cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6285299153211
Journal Mail Official
jebd.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Kantor Program Studi Manajemen, Lt 7 Kampus A, Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231 Telp. (0411) 452901 - 452789, Fax. (0411) 424568
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Economy Business Development
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 29873975     EISSN : 29880149     DOI : https://doi.org/10.56326/jebd.v2i3
Journal of Economy Business Development merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan hasil pemikiran termasuk pengembangan dan review bidang ilmu manajemen dan ekonomi serta studi pembangunan yang mencakup antara lain perencanaan pembangunan daerah, pemerataan ekonomi, konsep negara berkembang dan negara maju, kebijakan ekonomi global, manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, digital bisnis serta fokus masalah lain yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi.
Articles 149 Documents
Analisis Pengaruh Pelatihan Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Layanan Perpustakaan Umum Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Rerung, Regifiantho Tandi; Saleh, Haeruddin; Setiawan, Lukman
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3256

Abstract

Kinerja pegawai merupakan fondasi utama dalam memastikan keberlanjutan dan keberhasilan suatu organisasi, terutama pada sektor pelayanan publik seperti perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan kompetensi terhadap kinerja pegawai di Layanan Perpustakaan Umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei, melibatkan 52 responden yang merupakan seluruh pegawai pada layanan tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis regresi linear berganda, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta uji koefisien determinasi (R²) digunakan untuk mengolah data dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan secara parsial tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sementara kompetensi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan. Lebih lanjut, secara simultan, pelatihan dan kompetensi bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun program pelatihan yang ada belum optimal, kompetensi yang dimiliki oleh individu pegawai merupakan determinan yang kuat dalam mencapai kinerja yang diharapkan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi mendalam terhadap efektivitas program pelatihan yang telah berjalan serta penguatan kompetensi pegawai sebagai prioritas utama untuk meningkatkan kualitas layanan. Employee performance is the main foundation in ensuring the sustainability and success of an organization, especially in public service sectors such as libraries. This study aims to analyze the effect of training and competence on employee performance at the Public Library Service of the Library and Archives Office of South Sulawesi Province. A quantitative approach with a survey method was used, involving 52 respondents who are all employees of the service. Data collection was carried out through a questionnaire that had been tested for its validity and reliability. Multiple linear regression analysis, hypothesis testing (t-test and F-test), and the coefficient of determination test (R2) were used to process the data with the help of the SPSS program. The results of this study indicate that training partially has no significant effect on employee performance, while competence partially has a positive and significant effect. Furthermore, simultaneously, both training and competence together have a significant effect on employee performance. These findings indicate that although the existing training programs have not been optimal, the competence of individual employees is a strong determinant in achieving the expected performance. Therefore, this study recommends the need for a deep evaluation of the effectiveness of ongoing training programs and the strengthening of employee competence as a top priority to improve the quality of service.
Pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Guru SMKN 5 Selayar Ihsan, Muhammad; Idris, Muhammad; Jumarding, Ahmad
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Motivasi terhadap Kinerja Guru di SMKN 5 Selayar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 50 responden, data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang telah divalidasi. Analisis regresi linear berganda dan pengujian hipotesis (uji parsial dan simultan) digunakan untuk menginterpretasi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kepemimpinan (thitung 1,171, Sig. 0,248) dan motivasi (thitung 1,272, Sig. 0,210) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Sebaliknya, lingkungan kerja (thitung 3,792, Sig. 0,000) terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan. Namun, temuan krusialnya adalah bahwa secara simultan, ketiga variabel (kepemimpinan, lingkungan kerja, dan motivasi) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (Fhitung 15,865, Sig. 0,000). Koefisien determinasi (R2) sebesar 50,9% mengindikasikan bahwa variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh model ini. Implikasinya adalah peningkatan kinerja guru memerlukan pendekatan yang terintegrasi, di mana kelemahan parsial dapat dikompensasi oleh sinergi keseluruhan dari ketiga faktor tersebut. This study aims to examine and analyze the influence of Leadership, Work Environment, and Motivation on Teacher Performance at SMKN 5 Selayar. Employing a quantitative approach with a sample of 50 respondents, primary data was collected through a validated questionnaire. Multiple linear regression analysis and hypothesis testing (partial and simultaneous tests) were used to interpret the relationship among the variables. The results indicate that partially, leadership (tcount 1.171, Sig. 0.248) and motivation (tcount 1.272, Sig. 0.210) do not have a significant effect on teacher performance. In contrast, the work environment (tcount 3.792, Sig. 0.000) is proven to have a positive and significant effect. However, the crucial finding is that simultaneously, all three variables (leadership, work environment, and motivation) collectively have a positive and significant influence on teacher performance (Fcount 15.865, Sig. 0.000). The coefficient of determination (R2) of 50.9% suggests that the variation in teacher performance can be explained by this model. The implication is that improving teacher performance requires an integrated approach, where partial weaknesses can be compensated by the overall synergy of these three factors.
