasy eksperimen dengan rancangan Pretest Posttest Two Group Design. populasi dalam penelitian ini semua wanita menopause di Posyandu Lansia teratai yang mengalami hipertensi dengan jumlah sample 32 oran. Instrumen penelitian berupa lembar observasi yang dianalisis dengan menggunakan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tekanan darah systole dan diastole sebesar 17:11,68 mmHg (jus pepaya) dan 21,88 : 11,19 mmHg (jus semangka). Uji paired T Test p value <0,05 sedangkan uji independent T test menunjukkan p value 0,309; 0,895; 0,203;0,182 yang artinya tidak ada perbedaan efektifitas antara 2 perlakuan terhadap perubahan tekanan darah. Berdasarkan hasil penelitian ini maka jus pepaya dan jus semangka dapat dijadikan alternative dalam pengobatan herbal pada hipertensi dan pre hipertensi.Kata kunci: jus pepaya, jus semangka, tekanan darah 
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PARISH NURSE (KADER KESEHATAN JEMAAT) MELALUI PELATIHAN PARISH NURSING Sandy Kurniajati; Erlin Kurnia; Akde Triyoga
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.217

Abstract

Pelayanan kesehatan pada komunitas harus digerakkan melalui pemberdayaan komunitas untuk memperoleh derajat kedehatan yang optimal secara mandiri. PELKESI pada tahun 2012 mengenalkan program Parish Nursing yaitu program pelayanan kesehatan komunitas jemaat yang mengelola pelayanan kesehatan secara komprehensif dan holistic mencakup bio-psiko, sosio-spiritual dari semua tahap kehidupan manusia melalui pemberdayaan masyarakat jemaat (Manurung dkk, 2012). Tujuan yang dicapai adalah meningkatkan kompetensi kader kesehatan Parish Nursing (Parish Nurse) melalui Pelatihan . Desain kegiatan ini adalah pra eksperimen pre-post test desain. Populasi responden adalah kader kesehatan jemaat berasal dari Posyandu Lansia Sejahtera Gereja Baptis Indonesia (GBI) Setia Bakti Kediri dan Kader Kesehatan Jemaat dari Panti Wredha St. Yoseph Kediri , dengan jumlah responden 20 orang. Variabel yang diukur adalah kompetensi Parish Nursing yang diambil dengan test tulis. Pelatihan diberikan meliputi 3tahap (Basic Course, Intermediate Course, dan Advance Course), pelatihan dilaksanakan 8 kali tatap muka yang dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2015 tempat di STIKES RS Baptis Kediri. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil kompetensi awal dan akhir dengan statistic T test. Hasil kegiatan, kompetensi awal parish nurse dengan skor rata-rata 15 (kurang) sedangkan skor rata-rata hasil pelatihan didapat 19,7(cukup) dengan peningkatan rerata 4,7 poin. Hasil statistik T Test didapatkan p=0,00 yang menunjukkan ada perbedaan yang signifikan kompetensi Parish Nurse sebelum dan sesudah Pelatiham. Disimpulkan pemberian pelatihan Parish Nursing mampu meningkatkan kompetensi pada Parish Nurse dari Kompetensi Kurang menjadi Cukup.Kata Kunci: Parish Nurse, Parish Nursing, Kompetensi  
HUBUNGAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PERSPEKTIF SPIRITUAL PERAWAT DENGAN PELAYANAN PASIEN DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Retno Issroviatiningrum; Akhmad Irfan Muzakir
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.218

