cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 691 Documents
Implementasi Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dalam Meningkatkan Self Efficacy Orang Tua di Kabupaten Lamongan Silvi Putri Margareta; Yusuf, Ali
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya keyakinan diri orang tua dalam mengasuh anak menjadi permasalahan yang mempengaruhi pola pengasuhan, pengendalian emosi, dan kemampuan mendampingi tumbuh kembang anak. Kondisi tersebut mendorong perlunya program pendidikan non formal yang mampu meningkatkan kompetensi pengasuhan keluarga. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program Sekolah Orang Tua Hebat di Desa Rejosari dalam menumbuhkan keyakinan diri orang tua, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, subjek penelitian meliputi, pengelola program, fasilitator, dan peserta. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur. Program ini meningkatkan pemahaman peserta tentang pola asuh positif, kemampuan mengelola emosi, komunikasi dengan anak, serta kepercayaan diri dalam menjalankan peran sebagai orang tua. Faktor pendukungnya meliputi dukungan pemerintah desa, antusiasme peserta, dan materi yang sesuai kebutuhan. Faktor penghambatnya meliputi keterbatasan waktu peserta, kehadiran yang tidak konsisten, dan kesibukan pekerjaan. Disimpulkan bahwa Program Sekolah Orang Tua Hebat efektif menumbuhkan keyakinan diri orang tua dalam mengasuh anak.
Peran Pelatih dalam Menumbuhkan Karakter Percaya Diri Remaja di Klub Olahraga Floorball Kabupaten Bojonegoro Hastanti, Trya Adinda; Yulianingsih, Wiwin
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat percaya diri remaja menjadi permasalahan yang dapat menghambat perkembangan potensi diri, khususnya dalam konteks pendidikan nonformal melalui kegiatan olahraga. Peran pelatih menjadi faktor penting dalam membentuk sikap dan kepribadian remaja, tidak hanya pada aspek teknis tetapi juga mental. Penelitian ni bertujuan untuk menganalisis peran pelatih dalam menumbuhkan karakter percaya diri remaja di Klub Olahraga Floorball Kabupaten Bojonegoro serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pelatih, pengurus klub, dan remaja.Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data, sedangkan keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatih berperan sebagai komunikator, motivator, teladan, dan pembimbing. Pelatih mampu menciptakan suasana latihan yang komunikatif dan memotivasi sehingga meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri remaja. Faktor Pendukung meliputi lingkungan kondusif dan hubungan interpersonal yang baik, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakter dan keterbatasan pengalaman. Disarankan agar pelatih dan klub mengoptimalkan pembinaan karakter secara terstruktur dan berkelanjutan.
Implementasi Program Magang Untuk Menumbuhkan Kemandirian Peserta Didik Kesetaraan Paket C Di Pkbm Insan Cerdas Indonesia Jannah, Hafifatul; Sjafiatul Mardliyah
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan kemandirian peserta didik dan tingginya pengangguran di tengah persaingan dunia kerja. PKBM Insan Cerdas Indonesia mengembangkan program magang sebagai upaya pembelajaran berbasis pengalaman bagi peserta didik kesetaraan Paket C untuk menumbuhkan kemandirian melalui keterlibatan langsung dalam dunia kerja nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilakukan di PKBM Insan Cerdas Indonesia dengan subjek penelitian meliputi kepala PKBM, tutor, peserta didik Paket C, dan mitra magang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi minat dan potensi peserta didik, penempatan dan perizinan mitra, pendampingan dan monitoring, serta presentasi hasil magang. Keterkaitan kemandirian dengan program magang terlihat melalui kemampuan peserta didik menyelesaikan tugas, tanggung jawab kerja, pengambilan keputusan sederhana, dan inisiatif sederhana. Indikator tanggung jawab kerja tampak paling dominan, sementara kemampuan menyelesaikan tugas juga muncul dengan baik. Pengambilan keputusan dan inisiatif sederhana terlihat berkembang secara bertahap dan belum merata pada seluruh peserta didik. Faktor pendukung pelaksanaan program magang meliputi kesiapan peserta didik serta dukungan lingkungan. Faktor penghambat meliputi kendala dalam penyesuaian mitra dan durasi magang yang terbatas menjadi faktor penghambat.