Efek Kesejahteraan Dan Semangat Kerja Terhadap Kepuasan Karyawan Pada Kantor IMB Grup Makassar Sultan, Andi Aswin; Mane, Arifuddin; Nur, Indrayani
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3261

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan dan semangat kerja terhadap kepuasan karyawan pada Kantor IMB Grup Makassar. Kesejahteraan karyawan yang mencakup aspek finansial maupun non-finansial dipandang sebagai faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, loyalitas, dan motivasi kerja. Semangat kerja karyawan yang tinggi diharapkan dapat mendorong antusiasme, dedikasi, dan kinerja optimal, sehingga mampu memperkuat kepuasan secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 34 responden karyawan. Data dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan konsistensi dan ketepatan pengukuran variabel kesejahteraan, semangat kerja, dan kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan dan semangat kerja secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan karyawan, di mana kombinasi kedua variabel tersebut menghasilkan sinergi yang optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi manajerial yang menyeimbangkan kesejahteraan dan semangat kerja untuk mencapai kepuasan karyawan secara berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi organisasi untuk merancang program kesejahteraan dan motivasi kerja yang komprehensif serta relevan dengan kebutuhan karyawan. Dengan demikian, kepuasan karyawan dapat ditingkatkan, mendukung kinerja organisasi secara efektif, dan memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika bisnis yang kompetitif. This study aims to examine the effect of welfare and work spirit on employee satisfaction at IMB Group Makassar. Employee welfare, encompassing both financial and non-financial aspects, is considered a critical factor in enhancing productivity, loyalty, and work motivation. High work spirit is expected to foster enthusiasm, dedication, and optimal performance, thereby reinforcing overall job satisfaction. This research employs a quantitative approach using questionnaires distributed to 34 employee respondents. The data were analyzed through validity and reliability tests to ensure the accuracy and consistency of the measurement of welfare, work spirit, and satisfaction variables. The findings indicate that welfare and work spirit simultaneously have a significant influence on employee satisfaction, where the combination of these variables produces an optimal synergy. These results underscore the importance of managerial strategies that balance employee welfare and work spirit to achieve sustainable job satisfaction. The study also provides practical implications for organizations in designing comprehensive welfare and motivation programs aligned with employee needs. Consequently, employee satisfaction can be enhanced, supporting organizational performance effectively and strengthening the company’s competitiveness in a dynamic and competitive business environment.
Pengaruh Komitmen Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Zulkifli , Zulkifli R; Idris, Muhammad; Manda, Darmawati
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh komitmen kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran sumber daya manusia sebagai aset kunci yang tidak dapat ditiru dalam mencapai tujuan strategis perusahaan. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan, sebagai lembaga pemerintah yang terus berupaya meningkatkan kinerjanya, sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara komitmen individu dan budaya organisasi yang suportif. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan populasi sebanyak 31 karyawan tetap dan seluruhnya dijadikan sampel, dikarenakan jumlahnya yang terbatas. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa komitmen kerja dan budaya organisasi secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi sebesar 52,2%. Secara parsial, variabel komitmen kerja menunjukkan pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kinerja, mengindikasikan bahwa semakin tinggi komitmen kerja individu, semakin baik kinerjanya. Namun, variabel budaya organisasi secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja. Temuan ini menyoroti kompleksitas interaksi antara faktor internal dan eksternal dalam membentuk kinerja karyawan. Meskipun demikian, temuan simultan menegaskan bahwa kombinasi kedua variabel ini tetap krusial. Saran dari penelitian ini adalah agar manajemen memperkuat komitmen karyawan melalui peningkatan kesejahteraan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. This study aims to empirically examine the influence of work commitment and organizational culture on employee performance at the BPJS Ketenagakerjaan Makassar Branch. The background of this research is the crucial role of human resources as an inimitable key asset in achieving a company's strategic goals. On-the-ground phenomena indicate that BPJS Ketenagakerjaan, as a government institution consistently striving to improve its performance, heavily relies on a strong collaboration between individual commitment and a supportive organizational culture. This quantitative study uses a descriptive approach with a limited population of 31 permanent employees, all of whom were included as the sample. Data were collected via questionnaires distributed to respondents and analyzed using multiple linear regression. The analysis results reveal that work commitment and organizational culture have a significant simultaneous effect on employee performance, contributing 52.2% of the variance. Partially, the work commitment variable shows a significant and positive influence on performance, indicating that a higher level of individual commitment leads to better performance. Conversely, the organizational culture variable does not have a significant partial influence on performance. These findings highlight the complexity of the interaction between internal and external factors in shaping employee performance. Nevertheless, the simultaneous finding confirms that the combination of these two variables remains crucial. This study suggests that management should strengthen employee commitment by improving welfare and creating a conducive work environment.