Abstract

Sumber daya manusia merupakan tingkat kecerdasan yang dimiliki seseorang dalam menempuh hidupnya. Upaya meningkatkan kinerja perawat kesehatan, perawat dituntut bisa memberikan kebutuhan dasar klien melalui asuhan keperawatan secara baik. Pelayanan keperawatan yang diberikan tidak terlepas dari aspek spiritualis yang termasuk bagian penting dari interaksi antara perawat dan pasien. Asuhan keperawatan yang baik dapat mendukung tindakan keperawatan spiritual klien. Perawat harus bisa memahami kebutuhan dan kemampuan spiritual klien. Perawatlah yang mempunyai waktu lama untuk berhubungan dengan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengembangan sumber daya manusia dalam perspektif spiritual perawat dengan pelayanan pasien di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional  Study atau studi belah bintang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Proportionate Random  Sampling adalah teknik sampling yang digunakan bila populasi mempunyai anggota/unsur yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional . Untuk mengetahui hubungan variabel, peneliti menggunakan uji Spearman. hasil penelitian sebagian besar responden menunjukkan peningkatan SDM baik sebanyak52 responden (61,9%) dan sebagian kecil pengembangan SDM kurang sebanyak 13 responden (15,5%). Responden dengan pelayanan pada pasien dengan baik sebanyak 50 responden (59,5 %) dan pelayanan pasien kurang sebanyak 14 responden (16,7%). Kesimpulan ada hubungan signifikan antara sumber daya manusia dalam perspektif spiritual perawat dengan pelayanan pasien si Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang dengan p value (0,000).Kata kunci: Sumber daya manusia, perspektif spiritual, pelayanan pasien  
PENGARUH PERMAINAN PLASTISIN TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRASEKOLAH Dhita Kris Prasetyanti
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.219

Abstract

Salah satu kegiatan yang bisa memengaruhi kemampuan motorik halus anak adalah melalui kegiatan bermain lilin plastisin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain lilin plastisin terhadap perembangan motorik halus pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Pre Eksperimen. Berdasarkan ada tidaknya perlakuan merupakan penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Jumlah populasi 21 responden dengan teknik total populasi. Penelitian ini menggunakan lembar observasi DDST dan analisis data yang digunakan adalah Wilcoxon. Hasil dari perkembangan motorik halus sebelum dilakukan perlakuan sebesar 28,81% responden dicurigai adanya keterlambatan/suspect, dan sesudah diberikan terapi bahwa seluruhnya (100,0%) responden mengalami perkembangan motorik halus secara normal. Karena p value <? maka H ditolak dan H diterima artinya ada pengaruh terapi bwrmain lilin plastisin terhadap perkembangan motorik halus pada anak prasekolah. Diharapkan dengan permainan lilin plastisin dapat membantu stimulasi perkembangan motorik halu pada anak.Kata kunci: motorik halus, anak pra sekolah, lilin plastisin
PENGEMBANGAN MODEL HEALTH PARTICIPATIVE MASYARAKAT (HEPAR) DALAM PENINGKATAN PHBS DAN PENGENDALIAN VEKTOR DBD Dhina Widayati; Nian Afrian Nuari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.220

Abstract

Penyakit DBD merupakan penyakit yang berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan. Pada pencegahan penyakit ini diperlukan peran serta aktif dari semua lapisan masyarakat. Model Health participative masyarakat yang berupa pemberdayaan perlu dikembangkan untuk meningkatkan  peran serta dan partisipasi masyarakat dalam PHBS dan pengendalian vektor DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan model health participative masyarakat dalam peningkatan PHBS dan pengendalian vektor DBD. Penelitian ini menggunakan desain explanative survey dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel sebanyak 50 responden yang diperoleh melalui purposive sampling. Data di analisa menggunakan partial least square (PLS). Hasil penelitian menyatakan pengetahuan mempengaruhi motivasi tetapi tidak mempengaruhi komitmen. komitmen secara signifikan dipengaruhi oleh motivasi. Ada pengaruh motivasi dengan perilaku. Komitmen secara signifikan mempengaruhi perilaku. Pengetahuan secara tidak langsung mempengaruhi perilaku melalui motivasi dan komitmen. Rekomendasi untuk meningkatkan perilaku kader dalam PHBS dan pengendalian vektor DBD adalah dengan mengembangkan pengetahuan melalui pendidikan merupakan bagian dari upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan partisipasi kader dalam PHBS dan Pengendalian vektor DBD. Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian serupa dengan penelitian eksperimen dengan memodifikasi variabel lain dan meningkatkan perilaku participative masyarakat melalui strategi lainnya.Kata kunci: Health participative, pengetahuan, komitmen, perilaku PSN, motivasi, kader
KINERJA PERAWAT DILIHAT DARI PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PERAWAT Aries Wahyuningsih; Vivi Purnamasari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.272