Penggunaan Aplikasi YouTube untuk Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia 3-5 Tahun di Desa Cancung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro Nur Malena, Hesti; Yulianingsih , Wiwin
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi YouTube dan dampaknya terhadap perkembangan bahasa anak usia 3–5 tahun di Desa Cancung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan YouTube memberikan pengaruh terhadap perkembangan bahasa anak pada aspek fonetik, sintaksis, morfemik, dan pragmatik. Aspek fonetik menjadi aspek yang paling berkembang karena anak cenderung meniru bunyi dan pengucapan dari video yang ditonton, sedangkan aspek pragmatik menjadi aspek yang paling kurang berkembang karena YouTube bersifat komunikasi satu arah. Penggunaan YouTube yang didampingi dengan pengawasan orang tua, pemilihan konten edukatif, serta pengaturan durasi menonton dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak. Sebaliknya, penggunaan tanpa kontrol berpotensi memberikan dampak yang kurang optimal terhadap kemampuan komunikasi anak dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Implementasi Pola Asuh Strict Parent dalam Membentuk Karakter Mandiri Anak Usia 12-17 Tahun di Kelurahan Babat Kabupaten Lamongan Maulidia, Nur Laila Maulidia; Susilo, Heryanto
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian merupakan aspek penting dalam proses perkembangan anak, khususnya pada remaja usia 12-17 tahun, sebagai persiapan dalam tahap menuju kedewasaan. Dalam konteks ini, praktek pola asuh memiliki peran yang penting dalam membentuk karakter mandiri anak. Di Kelurahan Babat, pengasuhan yang ketat masih banyak diterapkan oleh orang tua, karena dianggap efektif dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. Namun, gaya pengasuhan ini juga menghadirkan tantangan, karena dapat mendukung sekaligus menghambat perkembangan kemandirian anak, terutama ketika anak tidak diberi kesempatan untuk berpendapat dan berpartisipasi dalam proses mengambil keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Dengan partisipan yang terdiri dari orang tua dan anak berusia 12-17 tahun, bersama dengan informan tambahan dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Data penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data dipastikan melalui adanya triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola pengasuhan strict parent, diterapkan melalui penetapan aturan yang tegas, pengawasan intensif, dan penerapan sanksi sebagai bentuk penegakan nilai disiplin. Gaya pengasuhan ini efektif dalam menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab anak. Namun, hal itu tidak sepenuhnya mendukung pertumbuhan kemandirian anak, khususnya aspek pengambilan keputusan. Faktor yang mendukung penerapan pola pengasuhan ini meliputi konsistensi orang tua, lingkungan sosial, dan nilai budaya, sedangkan faktor yang menghambat meliputi terbatasnya komunikasi dua arah, kontrol orang tua yang tinggi, serta pengaruh lingkungan dan teknologi. Oleh karena itu, keseimbangan antara disiplin dan komunikasi yang efektif diperlukan untuk mendukung perkembangan kemandirian anak secara optimal.
Hubungan Sosialisasi Keuangan Keluarga dengan Perilaku Keuangan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya Arief, Amir Syaifuddin; Nugroho, Rivo
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan inklusi keuangan di Indonesia yang lebih cepat daripada literasi keuangan menunjukkan pentingnya kajian tentang faktor yang berkaitan dengan perilaku keuangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sosialisasi keuangan keluarga dengan perilaku keuangan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 482 mahasiswa angkatan 2022, 2023, 2024, dan 2025. Sampel penelitian berjumlah 120 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert empat tingkat, lalu dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi keuangan keluarga berada pada kategori tinggi sebesar 59,2%, sedangkan perilaku keuangan berada pada kategori tinggi sebesar 78,3%. Uji korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara sosialisasi keuangan keluarga dengan perilaku keuangan mahasiswa dengan koefisien 0,435 dan signifikansi kurang dari 0,001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sosialisasi keuangan keluarga berkaitan dengan kemampuan mahasiswa dalam mengelola keuangan pribadi.