Analisis Kompensasi Dan Pengalaman Kerja Karyawan Terhadap Kinerja Pada Rumah Makan Di Kecamatan Wajo Haryono, Eliza; Saleh, Haeruddin; Mane, A. Arifuddin
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan pada rumah makan di Kecamatan Wajo, Kota Makassar. Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan keberhasilan operasional usaha, sehingga kompensasi dan pengalaman kerja menjadi variabel yang perlu diperhatikan oleh manajemen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 35 responden karyawan dari tiga rumah makan, yaitu Rumah Makan Tanase, Rumah Makan Ayam Gepuk, dan Kios Ceng. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui aplikasi IBM SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung 3,286 dan signifikansi 0,002. Pengalaman kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung 12,361 dan signifikansi 0,000. Analisis regresi simultan menunjukkan bahwa kompensasi dan pengalaman kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan nilai F-hitung 76,419 dan signifikansi 0,000. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara kebijakan kompensasi dan pengembangan pengalaman kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. This study aims to analyze the influence of compensation and work experience on employee performance in restaurants located in Wajo District, Makassar City. Employee performance is a critical factor in enhancing productivity and operational success, making compensation and work experience key variables for management consideration. This research employed a quantitative survey method involving 35 employee respondents from three restaurants, namely Tanase Restaurant, Ayam Gepuk Restaurant, and Kios Ceng. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression via IBM SPSS version 29. The results indicate that compensation has a positive and significant effect on employee performance, with a t-value of 3.286 and significance of 0.002. Work experience also positively and significantly influences employee performance, with a t-value of 12.361 and significance of 0.000. Simultaneous regression analysis reveals that compensation and work experience collectively have a positive and significant effect on performance, with an F-value of 76.419 and significance of 0.000. The study highlights the importance of integrating compensation policies with the development of work experience to enhance employee performance.
Pengaruh Sosialisasi Ke User Terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan PT Pelindo Daya Sejahtera Regional Jakarta Himawan, Fabian Shafiq; Ruslan, Muhlis; Jumardin, Ahmad
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosialisasi kualitas produk, kualitas pelayanan, serta biaya dan kemudahan terhadap tingkat kepuasan pelanggan PT Pelindo Daya Sejahtera Regional Jakarta. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan populasi sebanyak 58 user atau penanggung jawab per area unit kerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk menilai pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi kualitas produk memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, terutama melalui penyampaian informasi mengenai spesifikasi produk dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. Sosialisasi kualitas pelayanan juga terbukti mempengaruhi kepuasan pelanggan secara signifikan karena memberikan pemahaman yang jelas mengenai prosedur layanan dan hak serta kewajiban pelanggan. Selain itu, sosialisasi biaya dan kemudahan berperan penting dalam menciptakan kepuasan pelanggan melalui transparansi biaya dan fleksibilitas prosedur layanan. Penelitian ini menegaskan pentingnya sosialisasi yang sistematis dan rutin sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan membangun loyalitas jangka panjang. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang program sosialisasi yang terintegrasi, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. This study aims to analyze the effect of product quality socialization, service quality socialization, and cost and convenience socialization on customer satisfaction at PT Pelindo Daya Sejahtera Regional Jakarta. The research employed a quantitative approach with a population of 58 users or area representatives. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression to assess the influence of each independent variable on the dependent variable. The results indicate that product quality socialization has a positive and significant contribution to customer satisfaction, particularly by providing information about product specifications and the qualifications of required personnel. Service quality socialization also significantly affects customer satisfaction by offering clear understanding regarding service procedures and customer rights and obligations. Furthermore, cost and convenience socialization plays a crucial role in creating customer satisfaction through cost transparency and procedural flexibility. This study highlights the importance of systematic and routine socialization as an effective strategy to enhance customer satisfaction and build long-term loyalty. The findings provide practical implications for companies in designing integrated, transparent, and responsive socialization programs that align with customer needs.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Kompotensi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Pertahanan Kabupaten Mamuju Paramisi, Iis S; Cahyono, Cahyono; Manda, Darmawati
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh gaya kepemimpinan, kompetensi, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju. Latar belakang penelitian ini menyoroti permasalahan penurunan kinerja pegawai yang diindikasikan oleh ketidakdisiplinan dan pemanfaatan kompetensi yang belum optimal, menciptakan celah penelitian yang signifikan dalam konteks birokrasi pemerintahan daerah. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain verifikatif untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju dengan 50 responden yang dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner yang divalidasi dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, menegaskan peran krusial pemimpin dalam memotivasi tim. Variabel disiplin kerja juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, yang menggarisbawahi pentingnya ketaatan terhadap aturan untuk menjaga produktivitas. Namun, temuan yang menarik adalah variabel kompetensi tidak memiliki pengaruh signifikan secara parsial, sebuah kondisi yang mengisyaratkan adanya faktor-faktor penghambat dalam penerapan keahlian individu. Meskipun demikian, hasil uji simultan (uji F) mengungkapkan bahwa ketiga variabel, yaitu gaya kepemimpinan, kompetensi, dan disiplin kerja, secara bersama-sama memiliki pengaruh yang sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja, dengan kontribusi sebesar 79,3% seperti yang ditunjukkan oleh koefisien determinasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja memerlukan pendekatan terintegrasi yang melibatkan semua aspek. This study aims to empirically examine and analyze the influence of leadership style, competency, and work discipline on employee performance at the Mamuju Regency Land Office. The research background highlights the problem of declining employee performance, indicated by indiscipline and suboptimal utilization of competency, creating a significant research gap in the context of local government bureaucracy. This study employs a quantitative approach with a verificative design to test the formulated hypotheses. The population consists of all employees at the Mamuju Regency Land Office, with 50 respondents sampled through a total sampling technique. Primary data were collected using a validated questionnaire instrument and analyzed using multiple linear regression. The results of the partial test (t-test) show that leadership style has a positive and significant influence on employee performance, affirming the crucial role of leaders in motivating their teams. Work discipline was also found to have a significant influence on performance, highlighting the importance of adherence to rules for maintaining productivity. However, a notable finding is that the competency variable does not have a significant partial influence, a condition that suggests the presence of impeding factors in the application of individual skills. Nevertheless, the results of the simultaneous test (F-test) reveal that all three variables, namely leadership style, competency, and work discipline, collectively have a very strong and significant influence on performance, with a contribution of 79.3% as shown by the coefficient of determination. This finding underscores that performance improvement requires an integrated approach that involves all three aspects.
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Tingkat Penjualan Mobil Pada PT Kalla Toyota Bulukumba Malik, Andi Sadruddin; Remmang, Hasanuddin; Nur, Indrayani
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap tingkat penjualan mobil pada PT Kalla Toyota Bulukumba. Bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga, dan promosi merupakan faktor utama dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen serta keberhasilan perusahaan dalam menghadapi persaingan pasar otomotif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 100 responden yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk, harga, dan promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat penjualan. Nilai t-hitung dan signifikansi masing-masing variabel menunjukkan bahwa semua elemen bauran pemasaran berkontribusi secara simultan dan parsial terhadap peningkatan penjualan. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan bauran pemasaran secara terpadu mampu meningkatkan daya tarik konsumen, menciptakan loyalitas, dan memperkuat posisi perusahaan di pasar lokal. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang efektif untuk mencapai pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan. This study aims to examine the effect of marketing mix on car sales at PT Kalla Toyota Bulukumba. The marketing mix, consisting of product, price, and promotion, serves as a crucial factor influencing consumer purchasing decisions and the company’s success in the competitive automotive market. The research employs a quantitative approach with a survey design, involving 100 respondents selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using descriptive statistics and multiple linear regression to assess the impact of independent variables on the dependent variable. The results indicate that product, price, and promotion have a positive and significant influence on sales levels. The t-values and significance of each variable demonstrate that all elements of the marketing mix contribute simultaneously and partially to sales improvement. These findings confirm that integrated marketing mix management enhances consumer attraction, fosters loyalty, and strengthens the company’s market position. The study provides practical implications for corporate management in designing effective marketing strategies to achieve sustainable sales growth.
Pengaruh Kompetensi, Disiplin Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Makassar Waluyo, Agnesia Wira Tyasti; Mane, Arifuddin; Setiawan, Lukman
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Economy Business  Development, Agustus 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i2.3738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, disiplin, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar. Fokus penelitian diarahkan pada sejauh mana kompetensi individu, tingkat kedisiplinan, serta kualitas lingkungan kerja mampu meningkatkan kinerja pegawai baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai instansi, serta data sekunder yang bersumber dari laporan administratif. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda yang diawali dengan uji asumsi klasik untuk memastikan keabsahan model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang berarti semakin tinggi kompetensi yang dimiliki, semakin baik pula kualitas kerja yang dihasilkan. Disiplin juga terbukti berpengaruh signifikan, menegaskan bahwa sikap patuh terhadap aturan kerja mendorong peningkatan produktivitas pegawai. Lingkungan kerja memberikan kontribusi positif, di mana kondisi fisik dan nonfisik yang mendukung mampu menciptakan motivasi kerja yang lebih optimal. Secara simultan, ketiga variabel independen memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kompetensi, disiplin, dan lingkungan kerja secara terpadu merupakan strategi penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi. This research aims to analyze the influence of competence, discipline, and work environment on employee performance at the Department of Communication and Informatics, Makassar City. The study focuses on examining the extent to which individual competence, the level of discipline, and the quality of the work environment can enhance employee performance both partially and simultaneously. The research method employed a quantitative approach with primary data collected through questionnaires distributed to employees, as well as secondary data obtained from institutional administrative reports. Data analysis was conducted using multiple linear regression, preceded by classical assumption tests to ensure the validity of the research model. The findings reveal that competence has a positive and significant effect on employee performance, indicating that higher competence leads to improved work quality. Discipline also has a significant influence, emphasizing that adherence to organizational rules fosters greater productivity. Furthermore, the work environment contributes positively, as supportive physical and non-physical conditions provide higher motivation for employees to perform their tasks effectively. Simultaneously, the three independent variables significantly affect employee performance, leading to the conclusion that integrated management of competence, discipline, and work environment is a crucial strategy to improve organizational effectiveness.
Analisis Perencanaan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Pada Samsat Toraja Utara Natalia M, Desy; Idris, Muhammad; Jumarding, Ahmad
Journal of Economy Business Development Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Economy Business Development, Desember 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebd.v3i3.2992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor pada Kantor SAMSAT Toraja Utara serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pencapaian target penerimaan pajak. Pajak Kendaraan Bermotor merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah yang memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus analisis diarahkan pada proses perencanaan penerimaan, realisasi penerimaan pajak, serta upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Toraja Utara telah dilaksanakan melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak. Realisasi penerimaan pajak mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh tingkat kesadaran masyarakat, kondisi ekonomi, kendala administratif, serta status kepemilikan kendaraan bermotor. Upaya peningkatan penerimaan dilakukan melalui sosialisasi perpajakan, peningkatan kualitas pelayanan, penyediaan layanan Samsat Keliling dan Gerai Samsat, penagihan door to door, serta kerja sama lintas instansi. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor masih menghadapi tantangan dalam mencapai target yang optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan perencanaan penerimaan pajak daerah serta menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan Pajak Kendaraan Bermotor. This study aims to analyze the planning of Motor Vehicle Tax revenue at the SAMSAT Office of North Toraja and to identify factors affecting the achievement of tax revenue targets. Motor Vehicle Tax represents an important source of Regional Original Revenue that supports regional development financing. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The analysis focuses on the revenue planning process, tax revenue realization, and government efforts to improve taxpayer compliance. The findings indicate that Motor Vehicle Tax revenue planning at the North Toraja SAMSAT has been implemented through intensification and extensification strategies. Tax revenue realization shows fluctuations influenced by public awareness, economic conditions, administrative constraints, and vehicle ownership status. Efforts to increase revenue include tax socialization programs, service quality improvement, mobile SAMSAT services, door-to-door collection, and inter-agency cooperation. Despite these efforts, challenges remain in achieving optimal revenue targets. This study is expected to contribute to the development of regional tax revenue planning policies and provide practical insights for improving the effectiveness of Motor Vehicle Tax management.