Abstract

Open Journal SystemsBantuan JurnalPengguna Anda login sebagai... puket3Jurnal SayaProfil SayaLog OutNotifikasiLihat (4744 new)MengaturBahasaPilih bahasaIsi JurnalCari ##plugins.block.navigation.searchScope##   TelusuriBerdasarkan TerbitanBerdasarkan PenulisBerdasarkan JudulJurnal LainUkuran HurufMake font size smaller Make font size default Make font size largerBerandaTentang KamiBeranda PenggunaCariTerkiniArsipBeranda > Vol 2, No 2 (2016) > Wahyuningsih KINERJA PERAWAT DILIHAT DARI PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PERAWATAries Wahyuningsih, Vivi PurnamasariSariKinerja merupakan perilaku nyata yang ditampilkan setiap orang sebagai presentasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan sesuai dengan perannya dalam perusahaan. Berdasarkan teori Kopelman kinerja yang baik dapat tercapai berdasarkan Individual Characteristics yang meliputi: Knowledge, Skills, Motivation,  dan Value&Norm. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari Gambaran Kinerja Perawat Dilihat dari Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Perawat. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif. Populasi diambil di ruang Utama 2 dan ruang Wijaya Kusuma, dengan besar sampel 25 responden dengan tehnik Purposive Sampling. Variabel dalam penelitian adalah Pengetahuan dan Motivasi yang diambil dengan menggunakan kuesioner, dan hasil disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan Pengetahuan adalah baik (52%), dan Motivasi adalah baik  (64%). Kesimpulan Penelitian ini adalah Kinerja Perawat dilihat dari Pengetahuan dan Motivasi adalah Baik.
KARAKTERISTIK PREDIABETES DI PUSKESMAS PESANTREN I KOTA KEDIRI Erva Elli Kristanti; Titi Huriah; Azizah Khoiriyati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Penelitian Keperawatan (Online)
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v2i2.273

Abstract

Prediabetes merupakan istilah yang menggambarkan kondisi kadar gula darah diatas normal tetapi belum masuk dalam diagnosis Diabetes Melitus. Prevalensi prediabetes terus mengalami peningkatan. Terdapat beberapa faktor yang bisa berkaitan dengan kejadian prediabetes seperti usia, lingkar lengan atas, lingkar pinggang, pendidikan, pekerjaan, aktivitas fisik, tekanan darah dan indeks massa tubuh. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah keluarga dengan diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Pesantren I Kota Kediri yang diperoleh melalui skrining dengan menggunakan Diabetes Risk Calculator. Jumlah sampel penelitian sebanyak 52 prediabetes dan telah memenuhi kriteria inklusi penelitian. Variabel dalam penelitian ini  adalah  karakteristik prediabetes. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden prediabetes memiliki karakteristik usia rata-rata 49 tahun, lingkar lengan atas minimal 29 cm dan maksimal 44 cm, lingkar pinggang minimal 94 cm dan maksimal 117 cm, berpendidikan rendah, pekerjaan paling banyak tidak bekerja, jenis kelamin mayoritas perempuan, tidak melakukan aktivitas, tekanan darah normal menuju pre-hipertensi dan dengan indeks masa tubuh paling banyak overweight menuju obesitas.
GAMBARAN PERILAKU PERAWAT DALAM PENCEGAHAN TERJADINYA FLEBITIS DI RUANG RAWAT INAP RS BAPTIS KEDIRI Aries Wahyuningsih; Srinalesti Mahanani
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i1.274

Abstract

Perilaku perawat dalam mencegah terjadinya flebitis sangat penting dengan melakukan penggantian kateter infus sebaiknya dilakukan selama 48-72 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku perawat dalam mencegah terjadinya flebitis di ruang rawat inap Rumah Sakit Baptis Kediri. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskripsi. Populasi adalah perawat ruang rawat inap Rumah Sakit Baptis Kediri. Sampel dari penelitian ini adalah 104 responden dan diambil oleh Stratified Random Sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah perilaku perawat dalam mencegah terjadinya flebitis. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan check list. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas yang memiliki perilaku yang baik adalah 97 responden (93%). Kesimpulan dari penelitian ini perilaku perawat dalam mencegah terjadinya flebitis di ruang rawat inap Rumah Sakit Baptis Kediri adalah mayoritas baik.

Page 5 of 28 | Total Record : 278