Strategi Ibu Pekerja dalam Mendukung Kemandirian Anak Usia Dini di Surabaya Ulhaq, Aisyah Syifa; Susilo, Heryanto
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi ibu pekerja dalam mendukung kemandirian anak usia dini, bentuk kemandirian anak, serta tantangan yang dihadapi dalam proses pengasuhan di Manukan Krajan, Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari ibu pekerja sebagai informan utama dan nenek sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengasuhan yang dilakukan meliputi pembiasaan, keteladanan, pemberian tanggung jawab, pendampingan, serta kerja sama keluarga. Kemandirian anak terlihat pada kemampuan self-help, pengambilan keputusan sederhana, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, kelelahan fisik dan emosional, serta konsistensi pola asuh. Meskipun demikian, kemandirian anak tetap berkembang melalui pengasuhan yang adaptif dan dukungan lingkungan keluarga.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Motivasi Belajar Orang Dewasa pada Program Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah (Jaketku) di UPT SKB Gresik Chandra, Riskika Rara; Mardliyah, Sjafiatul
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengkajian hubungan antara dukungan keluarga dalam membentuk motivasi belajar peserta didik orang dewasa pada pendidikan kesetaraan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan serta tingkat hubungan antara dukungan keluarga dengan motivasi belajar pada peserta didik program Jaketku di UPT SKB Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Lokasi penelitian di UPT SKB Gresik dengan subjek sebanyak 47 peserta didik Paket C. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta didukung wawancara terbatas. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berada pada kategori tinggi dengan indikator dominan berupa dukungan penilaian, emosional, dan instrumental, sedangkan motivasi belajar berada pada kategori sedang dengan dominasi motivasi ekstrinsik. Hasil uji korelasi menunjukkan koefisien sebesar 0,300 dengan signifikansi 0,040, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan dengan tingkat hubungan rendah. Simpulan penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara dukungan keluarga dengan motivasi belajar pada tingkat hubungan rendah.
Implementasi Model Blended Learning dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar pada Program Paket A di PKBM Budi Utama Surabaya Febrianto, Ahmad Farid; Artha, I Ketut Atmaja Jhony
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan model pembelajaran yang lebih adaptif dan lebih fleksibel sangat dibutuhkan dalam pendidikan nonformal, khususnya pada program Paket A. PKBM Budi Utama Surabaya menghadapi tantangan pada kemandirian peserta didiknya dan tuntutan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan standar pembelajaran saat ini. Penelitian bertujuan mendeskripsikan implementasi model blended learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian belajar, serta mengkaji faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan lokasi penelitian di PKBM Budi Utama Surabaya. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan instrumen yang telah disusun. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas, dependabilitas, transferabilitas, konfirmabilitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa blended learning dilaksanakan melalui perpaduan pembelajaran luring dan daring menggunakan LMS seTARA Daring. Proses pembelajaran berlangsung melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor pendukung antara lain ketersediaan e-modul, peran tutor, dukungan orang tua, dan fleksibilitas belajar. Faktor penghambat antara lain keterbatasan perangkat, internet, variasi kemampuan tutor, dan kondisi cuaca.
Pengaruh Prinsip Andragogi dan Self Regulated Learning Terhadap Kesiapan Karier Peserta Didik di LKP Lussy Surabaya Landay, Clarita; Susilo, Heryanto
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi kesiapan karir yang merupakan aspek penting untuk dimiliki peserta didik dalam menghadapi dinamika dunia kerja, terutama pada jalur pendidikan non formal. Pendekatan andragogi dan self regulated learning (SRL) menjadi krusial untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh prinsip andragogi (X1) dan SRL (X2) terhadap kesiapan karir (Y) peserta didik LKP Lussy Surabaya. Kebaruan terletak pada pengujian sinergi kedua variabel dalam konteks vokasional nonformal. Penelitian ini menggunakan Metode kuantitatif korelasional digunakan dengan 65 responden peserta aktif, dipilih via probability sampling. Data dikumpul melalui kuesioner Likert 4 poin, kemudian diuji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, hingga uji hipotesis untuk mengetahui pengaruh antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip andragogi dan self regulated learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan karier peserta didik. Secara parsial, prinsip andragogi memiliki nilai t hitung 5,241 dengan signifikansi 0,000, sedangkan self regulated learning memiliki nilai t hitung 10,839 dengan signifikansi 0,000, yang menunjukkan pengaruh yang lebih dominan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kesiapan karier dengan nilai F hitung 72,294 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi R sebesar 0,707 menunjukkan bahwa 70,7% kesiapan karier dipengaruhi oleh prinsip andragogi dan self regulated learning, sedangkan 29,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hal tersebut menunjukkan bahwa ketika peserta didik terbiasa belajar secara mandiri, mengelola proses belajarnya, serta memperoleh pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dan pengalaman mereka, maka kesiapan dalam menghadapi dunia kerja juga akan semakin berkembang. Temuan ini menegaskan bahwa kedua faktor tersebut memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan karier peserta didik LKP Lussy Surabaya, baik jika dilihat secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama.